Bakso

24 Mar

Hari ini aku selesaikan editing terjemahan dan pergi ke kantor pos sekitar jam 2:30. Akhirnya selesai juga tuh proyek satu. Cuman kok duitnya jadi sedikit ya….??? Kerjaan aku yang masih nggantung tinggal rekaman videonya si Alex. Kapan ya tuh jadwalnya? Katanya perlu cepet, tapi kok masih undur-undur terus. Kalau arbaito-arbaito ini masuk, lumayan deh bisa nabung untuk beli tiket summer nanti.

Karena aku udah beli daging giling, harus cepat dibuat BAKSO dengan resep ala letty leksono. Kelihatannya gampang, dan waktu coba buat, not bad lah. Setelah itu aku upload foto-foto sambil santai dnegan Riku dan Kai. Untung mata aku yang kemarin gatal dan merah-merah, hari ini sudah sembuh. Entah apakah karena hari ini hujan, jadi pollennya sedikit….

Photobucket

Trip to Sendai

23 Mar

Sabtu 22 Maret pagi jam 5:45 (rencananya sih jam 4:00) berangkat dari rumah naik mobil, dan sekitar jam 10:30 sudah masuk ke kota Sendai. Tentu saja pakai acara istirahat di Parking Area/Service Area. Setelah menghubungi adik/adik ipar kami, kami sempat pergi ke bekas Istana Sendai. Kalau pernah tahu lagu KOJO NO TSUKI, ya asalnya dari sini.

Dari situ kita beli kembang lalu ke rumah adik. Hari ini adik ipar saya, Ryoko dibaptis di gereja Katedral Sendai. Sesudah acara gereja kita pergi makan bersama, dan tentu saja sambil minum Sake deh….

Keesokan harinya kita pergi ke gereja kecil tempat Ryoko biasanya pergi dan sesudah misa ada pesta kecil-kecilan. Kalau selamatan di Indonesia menyuguhkan nasi kuning, maka di Jepang disuguhkan nasi merah. Merah dan putih adalah warna khas upacara sehingga telur paskah pun berwarna merah (pink) putih. seusai acara di gereja, kami pergi jalan-jalan dengan tujuan makan (lagi) makanan khas Sendai yaitu Lidah Sapi.

Sekitar jam 3:30 sore kita meninggalkan kota Sendai untuk kembali ke Tokyo… macet… sehingga kita baru sampai rumah pukul 10 malam. Tired but we really had a precious Easter Day.

Bersih-bersih…siap-siap

21 Mar

Hari ini aku bebersih rumah, termasuk juga lemari es…. aku makanin sisa masakan yang ada, tapi baru sadar setelah jam 2 siang, bahwa semua yang aku makan itu mengandung daging…. wahhh. Padahal hari ini adalah hari Jumat Agung, yang semestinya pantang dan puasa. Yah apa boleh buat deh. Udah ngga ke gereja, makan daging lagi…. Plus lupa bahwa hari ini Riku ada sepak bola jam 10 pagi. Duuuh , mau alasan hujan tidak bisa, karena sudah dibilang biarpun hujan akan tetap dilaksanakan latihan di hall TK. Wahhh

Sedikit demi sedikit barang yang mau kita bawa ke Sendai, aku kumpuin dalam kardus. Selain itu aku lipat semua cucian yang sudah kering. Berapa hari ini cuaca kurang bagus, dan aku selalu gantung di dalam rumah karena biarpun terik, aku tidak mau kebut-kebut cucian untuk get rid of pollen. Bisa tambah sengsara hidung aku.

Sekitar jam 6 sore, aku mulai buat roti. Kali ini aku coba buat butter roll yang diisi dengan sosis/ ham. Jadi 12 biji. Lumayan enak kalau makan panas-panas. Siap-siapnya berlanjut smapai jam 1 pagi. Padahal renacananya Gen mau ambil mobil jam 4 pagi….

