header-image

Twilight Express

my journey from dawn to dusk

Blog

Kiss, Boy and Girl

Saya bertemu dengan karya Pater Sato (Illustrator) ini di Harajuku. Waktu itu saya sedang arbaito di daerah itu, dan waktu istirahat menemukan sebuah letterset dengan gambar yang benar-benar cute. Gambar boys and girls. Judulnya KISS, si gadis mau cium pipi si lelaki tapi dianya malu…. Bisa terbayang.
Photobucket

 

Saya rasa media yang dipakai adalah crayon, tapi saya suka dengan paduan warnanya. Jadi saya jatuh cinta pada karya P.Sato ini dan mencari informasi mengenai dia.

Photobucket
Pater Sato ini lahir tgl 5 November 1945, di Yokosuka. 1969 dia pergi ke New York selama satu tahun, dan sepulangnya bekerja sebagai free illustrator. 10 tahun kemudian dia kembali ke Amerika dan belajar untuk komersial/editorial. th 1981 menerbitkan karya pertama yang diberi judul VENUS. Kembali ke Jepang dan sesudah itu masih satu kali pergi ke New York. Dia menjadi terkenal dengan karya pastel color nya. Sayang sekali umurnya tidak panjang, tahun 1994 dia meninggal dunia. Sekarang karya-karyanya bisa dinikmati di Pater’s Shop and Gallery di Shibuya, dengan alamat Jingumae 2-31-18 Shibuyaku- Tokyo 150-0001 tel 03-3408-4947

 

Ben

hehehe…itu nama pet aku di Buku Wajah alias Facebook. Aku buat account di Facebook karena banyak temen SMP yang mengajak buat di situ. Ternyata di situ juga banyak anak tarakanita, dan lucunya di sini semua pakai nama asli. Berlainan dengan Friendster yang pada pakai nama alias semua. (Friendster aku skr juga nama asli).

Ok kembali ke Ben. Sementara waktu aku jarang membuka FB aku, lalu kemudian aku berkenalan dengan seorang dosen di FSUI (namanya sekarang sudah ganti jadi Fakultas Ilmu Budaya ) jurusan perpustakaan. Aku berkenalan dengan ibu BW juga baru-baru saja di Multiply. Waktu aku dengar dia punya account di FB aku cari dan menemukan account dia lengkap dengan data pribadi. wah wah wah aku berkenalan dengan orang hebat hebat deh. Nah bu BW inilah yang mengajak aku untuk memelihara si Ben ini.

Jadi di Facebook punya application macam-macam. Aku sendiri ngga suka coba-coba, tapi kalau kita punya teman di list, paling sedikit mereka harus memperkenalkan application yang mereka pakai dengan meng”invite” (sebetulnya ini yang nyebelin dari FB). Nah bu BW ini mengajak punya piaraan anjing, dan aku pilih St Bernard, yang aku beri nama BEN.
Photobucket
Ceritanya setiap hari aku harus kasih makan, minum dan training. Tapi dasar aku ngga telaten, kadang baru 2-3 hari aku buka FB dan kasih makan si Ben ini. Aku pikir untung Ben ini di virtual, coba kalau beneran kasihan deh dia…mati kali ya aku ngga kasih makan. Tapi ya ngga juga sih, pasti dia udah menyalak-nyalak minta makan ya.

Jadi ingat aku paling disukai binatang. Bukan aku yang suka, tapi mereka yang memilih aku. Gimana dong…. hehehe. Yang au paling ingat adalah si kakak. Ada kakatua yang terbang masuk di rumah di jakarta, dan ditangkap. Tapi yang berani kasih makan cuman aku. Mungkin dia tahu juga ya, jadi dia baik sama aku ngga mematuk. Dan sejak itu kalau dia liat aku lewat, dia selalu panggil aku “Kakaaaaaakkk” dengan suara memelas. Duh lucu…. dan dia cium pipi aku loh dnegan lidahnya. Padahal hati ini udah deg-degan juga gimana kalo digigit mukaku bisa cacat seumur hidup deh. Dia juga suka berjalan-jalan ke pundakku, cuman yang ini sakit karena kukunya panjang.

