Oct
27
Filed Under (Intermezzo) by imelda on 27-10-2008

Memang banyak cara orang menyatakan cintanya. Ada yang mengirim surat cinta, dengan kalimat yang memuja-muja ….tapi kok kalau sekarang kita baca akan terasa norak sekali. Ada yang mengirim foto hasil karyanya, dan di belakangnya tertulis “Ini lebih dari sekedar menuntaskan janji” (euy janji apa sih?). Ada yang mengirimkan hasil lukisannya yang berjudul “Self potrait”, dan mungkin akan menjadi penjaga gudang belakang rumah. Atau ada yang lebih pujangga dari pujangga yang mengirimkan puisi. Dan sebetulnya dari seorang ini juga saya belajar menulis puisi, lebih karena merasa HARUS membalas.

Dan mungkin yang juga terasa romantis adalah menerima sebuah lagu dari pemujanya. Entah itu lagu pilihannya yang minta diputarkan di radio kesayangan. Atau sengaja merekamkan lagu itu kemudian diberikan bersama selembar kartu bergambar hati. Atau menyanyikannya dengan guitar atau piano di depan matamu.

Saya pernah menerima sebuah lagu ini, yang sebetulnya saya belum pernah dengar bagaimana melodynya. Tapi jika membaca kata-katanya…. mirip dengan suasana hati saya saat ini. Lost!!!

“Lost”

If roses are meant to be red
And violets to be blue
Why isn’t my heart meant for you

My hands longing to touch you
But I can barely breathe
Starry eyes that make me melt
Right in front of me

Lost in this world
I even get lost in this song
And when the lights go down
That is where I’ll be found

This music’s irresistible
Your voice makes my skin crawl
Innocent and pure
I guess you heard it all before

Mister Inaccessible
Will this ever change
One thing that remains the same
You’re still a picture in a frame

Lost in this world
I even get lost in this song
And when the lights go down
That is where I’ll be found

I get lost in this world
I get lost in your eyes
And when the lights go down
That’s where I’ll be found
Yeah yeah

I get lost in this world
I get lost in your eyes
And when the lights go down
Am I the only one
Ooh

