Jun
14
Filed Under (Catatan Harian * Diary * 日記, LIVING in Japan) by imelda on 14-06-2008

Ternyata tanggal 14 Juni adalah hari Transfusi Darah Dunia. Yang saya heran kenapa kok ditetapkan tanggal ini. Saya cari alasannya tidak ketemu. Mungkin karena transfusi pertama diadakan tanggal 15 Juni 1667 oleh Jean Baptiste Dennis, dokter Raja Louis XIV di Perancis, yang mengadakan transfusi darah domba kepada pemuda berusia 15 tahun dan berhasil. Tetapi memang beda satu hari.

Memang darah itu penting, dan bagi mereka yang kehilangan banyak darah, transfusi darah amat sangat membantu. Tetapi memang penuh resiko, karena dengan memindahkan darah itu juga berarti beresiko memindahkan penyakit pendonor. Ayah ibu saya pendonor darah, sebelum mereka harus berhenti karena dilarang dokter. Suami saya juga pendonor, tetapi darahnya yang dipakai hanya sebagian kandungan yang katanya jarang didapat. Jadi kalau diperlukan baru suami saya akan ditelepon oleh Palang Merah di sini. Saya sendiri? Tidak bisa.

Nah loh, kok tidak bisa? Dulu waktu masih teenager sampai dua-puluhan saya sering kurang darah. Sering pusing, apalagi kalau baru bangun tidur, pandangan berwarna oranye. Setelah beberapa saat waktu pulih. Waktu kecil sering disuruh minum penambah darah. Karena saya lemah begitu, tidak pernah terpikir untuk menjadi donor.

Waktu sudah menikah, merasa sehat, tapi belum sempat mendonorkan darah. Dan baru tahu bahwa ternyata saya menderita thalassemia. Saya tahu mengenai hal ini tahun 2003 setelah Riku lahir. Ibu saya, dan adik saya juga baru tahu sekitar tahun 2000-an. Itu karena adik saya yang bekerja di Eijkman Institute mengambil sampel darah ibu saya dan menemukan keanehan. Waktu itu mulai digiatkan penelitian Thalassemia di Lembaga Eijkman. Setelah diperiksa berkali-kali baru dipastikan bahwa ibu saya thalasemia, sehingga semua anak juga harus diperiksa. Adik perempuan saya yang langsung itu juga thalasemia, sedangkan dua adik yang lain tidak. Waktu th 2003 saya dan suami saya diperiksa saya positif sedangkan suami saya yang Jepang negatif. Tapi Riku kelihatannya positif carrier Thalasemia.

Hemoglobin saya waktu hamil memang dibilang kurang… hanya 10 dari standar yang 12. Untuk itu saya harus memperbaiki lewat makanan. Saya juga dapat zat besi, tapi karena saya orang yang paling malas minum obat, tidak saya minum. Tapi Hemoglobin saya turun drastis waktu melahirkan dan sulit untuk dinaikkan. Ternyata bagi pembawa thalasemia tidak boleh menggenjot thalassemia dengan zat besi. Tapi yang anehnya ibu saya HB nya 18 …dan sekarang sedang terapi supaya turun. Jika sepasang carrier thalasemia menikah, maka kemungkinan besar tidak punya anak, atau anaknya meninggal. Jadi sebaiknya periksalah darah Anda sebelum menikah. Karena ternyata banyak loh orang Indonesia yang thalasemia tetapi terlambat diketahui. Dengan pengetahuan bahwa saya thalasemia, waktu melahirkan Kai, dokter-dokter di Jepang sibuk mempelajari thalassemia dan bersiap jangan sampai memberikan treatment yang salah. Karena saya operasi caesar, saya sebetulnya sudah menandatangani persetujuan untuk menerima transfusi darah. Tetapi untung sekali meskipun saya mengalami perdarahan yang cukup banyak, masih bisa ditolerir, sehingga tidak usah transfusi. Dokter yang merawat saya berusaha supaya tidak transfusi, dan ternyata memang benar saya tidak boleh transfusi.

Kalau Anda anemia, kurang darah…. silakan coba periksa apakah Anda thalassemia atau tidak. Atau yang sering keguguran waktu hamil. Untuk keterangan lengkap silakan baca di website Eijkman ini. Bukan bermaksud untuk promosi, tapi alangkah baiknya kita mengetahui badan kita sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Jun
08

Pada tahun 2007, Jepang dikunjungi oleh 8.350.000 wisatawan asing. Memang pengunjung terbanyak berasal dari Amerika atau China, namun tidak sedikit pula wisatawan yang berasal dari negara-negara yang dulunya sedikit sekali jumlahnya. Jika dulu orang asing banyak yang sudah tahu kata Jepang seperti “Geisha”, “Fujiyama”, “Sushi”, berkat adanya Internet dan mendunianya barang-barang Jepang, ternyata ada pergeseran pengetahuan tentang Jepang. Ada banyak kata-kata Jepang yang baru, yang sangat mengherankan bahwa kata-kata ini diketahui orang asing.