Nasib si kakak jelek juga. Karena aku pergi ke Jepang, dia suka teriak teriak malam-malam. Papa marah dan suruh kasih orang atau kebun binatang. Ternyata kalau ke kebun binatang tidak diterima. Kalau tidak salah, mereka tidak bisa kasih makanan lagi, sudah terlalu banyak. Akhirnya diambil temannya Tina, Maureen. Setelah itu aku tidak tahu lagi nasibnya. Kakaaaaak….


Bersama kangguru di Melbourne

Photobucket
Kalo ini di Taman Safari….

Enjoy shopping

Hari ini aku harus pergi ke Bank dan kelurahan untuk minta surat keterangan ID (semacam KTP) ceritanya mau nagih tunjangan dari kelurahan.Maunya keluar rumah jam 10-11 an eeeesi Kai bobo dari jam 11 sampai jam 2. Begitu dia bangun langsung dudukin dia di baby car, langsung naik mobil dan parkir dekat stasiun. Cepet-cepet ke Bank karena bank tutup trasnfernya jam 3 sore. Setelah selesai, ke kelurahan cabang …Lucunya yang tadinya namanya出張所 sekarang namanya事務所…moga-moga pelayanannya sama.

Di kantor kelurahan cabang itu lumayan nunggu lama, dan si Kai sempat nangis minta minum. Untung aku selalu bawa susunya. Selesai dari situ aku menepati janji pada Riku yaitu ke Mac Donald. Dia minta Happy set karena mau goods dari Naruto dan Sasuke. Kemudian ke Lantai dua….penuh…untung ada tempat di pojokan dekat mainan game yang Riku suka. Aku sudah bilang sama Riku bahwa kita tidak bisa lama-lama. Jadi sekitar jam 4:30 an kita keluar dari Mc D. Lalu aku tanya dia, mama mau beli buah, Riku mau ikut ya… Tumben dia mau. Dia bilang dia mau beli Anggur. Waaah mana ada anggur bulan segini. Akhirnya beli jeruk aja.

Sesudah itu kita pulang. Waktu mau turunin Kai, ternyata dia udah ketiduran. Kasian juga sih terpaksa aku pindahin dia ke Baby car, lalu bawa dia ke atas. Tangan kanan aku udah lumayan tidak begitu sakit lagi, karena aku kurangi gendong Kai, biarpun dekat aku selalu pakai Baby Car. repot tapi efeknya besar.

Sesampai di rumah sekitar jam 5, Antaran aquaclara datang, dan sesudah itu aku masukin surat ke kantor pos. Ngga tau kenapa tapi hari ini aku enjoy banget jalan sama anak-anak. Mungkin karena ngga merasa dikejar-kejar waktu, dan Riku juga mau aja diajak kemana-mana.

Oh ya ada beberapa perubahan di sekitar Stasiun aku. Lumayan lama juga tidak ke daerah stasiun. sekarang ada Mister Donut di bagian Utara Stasiun. Lalu beberapa toko yang aku sering lewati juga sudah berganti wajah. Misalnya dari toko benang, jadi toko baju wanita. Kadang aku merasa sedih dengan perubahan ini, karena aku tahu berarti tokoyang lama itu bangkrut dan terpaksa menutup tokonya. But thats life….

Photobucket

Karya Riku 陸の作品

Satu tahun berlalu sejak April 2007, saat Riku pertama kali masuk TK. TK di Jepang mulai umur 3 tahun (Nensho), tetapi Riku masuk pada umur 4 tahun (Nenchu). Perlu waktu yang cukup lama untuk dapat membiasakan diri hidup teratur, dan mau pergi ke TK. Apalagi sekitar bulan Juli dan Agustus saya melahirkan dan sibuk dengan bayi. Tapi perkembangan yang paling menyolok adalah bahwa dia sudah bebas mengekspresikan diri dalam bentuk gambar, origami, gunting, lego atau bahkan membuat kue. Satu tahun yang penuh kenangan di Baragumi (Kelas Mawar) harus diakhir tanggal 17 Maret 2008 yang lalu. Gurunya menangis waktu harus melepaskan anak-anak asuhannya. Ada satu teman yang harus pindah jauh. Sayang sekali saya tidak bawa kamera waktu upacara penutupan kemarin, padahal di sebelah tas ada 2 camera digital. Karena terburu-buru tidak terbawa. Mulai April nanti dia menjadi Nencho san, kelas terakhir di TK sekaligus persiapan masuk SD. Semoga dia dapat menikmati satu tahun mendatang.

