Sep
19

Bener-bener posting orang iseng. Kemarin waktu mau membeli snacks dan minuman di toko kombini, saya melihat ada yang baru di rak minuman . Voila… Coca cola +vitamin C… hmmm ada-ada saja sih? Apakah pikiran bagian developmentnya dengan menambahkan kata vitamin, maka akan banyak yang membeli? Dans etelah saya coba ternyata emang ngga enak… atau belum terbiasa rasanya. Masih enakan cola clasic atau diet coke.

Akhir-akhirnya ini juga Kit-kat berimprovisasi sesuai dengan musim yang ada di Jepang. Mentang-mentang musim panas = suika, maka diproduksi limited edition Kit-kat Suika (Semangka). Besok-besok apel (sudah ada) dan Nashi atau pear (lupa ada ngga ya?)… Memang orang Jepang kreatif sekali. Mungkin di Indonesia harusnya buat Kit-kat pepaya atau pisang ya hehehe.

Weleh, coklat kok asin sih? Tapi emang bener kok. SHIO CHOKORE-TO tuh tulisannya. Coklat Garam. Kok bisa?Nah kalau ditanya kok bisa, saya juga tidak tahu mengapa bisa. Kan kopi juga bisa dimasukkan garam (kabarnya ini obat begadang), jadi mustinya coklat juga bisa.

Coklat jenis ini sedang trend di Jepang. Saya tidak tahu kenapa, tapi hampir semua produsen coklat Jepang membuat coklat versi garam ini pada musim panas ini. Selain rasa caramel tentunya. Tadinya saya rasa aneh, tapi setelah mencoba, ternyata enak juga loh. Manis, tapi ada asin-asinnya. Tapi yang saya ras paling top itu justru buatan pabrik coklat yang kurang dikenal yaitu Tirol. Coklat tirol ini biasanya dijual ketengan sehingga paling disukai anak-anak, karena bisa dibeli dengan uang jajannya. (sttt Riku juga suka sembunyi-sembunyi ambil coklat ini dan masukkan ke keranjang belanjaan saya). Yang saya beli namanya Shio Vanila, karena memang terbuat dari coklat putih, yang dalamnya ada semacam marshmallow yang asin. Harganya 105 yen isi 6-7 buah. Biasanya saya tidak suka coklat putih karena manis, tapi ini sempat membuat saya ketagihan……