song by anouk

Oct
21
Filed Under (Intermezzo, Share) by imelda on 21-10-2008

Ini ada lagi survey lucu …. tentang pemikiran wanita, yang terheran-heran kalau melihat kelakuan pria sehari-harinya. Nah kita langsung lihat aja ya, apa sih yang ada di kepala wanita yang penuh pertanyaan kenapa sih PRIA melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Buang ludah di pinggir jalan (hiiiii jorokkkkkk!!!!)
  2. Menggunakan uang untuk hal-hal tidak berguna (hmmm apa ya? aku pernah dengar misalnya ada yang suaminya suka balap motor…. jadi buang duitnya untuk balap motor drpd piknik dengan anak-anaknya ….)
  3. Berbohong yang ketahuan banget bahwa itu bohong (aaaa kamu ketahuan hahaha)
  4. Biarpun sudah berpisah (PUTUS) tetap menghubungi…(hmmm ini juga sulit saya mengerti)
  5. Merasa “cewe itu manis” pada cewe yang sebetulnya pura-pura manja…. (hhhhh no koment deh daripada aku bilang cowonya yang GOBLOK!!! hahahaha)
  6. Biarpun salah jalan, tidak mau mundur/kembali lagi (terutama waktu nyetir) (hahahha….ini mah GENGSI atuhhh)
  7. Suka membanggakan bahwa dirinya tidak sehat… misal “gue punya penyakit jantung” (untung belum pernah ketemu cowo kayak gini hihihi)
  8. Tidak membuang sampah yang ada di kamarnya (hmmm iyaaaaaaaaaaa mau dijadiin JIMAT tuh hihihi)
  9. Menjawab tapi tidak sadar menjawab apa (sulit diminta jawaban jika sedang mengerjakan sesuatu) (IYA BANGET!!!!)
  10. Sering sekali minum kopi kaleng dan minuman bersoda kaleng (wah kalo ini sih di Indonesia tidak ada …dan tergantung orangnya juga. Kalo Gen emang suka kopi kaleng, sedangkan saya kalau toh beli minuman kaleng ya pasti yang bersoda)
  11. Suka pada wanita muda (hahahhahahahahahahhaah bener!!! ini mah apa boleh buat namanya juga LAKI LAKI)
  12. Bangga meskipun tidak bisa (misalnya tidak bisa gitar, trus bangga) (belum pernah ketemu)
  13. Tidak mengembalikan dudukan Toilet sesudah pakai WC (iyaaaaaaaa dibiarin terangat terus hihih)
  14. Isi email cuman yang penting-penting aja (wuaaaahhhh 100 persen begitu tuh, ngga ada romantisnya sama sekali)
  15. Meskipun sudah punya pacara, tetap menomorsatukan teman (ini mah no comment deh)
  16. Tidak bisa melakukan dua/tiga hal bersamaan (yah ini kan udah dari sono nya hihihi)
  17. Sangat memperhatikan rambutnya (misalnya udah menjadi tipis alias AGUS atau berambut putih) (kayaknya orang Indonesia tidak terlalu deh, tapi orang Jepang amat sangat kuatir kalau rambutnya menipis)
  18. Tidak mau memikirkan masa depan hal-hal yang private (bagaimana kelanjutan hubungan co-ce) (hmmmmm speechless)
  19. Tidak mau merusak “MY WORLD” (tidak flexible gitu)
  20. Mengenakan jas yang sama berhari-hari (waah ini mah tergantung orangnya)
  21. Kalau sudah berkonsentrasi dengan pekerjaan, tidak bisa memikirkan hal lain (du du du du seperti siapa ya ini hihihi ada yang merasa ngga ya?)
  22. Kalau wanita curhat, pasti ingin selalu mengemukakan jalan pemecahannya
  23. Suka Gundam
  24. Balasan Emailnya lambat (hmmmm IYAAAAAAAAAAAAAAAAAA)
  25. Suka gangguin orang yang disuka (aih aih…itu kan bagus dunk… godain kita dong…… hahhaha)
  26. Ingin selalu membeli barang pada hari pertama penjualan (iya kenapa ya? padahal besok-besoknya kan juga sama…malah ada kemungkinan lebih murah hihihi)
  27. Malu jika digandeng tangannya (hahhahaha kejadian kejadian !!!)
  28. Suka segala sesuatu yang mempunyai mesin (hah…ini aku juga suka hihihi)
  29. suka jalan sambil megang leher (hmmm jangan-jangan aku begitu lagi ???)
  30. Selalu suka menjadi yang pertama (biar aja lahhh kasih…kasih…. hehehe)

Yah ini pemikirannya wanita Jepang terhadap pria Jepang…ada yang mirip kan? Sekarang mustinya dilihat kebalikannya ya…apa pendapat laki-laki terhadap wanita, kok wnaita itu gini sih…? Mau tahu ngga? kalau mau tahu nanti saya posting. Kalau tidak….ya ngapain diposting hihihi (soalnya lucuuuu juga jawabannya)

Oct
14
Filed Under (Intermezzo, Share) by imelda on 14-10-2008

Masih cerita dari Hari Olahraganya Riku. Saya merasa lucu mendengar satu pengumuman pada waktu acara istirahat yang disampaikan lewat pengeras suara, “Telah ditemukan sebelah sepatu olahraga, berwarna biru dengan nama xYx san. Harap diambil di sekretariat”. Sambil saya membayangkan tentu anak itu sekarang sedang kebingungan mencari pasangan sepatunya, dan dengan berjingkat-jingkat mungkin . Dan untung saja di Jepang memang untuk anak TK/SD mempunyai kebiasaan menuliskan nama dan kelasnya di setiap barang miliknya. Jadi dengan mudah bisa mengenali dan mencari pasangan sepatunya yang hilang tadi.