Photobucket

Ii hi tabi dachi

20 Mar

出典: フリー百科事典『ウィキペディア(Wikipedia)』

いい日旅立ち』(いいひ たびだち)は1978年11月にリリースされた山口百恵の24枚目のシングル及び、その歌を使った日本国有鉄道(国鉄)の1978年~1984年における旅行宣伝のキャッチコピーである。

Photobucket
Yamaguchi Momoe

Lagu Ii hi tabi dachi ini pertama kali direlease bulan November 1978 oleh penyanyi Yamaguchi Momoe. Lagu ini merupakan single Momoe yang ke 24 dan lagu ini digunakan dalam iklan perjalanan oleh Japanese Nation Railway (kokutets) dari tahun 1978 sampai 1984. Rupanya lagu ini diciptakan oleh Tanimura Shinji tetapi pada awalnya Tanimura sendiri tidak percaya diri bahwa lagu ini bagus. Waktu Momoe mendengar lagu ini dan mengatakan bagus, Momoe merekam lagu ini. Mungkin karena pengaruh “MOMOE” ini juga membuat lagu ini menjadi terkenal selama 11 minggu menduduki ranking ke 3. Baru tahun 1986, Tanimura merekam lagu ini dengan suaranya sendiri. Selain Momoe, Nakamori Akina juga pernah mengcover lagu ini.

Lagu ini pada tahun 2007 terpilih dalam 100 lagu Pilihan Jepang. Meskipun lagu ini sering dinyanyikan pada upacara pernikahan dan lulusan karena seakan-akan mereka akan melakukan perjalanan yang baru, si pencipta lagu Tanimura mengatakan, “Perhatikanlah liriknya, pasti itu tidak berarti demikian”. Waktu menciptakan lagu ini, Tanimura mengkhayalkan tentang perpisahan dan pergi melakukan perjalanan seorang diri dengan segala emosinya. Memang saya sendiri juga seakan ingin menangis waktu menyanyikan lagu ini.

Photobucket
Tanimura Shinji

いい日旅立ち

(1) 雪解け 間近の 北の空に 向かい
  過ぎ去りし 日々の夢を 叫ぶ時
  帰らぬ 人たち 熱い胸を過()ぎる
  せめて今日から 一人きり 旅に出る
    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 夕焼けを探しに
  母の背中で聞いた 歌を道連れに

(2) 岬の外れに 少年は 魚釣り
  青いススキの小道を 帰るのか
  私は今から 想い出を作るため
  砂に枯れ木で 書くつもり さようならと
    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 羊雲を探しに
  父が教えてくれた 歌を道連れに

    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 幸せを探しに
  子供の頃に歌った 歌を道連れに

Hari baik untuk Mengembara

Salju mencair, waktu kulihat langit di Utara
Waktu kuteriakkan mimpi tentang hari-hari yang telah berlalu
Orang-orang yang tak pernah kembali, singgah dalam hati ini
Paling tidak hari ini aku akan pergi mengembara sendiri

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari senja
Berjalan bersama lagu yang sering ibu nyanyikan waktu menggendongku

Seorang pemuda memancing di ujung Tanjung
Akankah kupulang melewati jalan kecil yang penuh ilalang
dengan menuliskan pada pasir dengan ranting
aku akan ucapkan selamat tinggal
untuk membuat kenangan baru

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari awan hitsujigumo
Berjalan bersama lagu yang diajarkan ayah

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari kebahagiaan
Berjalan bersama lagu yang sering kunyanyikan waktu kecil.

(diterjemahkan sebebas-bebasnya oleh Imelda)

Photobucket
awan hitsujigumo

Kiss, Boy and Girl

20 Mar

Saya bertemu dengan karya Pater Sato (Illustrator) ini di Harajuku. Waktu itu saya sedang arbaito di daerah itu, dan waktu istirahat menemukan sebuah letterset dengan gambar yang benar-benar cute. Gambar boys and girls. Judulnya KISS, si gadis mau cium pipi si lelaki tapi dianya malu…. Bisa terbayang.
Photobucket

 

Saya rasa media yang dipakai adalah crayon, tapi saya suka dengan paduan warnanya. Jadi saya jatuh cinta pada karya P.Sato ini dan mencari informasi mengenai dia.

