Di Jepang semakin banyaknya wanita berkarir setelah melahirkan, sehingga partisipasi seorang ayah dalam membesarkan anak sangatlah diharapkan. Selama ini partisipasi itu dapat dikatakan tidak ada. Apalagi sekarang Jepang dihantui kekahawatiran menurunnya sumber daya manusia untuk beberapa tahun ke depan karena masyarakat semakin cenderung mempunyai anak sedikit少子化. Peta demografi jepang akan menjadi kerucut terbalik, dan ini akan memicu kenaikan pajak yang tidak terhindari.
Sekarang ada beberapa perusahaan yang memberlakukan “cuti membesarkan anak” 育児休暇 untuk wanita (ini sudah wajar, meskipun kadang kala harus rela melepaskan pekerjaannya) dan untuk pria (ini baru 0,5% padahal pemerintah bermaksud menjadikan 10% dalam 10 tahun). Saya sendiri sampai saat ini belum pernah bertemu dengan teman pria yang mengambil cuti membesarkan anak ini. Kalau teman wanita ada yang mengambil cuti 3 tahun (profesinya guru). Ada teman pria yang tidak bekerja di kantor (wiraswasta) sehingga dia fleksible mengatur waktu dan membantu istrinya membesarkan anak.
Anyway, bagi ibu-ibu sendiri mungkin agak ragu (ngga enak juga tulis meragukan) akan kemampuan si suami untuk merawat anak. Apakah tidak lebih baik memasukkan anaknya ke penitipan anak saja, daripada menyerahkan bayinya pada seorang lelaki (wahhh gender deh). Tapi sekarang ibu-ibu bisa sedikit 安心 (merasa lega, aman) karena tahun ini tepatnya hari Minggu kemarin tanggal 16 Maret, telah diadakan suatu Ujian Kemampuan menjadi PAPA yang baik. Namanya 子育てパパ力検定 . (kalau sekilas kok terbaca パパバカ (papa bodoh) ya….hihihi).
Ujian ini biayanya 3900 yen, atau 7000 yen jika diikuti sepasang suami-istri. Diselenggarakan di Tokyo, Osaka dan 5 tempat yang lain, dan diikuti kurang-lebih 1000 orang. Wow….
Pertanyaannya ada 50 pilihan a,b,c,d dan karangan. Dan dari hasilnya akan diranking menjadi 4 tingkatan yang tertinggi 一級 (ikkyu) dinamakan SUPER PAPA, dan yang terendah DOKIDOKI PAPA (Papanya gemetaran hihihi).
Dasar orang Jepang suka banget yang namanya Ujian Kemampuan. Seperti yang pernah saya tulis di blog saya yang lain, Ujian Kemampuan di Jepang benar-benar beragam jenisnya, dan merupakan suatu kebanggaan jika bisa menuliskan banyak LICENSE/ sertifikat 検定 di curriculum vitae 履歴書. Sampai saya bingung waktu menuliskan CV saya, dan oleh suami saya diberitahu untuk menulis SIM A sebagai License/sertifikat saya, selain dari Ujian Kemampuan Bahasa Jepang 日本語能力試験. Waktu itu saya heran kenapa SIM aja ditulis. Tapi memang untuk mencari pekerjaan di Jepang, terutama untuk bagian marketing punya SIM akan lebih disukai. (Laaah aku ngga mau jadi supir yeeee…)
Sore sekitar jam 4 , Riku kirim fax ke Achan, gambar yang dia bikin. Tulisan hiragananya jiplak tulisan aku. Waktu ditanya gambar apa itu? “Riku main Kendo” welehhh sejak kapan dia main Kendo.
Riku mungkin dapat turunan bakat menggambar dari Opa Coutrier ya… Dia bisa menggambarkan sesuatu dengan cerita. Dia sering menggambar sambil menonton TV, menuangkan apa yang dia lihat dalam bentuk gambar. Nanti aku mau bikin galeri khusus untuk gambar-gambar Riku. Bagi yang pernah menonton atau tahu karakter yang ada di Jepang, bisa melihat gambar itu “bercerita” Salah satu contohnya alah OCHAKEN, seperti di bawah ini
Dapat kiriman dari Kimiyo tentang Aida Mitsuwo.
Anata no koe wo
denwade kiita dakede
sono hi ichinichi
kokorowa nagomu
rikutsujanaindayonaaaaa. (mitsuwo)
Hanya dengan mendengar suaramu di telepon
Satu hari itu hatiku terasa damai
Itu bukan basa basi belaka
liat dehhh lucuuuu
Hari ini aku meliburkan Riku. Aku yang minta dia untuk temani aku ke Rumah Sakit. Aku sendiri tangannya sakit sekali dan merasa lemas, pusing , agak flu. Paling tidak Riku bisa bantu dorong baby carnya Kai. Dia senang sekali aku bilang “temani mama ya?”. Seakan-akan aku tidak bisa tanpa dia. Bangga sekali dia. Dan hari itu aku juga manja pada Riku.
Berangkat dari rumah jam 11:15. Cari taksi di jalan depan akhirnya dapat. Janjinya sih jam 1, tapi aku mau santai perginya. Di dalam taksi Riku minta sesudah pulang RS untuk pergi ke MacDonald yang ada TV Gamenya. Aku bilang, nanti kita lihat ya.
