Archive for the ‘Poem’ Category
Cinta Sejati
Cinta sejati tak butuh nama
tak butuh wujud fisik
tak butuh kata-kata manis
tak butuh tempat
Hanya butuh AKU dan KAMU
dan rasa CINTA itu sendiri
tanpa nama tanpa wajah tanpa basa basi
Aku tak peduli siapa namamu
bagaimana wajahmu
tapi aku peduli
bagaimana kabarmu dan apa isi hatimu
…
Kapan ya kita pertama kali belajar berpuisi? Apakah masih ada puisi/ sajak yang kita ingat sampai saat ini? Yang kita pelajari di SD misalnya?
Aku sendiri lupa kapan persisnya aku belajar puisi. Sudah pasti dalam pelajaran bahasa Indonesia. Memang ada sebuah contoh puisi, lalu kami disuruh menulis puisi pendek, apa saja. Satu-satunya puisi pendek yang aku …
Hei….. aku belum pernah menulis puisi ya di sini. Kadang aku menulis puisi yang aku simpan untuk diriku saja. Sebagai intermezzo di blog ini aku pasang puisi yang pernah aku tulis beberapa tahun yang lalu.
Air Mata
tetes air mata
tanda rindu
menghias pipiku malam ini
tetes air mata
tanda cemburu
juga mengusik pikiranku
tetes air mata
tanda keangkuhan
atas usaha mengenyahkan hadirmu
berapa tetes air …
Aku ingin menjadi awan….
(by Kaneko Misuzu)
melayang perlahan
menjelajahi angkasa biru
dari ujung ke ujung
Waktu malam
bermain petak umpet
dengan Sang Bulan
Dan jika bosan
menjadi hujan
bersama Sang Kilat
terjun kembali
ke kolam dekat rumahku.
translated by Imelda Coutrier
雲 (金子みすゞ)
私は雲に
なりたいな。
ふわりふわりと
青空の
果てから果を
みんなみて、
夜はお月さんと
鬼ごつこ。
それも飽きたら
雨になり
雷さんを
供につれ、
おうちの池へ
とびおりる。
Hati (by Kaneko Misuzu)
Bundaku
dewasa dan besar
tapi….
hatinya kecil
habis….katanya
hatinya penuh dengan ku
padahal aku kecil
Aku…
masih anak-anak
kecil… tapi hatiku besar
Habis…
sedangkan Bunda yang besar begitu
ada dalam hatiku
dan masih ada sisa ruang
untuk …
entah kenapa aku langsung teringat peribahasa ini. Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan yang artinya tidak akan berubah. Kata lekang itu begitu kuat dalam otakku, tapi selain dalam peribahasa itu, jarang bisa ditemukan. Waktu Gen membacakan sebuah puisi dari Miyazawa Kenji yang berjudul Ame nimo Makezu (Harifiahnya tak kalah oleh hujan). Dia sedang …
oleh Kaneko Misuzu
Walaupun aku melebarkan kedua sayapku
takkan pernah aku bisa terbang ke langit
Burung yang bisa terbang di langit
tidak seperti aku yang bisa berlari cepat di darat.
Meskipun aku menggoncangkan badanku
tak bisa keluar suara yang indah
tapi lonceng yang berbunyi indah seperti itu
tidak tahu lagu sebanyak yang kutahu.
lonceng, burung kecil….kemudian aku
semua berbeda
tapi semua baik adanya.
わたしと小鳥とすずと
金子みすず
わたしが両手をひろげても、
お空はちっともとべないが、
とべる小鳥はわたしのように、
地面をはやくは走れない。
わたしがからだをゆすっても、
きれいな音はでないけど、
あの鳴るすずはわたしのように
たくさんなうたは知らないよ。
すずと、小鳥と、それからわたし、
みんなちがって、みんないい。
Puisi ini dipakai untuk …