Dari survey ketahui bahwa kata yang menempati urutan pertama adalah OTAKU. Coba deh tanya anak remaja Indonesia yang tergila-gila anime. Pasti mereka tahu apa artinya otaku. Yah memang sih mendekati kata Indonesia OTAK karena sebutan otaku adalah sebutan untuk mereka yang di otaknya hanya ada satu hal saja. Freak bahasa Inggrisnya menurut kamus adalah fanboy, atau nerd. Tapi saya bilang mungkin paling cocok freak. Seseorang yang tahu mendetil tentang satu hal sampai sekecil-kecilnya. Misalnya di Jepang ada yang mengumpulkan mobil mainan, dia akan tahu (dan hafal) segala informasi tentang mobil mini sampai tahun pembuatan dan warna apa saja yang dikeluarkan. Pokoknya kalah deh wikipedia hihihi. Saya sendiri merasa tidak ada orang Indonesia yang pantas disebut otaku, karena pada dasarnya orang Indonesia mengetahui banyak hal tapi tidak mendalam. Kalau di Jepang kebalikan, tahu satu hal dan amat sangat mendalam. Mana yang bagus? Saya sendiri tidak tahu. Tapi untuk saya sendiri, saya lebih memilih tahu banyak hal meskipun tidak mendalam. Karena itu saya mungkin tidak bisa mengambil gelar doktor di sini hehehe. Saya sempat heran juga waktu buka account di Multiply, karena banyak yang minta add saya yaitu mereka yang fans berat pada anime Jepang. Saya lihat situs mereka….oh no…semua tentang anime. It’s not my style. Saya suka anime tapi tidak mau mengagung-agungkan anime.

OK selesai cerita saya tentang otaku, Kata yang kedua adalah KAROUSHI. Artinya Ka =kelebihan Rou =bekerja shi=mati. Mati karena terlalu lelah bekerja. Mungkin orang Indonesia banyak yang heran, kok banyak bekerja saja bisa mati. Emangnya kerja angkat beban ya? Tidak, memang bukan beban yang mereka angkat. Tapi kalau Anda bekerja setiap hari dari jam 9 pagi sampai 12 malam, ditambah waktu pulang pergi naik kereta 3jam berarti Anda hanya ada waktu 6 jam untuk makan, mandi dan tidur di rumah. Dan itu setiap hari. Kadang kala tidak pulang, menginap di kantor….. tidak heran kalau ada yang meninggal. Mungkin ada yang bilang, “Loh, peraturan buruh kan hanya kerja 40 jam seminggu?” Iya, peraturan tinggal peraturan, kalau mau ikut peraturan ya lebih baik berhenti bekerja saja atau tunggu di PHK. Dilema. Selain badan lelah, otak juga lelah karena yang ada di otak hanya pekerjaan melulu. Saya hanya berdoa jangan sampai suami saya Karoushi. Karena kalau sampai begitu, saya akan bawa ke pengadilan hehehehe. Sudah banyak kasus yang dibawa ke pengadilan, tapi sulit juga karena harus ada surat medis yang menyatakan memang orang ini Karoushi.

Kata mottainai, menempati urutan ketiga. Kata ini berarti sayang (kalau dibuang). Jadi misalnya ada sisa makanan, karena mottainai saya yang habiskan (akibatnya…jadi gajah deh hihihi). Atau seseorang yang pintar tapi hanya di rumah saja jadi ibu rumah tangga dan urus anak, seperti saya…nah bisa dikatakan mottainai….. hahahha…narsis sekali ya. (Sepertinya yang ini suami saya harus baca dan tulis komentar ya hihihi… Ayo Gen tulis komentar dalam bahasa Indonesia ya…)

Kata ke empat adalah Katori Senkou. Ka = nyamuk tori=ambil Senkou = dupa (incense) . Itu loh obat nyamuk bakar yang bentuknya melingkar-lingkar. Nah itu namanya katori senkou. Ada satu cerita lucu sebenarnya tentang katori senkou ini. Waktu Riku berumur 3 tahun, Eyang buyutnya meninggal. Di situ pertama kali dia mengikuti upacara pemakaman ala Buddha. Kita harus memasang senkou berupa stick di depan jenazah dan di depan altar Buddha. Waktu bermain ke rumah mertua di musim panas setelah itu, ada potongan katori senkou di serambi rumah, dan dinyalakan oleh ibu mertua supaya bisa menghalau nyamuk. Begitu Riku melihat katori senkou itu mengeluarkan asap, dia langsung berdoa di depannya. Saya yang melihat pemandangan itu tertawa terbahak-bahak. Pertamanya ibu mertua saya tidak mengerti, baru setelah saya jelaskan bahwa Riku pikir itu adalah senkou yang untuk berdoa, baru dia sadar dan ikut tertawa. Duuuh Riku. Yang lucu memang cara berdoa agama Buddha hanya mengatupkan ke dua telapak tangan, sedangkan cara katolik, kita menggenggam ke dua tangan. Riku beragama katolik sehingga waktu dia berdoa di depan jenazah, dia berdoa ala kristen. Yang penting doanya sampai ke Tuhan ya Riku.

