my journey from dawn to dusk

Archive for the ‘Poem’ Category

Ketika Aku Cantik

Hari Jumat lalu, aku mengajar tentang puisi Indonesia kepada mahasiswa kelas menengah. Aku memperkenalkan karya Chairil Anwar yang terkenal “Aku” dan karya Rendra. Sambil aku menanyakan mereka apakah mereka menyukai Haiku, Tanka atau puisi modern Jepang dan siapa penyair Jepang kesukaannya. Atau kalau tidak suka puisi dan sastra, mungkin mereka punya sebuah kata mutiara, kalimat …

Read More

Cinta Sejati

 
Cinta Sejati
 
Cinta sejati tak butuh nama
tak butuh wujud fisik
tak butuh kata-kata manis
tak butuh tempat
 
Hanya butuh AKU dan KAMU
dan rasa CINTA itu sendiri
tanpa nama tanpa wajah tanpa basa basi
 
Aku tak peduli siapa namamu
bagaimana wajahmu
tapi aku peduli
bagaimana kabarmu dan apa isi hatimu
 
                                  …

Read More

Belajar Berpuisi

Kapan ya kita pertama kali belajar berpuisi? Apakah masih ada puisi/ sajak yang kita ingat sampai saat ini? Yang kita pelajari di SD misalnya?
Aku sendiri lupa kapan persisnya aku belajar puisi. Sudah pasti dalam pelajaran bahasa Indonesia. Memang ada sebuah contoh puisi, lalu kami disuruh menulis puisi pendek, apa saja. Satu-satunya puisi pendek yang aku …

Read More

Puisiku

Hei….. aku belum pernah menulis puisi ya di sini. Kadang aku menulis puisi yang aku simpan untuk diriku saja. Sebagai intermezzo di blog ini aku pasang puisi yang pernah aku tulis beberapa tahun yang lalu.
Air Mata
tetes air mata
tanda rindu
menghias pipiku malam ini
tetes air mata
tanda cemburu
juga mengusik pikiranku
tetes air mata
tanda keangkuhan
atas usaha mengenyahkan hadirmu
berapa tetes air …

Read More

Aku Ingin Menjadi Awan

Aku ingin menjadi awan….
(by Kaneko Misuzu)
melayang perlahan
menjelajahi angkasa biru
dari ujung ke ujung
Waktu malam
bermain kejar-kejaran
dengan Sang Bulan
Dan jika bosan
menjadi hujan
bersama Sang Kilat
terjun kembali
ke kolam dekat rumahku.
translated by Imelda Coutrier
雲  (金子みすゞ)
私は雲に
なりたいな。
ふわりふわりと
青空の
果てから果を
みんなみて、
夜はお月さんと
鬼ごつこ。
それも飽きたら
雨になり
雷さんを
供につれ、
おうちの池へ
とびおりる。

Hati (by Kaneko Misuzu)
Bundaku
dewasa dan besar
tapi….
hatinya kecil
habis….katanya
hatinya penuh dengan ku
padahal aku kecil
Aku…
masih anak-anak
kecil… tapi hatiku besar
Habis…
sedangkan Bunda yang besar begitu
ada dalam hatiku
dan masih ada sisa ruang
untuk hal-hal yang …

Read More

tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan

entah kenapa aku langsung teringat peribahasa ini. Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan yang artinya tidak akan berubah. Kata lekang itu begitu kuat dalam otakku, tapi selain dalam peribahasa itu, jarang bisa ditemukan. Waktu Gen membacakan sebuah puisi dari Miyazawa Kenji yang berjudul Ame nimo Makezu (Harifiahnya tak kalah oleh hujan). Dia sedang …

Read More
Februari 2018
S S R K J S M
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

yang mau cari-cari

yang bersahabat