Arsip Tag: kai

Mencari Kebebasan

Saya capek mendengar tangisan Kai karena dia tidak mau lepas dari saya dalam setiap kesempatan. Dan puncaknya waktu dia tetap menangis waktu papanya gendong. Jadi saya memeutuskan untuk membiasakan dia lepas dari saya. Kemarin malam saya sempat menelepon Tempat Penitipan Anak (TPA) Himawari tempat saya menitipkan Riku dulu, dan membuat janji untuk mengantar Kai hari ini jam 9:30. Tadinya saya pikir cukup 2 jam saja, tapi akhirnya diperpanjang sampai 4 jam.

Lanjutkan membaca Mencari Kebebasan

Punyaku ada dua……..

Hah…apa tuh? Mata? Telinga? Tangan? Kaki?

Tapi untung tidak tiga hehhehe.

Ya si Kai punya TSUMUJI (bahasa Indonesianya apa ya? saya bilang sih unyeng-unyeng…..) ada dua. Dan katanya kalau ada dua berarti dia anak nakal. Nah Loh!!! Kalau tiga? Lebih nakal lagi? hehehe.

But actually Kai’s Father punya tiga loh!!! and dia tidak nakal kok (hmmm kalo kepala batunya sih iya…eits sorry gen)

Tapi apa benar? kok saya kurang percaya begitu begituan ya?

Mama…enak deh…

Si Kai geratak kotak isi selai, biskuit dan aneka sachet. Voila!! dia ketemu blueberry jam. Aku pikir toh dia cuman main-main saja, jadi aku biarkan. Eeeee ternyata, bisa terbuka atau ada lobang yang membuat selai itu keluar… Nikmatnya Kai mengisap-isap blueberry jam. (My favorite jam is …marmalade)

Sementara di luar bunyi guruh dan petir bersahutan. Thunderstorm. Gen dan Riku dalam perjalanan pulang.

Plontos

Pagi hari ini sebelum keluar rumah, Riku minta dibelikan nendo (malam/lilin). Tapi sebelumnya dia memang minta ikut. Dengan macam cara aku bujuk dia, dan berjanji akan membelikan nendo, dan besok akan pergi ke Game Center. Kemarin malam juga sebetulnya dia manja sekali padaku, dia minta Tina untuk telepon aku yang sedang dinner dengan temen-temen almamater.

“Mama pulang jam berapa?”

“Mama sudah selesai makan sayang, sebentar lagi naik mobil dan 30 menit lagi akan sampai rumah”

“Wakatta. Aku kangen mama”

“Mama juga kangen Riku, tapi mama ada teman yang datang dari jauh, jadi mama temani makan”

“Cepat pulang ya”

“Iya sayang”

Sambil nunggu Ira dan Nana ngebul dulu, aku beli majalah yang kira-kira bisa Riku baca. Duh aku jadi kangen sekali sama dia. Setibanya di rumah dia langsung peluk aku, dan bilang kangen…. Dan tercetus di mulut dia, “Aku kangen papa, aku mau pulang”…. hhhhhhh. Langsung call Tokyo, dan biarkan dia cerita-cerita pada papanya. Kejadian yang sama dengan 2 minggu pertama waktu dia ke Jakarta 2 tahun yang lalu. Selama seminggu di sini, boleh dikatakan dia enjoy but….semua percakapan dalam bahasa Indonesia. Dan itu mungkin yang membuat dia tertekan tidak bisa pakai bahasa Jepangnya. Dan dia selalu jadi nomor dua, karena aku selalu menomorsatukan Kai selama ini. Kira-kira 10 menit dia bercerita di telepon pada papanya dengan gaya orang dewasa. Kita berdua kaget dengan perubahan gaya bahasanya.

So, memenuhi janji saya pada Riku, aku beli nendo sebelum menuju The Cafe Hotel Mulias bersama Lala. But selagi makan dering HP dari Chris, adik iparku (yang sebetulnya lebih tua 2 hari dari aku) menyuruh aku telpon rumah. Riku demam tinggi. OMG…. Untung deh tinggal dessert yang harus kita habiskan (duh bener kemaruk euy…meskipun merasa rugi juga karena hari ini nafsu makanku kurang, but not Lala’s hehehe) Kami berdua langsung naik Silver Bird (gaya kali….) pulang ke rumah. Dan aku ngga bisa nahan airmata liat my boy yang biasanya ceria tergeletak tidur menggigil akibat demam. Maafkan mama sayang…. sejak kemarin malam kamu bilang Kangen mama, kangen, kangen, kangen, kangen, kangen …….tapi mama tidak memanjakan kamu. Cepet sembuh ya sayang…. besok mungkin tidak bisa bermain di Game Center, tapi begitu kamu sembuh, kita berdua saja akan pergi main seharian ya. Please….cepet sembuh sayang. Please God help him.

Dan aku menganggap aku beruntung karena Riku sakitnya di Jakarta (meskipun aku bukan Jawa masih menganggap apapun harus dilihat dari segi positifnya). Coba kalo dia sakit seperti ini di Tokyo, sedangkan Kai juga maunya aku gendong terus, I could not handle them alone. Di sini Kai bisa dipegang oleh Tina, Mama, Novi, or the other three asisten (pinjem istilahnya mas trainer). And aku bisa konsentrasi menjaga Riku (diselingi posting sambil nonton “Vanished” ….serem). Untung!!!

Sambil gendong Kai, aku buka kumpulan foto-foto hari ini, dan Kai yang biasanya tersenyum liat foto dia…kali ini menangis dan tidak mengenali foto dia sendiri. Bagaimana tidak, …… Di layar monitor yang terpajang adalah seorang IKKYU SAN bermata belo. He should be my avatar from today Tsuru-tsuru…. KAMI ga NAI!!!!