Kata ke lima adalah Zangyou yang berarti lembur. Huh, benci deh dengar kata zangyou, tapi mau terima zangyou-dai (uang lembur) hehehe. Kata suami saya, “Tidak usah deh terima uang lembur, yang penting jangan zangyou….” tapi tidak bisa ya… Kata ke enam adalah Keiretsu. artinya pengelompokan perusahaan. misalnya Keiretsu Gaisha = afiliated company. Berikut adalah daftar kata-kata baru tersebut. Anda tahu berapa kata dari daftar ini?

オタク(OTAKU)

100%

過労死(KAROUSHI)

94.2

もったいない(MOTTAINAI)

70.0

蚊取線香(KATORI-SENKOU)

67.5

残業(ZANGYO)

66.6

系列(KEIRETSU)

58.1

カラオケ(KARAOKE)

51.6

照り焼き(TERIYAKI)

49.8

アニメ(ANIME)

46.3

数独(SUDOKU)

45.6

交番(KOBAN)

44.7

津波(TSUNAMI)

42.2

指圧(SHIATSU)

41.5

バンザイ(BANZAI)

41.2

弁当(BENTO)

40.6

マンガ(MANGA)

40.1

任天堂(NINTENDO) mewakili semua jenis mainan game

38.9

先生(SENSEI)

35.9

温泉(ONSEN)

32.0

インスタントラーメン(INSTANT RAMEN)

31.6

盆栽(BONSAI)

30.4

新幹線(SHINKANSEN)

29.5

障子(SHOJI)

27.6

将軍(SHOGUN)

27.2

味噌(MISO)

24.7

空手(KARATE)

23.7

折り紙(ORIGAMI)

23.3

着物(KIMONO)

22.8

生け花(IKEBANA)

21.9

畳(TATAMI)

21.7

Jun
08
Filed Under (LIVING in Japan) by imelda on 08-06-2008

Jepang oh Jepang!!

Musim panas hampir tiba. Memang sekarang sedang tidak stabil cuacanya karena Tokyo sekarang sedang musim hujan. Kalau panas bisa sampai 26 derajat, tapi kalau dingin maksimum hanya 15-18 derajat. Tapi kalau musim hujan sudah selesai, mulailah musim panas yang benar-benar tidak enak.

Tidak enak? Ya, karena kelembaban yang tinggi menyebabkan rasa panas semakin tidak enak. Biar berteduh di bawah pohon pun tidak membantu. Kita bagaikan masuk sauna. Nah, di musim panas ini yang menjadi masalah biasanya adalah BB dan BM. Bau Badan dan Bau Mulut. Sulit memang menghalau dua penyakit ini. Kalau tempo dulu mungkin memakai kapur sirih dibalur ke ketiak, sekarang bisa pakai deodorant…tinggal rool on atau shu..shu…semprotkan ke ketiak. Untuk Bau Mulut, cara tradisionalnya apa ya? masak gigit daun kapur hihihi. Di sini ada juga shu..shu… obat semprot untuk mulut. Terutama untuk mereka yang baru habis makan bawang putih atau minum alkohol. Ada juga yang bentuk pil yang beraroma mint.

Kali ini yang ini saya perkenalkan adalah obat telan berupa tablet yang mengandung wewangian mawar. Minum tablet ini dan ditanggung mulut dan ketiak Anda akan mengeluarkan bau Mawar!!! Sulit untuk dibayangkan tapi kata promosinya sih begitu. Harga 1 kantong 2400 yen (192.000 rupiah) berisi 31 butir. Kalau satu hari minum 1 tablet berarti bisa untuk satu bulan. Tapi katanya satu hari bisa minum 1-3 tablet. Bukan maksud saya ingin promosikan obat ini sih, tapi rasanya aneh saja misalnya seorang laki-laki berbau mawar ya hihihi. Yang pasti saya tidak mau coba, karena saya tidak begitu suka bau mawar… masih mending bau sandalwood deh hihihi. Ada ngga ya tablet sandalwood hihihi

Jun
04

Mau belajar bahasa Jepang? Ini satu yang harus Anda ingat. Sakit Gigi = Musiba (tanpa H) tapi memang kalau sakit gigi, sakitnya bagai tertimpa musibah ya…. Musiba sebetulnya lebih ke gigi berlobang, tapi sama saja ya…hasilnya juga sakit gigi.

