Dalam bahasa Jepang ada Idiom 4 kanji 「十年一昔」 じゅうねんひとむかしjunen hitomukashi,artinya perubahan di dunia yang sangat cepat. Sepuluh tahun sebagai suatu batasan waktu dan sebelum 10 tahun itu rasanya sudah kuno. Dan pemakaian kata IT (Information Technology) juga baru menyebar kira-kira 10 tahun lamanya. Ada sebuah angket yang menanyakan hal apa yang membuat Anda berkata “hebat” dalam perubahan dunia yang begitu cepat dalam 10 tahun terakhir. Jawaban yang menempati rangking pertama adalah “Telepon Genggam itu sudah あたりまえ lumrah dipakai”.
Kalau sepuluh tahun yang lalu HP hanya bisa menyediakan fitur nada panggil dan short message, sekarang akibat kecepatan koneksi yang meningkat, bermacam fitur dalam HP semakin canggih. Selain HP, yang dirasakan sangat berubah adalah media penyimpanan memory. alau dulu masih memakai video VHS, sekarang sudah ada Blue Ray. Akibat perubahan yang begitu cepat, idiom 10 tahun yang dipakai mungkin harus berubah menjadi 3 tahun ….「三年一昔」 さんねんひとむかし. Sesudah 3 tahun semua menjadi kuno….
Berdasarkan ranking perubahan yang “Canggih” adalah:
1. Telepon genggam
2. TV bertambah tipis
3. Bisa internet dimana saja (di Tokyo di beberapa stasiun bisa memakai wireless conection)
4. Video Tape sudah tidak digunakan lagi (aih… saya masih punya banyak VHS yang belum dipindah ke DVD)
5. Tidak ada lagi yang memakai Floppy Disc
Berhubung ada permintaan dari Bang Hery, Mas Asep dan Mas Ikhwan, saya edit dan lengkapi posting mengenai Cafe Jepang ini, dan saya tambahkan dengan foto-foto yang berhasil saya cari berkat bantuan Mas Gugle. Mungkin bisa menjadi masukan untuk teman-teman yang ingin membuka kedai kopi yang unik, yang lain dari yang lain. Selamat membaca….
Kalau di Indonesia mungkin jika berbicara mengenai Cafe, maka yang terbayang adalah Hard Rock Cafe atau Fashion Cafe, XxXXx Cafe yang kesannya glamor dengan makanan dan minuman tertentu yang bukan hanya kopi tentunya. Padahal yang namanya Cafe seharusnya hanya menjual kopi dan mungkin sedikit snack seperti di Starbuck (saya tidak ingat lagi coffee shop lain). Nah kalau berbicara Cafe di Jepang harap berpikir seperti kedai kopi Starbuck ini.
Orang Jepang memang suka minum kopi. Dan teh hijau tentunya…. Tapi tidak berarti mereka tidak minum teh Ceylon/Jasmine dll. Kedai kopi merupakan tempat yang tepat untuk bertemu. Karena rumah orang Jepang biasanya kecil dan jauh dari pusat kota, biasanya jika mau bertemu maka biasanya akan membuat janji bertemu di kedai kopi kissaten atau restoran. Di sekitar stasiun, atau mall, setiap sudut jalan di Tokyo pasti ada kedai kopi ini. Kadang besar, kadang hanya bisa menampung 10 orang duduk. Ada yang murah, karena chain-store, dengan menjual kopi seharga 170-200 yen secangkir. Seperti Dotour Coffee, Pronto, Veloce dll. Ada yang mahal dengan secangkir kopi seharga 500 yen. Tapi disajikan dalam cangkir-cangkir mewah buatan Wedgwood, Royal Doulton dll. Di lemari dindingnya terpajang beragam jenis cangkir. Kopinya juga memakai kopi yang baru digiling dan dibuat dengan cara tertentu. Di kedai yang dikelola individual seperti ini biasanya diputar lagu-lagu klasik. Dulu waktu masih sering bekerja di banyak tempat, saya beristirahat di kedai kopi ini sambil minum kopi dan baca buku menghabiskan waktu sebelum memulai pekerjaan selanjutnya. Itu kalau mau santai.

