my journey from dawn to dusk

Archive for the ‘CULTURE’ Category

100 Karung Beras

Judul aslinya “Kome Hyappyou 米百俵” , samar-samar aku mengingat  sebuah cerita sejarah yang melatarbelakangi slogan “100 karung  beras” ini. Peristiwa ini terjadi di domain (=藩 han = daerah yang dikepalai seorang Hanshu, semacam “raja kecil”)  Nagaoka, di prefektur Niigata sekitar tahun 1860-an. Saat itu daerah ini kalah perang Boshin, dan mengalami kelaparan. Melihat kondisi ini, …

Read More

Hari Penerjemah Internasional

Aku baru tahu ada hari penerjemah Internasional ketika membaca status temanku, Charity. Sasuga penerjemah tersumpah Bahasa Jepang- Indonesia! Tapi Imelda tidak bisa berhenti sampai di: “Oooo ada toh hari penerjemah? ” Tentu aku jadi ingin tahu kenapa tanggal 30 September ditetapkan sebagai hari penerjemah internasional.
Berkat googling kudapati bahwa : International Translation Day is celebrated every year …

Read More

Varian Celemek atau Daster?

Tentu tahu dong ya apa itu celemek. Bahasa kerennya apron (bahasa Inggris) atau bahasa Jepangnya epuron 😀 (hihihi ya jap-lish dong deh ah). Aku lupa tulis di mana, tapi banyak ibu-ibu Jepang yang selalu pakai celemek di rumah dan mereka keluar rumahpun masih dengan celemeknya, naik sepeda pergi berbelanja. Tidak aneh buat masyarakat di sini. …

Read More

Merajut Perahu

Mungkin aneh ya jika mendengar kata “merajut perahu”, karena biasanya perahu bukannya dirajut tapi dibangun/dibuat. Tapi ini adalah terjemahan harafiah judul sebuah film Jepang yaitu “Fune wo Amu 船を編む” yang sama dengan judul novel yang menjadi dasar pembuatan film ini. Penulis buku ini, Miura Shiwon memang menamakan bukunya tidak umum, tapi bisa dimengerti jika sudah …

Read More

Ketika Aku Cantik

Hari Jumat lalu, aku mengajar tentang puisi Indonesia kepada mahasiswa kelas menengah. Aku memperkenalkan karya Chairil Anwar yang terkenal “Aku” dan karya Rendra. Sambil aku menanyakan mereka apakah mereka menyukai Haiku, Tanka atau puisi modern Jepang dan siapa penyair Jepang kesukaannya. Atau kalau tidak suka puisi dan sastra, mungkin mereka punya sebuah kata mutiara, kalimat …

Read More

Buku Cerita

Hari Minggu tanggal 13 Oktober, setelah menonton baseball, kami mengunjungi rumah mertua di Yokohama. Kebetulan adik Gen dari Sendai datang, dan juga keesokan harinya tante dari Wakayama juga mampir. Jadi secara tidak langsung kami bereuni di sana. Dan mengisi acara setelah makan siang, bapak mertuaku memutar film lama, The Guns of Navarones.
Aku langsung teringat bahwa …

Read More

Open School

Ada dua kegiatan di sekolah dasar Jepang yang melibatkan orang tua murid yaitu Jugyo Sankan 授業参観 (Open Class – orang tua melihat pembelajaran di kelas anaknya) dan Gakkou Koukai 学校公開 (Open School – Sekolah dibuka untuk umum/ yang mau mengunjungi). Tujuannya sama, yaitu supaya orang tua bisa melihat langsung kegiatan pembelajaran anaknya, tapi untuk yang Open School …

Read More

Program 100 Kastil

Seperti yang sudah kutulis di sini, deMiyashita sedang mempunyai proyek  keluarga yaitu mengunjungi 100 kastil terkenal di Jepang. Ceritanya tidak mau kalah dengan kakek Miyashita yang sudah mendaki 100 gunung terkenal di Jepang. Padahal jumlah kastil di Jepang itu banyak sekali. Ada yang masih berupa bangunan kastil, ada yang sudah rata dengan tanah, hanya ada …

Read More

Menemui Eiffel

Ini adalah sambungan tulisanku yang, Outdoor Family. Perjalanan ke Hokuto, Yamanashi Prefektur.
Karena jam sudah menunjukkan pukul 4:30 sore dan kami tahu jalan tol pulang pasti macet, kami bergegas pulang. Tapi Gen minta ijin untuk mampir ke suatu tempat. Katanya ada yang ingin dia perlihatkan padaku. “Apa sih?” tanyaku…. “Museum Seni!”…. hmmm sebetulnya aku tidak begitu …

Read More
April 2018
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

yang mau cari-cari

yang bersahabat