Arsip Tag: kata populer

Kata Populer 2013

Setiap tahun di bulan Desember, tepatnya tanggal 2 Desember, perusahaan U-Can (penyedia pendidikan luar sekolah melalui korespondensi)  dan Buku Pengetahuan Dasar Bahasa Populer (現代用語の基礎知識) Gendaiyougo no Kiso chishiki memilih kata populer atau 流行語 Ryuukougo di Jepang selama satu tahun yang akan berlalu. Pengumuman Kata Populer tahunan ini sudah yang 30 kalinya.

PM2.5 NISA(ニーサ)
母さん助けて詐欺 弾丸登山
美文字 DJポリス
ななつ星 パズドラ
ビッグデータ SNEP(スネップ)
ヘイトスピーチ さとり世代
ダークツーリズム ご当地電力
ご当地キャラ こじらせ女子
富士山 日傘男子
バカッター 激おこぷんぷん丸
困り顔メイク 涙袋メイク
倍返し 今でしょ
ダイオウイカ じぇじぇじぇ
あまロス ビッグダディ
ハダカの美奈子 ふなっしー
フライングゲット マイナンバー
NSC アベノミクス
3本の矢 集団的自衛権
特定秘密 汚染水
ブラック企業 限定正社員
追い出し部屋 ナチスの手口に学んだら
ネット選挙 アホノミクス
引いたら負け 二刀流
スポーツの底力 シライ
お・も・て・な・し コントロールされている

Dari 50 calon kata, dipilih melalui pilihan warga serta panitia. Dari 50 kata itu dipilih 10 ranking dan kemarin diumumkan pemenangnya ada 4, padahal biasanya hanya satu saja. Rupanya panitia memang sulit menentukan siapa atau kata apa yang pantas menjadi pemenang.

Empat kata itu adalah : “Je je je” 「じぇじぇじぇ」yang dipopulerkan oleh Nonen Rena pada drama seri NHK : Amachan. Katanya kata ini dipakai untuk menyatakan keterkejutan. Kemudian kata “Ima desho” 「今でしょ!」(arti : Sekarang dong) yang dipopulerkan seorang guru bimbel bernama Hayashi Osamu. Kata “Bai kaeshi”「倍返し」 (arti : Balas berlipat ganda) amat sangat tidak kristiani ya hehehe, kata ini terdapat dalam drama seri TBS. Dan yang terakhir adalah kata “O-mo-te-na-shi” 「お・も・て・な・し」 yang dibawakan oleh Takigawa Christel, seorang free announcer dalam presentasi panitia pemilihan Tokyo sebagai pelaksana Olimpiade 2020. Omotenashi ini artinya hospitality (sifat melayanani)

4 penutur kata populer 2013

 

Kalau di Indonesia kata populer tahun 2013 apa ya? 😀

Kata Populer

Saya selalu heran dan takjub bahwa perekonomian bisa mendukung semua sektor kehidupan di Jepang. Well, tentu saja didukung oleh kebudayaan yang kuat. Barusan saya posting tentang filateli, dan ada komentar bahwa sebentar lagi perangko akan LENYAP. No way, saya percaya bahwa untuk 100 tahun ke depan (ngga ada yang bisa buktiin sih heheheh) perangko di Jepang MASIH ADA. Kenapa? Karena kebudayaan mengirim surat di Jepang masih berakar kuat. Paling sedikit mereka akan mengirim Nengajo (kartu tahun baru). Kantor Pos Jepang setiap tahun juga mengeluarkan jadwal penerbitan perangko peringatan, paling sedikit satu setiap bulannya. Memang tidak sebanyak dulu lagi jumlah pemakaian perangko itu – terutama untuk anak mudanya-  tapi masih akan ada terus.