Album ini berisi kumpulan foto karya Riku yang dijadikan satu jilid oleh gurunya. Masing-masing karya menggambarkan kehidupan di Jepang sesuai musim dan kegiatannya. Setelah jilid karya, saya masukkan juga karya Riku di rumah. Rumah tidak pernah bisa bersih karena pasti ada kertas gambar di mana-mana. Tapi saya tidak mau menghalangi kreatifitasnya, selagi dia mau berkembang.

rumah idaman

hmmm setiap orang punya keinginan…malah bahaya jika manusia sama sekali tidak punya keinginan. ibaratnya sudah tinggal menghitung hari. So? apa keinginan ku?

aku suka sekali design rumah ini, sederhana…lain dari pada yang lain di Jepang. Mungkin kalo di Indonesia biasa…. kapan bisa punya rumah seperti ini ya?

Photobucket

Duhhh teganya

Tadinya mau kasih judul MIRIS BANGET. Karena aku baru ketemu kata ini dipakai di blognya doel waktu itu. Tapi karena aku belum yakin artinya, aku cari di KBBI, ternyata:
2mi·ris Jw a was-was; risau; cemas
Jadi kayanya kurang tepat untuk judul aku.

Well, yang aku mau tulis kali ini yaitu berita tentang seorang ibu yang tega membiarkan anaknya yang berusia 2 tahun kelaparan selama 10 hari. Tanggal 14 Maret kemarin, anak itu ditemukan meninggal, tanggal 15 nya Polisi Saitama menangkap si ibu dengan tuduhan ”tidak bertanggung jawab selaku orang tua dan membiarkan meninggal”保護責任者遺棄致死. Sebelumnya aku baca berita itu berjudul, anak 2 tahun ketinggalan waktu pindahan. Jadi si ibu pindah rumah lalu anaknya yang berusia 2 tahun itu ketinggalan. Mana ada sih ketinggalan orang…. guoblok banget.… barang sih mending….. (sumpah serapah deh yang keluar dari mulut saya).

Saya pikir kasian juga ya si ibu mungkin dia punya masalah ekonomi, jadi terpaksa membunuh anaknya. Karena sebenarnya dia punya 3 atau 4 anak gitu. Mungkin dia dicerai, jadi ngga punya uang dst dst….
Ternyataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sodara sodara, waktu baca berita ketemu tuh foto rumahnya. BUSET deh (ngga pernah deh aku tulis katak-kata kayak gini sebelumnya). Ini mah orang kaya. Kok tegaaaaa? Menurut pengakuan si ibu dia stress dalam membesarkan anak 育児ノイローゼ….paranoid. Aduh… ampun deh.

Ujian Kemampuan menjadi PAPA yang baik

Di Jepang semakin banyaknya wanita berkarir setelah melahirkan, sehingga partisipasi seorang ayah dalam membesarkan anak sangatlah diharapkan. Selama ini partisipasi itu dapat dikatakan tidak ada. Apalagi sekarang Jepang dihantui kekahawatiran menurunnya sumber daya manusia untuk beberapa tahun ke depan karena masyarakat semakin cenderung mempunyai anak sedikit少子化. Peta demografi jepang akan menjadi kerucut terbalik, dan ini akan memicu kenaikan pajak yang tidak terhindari.

Sekarang ada beberapa perusahaan yang memberlakukan “cuti membesarkan anak” 育児休暇 untuk wanita (ini sudah wajar, meskipun kadang kala harus rela melepaskan pekerjaannya) dan untuk pria (ini baru 0,5% padahal pemerintah bermaksud menjadikan 10% dalam 10 tahun). Saya sendiri sampai saat ini belum pernah bertemu dengan teman pria yang mengambil cuti membesarkan anak ini. Kalau teman wanita ada yang mengambil cuti 3 tahun  (profesinya guru). Ada teman pria yang tidak bekerja di kantor (wiraswasta) sehingga dia fleksible mengatur waktu dan membantu istrinya membesarkan anak.

