my journey from dawn to dusk

Archive for the ‘Song Lyric’ Category

Get Old With Me

Masih dalam suasana tulisan yang kemarin, aku ingin memperkenalkan sebuah iklan dan lagu yang akhir-akhir ini aku senangi.  Iklannya sebetulnya adalah iklan majalah untuk segala persiapan pernikahan dari gedung, gaun pengantin sampai interior rumah pengantin baru, yang bernama Zexy. Intinya sih, seperti  catch phrasenya: Menjadi tua denganku.  Iklan selama 30 detik itu benar-benar membuat orang berpikir …

Read More

Rumah Beratap Merah

Dari jendela kereta,
kulihat rumah beratap merah
rumah tempat tinggalku waktu kecil
Biji buah kesemek yang kutanam, sudah besarkah sekarang?
Coretan krayonku apakah masih ada di dindingnya?
Sekarang, siapakah yang tinggal di rumah itu?
Meskipun aku sudah berdiri setinggi-tingginya
suatu hari rumah beratap merah itu tak terlihat
Tertutup bangunan tinggi di sekitarnya
Suatu saat memang akupun menjadi dewasa
Jalan kecil penuh dengan rerumputan yang kurahasiakan …

Read More

Dewi WC

Judulnya aneh ya? Bukan DEWI dengan nama panjang yang disingkat menjadi WC tapi memang WC, atau Water Closet beneran! Abis aneh kalau aku tulis Dewi Kakus kan? Judul aslinya Toire no kamisama トイレの神様 dari penyanyi bernama Uemura Kana. Sebuah lagu yang aku dengar di acara Kohaku Uta Gassen, acara tahunan NHK dalam menutup tahun pada …

Read More

Hadiah Kata-kata

Menjelang akhir bulan Maret…. Di mana-mana di Tokyo bisa terlihat mahasiswa yang memakai hakama dan jas untuk menghadiri upacara kelulusan. Memang hakama untuk wanita seringnya dipakai untuk acara lulusan sotsugyou shiki 卒業式, meskipun tidak dilarang untuk memakai kimono atau baju biasa. Dan biasanya malamnya diadakan pesta “terima kasih” shaonkai 謝恩会, acara bagi para mahasiswa mengucapkan …

Read More

“Desaku” nya Jepang

Pasti dong semua masih hafal lagu “Desaku” ciptaan Ibu Sud. Kalau sudah lupa ya terlalu deh dong sih!!
Desaku
Desaku yang kucinta
pujaan hatiku
tempat ayah dan bunda
dan handai taulanku
tak mudah kulupakan
tak mudah bercerai
selalu kurindukan
desaku yang permai
Nah, ternyata di Jepang juga ada tuh lagu Desaku. Si Lala bahkan katanya sejak kecil dinyanyikan dan menyanyi lagu Furusato dalam bahasa Jepang …

Read More

Sayap-sayap Tsubasa

Ada sebuah lagu Jepang yang pernah kami, mahasiswa Sastra Jepang UI pelajari dan nyanyikan di sebuah festival jepang. Lagunya sederhana tapi memang melambangkan kemerdekaan dan harapan.
Well, aku memang tidak pernah bermimpi untuk terbang, karena aku takut jatuh. Phobia di ketinggian, tapi aku suka melihat burung-burung terbang bebas di angkasa.
Lagu 翼を下さいTsubasa wo kudasai ini dirilis tahun …

Read More

Kembali ke masa lalu

Akhir-akhir ini saya suka mendengarkan lagu dari Yumi Matsutoya (dulu Yumi Arai), yang berjudul “Ano hi ni kaeritai” (harafiahnya “Aku ingin pulang ke hari itu”). Terjemahan sebebas-bebasnya oleh Imelda.
Sambil kumenangis kupandangi
foto yang telah kurobek
dalam telapak tanganku,
dan ingin menyambungnya kembali
Tanpa alasan aku menyesali senyuman kemarin
Yang terkembang bak tak ada masalah
Manusia semua bisanya lupa pada sosok remaja
Aku …

Read More

Last Supper @ Sunset Cafe

Beberapa hari terakhir ini saya memang memasang status di YM dan GTalk saya dengan “Last Supper” dan “Sunset Cafe”.  Sampai Mbak Noengki menyapa saya dan berkata, “Duh enaknya yang online di Cafe“. Padahal itu tidak benar, karena sebetulnya Sunset Cafe tidak ada di kenyataan (Baru-baru ini saya googling ternyata ada yang baru buka di cafe …

Read More

Afterglow Snow – Salju Terakhir

Tinggal di negara dengan empat musim, terutama di Jepang, kita diajarkan untuk menikmati alam, menikmati musim. Sampai lagupun ada musimnya. Kalau di Indonesia mungkin jarang ada sebuah lagu khusus yang hanya cocok untuk dinyanyikan pada waktu khusus. Mungkin yang paling bisa dijadikan contoh adalah lagu Indonesia Pusaka, untuk event-event nasional, dan biasanya waktu acara akan …

Read More
Februari 2018
S S R K J S M
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

yang mau cari-cari

yang bersahabat