Kenapa hari ini saya posting tentang sakit gigi? Karena hari ini adalah hari pencegahan sakit gigi, dan mulai hari ini selama seminggu menjadi Minggu pencegahan sakit gigi. Semua diingatkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan giginya. Tanggal 4 Juni ditetapkan karena bulan 6 tanggal 4 bisa dibaca sebagai MU-shi. Hari ini ditetapkan sejak tahun 1928 oleh Asosiasi Dokter Gigi Jepang. Riku sudah diperiksa giginya di TK (untuk anak sampai 12 tahun pemeriksaan gigi dan badan gratis oleh pemerintah daerah). Dan hasilnya? dia ternyata bohong ke saya …katanya dia giginya bagus oleh dokter, tapi waktu lihat di buku penghubung, tercatat musiba 1 buah. Waaah saya harus bawa ke dokter gigi untuk ditambal deh. Gimana ngga musiba, makan permen terus….. meskipun sudah sikat gigi setiap hari ….. Yang anehnya gigi suami saya kuat sekali, katanya dia tidak pernah ke dokter gigi, kecuali satu kali waktu gigi dewasanya tumbuh miring. huuuu iri hati. Nah kalau Kai sekarang giginya ada 4 biji, sakitnya minta ampun kalau digigit dia. Mamanya gimana? Gigi mamanya yang terjelek, karena sejak kecil berwarna kuning…katanya kebanyakan antibiotik. Musiba nya juga banyak….padahal mamanya happy terus, tidak pernah merasa musibah hihihi

Mudah-mudahan dengan judul Ganti baju, banyak yang akses dan buka judul ini hahaha. Heran emang, kalau judulnya nyrempet pasti banyak yang mau buka. Kalau judulnya kaku, meskipun isinya menarik, tidak ada yang buka. Don’t judge the book by its cover ya…. tapi cover memang perlu kalau tidak kan telanjang hihihi.

OK kenapa judulnya ganti baju?

Sebetulnya lebih tepat kalau judulnya “Ganti baju yang sesuai musim”. Dalam bahasa Jepangnya 衣替え(ころもがえ) Pas hari ini 1 Juni biasanya fashion/baju musim dingin/semi diganti menjadi pakaian yang cocok untuk musim panas. So, mustinya mulai hari ini semakin banyak yang memakai baju Aloha Hawaii, rok tipis atau mini skirt, atau celana pendek, tank top (baju singlet)…..Pokoknya yang serba tipis atau mini karena panas. Tak lupa memakai topi/payung parasol, atau bahkan ada yang memakai sarung tangan, supaya tangannya tidak terbakar sinar matahari. Kaca mata hitam jarang dipakai di Jepang, padahal bagi saya sunglasess itu perlu, karena mata saya tidak kuat kalau cahayanya terlalu terang. Tidak lupa membawa saputangan handuk, spray pengharum tubuh (buat BB), kadang membawa thermos berisi air es, dan UV cut lotion. Duuuh siap berperang melawan si matahari deh.

Saya tidak suka musim panas di Jepang. Selain karena panasnya lembab, seperti masuk sauna. Juga karena ribut oleh suara serangga semi (cicadas)…mungkin kalau di Jakarta tidak ada, tapi suami saya pernah dengar di Kebun raya Bogor. Karena benci panasnya Jepang, biasanya saya melarikan diri ke Australia waktu adik saya masih belajar di sana, atau pulang kampung ke Jakarta (Jakarta bukan kampung padahal ya). Tahun lalu saya tidak bisa pulang musim panas, karena melahirkan anak kedua, Kai. Tapi karena di dalam RS dan rumah terus, tidak sempat merasakan teriknya matahari.

Meskipun saya tidak suka musim panas di Jepang, hari ini saya mau menikmati matahari, karena sudah dua hari ini hujan terus di Tokyo, sehingga temperaturnya 15 derajat saja…Brrrr.

Hari ini tanggal 1 Juni, ternyata banyak sekali peringatannya. Sampai saya pikir duhh pasti tulisan saya panjang deh. But sebagai catatan untuk saya juga, maka satu per satu saya tulis ya.

1. Denpa no hi , hari frekuensi. Peraturan mengenai frekuensi gelombang dikeluarkan pada tahun 1950.

2. Hari meteorologi. Mengenangkan pendirian tower meteorologi pertama di Jepang di Akasaka, Tokyo pada tahun 1875. Tower ini yang nantinya akan menjadi Badan Meteorologi. Dan pada tahun 1884, untuk memperingati dimulainya perkiraan cuaca dan gempa di wilayah Tokyo Meteorological Tower itu diresmikan.

