Archive for the ‘curhat’ Category
Aku terbangun oleh dering telepon itu. Pertama aku biarkan karena jika penting, pasti akan ada dering sesudah itu. Dan aku masuki kamar/studioku, membuka laptop. Kemudian dering itu terdengar lagi…. kring…kring…. Aku angkat.
“Maaf tengah malam begini. Saya XXX temannya Gen. Gen ada?” Hmmm kayaknya sih tidak penting, dan aku tahu Gen sulit dibangunkan.
“Wah maaf Gen sulit …
Semua orang pasti tahu apa itu tips. Meskipun banyak sebetulnya artinya, bisa berarti ujung, bisa berarti kiat/nasehat/info, tapi juga bisa berarti uang persenan/uang rokok/uang jajan.
Nah, sebelum saya menulis tentang tips di Jepang, baca dulu sebuah ilustrasi yang cukup “kena” di hati saya waktu saya membacanya.
Satu sore di sebuah mal, seorang anak berusia sekitar 8 tahun …
terjemahan dari bahasa Jepang, “Boku no tameni muri shinaide ne”
Sabtu malam, papa Gen pulang ke rumah sekitar jam 8 malam. Kebetulan anak-anak belum makan, dan pas baru akan makan. Waktu aku mempersiapkan makanan, Gen bilang padaku, “Sorry sayang, besok (minggu) aku harus kerja”. What?
Aku juga agak kecewa, karena kebayang capeknya melewati hari minggu bertiga lagi. …
Saya memang sangat memperhatikan angka-angka. Meskipun angka keberuntungan atau angka yang saya suka adalah 8, hari ini saya mau membahas si angka 6 dan 9 dan ebi, bahasa Jepangnya untuk udang. Kalau saya mengajarkan si Riku menulis angka 6 dan 9, saya tinggal berkata, 6 itu si perut gendut, sedangkan 9 itu kepala besar.
Sejak saya …
Pertama kali saya datang ke Jepang, a long long time ago, saya mendapatkan lalulintas Jepang yang…. tenang dan dewasa (uhuy). Terbiasa dengan lalulintas di Jakarta, saya agak kaget dengan perbedaan yang mencolok. Mobil-mobil yang berseliweran itu kebanyakan berwarna putih/silver. Jarang sekali saya melihat mobil berwarna-warni merah, biru, hijau dll. Ya mungkin kebetulan saja, atau jaman …
Suatu pagi, aku tergesa masuk ke dalam gerbong kereta. Ada sebuah kursi yang kosong, dan aku langsung duduki. Tumben sekali ada yang kosong, karena biasanya naik Yamanote Line di pagi hari, hampir dipastikan tidak bisa duduk. Berdiripun biasanya tidak bisa bergerak ke mana-mana, alias nempel pada orang di depan/samping/belakang kita. Kalau bisa masuk ke bagian …
Akhir-akhir ini saya suka mendengarkan lagu dari Yumi Matsutoya (dulu Yumi Arai), yang berjudul “Ano hi ni kaeritai” (harafiahnya “Aku ingin pulang ke hari itu”). Terjemahan sebebas-bebasnya oleh Imelda.
Sambil kumenangis kupandangi
foto yang telah kurobek
dalam telapak tanganku,
dan ingin menyambungnya kembali
Tanpa alasan aku menyesali senyuman kemarin
Yang terkembang bak tak ada masalah
Manusia semua bisanya lupa pada sosok remaja
Aku …
Ah aku sudah tidak pintar berhitung. Dan tidak mau berhitung untuk hal ini. Meskipun sebenarnya harus memperhitungkan masak-masak sebelum bertindak. Siapa saja calonnya pun aku tak tahu (bisa klik di situ juga kan mel… nanti deh aku lihat). Tapi sebagai warga negara, yang mempunyai hak, akan kupakai hak itu. Ya, hak untuk memilih Presiden.
70 hari …
Aku dulu sering menonton sebuah program televisi Jepang, yang berjudul “Hajimete no Otsukai“. Di dalam program itu diliput bagaimana seorang anak kecil melakukan tugas pertama yang diberikan oleh orang tuanya sendirian. Tugas itu bisa berupa mengantarkan surat/barang, atau membeli sesuatu di toko/pasar. Anak-anak yang tampil tentu saja BALITA, belum sekolah… sehingga menjadikan pengalaman pertama seumur …