Kai diperiksa ketawa-ketawa aja sama dokternya. Dia dinyatakan sehat, dan kali ini adalah kali terakhir disuntik Sinagys. Nanti sekitar Mei datang untuk pemeriksaan berkala aja. Dan dokternya bikin appoinment di komputernya untuk tanggal 7 Mei. Tapi waktu aku mau pulang, lihat di kertas print appointmentnya tertulis 18 Maret…… laaah kok begini. Akhirnya aku minta dihapus aja, dan ternyata memang bikin appointment hanya bisa 2 bulan ke muka. Aku bilang nanti aku bikin appointment lewat telepon aja. Padahal aku pikir udah deh, pemeriksaan berkala di RS deket rumah aja. Kejauhan untuk ke RS ini. Memang bagus RS nya, tapi Kai kelihatan sehat dan bahkan sudah melampaui bayi seumuran dia. Bayangin aja beratnya sudah 10,25 kg. Gimana ngga mau sakit tangan aku….

Pulang mampir ke Mac Donald, temanin Riku main komputer game. Sambil berfoto ria dan kirim email ke Kimiyo. Itu di atas hasil foto dengan HP, Tangan kanan aku pake salonpas dan supporting. Dan aku paginya minum pain killer, jadi hari ini tidak begitu sakit dipakai tangannya. Jadi mati rasa deh hihihi.
Saya punya banyak Blog, yang memang terbagi-bagi menurut temanya. Terakhir saya senang mengisi blog di Multiply, dan banyak mendapat komentar juga di sana. Sebelumnya di blogger, saya matikan sistem pemberian komentar, karena saya malas dikomentari untuk sesuatu yang saya lakukan. Karena di Multiply saya mulai menulis tentang Jepang dari artikel surat kabar/kejadian yang hangat, saya pikir sudah waktunya pula saya menulis tentang Jepang dari yang saya ketahui/pelajari yang mungkin agak ilmiah. Atau sebagai perkenalan tentang Jepang bagi yang memerlukannya. Kemudian saya membuat blog baru di Wordpress dengan nama seseragi (babble, riak). Lalu karena terlalu banyak tulisan yang terserak di mana-mana, timbul ide untuk menjadikan satu dalam homepage dengan domain sendiri. So, jadilah ini…. semoga isinya bisa keren sekeren namanya : http://imelda.coutrier.com
Selamat membaca…. selamat mengisi buku tamu, selamat memberikan ide atau pertanyaan. Saya akan berusaha menjawab pertanyaan yang diajukan semampu saya. Satu teman saya mengatakan “Mbak punya website banyak, tapi jarang diupdate. Tapi kalau blog tidak pernah ketinggalan. Mbak memang Ratu Blogger ya…. ” Semoga saja saya tetap bisa jadi Ratu Blogger, meskipun suami saya bukan Raja Blogger hehehe.
Ulang tahun riku yang ke 5, tepatnya sih tgl 25 Feb…. tapi berhubung hari kerja jadi aku panggil satu temen TKnya aja untuk main ke rumah. Sehari sebelumnya aku bikin kue Black Forest, tapi dibentuk mobil polisi. Tante Titin bawa kue dari Avril de Berg (top deh) dengan gambar Ultra Father…. Ultah Riku yang ke 2 gambarnya Winny the Pooh, ke 3 Magiranger Red, ke 4 Ultraman Mebius. Heran juga aku, kok dia ngga minta Geki Ranger kali ini.
Hari Sabtu tgl 1 Maret baru tante-tantenya datang ke rumah.

kamikoochi, 3 Nov 2007
Sebuah lagu yang dinyanyikan Misora Hibari.Liriknya begitu indah dan tepat….
Tanpa disadari, kita berjalan terus
melewati jalan yang kecil dan panjang ini
Jika kita menoleh ke belakang
terlihatlah di kejauhan kampung halaman kita.
jalan yang berlubang-lubang
jalan yang berkelok-kelok
yang tidak terdapat dalam peta
Begitulah juga hidup
Ah, bagaikan aliran sungai
perlahan-lahan melewati berapa masa
Ah, bagaikan aliran sungai
tanpa henti hingga senja menghias angkasa
Hidup itu bagai perjalanan
jalan yang tak ada henti
didampingi kekasih hati
mencari mimpi bersama
dalam jalan berlumpur
yang dibasahi hujan
entah kapan pasti akan cerah kembali
Ahhh, bagaikan aliran sungai yang tenang
kita serahkan badan ini
Ahhh, bagaikan aliran sungai
berlalu terus sepanjang musim
menanti salju mencair
Ahhh, bagaikan aliran sungai yang tenang
kita serahkan badan ini
Ahhh, bagaikan aliran sungai
sampai kapanpun
sambil mendengarkan kemercik penuh damai
知らず知らず 歩いてきた
細く長い この道
振り返れば 遥か遠く
故郷(ふるさと)が見える
でこぼこ道や 曲がりくねった道
地図さえない それもまた人生
ああ 川の流れのように ゆるやかに
いくつも 時代は過ぎて
ああ 川の流れのように とめどなく
空が黄昏(たそがれ)に 染まるだけ
生きることは 旅すること
終わりのない この道
愛する人 そばに連れて
夢 探しながら
雨に降られて ぬかるんだ道でも
いつかは また 晴れる日が来るから
ああ 川の流れのように おだやかに
この身を まかせていたい
ああ 川の流れのように 移り行く
季節 雪どけを待ちながら
ああ 川の流れのように おだやかに
この身を まかせていたい
ああ 川の流れのように いつまでも
青いせせらぎを 聞きながら