3. Ume no hi. Hari Ume/ PLUM. Jika pohon Plum bermekaran, maka kita mempunyai harapan musim semi akan datang dan menjadi hangat. Pohon Plum biasanya mekar sebelum Sakura. Jadi sekitar akhir Februari- Maret. Bunganya mirip dengan sakura, sehingga mungkin orang Indonesia tidak bisa membedakannya. Jika Sakura menghasilkan buah cherry, maka Ume menghasilkan buah Plum. Buah plum tidak dimakan begitu saja. Biasanya buah plum muda akan dipetik dan dibuat minuman keras Umeshu- Plum Wine. Atau buah Plum akan dikeringkan dan diberi garam, serta daun shiso untuk menjadi Umeboshi, Dry Plum, pelengkap nasi bagi orang Jepang. Saya dulu tidak suka umeboshi karena kecut, tapi sejak ada teman mertua yang membuat umeboshi tidak terlalu kecut, saya bisa makan. Kalau di China plum akan lebih dikeringkan lagi sehingga hampir-hampir daging buahnya tidak mengandung air, dan dried plum ini dimakan sebagai snack. Saya ingat dulu banyak snack plum kering di Indonesia. Pasti ada orang Indonesia yang pernah coba.

(bunga Plum dan buah Plum)

(Ume Wine) (Umeboshi)       (ume kering snack)

4. Hari Fotografi. Mengenai Fotografi lebih baik serahkan pada yang ahli saja ya. Meskipun dulu di SMA pernah ikut Exkul Fotografi…. pernah coba cuci cetak foto hitam putih, hunting foto dsb. Waktu itu pinjam kamera Fujica nya papa (Yang nikon tidak dikasih hiks). Pertama kali membeli camera sendiri ya di Tokyo, Canon Eos Kiss. Tapi sekarang jaman digital, sudah tidak ada yang pakai film 35mm lagi. Jadilah si Canon penghuni lemari. Entah kenapa saya lebih suka Canon daripada Nikon, sehingga waktu membeli digital camera juga merek Canon. (Terakhir beli beberapa bulan lalu Canon Powershot G9, gara-gara yang G6 rusak). Kapan ya bisa beli yang EOS digital…..mahal euy.

5. Hari penghapusan larangan memancing ikan Ayu. Ayu nya Indonesia sih cantik-cantik, tapi kalau di Jepang Ayu juga merupakan nama ikan sungai (air tawar). Nah biasanya mulai tanggal 1 Juni diperbolehkan memancing ikan Ayu di sungai-sungai. Entah kenapa ikan ini juga populer di kalangan masyarakat Jepang, padahal banyak durinya. Biasanya kalau pergi ke festival Matsuri di musim panas, dijual ikan ayu yang ditusuk dan dibakar dengan arang. Enak juga….

(Ikan ayu dan dibakar dengan cara seperti di foto …jadilah sate ikan hihihi)

6. Gum no hi. Hari permen karet. Ditetapkan sejak tahun 1994 oleh Japan Chewing Gum Association. Permen karet mulai masuk ke Jepang tahun 1916. Tapi penentuan tanggal ini berdasarkan kebiasaan yang berlaku sejak jaman Heian yaitu setiap tanggal 1 Juni diadakan upacara untuk menguatkan gigi dengan menguyah mochi. Dengan dasar itu Asosiasi Permen Karet Jepang menentukan tgl 1 Juni sebagai hari permen karet. Yang pasti hari atau peringatan seperti ini tidak ada di Singapura ya.

7. Hari Mugicha. Hari Teh Mugi. Karena sebetulnya tidak memakai daun teh, tidak bisa dikatakan teh Mugi. Namun hampir semua minuman di Jepang selain yang berasal dari sari buah, diberi nama cha atau teh. Mugicha ini dibuat dengan menyangrai sejenis gandum, kemudian dicampur dengan air. Biasanya diminum dingin. Karena tidak mengandung Caffein, mugicha ini cocok untuk diberikan kepada anak bayi.

8. Hari paku ulir. Neji no hi.

9. Hari Landscape, pemandangan. 景観の日. Peringatan baru nih, 2006. Karena peraturan landscape menjadi wewenang departemen pertanahan dan agraria, departemen lingkungan hidup dan Dept. kehutanan, pertanian dan perikanan.

10. Hari Susu sedunia. 牛乳の日. Ditetapkan oleh FAO sejak tahun 2001.

11. Hari TUBE. Tube adalah nama Band Jepang sejak tahun 1985 yang identik dengan Summer. Karena iramanya cocok untuk summer dan selalu mengeluarkan album waktu summer. Namun Hari Tube ini ditetapkan oleh masyarakat Hawaii, karena pada tanggal ini pada tahun 2000 diadakan live performance di Hawaii. Lagunya yang terbaru tahun 2008 ini berjudul HOTARU (kunang-kunang). Saya sendiri suka lagu mereka yang berjudul “Garasu no Memories”, “Datte Natsu janai”, Season in the sun”, “Because I love you”, dan “Natsu Matsuri”. Mau dengar lagunya seperti apa? Silakan klik imeem di bawah ini. Dan siap-siap joget hihihi.

OH iyaaaaa, mulai hari ini, semua penumpang mobil yang duduk di belakang pun harus memakai seat belt!! Apa hukumannya kalau tidak pakai? Tidak ada, tapi SIM si pengemudi akan ditandai satu tanda kesalahan.

