Archive for the ‘Gourmet’ Category
Gurume adalah pengucapan bahasa Jepang untuk bahasa Perancis ‘Gourmet‘, atau yang mungkin lebih akrab di telinga teman-teman Indonesia adalah wisata kuliner. Namun di Jepang Gurume lebih ke menikmati masakan dengan bahan segar terpilih yang didukung oleh keindahan penyajian hidangan dan suasana sekitarnya. Nah biasanya restoran yang menjadi tujuan Gurume seperti itu tentu mahal. Ada rupa ada …
Sedikit intermezo di pagi hari yang mendung di Tokyo, setelah kemarin turun salju. Dinginnya masih menusuk sampai ke tulang, sehingga malas untuk pergi ke luar rumah. Lebih menyenangkan tinggal dalam rumah yang hangat sambil makan yang panas-panas.
Nah kebetulan aku ada satu wadah berisi nasi kering. Ya karena di sini dingin, sering kalau lupa dibiarkan di …
Aku sudah pernah menulis tentang salah satu kuliner Jepang yang bernama Okonomiyaki di Di atas lempeng besi panas. Ya masakan sejenis dadar/martabak telor. Tapi ada satu lagi yang mirip, namanya Monjayaki.
Kemarin setelah berbelanja dengan anak-anak, aku mengajak mereka ke rumah makan Monjayaki dekat stasiun. Kebetulan Gen makan bersama atasannya di Shinjuku, jadi aku malas masak. …
Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris artinya “All Good”. Semuanya bagus (enak). Pantas sebagai nama sebuah restoran Swedish yang berada di Kichijoji. Masakan Swedish itu seperti apa sih?
Terus terang aku tidak begitu tahu tentang negara Swedish, kecuali imagenya tentang salmon! Dan memang ada salmon marinate yang terhidang sebagai hidangan pembuka atau appetizer (hors d’ouvres atau …
Kemarin, Jumat tanggal 23 September adalah hari libur di Jepang, Equinox Day yang menyatakan awal musim gugur di Jepang. Pada hari Equinox itu panjangnya siang dan malam sama panjangnya. Tapi di Jepang, hari Equinox juga disebut dengan HIGAN, saat untuk “nyekar” di makam keluarga. Dan sudah menjadi pengetahuan umum di Jepang bahwa “atsusamo samusamo higan …
Dompet! hahaha. Ya lazimnya sih turun ke hati. Melihat sesuatu lalu jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan kadang aku berpikir, sebetulnya stop saja sampai di situ. Karena tidak bisa dipastikan pandangan kedua, akan sebagus pandangan pertama. Chancenya fifty-fifty, bisa jadi pandangan kedua akan membuatmu benci pada sesuatu itu Tapi memang betul juga bahwa …
Membicarakan wisata kuliner memang tidak ada habisnya, sebuah topik yang menarik karena makin lama manusia mencari makanan bukan hanya untuk mengenyangkan perut, tapi juga menyehatkan badan dan menghibur mata. Tentu banyak pembaca yang sudah mengetahui bahwa kuliner Jepang memang relatif rendah kalori. Apalagi kalau makan makanan mentah seperti sashimi, masakan yang direbus nabemono atau shabu-shabu …
Tadi pagi aku mengajar tentang “Rumah Makan, Kaki Lima dan Warung” , bagaimana cara-cara makan di Indonesia. Nah satu yang selalu menjadi topik pembicaraan adalah cara makan di restoran Padang. Jika kamu datang ke restoran Padang, maka begitu duduk, kamu akan disajikan nasi, teh tawar dan setumpuk piring berisi lauk. Orang Jepang yang pertama kali …
Judul yang aneh karena biasanya orang tidak memancing di musim gugur. Tapi di hari libur “Hari Pekerja” tgl 23 November ini, deMiyashita memancing daun dan …ikan!
Seperti biasa, Riku bangun pagi, jam 6 kurang. Karena aku sempat terbangun dini hari untuk 3 jam, maka aku masih tidur ketika dia membangunkan aku, “Ma, aku boleh masak Omuraisu …



