Posts Tagged ‘Picture Book’
Seberapa sering kita merasakan pertemuan dengan seseorang merupakan anugerah yang tak terhingga? Bertemu pasangan hidup tentu saja, tapi bertemu seorang teman? Memang, biasanya kita katakan itu pada waktu perpisahan atau kematian. “Aku merasa beruntung bertemu kamu. Deaete hontouni yokatta. 出合えて本当に良かった.”
Dua malam yang lalu, aku benar-benar terisak. Ah emang cengeng ya aku ini Tapi …
Aku sempat tertawa membaca status Pak Syafruddin Azhar di FB nya seperti begini:
Pagi tadi sebelum ke kantor sempat nonton acara “Ranking 1” (Trans TV), ada satu pertanyaan yang disampaikan Sarah Sechan: “Burung Hantu tergolong hewan buas (karnivora/pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Apa nama burung Hantu dalam bahasa Inggris?” Pertanyaan …
Menurutku hampir semua buku itu bagus! Kalau ada buku jelek, ya itu mungkin karena cara penyampaian, atau topik yang tidak menarik (ini juga relatif sih), atau editornya kurang cerewet hehehe. Bener ngga mas Din?
Yang sedikit adalah buku “luar biasa”, dan memang itu berbeda karena di situ sudah masuk unsur pendapat dan kesukaan masing-masing individu. Buku …
kata ini merupakan terjemahan dari bahasa Jepang Otoko no Roman. Aku pertama kali mendengar kata ini waktu Gen memohon persetujuan aku dan kemudian memamerkan satu set/ seri buku TIM, karangan Edward Ardizzone (penulis asal Inggris yang lahir di Vietnam tahun 1900 dan meninggal tahun 1979). Karena wajah Gen memelas sekali waktu itu, jadi aku mengiyakan. …
Kemarin aku sakit kepala, sampai setiap suara anak-anak menjadi gangguan Meskipun sudah kuminta anak-anak untuk tidak berteriak atau bertengkar tapi tetap saja. Dan puncaknya sekitar pukul 7:30 malam aku menyuruh Riku mematikan televisi dan diam. Untung Riku sudah bisa mengerti sehingga dia mengajak adiknya masuk tempat tidur, dan membacakan picture book. Yang dipilih …
Si Koala KAI sudah bertemu Gajah di sini. Juga sudah pernah ke kebun binatang Indonesia, Ragunan. Tapi dia belum bertemu saudaranya, sesama Koala. Jadi hari Minggu tgl 13 September lalu, kami pergi ke Tama Zoo. Berangkatnya sesudah makan siang, tapi dengan begitu kami jadi tidak terlalu capek. Karena tidak semua tempat kami kunjungi.
Tujuan utama …
Sudah sejak Riku berusia 1 tahun, kami biasakan untuk membacakan Picture Book sebelum tidur. Selalu bergantian, siapa saja yang bisa, saya atau Gen. Dan setelah berusia lewat 4 tahun, Riku yang memilih sendiri cerita mana yang ingin dia dengar. Hampir setiap malam, sampai Kai lahir.
Kai paling mudah untuk tidur. Cukup berikan botol susu dan kadang …
Kenapa namanya desa Setengah Hari? Ya, karena desa itu hanya “hidup setengah hari saja”. Kalau desa-desa lainnya, bangun pada terbitnya matahari kemudian bekerja dan kembali ke rumah untuk beristirahat pada waktu petang selama kira-kira 12 jam, maka desa Setengah Hari ini hanya menikmati “matahari” selama 6 jam saja. Sedangkan malamnya 18 jam.
“Brrrrr dingiiiiinnnnn. Saya akan …