May
31

Pasti sudah banyak yang tahu bahwa tanggal 31 Mei adalah hari Tanda Rokok Sedunia (World No tobacco Day). Rupanya peringatan ini dimulai sejak tahun 1989. Tentang perokok dan apa kerugian merokok juga tidak perlu saya tulis di sini lagi kan? Tapi yang pasti saya yang bukan perokok, masih bisa tolerir perokok di Jepang, karena mereka merokok hanya di tempat yang disediakan, dan pasti membawa asbak portable kemana-mana. Pernah suatu kali saya berlibur ke Indonesia waktu bulan puasa. Main ke Blok M Plaza…. (mas trainer…salah satu tempat rendezvousnya bukan? hihihi) Begitu waktu buka, satu gedung berasap rokok dan bau. Langsung saya pulang karena tidak tahan baunya.

(macam-macam jenis asbak portable)

Tapi waktu saya baca, ternyata hari ini juga merupakan hari SOBA. Apa itu Soba? Sejenis mie yang terbuat dari tepung soba. Bisa dikatakan juga sebagai Mie Jepang, yang sangat berlainan dengan pasta atau mie yang biasa kita kenal. Soba cocok untuk orang yang alergi telur, karena dalam proses pembuatan tidak memakai telur, tapi ternyata banyak bayi jepang sekarang yang alergi pada soba/tepung soba.

(tanaman soba dan makan soba dingin beserta tempura)

Soba biasanya berwarna kecoklatan, atau hijau karena ditambah dengan bubuk teh. Bisa disajikan panas atau dingin tergantung selera. Tapi biasanya di musim panas, lebih banyak orang memasak dengan cara dingin yang disebut Zaru soba. Soba kering direbus selama 2-4 menit, lalu diangkat dan langsung dicuci dengan air dingin. Diberi es batu juga bisa. Kemudian disantap dengan kuah shoyu (kecap asin Jepang) yang diberi irisan daun bawang, wijen, wasabi, atau bubuk cabe. Bisa pula dilengkapi dengan tempura Ebi, atau sayuran…hmmm yummy.. Dan jangan lupa jika makan, diseruput sehingga menimbulkan bunyi. Bunyi ini memang dianggap jorok oleh orang Indonesia, tapi bagi orang Jepang makan soba tanpa berbunyi rasanya tidak afdol.

Tanggal 31 Mei 2008 ini juga hari terakhir lambang JAL yang berupa gambar burung bangau berwarna merah itu dipakai.

May
31
Filed Under (LIVING in Japan, Opini 意見) by imelda on 31-05-2008

Siapa saja pernah merasa kesepian.  Tapi Keluarga Indonesia biasanya keluarga besar, sehingga mungkin jarang merasakan kesepian. Rasa itu akan terasa jika keluar dari keluarga itu, atau tidak bisa bertemu dengan kekasih hati. Lihat saja dalam bahasa Indonesia kata kesepian itu bukan kata dasar seperti sedih, gembira, senang, takut dll. Kesepian “hanya” merupakan kata jadian dari awalan ke- dan akhiran -an. Kata dasar sepi (><ramai) adalah kata yang menggambarkan keadaan, bukan hati seseorang. Jadi, hipotesa saya, orang Indonesia jarang merasa kesepian sehingga tidak ada kata dasarnya.

OK, kalau dilanjutkan, kenapa saya menulis judul kesepian? Karena kesepian adalah masalah yang amat sangat banyak dijumpai di Jepang, dan kronis. Karena kesepian itulah banyak orang bunuh diri. Coba saja lihat tulisan saya di multiply tentang berapa banyak orang Jepang bunuh diri setahunnya. Dan sebetulnya, kapan sih, mereka merasa “kesepian” itu. Ada sebuah survei yang menanyakan kapan Anda merasakan kesepian. Dan jawaban yang paling banyak adalah “Waktu tidur dalam keadaan sakit dan sendiri”. Nah, kalau ini saya rasa, semua manusia baik orang Jepang maupun orang Indonesia pasti sama.