Saya sendiri pernah mengalami “kehilangan pasangan” sepatu. Tentu saja setelah dewasa dan kejadiannya di Jepang. Tepatnya di stasiun. Jika Anda pernah naik kereta api, biasanya di antara badan kereta dan peron, pasti ada ruang space, dan terkadang cukup lebar. Saya memang penakut, sehingga saya selalu merasa gamang setiap turun dari kereta. Waktu itu saya sedang pergi dengan alm. Ratih dan terjadilah kecelakaan itu. Sepatu pantofel yang saya pakai, sebelah kanan jatuh di sela-sela kereta dan peron. Untung kejadiannya di terminal akhir di Shibuya. Tapi berarti juga paling sibuk dan paling banyak orang lalu lalang. Saya panik dan tentu saja malu… bagaimana nih saya pulang…atau bagaimana saya mengambil sepatu saya yang ada di dekat roda kereta itu. Sambil berjingkat-jingkat saya terpaksa menunggu di pinggiran setasiun, dan Ratih memanggil petugas stasiun, memberitahukan kejadian itu. Saya juga sempat berpikir, bagaimana ya petugas itu bisa ambil sepatu saya? Ternyata kejadian seperti ini sering terjadi, sehingga di setiap stasiun tersedia pencapit panjang, sehingga petugas tidak usah turun ke rel kereta. Sialnya saya harus menunggu kereta itu untuk pergi (berangkat) dari stasiun itu. Dan itu cukup lama…20 menit…. Manyun deh.

Akhirnya segera setelah kereta berangkat, petugas ambil sebelah sepatu saya, dan kita bisa melanjutkan perjalanan. Sambil saya bersyukur, sepatu itu tidak terlindas kereta, sehingga masih bisa dipakai. Kalau tidak???? terpaksa harus beli sepatu baru, yang sizenya belum tentu ada di toko sepatu biasa….hiks (dasar kaki gajah… ukuran max sepatu wanita di Jepang adalah 24,5). Dan sodara-sodara waktu saya cari gambar pencapit di sebelah kiri ini…. saya terkejut-kejut mengetahui bahwa barang ini yang disebut “Tangan Magic Petugas Stasiun” dijual dengan harga 31.290 YEN saja….. bueh sapa yang beli ya? dan apa ada yang mau beli?????

Dan sebetulnya saya juga punya koleksi sesuatu yang tidak berpasangan, jadi hanya ada sebelah saja… mau dibuang sayang sekali apalagi kalau mahal. Meskipun tidak bisa dipakai sebelah saja, kecuali mau dibilang nyentrik…. Nah, apalah benda itu? Saya mau kasih sayembara ah…. Nanti saya akan kirim hadiah kepada 3 penjawab yang benar hehehe.

Apakah teman-teman punya cerita “memalukan” seperti saya?  Share dong hihihihi.

(diposting dari Sendai, Miyagi, Jepang Utara…yang belum berubah warna dedaunannya….)

Sep
27
Filed Under (Intermezzo) by imelda on 27-09-2008

Bahasa Jepangnya Inai inai…ba….. Kai bermain dengan roknya mama heheheh.

ciluuukkkkk

baaaaaaaaaaaaaaaa…..

Sep
24
Filed Under (Intermezzo, Opini 意見) by imelda on 24-09-2008

Kapan usia paling muda untuk mengalami cinta monyet ya? Pertama kali seorang perempuan/laki-laki  menyadari bahwa dia suka lawan jenisnya…. Dan kenapa dibilang cinta monyet? Kan manusia yang sedang bercinta bukannya monyet, meskipun dia masih pakai celana monyet heheheh. So, definisi cinta monyet = percintaan dua orang yang memakai celana monyet . (definisi ala saya loh, mungkin ada yang lebih tahu)

Riku : “Mama, hari ini aku mau ikut Usagi-gumi (kelas perpanjangan sampai jam 5 sore)”

Saya: “Hmmm, nanti mama tanya dulu, Riku bisa ikut ngga. Kalau bisa ikut (jatahnya hy untuk 25 orang soalnya) nanti mama daftarkan. Kamu suka Usagi-gumi ya?”