Photobucket
Pater Sato ini lahir tgl 5 November 1945, di Yokosuka. 1969 dia pergi ke New York selama satu tahun, dan sepulangnya bekerja sebagai free illustrator. 10 tahun kemudian dia kembali ke Amerika dan belajar untuk komersial/editorial. th 1981 menerbitkan karya pertama yang diberi judul VENUS. Kembali ke Jepang dan sesudah itu masih satu kali pergi ke New York. Dia menjadi terkenal dengan karya pastel color nya. Sayang sekali umurnya tidak panjang, tahun 1994 dia meninggal dunia. Sekarang karya-karyanya bisa dinikmati di Pater’s Shop and Gallery di Shibuya, dengan alamat Jingumae 2-31-18 Shibuyaku- Tokyo 150-0001 tel 03-3408-4947

 

Ben

19 Mar

hehehe…itu nama pet aku di Buku Wajah alias Facebook. Aku buat account di Facebook karena banyak temen SMP yang mengajak buat di situ. Ternyata di situ juga banyak anak tarakanita, dan lucunya di sini semua pakai nama asli. Berlainan dengan Friendster yang pada pakai nama alias semua. (Friendster aku skr juga nama asli).

Ok kembali ke Ben. Sementara waktu aku jarang membuka FB aku, lalu kemudian aku berkenalan dengan seorang dosen di FSUI (namanya sekarang sudah ganti jadi Fakultas Ilmu Budaya ) jurusan perpustakaan. Aku berkenalan dengan ibu BW juga baru-baru saja di Multiply. Waktu aku dengar dia punya account di FB aku cari dan menemukan account dia lengkap dengan data pribadi. wah wah wah aku berkenalan dengan orang hebat hebat deh. Nah bu BW inilah yang mengajak aku untuk memelihara si Ben ini.

Jadi di Facebook punya application macam-macam. Aku sendiri ngga suka coba-coba, tapi kalau kita punya teman di list, paling sedikit mereka harus memperkenalkan application yang mereka pakai dengan meng”invite” (sebetulnya ini yang nyebelin dari FB). Nah bu BW ini mengajak punya piaraan anjing, dan aku pilih St Bernard, yang aku beri nama BEN.
Photobucket
Ceritanya setiap hari aku harus kasih makan, minum dan training. Tapi dasar aku ngga telaten, kadang baru 2-3 hari aku buka FB dan kasih makan si Ben ini. Aku pikir untung Ben ini di virtual, coba kalau beneran kasihan deh dia…mati kali ya aku ngga kasih makan. Tapi ya ngga juga sih, pasti dia udah menyalak-nyalak minta makan ya.

Jadi ingat aku paling disukai binatang. Bukan aku yang suka, tapi mereka yang memilih aku. Gimana dong…. hehehe. Yang au paling ingat adalah si kakak. Ada kakatua yang terbang masuk di rumah di jakarta, dan ditangkap. Tapi yang berani kasih makan cuman aku. Mungkin dia tahu juga ya, jadi dia baik sama aku ngga mematuk. Dan sejak itu kalau dia liat aku lewat, dia selalu panggil aku “Kakaaaaaakkk” dengan suara memelas. Duh lucu…. dan dia cium pipi aku loh dnegan lidahnya. Padahal hati ini udah deg-degan juga gimana kalo digigit mukaku bisa cacat seumur hidup deh. Dia juga suka berjalan-jalan ke pundakku, cuman yang ini sakit karena kukunya panjang.

Nasib si kakak jelek juga. Karena aku pergi ke Jepang, dia suka teriak teriak malam-malam. Papa marah dan suruh kasih orang atau kebun binatang. Ternyata kalau ke kebun binatang tidak diterima. Kalau tidak salah, mereka tidak bisa kasih makanan lagi, sudah terlalu banyak. Akhirnya diambil temannya Tina, Maureen. Setelah itu aku tidak tahu lagi nasibnya. Kakaaaaak….


Bersama kangguru di Melbourne

Photobucket
Kalo ini di Taman Safari….

Enjoy shopping

18 Mar

Hari ini aku harus pergi ke Bank dan kelurahan untuk minta surat keterangan ID (semacam KTP) ceritanya mau nagih tunjangan dari kelurahan.Maunya keluar rumah jam 10-11 an eeeesi Kai bobo dari jam 11 sampai jam 2. Begitu dia bangun langsung dudukin dia di baby car, langsung naik mobil dan parkir dekat stasiun. Cepet-cepet ke Bank karena bank tutup trasnfernya jam 3 sore. Setelah selesai, ke kelurahan cabang …Lucunya yang tadinya namanya出張所 sekarang namanya事務所…moga-moga pelayanannya sama.