Selanjutnya orang Jepang merasa kesepian pada waktu-waktu seperti ini:
2. Waktu tidak ada rencana apa-apa di hari libur
3. Melewatkan waktu sendiri waktu ulang tahun dan hari Natal.
4. Waktu mengetahui email address dan nomor telepon seseorang teman sudah berubah tanpa pemberitahuan. (wahhh ini memang sebel yah, saya juga pasti merasa teman ini tidak menyukai saya lagi)
5. Tidak ada teman yang bisa diajak bepergian bersama.
6. Tidak ada teman untuk curhat
7. Waktu pulang kampung setelah beberapa lama, dan mendapatkan pemandangannya sudah berubah. (banyak perubahan)
8. Waktu pulang ke rumah dan mendapatkan kamar dalam keadaan gelap.
9. Tanpa ada pemberitahuan mengetahui bahwa ada teman yang sudah menikah, atau acara reuni sudah lewat.
10. Kartu tahun baru hanya merupakan DM (Direct Mail) saja. (junk mail) — wah ini sih keterlaluan.
11. Waktu telepon teman, tapi tidak ada.
12. Waktu periksa email, semua mail yang masuk SPAM saja. (iya pernah, pernah ngerasain, sedih nih kalau isinya Spam semua)
13. Waktu pergi ke restoran sendirian, dan sekelilingnya semua berpasangan.
14. Waktu kita sendiri ingin mengikuti acara kumpul-kumpul pesta pernikahan (acara kedua) teman tetapi teman yang lain segera pulang. (biasanya di Jepang acara pernikahan ada dua kali, yang kedua hanya teman-teman dekat saja)
15. Tidak ada teman yang bisa diajak untuk minum-minum.
16. Waktu sekolah almamater lenyap (sekolahnya tutup)
17. Waktu kita telepon teman tetapi tidak ada, seharusnya bisa tahu bahwa ada telepon dari kita (lihat ada missed call). Tetapi si teman tidak menelepon kita kembali.
18. waktu melihat incoming call di HP tanggalnya lebih dari seminggu yang lalu.
19. Tanpa diketahui ada teman yang sudah melahirkan anak.
20. Waktu pulang ke rumah mendapatkan lemari es nya kosong, tidak ada isinya.

Memang ranking ini bisa berbeda menurut jenis kelaminnya Misalnya “WAktu pulang mendapatkan kamarnya gelap” untuk laki-laki menempati ranking ke 4, sedangkan bagi wanita ranking ke 13. Jadi laki-laki mengharapkan ada seseorang yang menunggunya.

Mungkin untuk para blogger musti ditambah “Waktu membuka blognya dan tidak ada komentar” atau “komentar terakhir lebih dari satu minggu yang lalu padahal tiap hari update”….hehehe…
Tapi yang paling gawat adalah merasakan kesepian di tengah keramaian ya….Semoga jangan deh.

May
29

Terjemahan dari Devil Tounge menjadi lidah Setan. Tapi kalau saya disuruh menerjemahkan mungkin saya akan terjemahkan menjadi Jelly Ubi. Nama Jepangnya Konnyaku. Nah hari ini tanggal 29 Mei dipakai untuk mengingat Konnyaku, dan tentu saja lebih disebabkan oleh ucapan kon (5) nya (2) ku (9). (Diperingati itu disini bukan berarti libur loh).

Orang Indonesia mungkin belum pernah lihat konnyaku, tapi saya rasa shirataki sudah bisa didapat di supermarket di Jakarta. Shirataki biasanya dipakai dalam masakan sukiyaki. Sedangkan Konnyaku sering dipakai dalam Oden. Konnyaku dan shirataki (yang kelihatan seperti soun tebal) itu satu jenis karena terbuat dari umbi ubi konnyaku (konjac).

Kalau lihat tanamannya jadi ingat Bunga Bangkai kan?

(foto-foto diambil dari wikipedia)

Dan ternyata memang sama…berasal dari Family Araceae. Cuma saya tidak tahu apakah umbinya Bunga Bangkai ini bisa dimakan atau tidak (pasti bisa oleh binatang bukan dikonsumsi manusia ya hihihi)

Nah konnyaku itu sendiri tidak berasa, rendah kalori tapi berserat banyak, sehingga cocok sekali dipakai untuk diet. Riku juga suka sekali konnyaku, cuman karena tidak berasa (biarpun direbus lama dalam kaldupun tidak bisa menyerap) rasanya seperti makan karet. Jadi saya jarang masak konnyaku. Tapi sekarang ada jelly yang terbuat dari konnyaku. Nah kalau ini rasanya manis, jadi boleh makan banyak-banyak (padahal sama juga ya kalo kandungan gulanya tinggi hehehe). Mulai besok mau makan konnyaku setiap hari aahhh, supaya nanti libur musim panas bisa pakai bikini. Kalau sekarang gajah pakai bikini hihihi. (Haduuuh ngimpi deh….paling bisa pake bikininya 10 tahun lagi….)

NB: Kalau mau hafalin Konnyaku inget cognac aja hehehe

May
29

Good morning beautiful
How was your night
Mine was wonderful
With you by my side
And when I open my eyes
And see your sweet face
It’s a good morning beautiful day…………..

Lagu ini teringat waktu aku blogwalking ke tempatnya bu guru eNPe. Semoga Bad Day nya bisa dihapus dengan lagu Good Morning Beautiful….hmmm alangkah indahnya ya ada Keith Urban nyanyiin lagu itu untukku dengan suaranya yang bikin tersepona. hihihi.

