a journey from dawn to dusk

Archive for the ‘Diary’ Category

Tega dan Tegas

Jumat lalu aku ada kelas mendadak di Meguro, sehingga sejak Kamisnya aku pikirkan bagaimana cara yang enak pergi bersama ke dua anakku. Tadinya sih mau seperti biasa naik mobil karena Gen tadinya mau ambil cuti. Tapi karena banyak kerjaan yang pending, akhirnya dia batalkan cutinya dan harus ke kantor. Kebetulan Riku tidak sekolah karena karantina …

Read More

Nasi Jadi

Aku menulis tentang persiapan gempa di postingan kemarin tentang nasi jadi. Dan ditanya bagaimana sih bentuk nasi jadi itu oleh Nicamperenique. Maka hari ini aku akan menjawab pertanyaannya.
Sebetulnya mau dikatakan “jadi” juga tidak tepat, karena masih perlu diolah lagi sedikit. Tapi bukan dalam bentuk beras biasa. Ada 2 jenis yang biasanya aku sediakan,yang pertama adalah …

Read More

Karantina dan Ketakutan

Musim dingin tahun ini rupanya memang dingin sekali. Kemarin aku mendengar dari muridku bahwa ada temannya dari Sapporo mengatakan bahwa Tokyo dingin! Padahal semestinya Sapporo jauuuh lebih dingin dari Tokyo, karena letaknya lebih di utara Jepang. Tapi aku mesti bersyukur bahwa Tokyo tidak seperti tempat-tempat di daerah pesisir Laut Jepang yang bersalju sampai 2, 5 …

Read More

Menahan Keinginan

Sulit…sulit sekali. Sedangkan untuk kita yang sudah dewasa saja sulit, apalagi anak-anak. Tapi…. tentu harus belajar.
Saat ini Kai yang berusia 4 tahun sulit sekali untuk bisa menahan keinginannya. Apa saja yang dia mau harus dikabulkan. Jika tidak dia akan menangis, berteriak, dan keras kepala terus tidak akan berbuat lain, kecuali menunggu sampai keinginannya dikabulkan. Apalagi …

Read More

Hati-hati dengan Wanita!

Rabu, Kamis…eh sudah Jumat! Sepertinya tiga hari ini berlalu cepat sekali, sibuk sehingga aku tidak bisa menulis tulisan baru di TE. Tulisan ini hanya sekedar catatan buatku.
Rabu 25 Januari
Aku harus pergi ke Open Schoolnya Riku. Kami bisa melihat kegiatan pembelajaran mereka dari pukul 8:50 sampai 14:00 (kecuali waktu makan siang, kami harus pulang). Aku sendiri …

Read More

Handle Keeper dan SIM

Berhubung barusan saja di Jakarta terjadi kecelakaan maut yang terjadi konon karena sang supir mabuk, aku jadi ingin memperkenalkan sebuah istilah baru di Jepang. Handle Keeper! Coba cari di kamus bahasa Inggris, dan pasti tidak ada! hehehe. Karena kata bahasa Inggris jadi-jadian ini diciptakan oleh orang Jepang. Japlish deh. (Kalau mau baca soal Japlish lainnya …

Read More

Gurume

Gurume adalah pengucapan bahasa Jepang untuk bahasa Perancis ‘Gourmet‘, atau yang mungkin lebih akrab di telinga teman-teman Indonesia adalah wisata kuliner. Namun di Jepang Gurume lebih ke menikmati masakan dengan bahan segar terpilih yang didukung oleh keindahan penyajian hidangan dan suasana sekitarnya. Nah biasanya restoran yang menjadi tujuan Gurume seperti itu tentu mahal. Ada rupa ada …

Read More

Kami dan Diksi

Diksi adalah pilihan kata yg tepat dan selaras (dl penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (spt yg diharapkan) KBBI Daring
Tidak pernah terlintas di pikiranku untuk menikah orang Jepang. Apalagi dia itu kembar! Dan yang lucunya kami bertiga berulang tahun di hari yang sama, 14 Januari. Imelda-Gen-Taku. Tapi sudah sejak 8 tahun lalu, aku dan …

Read More

Berita kepada Kawan

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang, engkau tak duduk di sampingku kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Di tanah kering berbatuan…..
Sepertinya memang lagu Ebiet G. Ade ini menjadi lagu wajib putar di media Indonesia setiap terjadi bencana ya? Tapi waktu penayangan berita mengenai gempa Tohoku di Jepang tanggal 11 Maret lalu, sama sekali tidak …

Read More

QRCode

Photobucket

Almanak

Februari 2012
S S R K J S M
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

Support also

yang mau cari-cari

yang mau tahu

  • Total Stats
    • 1.078 Posts
    • 21.155 Comments

Yang punya :

yang bersahabat

yang ngobrol

ourstats