Kemarin pagi, kebetulan saya memasang televisi, berita pagi dari NHK. Dan dalam berita itu disebut suatu kata ANEH yaitu ARASAA, ditulis dengan katakana. Sekilas saya pikir, wah kok “Al Azhar” masuk tivi Jepang. Tapi ternyata kata itu adalah singkatan dari Around Thirty years old = Around Thirty yang disebut secara japlis aran sa-thi jadi ARASAA. Apa-apaan nih saya pikir, lalu Gen berkomentar…. selain ARASAA ada ARAFOO yang merefer ke Around Forty dan ARAFOO itu adalah kata popoler tahun ini loh! HAH?

Ya setiap tahun memang ada semacam pengumuman Popular Word AWARD (oleh JiyuKokumin-sha, sebuah kantor penerbit Jepang, setiap tahunnya menerbitkan kamus terminologi baru ” 現代用語の基礎知識” ”Pengetahuan Dasar Terminologi Modern” ) yang mengumumkan kata populer yang memasyarakat tahun itu, dan diucapkan pertama kali oleh siapa. Si pencetus akan menerima award itu. Misalnya, pernah ada kata “Inabaw” yang merefer pada gaya juara ice skate Jepang Arakawa Shizuka (2006), atau “metabolic syndrome” (2006). Kalau mencari topik kata populer RYUKOUGO (流行語) di wikipedia Jepang, maka diketahui bahwa kata populer ini memang sifatnya tidak permanen. Bisa saja populer tahun itu, bersamaan dengan kondisi sosial masyrakat dan kemudian hilang begitu saja, menjadi kata mati 死語. Bahkan dalam wikipedia itu, saya bisa tahu kata populer tahun 1920 itu apa. (Dokumentasi Jepang memang HEBAT, karena itu jika mau menjadi peneliti lebih baik tinggal di Jepang deh, segala akses dengan informasi tuh tersedia. Saya saja bisa tulis thesis sejarah tahun 1943 gara-gara dokumentasi yang lengkap di sini….. Benar-benar membuat iri hati. Kapan Indonesia punya dokumentasi lengkap dan AVAILABLE seperti Jepang ya?)

Well, tahun 2008 ini Around40 merupakan kata populer, dan bisa menunjukkan pada kita bahwa wanita yang berusia 40-an lah yang menjadi fokus di Jepang saat ini (AKU….. aku 40 loh hehehhe) Masalah sosial juga, bisa terlihat di dalam suatu kata yang populer. Nah yang menjadi masalah kata ARASAA (around30) kemarin itu adalah semakin banyaknya wanita berusia sekitar 30-an yang belum menikah. Sehingga mereka pergi ke Jinja, berdoa memohon enteng jodoh. Menurut Departemen Dalam Negeri Jepang, jumlah wanita single berusia sekitar 25-29 tahun pada 1980 menempati 25% sedangkan pada tahun 2005 sudah mencapai 59%. Nah… di sini masalahnya memang. Usia menikah wanita bergeser menjadi lebih lambat atau tidak sama sekali. Dan mungkin ini juga sudah mencapai tahap kritis. (meskipun bagi saya, apa salahnya sih being a single woman terus. Keep Fighting WOMAN! ) (akhir-akhir ini, saya sebagai ANEGO –cieeee–, memang banyak mendapat curhat dari adik-adik yang mengalami masalah soal cinta ini…. )

Entah karena kata populer Around40 dan Around30 ini yang menyebabkan topik wanita single pergi ke Jinja aja dibuat berita, atau sebagai promosi Jinja itu supaya lebih banyak yang pergi ke sana, nobody knows. Tapi lah kok timingnya tepat karena sekitar 2 minggu lagi NATAL tiba… hehehhe. Apa hubungannya wanita single dan Natal ya? Tunggu saja di posting berikut berikut deh hihihi. Don’t miss it! (ikut-ikut ucapan siapa ya??)

NB: Menurut Donny kata populer 2008 di Indonesia adalah Mulan Jamidong, bagi saya kata populer kok “lebay” dan “termehek-mehek” sih? saya tahunya juga di blog orang tuh. ketinggalan jaman banget ya?