Meskipun begitu, sebetulnya hari ini tidak bisa dibilang beautiful, karena hujan dari tadi malam. Dan dingin brrrr, bayangin bedanya 8 derajat dari kemarin. Kalau pagi begini sudah disambut dengan “abu-abu” rasanya satu hari juga bisa ikut kelabu kalau tidak hitam. Sambil mempersiapkan bento untuk Riku, aku teringat postingannya Bang Hery, yaitu kalau pagi harus sarapan dan pelepasan (siapa melepas siapa ya hihihi). Suatu kebiasaan yang bagus, tapi aku ngga bisa deh kayaknya. Kadang sarapan, kadang cukup dengan 1-2 gelas kopi saja. Padahal sarapan itu paling penting ya. Untung Riku tidak mengikuti aku. Dia pasti sarapan kalau pagi. Begitu bangun pasti bilang,”Mama, lapar…” (dan sepanjang hari bilang lapar terus hihihi) Jadi biasanya aku kasih makanan yang sama dengan yang aku isi di bentonya. Tapi hari ini bentonya jadi mubazir, karena aku liburkan Riku. Pertama karena dia masih batuk dan munmun apalagi dingin di luar. Ntar kalo tambah parah bisa repot aku. Hari ini bisa menjadi hari neraka untukku menjaga dua unyil kecil.

Tema pagi hari, apa saja yang Anda lakukan di pagi hari? Yang pasti sebelum makan, nyalakan komputer/TV, atau kegiatan lain, saya pasti mematikan alarm handphone saya. Saya selalu set jam 6:00 pagi, meskipun lebih sering saya bangun sebelum jam itu tanpa bantuan alarm. Saya rasa hampir semua orang yang sekolah/bekerja punya alarm di rumah.

Dan pagi ini saya menemukan hasil survey yang cukup menarik yaitu bahwa 60% orang responden tidak menggunakan jam alarm biasa, melainkan memakai HP. Bahkan 40% diantaranya alarmnya berbunyi lagu yang di download di internet. Bahkan ada yang memakai HP bekas. (Di Jepang HP tidak memakai sistem chip sehingga misalnya ganti nomor, harus ganti pesawat. Nah HP bekas ini tidak bisa dipakai untuk menelepon, tapi dipakai fungsi alarm (atau fungsi kamera) saja.)Kalau dibandingkan menurut jenis kelaminnya, ternyata pria yang memakai jam alarm masih lebih banyak daripada HP, dengan perbandingan 52% : 47,2%. Sedangkan wanita yang memakai jam alarm hanya 40% dibandingkan dengan HP 61,3%.

Read the rest of this entry »

May
27
Filed Under (LIVING in Japan, Opini 意見) by imelda on 27-05-2008

本人誕生日休暇 (honnintanjoubikyuuka) Libur pada Hari Ulang Tahun… akhir-akhir ini banyak perusahaan yang memberlakukan peraturan ini pada karyawannya. Sayangnya saya belum pernah dengar langsung ada teman dari perusahaan Jepang yang sudah menjalankan peraturan ini. Yang saya tahu, di Belanda ada teman yang mendapat libur pada waktu ulang tahun dari perusahaannya. Bahkan ada yang memperbolehkan mengambil libur satu hari itu dalam kurun satu minggu sebelum/sesudah ulang tahun. Nah kalau dipepetkan dengan hari sabtu dan minggu, bisa merencanakan “wisata kecil”. Bagus juga ya. Entah kapan peraturan ini bisa diberlakukan di semua perusahaan Jepang. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu saja, suami saya kadang masih harus bekerja, boro-boro hari ulang tahun.

Selain libur/ambil cuti pada hari ulang tahun, ada lagi peraturan baru yang unik di beberapa perusahaan, yaitu cuti waktu putus cinta. Mungkin maksudnya supaya bisa “mengistirahatkan dan mengobati” perasaan patah hatinya.

Di Jepang, sekarang, selain libur pada tanggal merah, mereka biasanya juga libur pada hari ulang tahun pendirian perusahaan tersebut yang dinamakan 設立記念日 setsuritsu kinenbi. Untuk karyawan biasanya mereka boleh mengambil cuti bergaji 有給休暇 yuukyuukyuuka selama 20 hari dalam setahun. Biasanya kalau di kantor suami saya boleh diambil pada bulan agustus (10 hari saja). Tapi sayangnya tahun ini dia tidak bisa ambil cuti karena amat sangat sibuk. Selain itu karyawan juga boleh cuti dalam keperluan pribadi misalnya perkawinan, kematian dan kelahiran. Lama cuti masing-masing berbeda di setiap perusahaan.

Saya tidak tahu di perusahaan Indonesia bagaimana? Apakah sudah ada yang menjalankan peraturan libur pada HUT karyawan? Tapi kalau libur dan sendirian saja di rumah, bete juga yah….

*************

barusan abis browsing lagi, ternyata ada lagi nih yang aneh : Libur untuk hari peringatan perkawinan, libur untuk melakukan pekerjaan sukarela, dan yang paling aneh adalah libur untuk kekasih…jadi dalam satu tahun bisa minta 1 hari libur untuk kekasih, misalnya ulang tahun kekasih/istri…. hehehe ada ada aja ya orang jepang. Mungkin saking stressnya kerja ya…

Pages: Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next