Tapi kalau takut tertidur di kedai kopi biasanya saya masuk net cafe sambil menggunakan waktu untuk browsing atau chatting atau bahkan mengetik bahan laporan. Net cafe dihitung per-jam biasanya biayanya 400 yen perjam. Dan termasuk minum gratis berbagai jenis minuman seperti kopi, teh, jus, soda dll. Biasanya net cafe juga bergabung dengan peminjaman komik sehingga bernama mangga cafe. Daripada menghabiskan 2 jam di kedai kopi yang 500-an tadi, lebih baik di net cafe. Seperti warnet di Indonesia, masing-masing tamu mendapat satu komputer dengan sekat antara satu komputer dengan yang lainnya.
Selain mangga cafe, saya pernah coba juga masuk video cafe. Nah ini benar-benar terpaksa saya masuk ke sana, karena net cafe yang biasanya saya pergi sedang penuh. Satu jamnya seharga 1000 yen tapi bisa meminjam video sebanyak 3 buah. Biasanya yang masuk ke sini adalah salary-man, pekerja yang sedang dinas luar, lalu menghabiskan waktunya di situ. Di sini kita mendapat satu kamar kecil (benar-benar kecil sekitar 1×1) yang dilengkapi dengan display TV layar lebar, untuk menonton video atau memakai internet.Dan enaknya disini kursinya disediakan kursi yang empuk seperti kursi bos-bos. Jadi bisa tidur di sini tanpa menonton atau menyalakan komputer. Nyaman…. Saya pikir lumayan juga kalau tidak ada hotel bisa menginap di sini kalau terpaksa. Karena di atas jam 12 sampai jam 5 pagi mendapat diskon separuh harga. (cocok untuk mereka yang ketinggalan kereta sehingga tidak bisa pulang ke rumah, dan menunggu kereta mulai beroperasi pukul 5 pagi). Dan ternyata, akhir-akhir ini banyak pemuda/i yang minggat dari rumahnya dan menganggap net cafe ini atau yang mangga cafe sebagai rumah mereka. (pikir-pikir memang lebih murah daripada harus menyewa rumah). Tapi kayaknya saya tidak akan masuk tempat itu kalau tidak terpaksa sekali. Meskipun bukan tempat maksiat, tapi kebanyakan yang datang memang laki-laki, dan video yang disediakan tentu saja ada yang esek esek (ngga sempat periksa abis takut liatnya hihihi). Bisalah self service jadinya ….. pasang filmnya sendiri gitu heheheh jangan ngeres aja pikirannya.
Nah itu adalah cafe yang saya tahu, dan pernah masuki. Tetapi ternyata ada banyak jenis cafe di Jepang. Ada beberapa yang saya baru tahu keberadaanya setelah membaca sebuah survey yang diadakan situs goo, berbahasa Jepang, mengenai jenis cafe khusus yang ingin sekali dicoba kalau sempat. Saya tulis berdasarkan ranking ya. (ada 20 jenis)
Sudah lama saya tidak menangis sampai sesegukan seperti hari ini. Pagi hari waktu blogwalking dan browsing saya menemukan sebuah artikel mengenai korban gempa bumi di Cina. Yang mengharukan saya adalah mengenai ditemukannya jenazah seorang ibu, dengan posisi seperti anjing (4 kaki). Tim penyelamat merasa aneh dan kemudian mengangkat badan sang ibu dan menemukan seorang bayi berusia 3-4 bulan yang masih hangat. “Dia hidup!!” teriak tim penolong dan mengangkat keluar bayi berselimut tersebut. Di tangan sang ibu terdapat handphone. Rupanya dia sempat menuliskan message yang isinya begini, “Anakku kalau kau hidup, jangan lupakan bahwa mama mencintaimu”…duh…terharu sekali membacanya sehingga saya biarkan artikel itu terbuka terus di layar monitor.
