Ulang Tahun

15 Jan

Sudah beberapa tahun terakhir ini, aku dan Gen tidak bisa merayakan ulang tahun bersama, karena biasanya pas tanggal 14-nya, Gen harus menginap di universitasnya untuk membantu kelancaran pelaksaan Ujian Pusat (semacam Sipenmaru dulu). Jadi biasanya hanya sempat meniup lilin kue ultah di pagi hari atau bahkan sesudah kembali dari menginap. Jadi tidak pernah bisa melewatkan satu hari tanggl 14 Januari itu berdua.

Nah, kebetulan sudah sejak awal Desember aku melihat di kalender bahwa tanggal 14 Januari itu jatuh pada hari Senin dan tanggal merah, hari Dewasa seijin no hi  di Jepang. Hmmm tapi biasanya meskipun tanggal merah Gen kadang harus bekerja, sehingga sudah aku wanti-wanti untuk mengambil cuti. Karena aku ingin kita merayakan ulang tahun bersama. Karena aku bisa mendapatkan tiket masuk SkyTree pukul 4 sore, aku membeli tiket itu untuk ber-6. Maksudnya ingin mengajak bapak dan ibunya Gen juga untuk bersama-sama pergi ke Sky Tree dan merayakan ulang tahun di tower setinggi 634m itu. Dan karena aku tidak berhasil memesan tempat untuk dinner di restoran di atas SkyTree (dan mahal sekali sehingga aku tidak mau), Ibu mertuaku berhasil memesan tempat di restoran China di hotel Asakusa yang dari restoran di tingkat 27 itu kami bisa melihat ke arah SkyTree dan menikmati dinner sekaligus pemandangan SkyTree malam hari. Jadi sudah perfect deh rencana kami untuk tanggal 14 Januari.

Jadi sejak tanggal 13 sore, kami pergi ke rumah mertua di Yokohama untuk makan malam bersama, kemudian menginap dan esoknya akan pergi naik kereta ke SkyTree. Namun kami memang mengetahui dari prakiraan cuaca bahwa kemungkinan Tokyo hujan dan bercampur salju. Jadi kami sudah siap tidak naik mobil, memakai baju tebal dan siap dengan payung lipat, sambil berdoa semoga tidak hujan.

Tapi…. begitu kami sarapan pagi pukul 8 pagi, Hujan mulai turun disertai angin kencang. hmmmm…. masak sih akan bersalju? Dan…. saat itu aku melihat butiran salju kasar mulai turun. WAH ternyata memang salju. Tapi kami pikir ah cuma salju sedikit, toh tidak akan menumpuk jadi tetap pergi saja. Pas jam 11 kami mau bersiap ganti baju untuk pergi, kami mendapatkan pemandangan seperti ini di halaman belakang rumah.

jam 11 saljunya sudah segini

Waaaah ternyata salju menumpuk dan sialnya untungnya salju terus turun cukup deras. Wah kalau begini ada kemungkinan kami tidak bisa naik ke SkyTree. Di homepagenya juga terlihat tayangan pemandangan ke arah luar dari tembo deck (tempat di atas Skytree) yang tertutup hujan, tapi waktu itu masih dibuka. Terpaksa kami membatalkan dinner di hotel karena terlalu beresiko untuk pulang malam hari dalam salju. Tapi tetap berusaha untuk pergi ke SkyTree, kalau bisa naik ya naik, kalau tidak kami toh harus pulang.

menuruni jalan terjal di depan rumah sekitar pukul 1 siang

Keluar rumah pukul setengah satu mendapatkan jalanan putih dan tumpukan salju cukup dalam. Kami berjalan hati-hati supaya tidak jatuh. Memang ada kiatnya untuk berjalan di atas salju, yaitu menginjak salju yang masih baru. Jika menginjak salju bekas pijakan orang lain, ada kemungkinan saljunya sudah mengeras dan licin! Dan kami berjalan menuju stasiun terdekat bersama ibu mertua yang tetap keukeuh ingin ikut. Tapi melihat kondisi salju, aku mohon kepada ibu mertua untuk pulang saja, karena khawatir pulangnya beliau harus sendirian jalan pulang dalam salju. Rencana jalan bersama masih bisa ditunda, daripada nanti berakibat buruk misalnya jatuh karena licin. Jadi aku dan Kai menunggu di stasiun, sementara Gen dan Riku mengantar ibu mertua pulang ke rumah kembali. Brrr dingin juga duduk di ruang tunggu stasiun itu.

kameraku ikut basah kena salju…

Sambil membalas email, dan bermain game dengan Kai, kami melihat seorang gadis berkimono yang duduk di sebelah kami. Kasihan juga melihat dia yang basah kuyub. Dan disitu dia ditemani bapaknya, mengganti kaus kaki dan sandal kimononya yang basah dengan kauskaki dan sepatu yang kering. Aduh kaki yang putih itu memerah kedinginan. Memang hari itu karena merupakan Hari Dewasa, di tempat-tempat pemerintah dan hiburan ada upacara penyambutan pemuda-pemudi berusia 20 tahun yang dinyatakan dewasa. Jadi mereka memakai kimono untuk yang wanita dan hakama untuk yang pria. Dan bisa dibayangkan repotnya berkimono dalam salju. Sayang sekali cuaca tidak mendukung mereka.

Setelah Gen dan Riku bergabung, kami naik kereta dan terus memakai subway (kereta bawah tanah) sampai ke stasiun SkyTree. Perjalanan yang panjang tak terasa karena kami bisa duduk dan melewatkan waktu dengan bermain game. Sesudah sampai di SkyTree kami terus naik sampai lantai 4 untuk menukarkan tiket kami persis pukul 4.

kaki SkyTree yang tertutup salju

Dan ternyata, karena kami selalu di bawah tanah, kami tidak tahu bahwa angin bertambah kencang, sehingga pada pukul 2 siang SkyTree ditutup tidak ada yang bisa naik ke atas. Hmmm memang sudah bisa diperkirakan, dan aku juga sudah merelakan seandainya tiket kami itu hangus. EH ternyata, kami mendapat penggantian tiket 100% karena cuaca memang buruk. Senangnya karena karcis ber-6 itu memang cukup terasa deh untuk kami (1 orang dewasa 2000 yen = 230.000 rupiah).

mendapatkan bath powder dan sticker sebagai tanda maaf staff SkyTree

Akhirnya kami mencari makan siang seadanya dan window shopping di pertokoan yang terkenal dengan nama Solamachi. Sekitar jam 6 sore kami mulai beranjak pulang karena takut kereta berhenti dan kami tidak bisa sampai ke rumah.

Well, sekali lagi kami berlapang dada menerima kenyataan bahwa tidak semua rencana kami bisa berhasil semua. Masih teringat rencana pesta ulang tahun Riku tahun lalu yang batal karena mama meninggal. Dan tahun ini, pesta ulang tahun aku dan Gen, batal karena cuaca buruk. Tapi buatku…. aku tidak sedih karena aku senang sekali melihat salju dan berjalan bersama-sama keluarga dalam salju, dan bertualang naik subway pergi pulang. Ini merupakan rekor terpanjang aku bisa naik subway selama itu sejak aku terkena penyakit panic syndrome sehingga tidak bisa naik kereta bawah tanah. Yang pasti ulang tahun kami tahun ini sudah kami lewatkan bersama keluarga….. for better for worst 🙂

di tempat ticket SkyTree