my journey from dawn to dusk

Archive for the ‘Opinion’ Category

13 Tahun

Hari ini hari Paskah, Hari besar agama Kristen yang selayaknya diperingati sebagai hari yang jauh lebih berharga, lebih besar maknanya daripada hari Natal. Aku ingat waktu SMA, pernah dimarahi suster kepala sekolah karena OSIS lupa memberikan selamat paskah kepadanya dan suster-suster di biara. “Kalian boleh lupa memberi selamat Natal, tapi jangan pernah lupa memberikan selamat …

Read More

Sedikit Perhatian

Dalam mempelajari bahasa Jepang, ada satu kata yang sering dipakai dan paduan katanya amat banyak. Kata ini mungkin akrab di telinga para karateka atau penggemar bela diri lain, seperti Kempo, Jujutsu, Aikido dll segala bela diri yang berasal dari Jepang. Kata itu adalah KI 気 atau kiai 気合 (bukan kyai ya….) Diterjemahkan sebagai “semangat” , sehingga biasanya …

Read More

Test Kemampuan

Tulisan kali ini bukan mau nyama-nyamain dengan test personality yang ditulis Bang Hery di MBTI hari ini. Tapi tadi siang saya sempat chatting dengan Sigi, teman sesama “istri orang Jepang” yang menanyakan soal kosmetik. Bagi wanita Indonesia yang biasa pakai kosmetik Indonesia, tentu saja bingung jika harus membeli kosmetik di Jepang, selain masalah bahasa yang …

Read More

Musim Wisuda

Yah di Jepang mulai tanggal 15 an Maret sampai akhir Maret (paling lambat sih 26 an) adalah musim wisuda. Di mana-mana terlihat sosok berhakama (kimono khusus) atau kimono biasa….atau paling tidak setelan jas. Musim Wisuda tiba. Dan yang wisuda bukan hanya Mahasiswa saja, tapi semua jenjang sekolah, mulai dari TK sampai S3. Makanya saya bilang …

Read More

Hari ke 8 – 88 dan Cantent in Viis Domine

Seperti yang pernah saya posting di Apa artinya sebuah angka! Bagi orang Jepang, angka delapan adalah angka mujur. Dan dalam kehidupan manusia, ada suatu titik-titik usia tertentu yang “Diagungkan”. Usia o tahun atau usia 1 tahun pada hitungan Jepang lama yang merupakan hari kelahiran, usia 20 tahun yang menurut pemerintah merupakan pengakuan seseorang menjadi dewasa …

Read More

15000

Ternyata 3 hari yang lalu, saya telah hidup di dunia ini selama 15.000 hari. Duuuh siapa sih yang mau hitung umur dengan hari? Biasanya memang satuan hari dipakai untuk menghitung usia bayi yang baru lahir. Mungkin kalau di Jepang berhenti sampai umur 100 hari, karena pada saat itu diadakan upacara makan pertama bagi bayi yang …

Read More

Mamma Mia!!! kok lelet banget ya?

Tadi pagi ada sesuatu di televisi yang membuat suami saya terlambat pergi kerja. Yaitu sebuah interview televisi Jepang dengan Merryl Streep, si pemain di film “Mamma Mia”. Wah memang dia sudah tua ya, sudah terlihat keriput di sana sini. Tapi ada satu kata-katanya yang cukup memberikan inspirasi (ah kata-kata ini aku tidak begitu suka… tapi …

Read More

How JAWA are you?

Aduuuuh aku mau ngakak bener deh begitu selesai menjawab kuis tentang “How Jawa are you?” di FaceBook. Karena jawabannya gini :
Wong Jowo Asli

sampeyan benar-benar orang jawa Tulen, jangan melupakan kebudayaan, unggah ungguh dan tata krama, matur sembah nuwun
***********************
Nah loh…. padahal? Dalam diriku TIDAK ADA darah jowo-jowoan sama sekali! Meskipun mama pernah tinggal di Yogya (Tapi …

Read More

Hari Ibu – sebuah pemikiran

Menyambut Hari Ibu di Indonesia, tanggal 22 Desember, banyak blogger yang sudah menuliskan tentang ibunya masing-masing, atau tentang bagaimana seharusnya menjadi seorang ibu. Kelihatannya saya terlambat menulis tentang Ibu… karena sebetulnya sejak dulu, saya tidak pernah antusias dengan Hari Ibu-nya Indonesia. Kenapa harus tanggal 22 Desember sih sebagai hari Ibu? Hanya karena ada latar sejarah …

Read More
Juni 2018
S S R K J S M
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

yang mau cari-cari

yang bersahabat