Riku : “Iya, di usagi-gumi aku banyak temannya. Tapi ada satu yang aku ngga suka… namanya Rin-chan (nama perempuan)”

Saya : “Eee? Rin-chan. Kenapa kok Riku ngga suka dia? Cewe kan? Pasti manis dia…”

Riku: “Manis sih… tapi aku ngga suka. ”

Saya: “Kenapa ngga suka? Pasti ada sebab dong kalau kamu tidak suka. Emangnya dia ngapain kamu? Pukul?”

Riku: “Ngga. Dia bara-gumi (4 tahun sementara Riku 5 tahun)

Saya : “Dia ngga pukul, atau ijime kamu, emangnya dia ngapain? (Saya muai curiga lalu saya tanya) DIa cium kamu?”

Riku menggangguk. AHA… “Pipi? BIbir? (huh mama mau tahu aja)”

Riku : “Pipi…tapi belum kena sih…”

Saya: “Ohhh… iya kalo ngga suka, lalu dicium sama orang yang ngga suka…. sebel ya. Tapi Riku emangnya udah pernah cium cewe?  …Sora-chan (nama cewe yang dia sukai) ”

Riku : “Belum”    (oi oi berarti suatu saat akan????)

hahahahahahahahhahahaha   saya langsung pergi ke belakang, dan tertawa (tidak mau kasih liat Riku bahwa saya tertawa). (Tapi dia curiga…dan bilang, “Mama jangan  ketawa dong!”)

Haiyah, anak TK euy.. Perasaan dulu aku ngga ada tuh gitu-gituan. Paling cepet suka sama cowok itu kelas berapa ya? HMmm kelas 5 SD maybe. suka pada kakak kelas yang tinggi gede, dan kebetulan ibunya teman mama. Tapi terbatas pada suka-suka aja. Badung banget padahal anaknya. 3 jari tangan nya putus kena mercon, karena dia terlambat lempar mercon dari dalam mobil…. Kemana tuh orang ya? hihihi

Cinta Monyet… kayaknya saya musti siap-siap deh mendengarkan curhatnya Riku (dan Kai? ooohhhh nooooo). So, Cinta monyet Anda bisa mengalahkan umurnya RIKU?

Sep
22
Filed Under (Intermezzo, curhat) by imelda on 22-09-2008

Mau ngalahin sepiring berdua nih…

Pabila kuingat dirimu
disaat bersama
hidup sengsara
Makan sepiring kita berdua

Yang pasti bukan karena sengsara… kami dulu sering makan sepiring bertiga, berempat, bahkan kalau lengkap berlima (papa ngga pernah ikutan). Biasanya mama akan mulai makan. Mama kalau makan, lauknya apapun pasti kelihatan enak. Kadang mama hanya makan nasi dengan kaldu ayam yang diberi air mendidih +sambal…. atau nasi dengan emping pake kecap + sambal… duh sederhana banget tapi kelihatan enak. Jadi kami anak-anak berkumpul dan minta didulang, disuapi mama. Kadang saya saja, kadang semua anak-anak berkerumun…dan tentu saja kalau semua minta cepat sekali habisnya. Jadi harus tambah nasi terus. Dan hitung-hitung hemat air untuk cuci piring.

Hari ini saya mengulang kejadian makan “bersama” ini dengan Riku dan Kai. Saya masak ikan bakar +kecap, dan mereka berdua makan dengan lahapnya. Jadi teringat kenangan sepiring bertiga-berempat-berlima di Jakarta dengan mama. Nanti kalau saya pulang lagi, mau mengulang kenangan yang sama… dan tidak lupa mengambil foto.