Anyway, bagi ibu-ibu sendiri mungkin agak ragu (ngga enak juga tulis meragukan) akan kemampuan si suami untuk merawat anak. Apakah tidak lebih baik memasukkan anaknya ke penitipan anak saja, daripada menyerahkan bayinya pada seorang lelaki (wahhh gender deh). Tapi sekarang ibu-ibu bisa sedikit 安心 (merasa lega, aman) karena tahun ini tepatnya hari Minggu kemarin tanggal 16 Maret, telah diadakan suatu Ujian Kemampuan menjadi PAPA yang baik. Namanya 子育てパパ力検定 . (kalau sekilas kok terbaca パパバカ (papa bodoh) ya….hihihi).

Ujian ini biayanya 3900 yen, atau 7000 yen jika diikuti sepasang suami-istri. Diselenggarakan di Tokyo, Osaka dan 5 tempat yang lain, dan diikuti kurang-lebih 1000 orang. Wow….
Pertanyaannya ada 50 pilihan a,b,c,d dan karangan. Dan dari hasilnya akan diranking menjadi 4 tingkatan yang tertinggi 一級 (ikkyu) dinamakan SUPER PAPA, dan yang terendah DOKIDOKI PAPA (Papanya gemetaran hihihi).

Dasar orang Jepang suka banget yang namanya Ujian Kemampuan. Seperti yang pernah saya tulis di blog saya yang lain, Ujian Kemampuan di Jepang benar-benar beragam jenisnya, dan merupakan suatu kebanggaan jika bisa menuliskan banyak LICENSE/ sertifikat 検定 di curriculum vitae 履歴書. Sampai saya bingung waktu menuliskan CV saya, dan oleh suami saya diberitahu untuk menulis SIM A sebagai License/sertifikat saya, selain dari Ujian Kemampuan Bahasa Jepang 日本語能力試験. Waktu itu saya heran kenapa SIM  aja ditulis. Tapi memang untuk mencari pekerjaan di Jepang, terutama untuk bagian marketing punya SIM  akan lebih disukai. (Laaah aku ngga mau jadi supir  yeeee…)

Riku weekends with papa

3 kali weekend yaitu tanggal 3 Maret pergi ke Itabashi Botanical Garden; tanggal 9 Maret ke Itabashi Bugs Garden, 16 Maret ke Kichijoji Zoo lalu potong rambut. Yang pertama ke Itabashi Botanical Garden sukses, dia banyak tanya soal pohon yang ngga ada di jepang. Yang ke dua di Bug Garden gagal karena berantem sama onisan tachi….padahal abis itu pergi nonton Keroro Kunso…papanya sampai sedih. Yang ke tiga sukses, bisa main soalnya. Setelah itu Riku pertama kali pergi ke Barber Shop. 5 tahun aku terus yang potong rambutnya. Sayang ngga bisa foto pas rambutnya dipotong hehehe, soalnya gilirannya papanya bersamaan. Potongnya tentu saja di Barber shop murah yang cuman 1000 yen. Terus Mamanya di rumah terus sama Kai, jaga gawang deh….

Coba dan berhasil……..

Coba bermacam plugin di WordPress, mengasyikkan tapi juga mencapekkan…hehehe. Tapi aku berhasil mendapatkan sebuah plugin yang memungkinkan orang mendengar lagu di blog kita (kalau ini biasa) dan download lagu itu. Cuma memang lagu itu harus dipasang di sebuah URL yang di link. Waktu aku coba link ke multiply aku ternyata bisa…. yatta. Mungkin ini merupakan salah satu cara terbaik untuk share. but juga merupakan salah satu cara untuk memarakkan pembajakan. hehehe. Anyway aku tidak mau sampai ketangkep juga sih. So mungkin, aku harus memberlakukan sistem user (mendaftar) dulu baru bisa…. hmmm kok ribet ya. anyway, kalau ada saudara/teman yang memang butuh bisa rikues ke aku jadinya.

lagu Chrisye yang berjudul Negeriku