Riku sakit seperti aku, tidak mengeluh, hanya tidur dan…mengigau. Tiba-tiba bisa berkata/bercerita ini itu, yang tidak nyambung sehingga membuat heran yang mendengar.

.

Happy Birthday Little Prince

photo by Laquan studio

Hello Dedek

Hello Sayang

Kawaii Kai-kun….

Selamat Ulang tahun yang pertama

Terima kasih atas 325 hari yang ceria dengan kehadiranmu.

Kiranya Tuhan akan terus melindungimu dalam menghadapi hari-hari mendatang.

di atas air yang tenang

kudengar sayup suaramu

membuat riak kecil disekitarnya

dan perahu itupun maju sampai ke tujuan

hei mungil…

tahukah kau?

tanpamu kami tak berdaya

tanpamu kami tak berarti

dan kami tidak bisa kemana-mana……

Kedua buah hatiku

Kemarin hari panas sekali, max 32 derajat. Riku pergi dengan papanya untuk menangkap serangga. Dengan harapan dapat kumbang kelapa, tapi ternyata belum ada. Yang banyak beterbangan adalah kupu-kupu. Katanya mereka menangkap 3 kupu-kupu, tapi 2 dilepaskan sedangkan satu dibawa pulang untuk diperlihatkan ke mama. Kupu-kupu asli Jepang yang berwarna hitam kelam dagian permukaan dengan sedikit pola di bagian dalam. Namanya Kuroageha.

Paginya dia sempat berlatih naik sepeda dengan papanya. Jadi dua kali keluar rumah, sehingga membuat dia capek dan tertidur di kamar tamu. Sementara aku main dengan Kai yang sedang mencoba untuk berdiri. Kai yang 10 hari lagi berusia 1 tahun itu sudah bisa mengungkapkan keinginannya dengan teriakan atau gerakan. Yang mengharukan pernah sekali dia menarik muka aku (dengan cara menjambak rambutku) dengan maksud mencium…duhhh anakku. Jangan-jangan nanti di jakarta dia akan mulai berjalan. Dulu Riku baru bisa berjalan umur 1 tahun 2 bulan. Cuma karena panas dia juga agak kesal dan jadi manja, sehingga aku benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa selain menemani dia. Makan siang Soba dingin dnegan tempura, dan makan malam kare.

Yang membuat aku sempat panik hari ini adalah dnegan pernyataan Riku di malam hari. Dia sedang makan snack kue coklat, lalu dia bilang,

“Mama kencing aku juga berwarna ini loh”

“Hah…kencing siapa? Kamu? kapan?”

“Iya tadi aku kencing warnanya seperti ini”

Hmmm kulihat suamiku sudah mulai cemas… aku sendiri antara percaya dan tidak. Aku perhatikan akhir-akhir ini dia sering berbohong atau membesarkan cerita. Waktu aku cerita dengan ibu teman TKnya, ibu itu berkata, “sama kok anak saya juga. mungkin sedang saatnya. kita iya-iyakan saja”.

Tapi aku pikir, iya kalau bohong… kalau benar, nanti kita sendiri yang menyesal. Karena itu aku bilang pada Riku,

“Biasanya kalau kencingnya berwarna begitu, perutnya sakit loh. Perut kamu sakit?

“Iya”

Tapi yang dia tunjuk bagian tengah yang tidak ada hubungan dengan ginjal dsb. Akhirnya aku bilang

“Ya sudah, nanti kalau mau pipis lagi, kasih tau mama, Kalau perlu senin kita ke dokter”

Akhirnya sodara-sodara sebelum tidur jam 11 malam….. aku ikut dia ke wc dan kencingnya sama sekali tidak berwarana.

Pffff….capek deh hari ini, soalnya pakai mikir gimana seandainya dia sakit ginjal atau saluran kencing atau yang lain….

Kai 9 bulan 櫂9ヶ月

Hari ini tepat Kai berumur 9 bulan. Dari pagi aku bawaannya ngambang…mungkin karena ngantuk …bukan mungkin lagi tapi pasti! Sambil beresin website, aku betulin kursinya Riku untuk Kai pakai. Ada 2 paku yang hilang, jadi aku ganti dengan seadanya, yang penting ngga jatuh. Tadi pagi aku sun Kai, eee dia tarik kepala aku minta di sun. Aku sun dan menarik diri, dia tarik lagi…aku sun dan menjauh, dia tarik lagi. Lucu deh… anak ini udah bisa mengeluarkan perasaannya. Kalau dia bangun dan aku tidak ada, dia pasti bangun dan panggil… Huuuuhhh (begitu kedengarannya). Kalau masuk Ofuro (berendam) dia anteng banget…senang mandi air panas. Kalau ini sifatnya sama dengan kakaknya Riku.

Kegiatan Kai sehari-hari:
7-8 pagi bangun, makan yoghurt
9 pagi naik baby car antar Riku ke TK (kalau tidak tidur)
10 pulang dari TK, main lalu makan sekitar jam 11…ini kalau tidak tidur, kalau tidak
12-13 siang makan dengan bubur +ikan tara, atau bubur +sisa sup
sesudah makan main atau bobo.
Jam 6 sore makan malam bubur
jam 7-8 malam berendam
10/11 tidur (biasanya kalau Gen pulang dia masih bangun, so Gen bisa enjoy ketawanya Kai. Anak ini bener-bener bisa menghibur orang tuanya dengan senyumnya).

Photobucket

Vaksin yang sudah diambil : DPT 1,2,3, BCG
Polio tgl 12 Mei
Berat sekarang : 10,8 kg
Sudah bisa : duduk, tengkurap dari duduk tapi belum bisa merangkak (gemuk sih)