Bagaimana? Anda sering makan sepiring bersama?

Atau setiap hari Anda harus makan sendiri? Kalau mau dengar si Angka Satu.

Sep
15
Filed Under (Intermezzo) by imelda on 15-09-2008
Men

Men

MEN !!!! Ya…. manusia yang berjenis kelamin LAKI-LAKI…. hihihi

Tadi pas mau upload foto-foto di Photobucket ketemu ini… memang bener ya semua berawal MEN hihihi.

Sep
14
Filed Under (Intermezzo) by imelda on 14-09-2008

Saiga adalah sejenis Antelope di daerah Rusia dan Mongol. Pagi tadi ada program tentang Saiga di NHK Bs, dan kebetulan Riku dan Gen tonton. Sambil makan menonton program itu, dan tiba-tiba Gen bilang, “Itu saiga tidak bisa membedakan anaknya atau bukan dengan suara anak-anaknya. Bagaimana dia bisa tahu ya bahwa yang itu anaknya atau bukan….”

Sambil membersihkan lantai yang kotor karena Kai makan belepotan, saya memikirkan kemungkinan-kemungkinannya, tapi tiba-tiba Riku bilang,”Pasti dari baunya…. Dia bisa tahu dari bau anaknya…”
Dan benar, narator di program itu berkata bahwa Saiga mengetahui anaknya dari baunya.

Langsung saya dan Gen lihat-lihatan dan kaget… ya ampun Riku…lebih pinter dari papanya ehhehe. Kami puji dia , dan dengan tersipu dia bilang, “Saya pikir pasti itu jawabannya deh. Riku pintar ya?”

Saiga…Saiga… Kayaknya Riku harus lebih banyak lihat film-filmnya National Geographic deh. Tapi selama ini dia selalu menonton Stanley dari Disney Channel, yang menurut saya juga banyak menjelaskan tentang binatang-binatang.

Sep
06
Filed Under (Bahasa 言語, Intermezzo) by imelda on 06-09-2008

****terinspirasi oleh unclegoop *pelabuhan hati* dalam Pantai Kerang dan Karang

Bagai Gelombang

datang dan pergi
menghantam pantai hatiku
menyapu bersih rasa cinta
menyeretnya sampai ke tengah laut

betapa dasyatnya badai cinta itu datang
badai itu pun akan mereda
yang tinggal hanya
pantai yang tenang dan bersih

anggaplah cinta itu badai
yang datang tiba-tiba
tapi juga akan hilang tiba-tiba
dan begitu kau sadari
gelombang cinta itu telah pergi……
jauh…..
tak kembali…..

mengapa kau harus datang, jika kau akan pergi????
kubangun pagar tinggi penahan gelombang
tak mau hanyut kedua kali…..
dalam gelombang yang kau suarakan

***Truth Is Hurt***

Sep
04
Filed Under (Intermezzo) by imelda on 04-09-2008

Wah sorry banget selain Cameron Diaz, dan Shania Twain aku ngga kenal yang lainnya siapa? Lagian aku bilang aku ngga mirip Cameron Diaz kok heheheh. Gini deh kalo pagi-pagi iseng. Ntar mau coba ganti foto yang lain ahhh

Hmmm dengan rambut saya yang di-up pernah saya terbayang Audrey Hepburn tuh… Mirip ngga ya?

Yang bilang mirip ntar dikasih hadiah deh hehehehe… (maksaaaaa)

(hmmmm emang cantik yah dia…ngaku deh jauuuuh kamu mel, bagaikan langit dan bumi)

Uuuuh ternyata Josie Maran itu fotomodel US…dan dia lebih muda 10 tahun darikuh…….. OMG

Pages: 1 2 3 4 5 Next