my journey from dawn to dusk

Archive for the ‘Language’ Category

Sewa

Kata “sewa” ini ada juga dalam bahasa Jepang, yang artinya mengurus, memelihara, melayani. Saya bertemu kata ini pertama kali waktu saya datang ke Jepang dalam rangka karyawisata mahasiswa FSUI, dan diwanti-wanti oleh seorang sempai (senior) kami untuk mengucapkan “Osewaninarimashita” お世話になりました pada orang tua host family yang menerima kami menginap di tempat mereka. Waktu itu yang saya …

Read More

sepuluh ribu

Tadi siang dalam perjalanan di mobil, Riku mulai menghitung dengan istilah “万  man, ban”  yang asal tempel dan tidak tahu artinya. Pokoknya setelah satu, dua, tiga bisa ditempel “ratus”, “ribu” dan “sepuluh ribu”.
Nah, bagi yang pernah belajar bahasa Jepang, pasti tahu sekali bahwa belajar angka dalam bahasa Jepang yang paling membingungkan adalah satuan “万 MAN” 10.000 …

Read More

Hari Tanpa Arti

Sudah lama aku tidak menulis tentang Hari Ini Hari Apa. Memang kebanyakan karena sudah kutulis tahun lalu, sehingga tidak ada bahan ketinggalan  untuk ditulis. Atau karena kurang menarik untuk dijadikan topik tulisan.
Tapi hari ini aku merasa tertarik untuk menulis dengan judul “Hari Tanpa Arti” karena di kalender I-googleku tercantum bahwa hari ini adalah 無意味の日 Mu-imi no …

Read More

69 dan ebi

Saya memang sangat memperhatikan angka-angka. Meskipun angka keberuntungan atau angka yang saya suka adalah 8, hari ini saya mau membahas si angka 6 dan 9 dan ebi, bahasa Jepangnya untuk udang. Kalau saya mengajarkan si Riku menulis angka 6 dan 9, saya tinggal berkata, 6 itu si perut gendut, sedangkan 9 itu kepala besar.
Sejak saya …

Read More

Singkat-menyingkat

“km b4 sdh smp di 7an dgn slmt. Bsk pg bgt brgkt naik GA ke Sby. ”
Arrrghhh saya paling benci membaca sms yang penuh dengan singkatan begitu. contoh saja b4 itu bisa dibaca berempat atau before dalam bahasa Inggris kan? Memang yang disingkat kebanyakan adalah bunyi vokal sehingga kita masih bisa mereka-reka dari ke 5 …

Read More

Kunci Cinta?

Waktu saya datang ke Jepang, 4,5 tahun pertama  saya geshuku “indekost” dengan keluarga Jepang. Keluarga ini terdiri dari Bapak, Ibu, 2 anak laki-laki, 2 orang Srilanka (satu mahasiswa dan satu lagi sebagai “asisten rumah tangga”), dan 2 putri dari Indonesia (Ratih dan saya). Hanya kalau waktu makan saja, sang nenek yang tinggal di rumah belakang …

Read More

Jangan Bugil di Sini

Kemarin pagi saya terkejut mendengar berita, bahwa salah satu anggota boysband tekenal di Jepang, SMAP, ditangkap polisi. Apa pasal? Ternyata si Kusanagi ini saking maboknya (katanya sih 10 gelas bir… ) berbugil ria, telanjang tanpa selembar benang pun di taman di Tokyo. Saya sering kok mendengar orang yang berbugil ria karena mabok, meskipun mungkin cuma …

Read More

Sedikit Perhatian

Dalam mempelajari bahasa Jepang, ada satu kata yang sering dipakai dan paduan katanya amat banyak. Kata ini mungkin akrab di telinga para karateka atau penggemar bela diri lain, seperti Kempo, Jujutsu, Aikido dll segala bela diri yang berasal dari Jepang. Kata itu adalah KI 気 atau kiai 気合 (bukan kyai ya….) Diterjemahkan sebagai “semangat” , sehingga biasanya …

Read More

Sayang……

Sayang, seandainya saya tidak merencanakan pergi ke Yogya dari tanggal 5 Maret. Saya bisa menonton Jason Mraz jam 18:45 Jumat 6 Maret  2009 diExhibition Hall B hiks…. Jam 8 malamnya BUDJANA di Cendrawasih 3. Oh MY…. Matt Bianco jam 11 malam??? di Plenary Hall???? wah musti tahan ngantuk tuh.
Sayang, seandainya saya tidak bela-belain bertemu Lala, …

Read More
April 2018
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

yang mau cari-cari

yang bersahabat