Di kantor kelurahan cabang itu lumayan nunggu lama, dan si Kai sempat nangis minta minum. Untung aku selalu bawa susunya. Selesai dari situ aku menepati janji pada Riku yaitu ke Mac Donald. Dia minta Happy set karena mau goods dari Naruto dan Sasuke. Kemudian ke Lantai dua….penuh…untung ada tempat di pojokan dekat mainan game yang Riku suka. Aku sudah bilang sama Riku bahwa kita tidak bisa lama-lama. Jadi sekitar jam 4:30 an kita keluar dari Mc D. Lalu aku tanya dia, mama mau beli buah, Riku mau ikut ya… Tumben dia mau. Dia bilang dia mau beli Anggur. Waaah mana ada anggur bulan segini. Akhirnya beli jeruk aja.

Sesudah itu kita pulang. Waktu mau turunin Kai, ternyata dia udah ketiduran. Kasian juga sih terpaksa aku pindahin dia ke Baby car, lalu bawa dia ke atas. Tangan kanan aku udah lumayan tidak begitu sakit lagi, karena aku kurangi gendong Kai, biarpun dekat aku selalu pakai Baby Car. repot tapi efeknya besar.

Sesampai di rumah sekitar jam 5, Antaran aquaclara datang, dan sesudah itu aku masukin surat ke kantor pos. Ngga tau kenapa tapi hari ini aku enjoy banget jalan sama anak-anak. Mungkin karena ngga merasa dikejar-kejar waktu, dan Riku juga mau aja diajak kemana-mana.

Oh ya ada beberapa perubahan di sekitar Stasiun aku. Lumayan lama juga tidak ke daerah stasiun. sekarang ada Mister Donut di bagian Utara Stasiun. Lalu beberapa toko yang aku sering lewati juga sudah berganti wajah. Misalnya dari toko benang, jadi toko baju wanita. Kadang aku merasa sedih dengan perubahan ini, karena aku tahu berarti tokoyang lama itu bangkrut dan terpaksa menutup tokonya. But thats life….

Photobucket

Karya Riku 陸の作品

18 Mar

Satu tahun berlalu sejak April 2007, saat Riku pertama kali masuk TK. TK di Jepang mulai umur 3 tahun (Nensho), tetapi Riku masuk pada umur 4 tahun (Nenchu). Perlu waktu yang cukup lama untuk dapat membiasakan diri hidup teratur, dan mau pergi ke TK. Apalagi sekitar bulan Juli dan Agustus saya melahirkan dan sibuk dengan bayi. Tapi perkembangan yang paling menyolok adalah bahwa dia sudah bebas mengekspresikan diri dalam bentuk gambar, origami, gunting, lego atau bahkan membuat kue. Satu tahun yang penuh kenangan di Baragumi (Kelas Mawar) harus diakhir tanggal 17 Maret 2008 yang lalu. Gurunya menangis waktu harus melepaskan anak-anak asuhannya. Ada satu teman yang harus pindah jauh. Sayang sekali saya tidak bawa kamera waktu upacara penutupan kemarin, padahal di sebelah tas ada 2 camera digital. Karena terburu-buru tidak terbawa. Mulai April nanti dia menjadi Nencho san, kelas terakhir di TK sekaligus persiapan masuk SD. Semoga dia dapat menikmati satu tahun mendatang.

Album ini berisi kumpulan foto karya Riku yang dijadikan satu jilid oleh gurunya. Masing-masing karya menggambarkan kehidupan di Jepang sesuai musim dan kegiatannya. Setelah jilid karya, saya masukkan juga karya Riku di rumah. Rumah tidak pernah bisa bersih karena pasti ada kertas gambar di mana-mana. Tapi saya tidak mau menghalangi kreatifitasnya, selagi dia mau berkembang.

rumah idaman

18 Mar

hmmm setiap orang punya keinginan…malah bahaya jika manusia sama sekali tidak punya keinginan. ibaratnya sudah tinggal menghitung hari. So? apa keinginan ku?

aku suka sekali design rumah ini, sederhana…lain dari pada yang lain di Jepang. Mungkin kalo di Indonesia biasa…. kapan bisa punya rumah seperti ini ya?

Photobucket