Hidup di negara dengan empat musim itu memang menarik. Setiap 3 bulan ada pergantian musim yang berarti pula pergantian pemandangan, pergantian fashion trend dan pergantian musik!. Ya, saya juga heran karena ternyata memang ada lagu-lagu yang cocok untuk dinyanyikan pada musim tertentu. Misalnya di Jepang ada kelompok musik TUBE yang selalu merilis album pada musim panas, dan tema lagunya tidak jauh dari trend musik panas yaitu pantai, bikini dan matahari. Saya suka musik TUBE yang riang ini, meskipun liriknya kadang agak aneh dan seksi hihihi (gimana ya lirik seksi itu…..ada deh )
Tapi kali ini saya mau menceritakan tentang sebuah band yang bernama Southern All Stars (SAS), sebuah band rock/pop terkenal di Jepang. Memang SAS tidak hanya mengeluarkan album di musim panas, tapi biasanya mereka mengadakan konser pada musim panas dan malam tahun baru. Memulai debut musik mereka pada tahun 1975, dari sebuah kelompok musik universitas Aoyama Gakuin yang bernama “Better Days”. Hampir semua lagu-lagunya menempati tangga musik Jepang, bahkan HMV menyatakan kelompok band ini sebagai peringkat teratas 100 pemusik Jepang terkenal.
Sudah lama rasanya tidak menulis di Blog ini. Bukannya tidak ada yang mau dituliskan tapi tidak ada waktunya untuk menulis. Selain beberapa hari terakhir ini saya menderita sakit kepala tak jelas sebabnya. Mungkin karena perubahan cuaca drastis, mungkin karena kurang tidur, mungkin karena stress, mungkin karena mikirin dompet (duh dompet aja dipikirin yah hehehe). Akhirnya harus mengandalkan pada Bufferin, obat penghilang rasa sakit yang umum dipakai di Jepang.
Pagi ini waktu membuka newspaper online berbahasa Jepang, saya menemukan sebuah artikel menarik tentang Kursi Roda (bekas) yang dikirim dari Jepang ke Indonesia. Menariknya menurut saya karena si pengirim, saya kenal sekali. Arisa Tozu san, (21 th, mahasiswa tahun ke 4) mantan murid bahasa Indonesia di kelas bahasa Indonesia di Universitas Senshu. Senang karena membaca berita bahwa dia bulan Maret lalu pergi ke Jogjakarta, tepatnya di Sekolah Luar Biasa 3 DIY, dan bertemu dengan murid-murid di sana. Dia juga menyapa mereka dalam bahasa Indonesia. Selama 10 tahun, dia sudah mengirim 30 buah kursi roda ke Jogjakarta, dan bulan Maret itu, dia mengantarkan sendiri kursi roda yang ke 30.
Waktu browsing berita Jepang di net, ketemu hasil survey ini. Siapa teman bicara dalam keluarga? Jawabannya Ibu 73%, Ayah 5%. Ini menunjukkan komunikasi dalam keluarga yang menunjukkan besarnya keberadaan Ibu sebagai teman bicara dibandingkan Ayah. Survey ini diadakan oleh yayasan Blue Sea and Green Land, yayasan pengembangan remaja dalam sebuah Perjalanan Cruise 6 hari dan dijawab oleh 481 siswa dari kelas 4 SD sampai 3 SMP.
What is behind a name? Kenapa sih kita perlu diberi nama?
Nama memang wewenang oran tuag kita. Dari pemilihan nama anak, kita juga bisa sedikit “menilai” si orang tua. Apakah orang tua itu religius (nama Muhammad atau Maria), materialistis (jangan kasih contoh di sini deh… pokoknya yang pakai harta-harta deh), modern dan internasional (kalau ini banyak deh)….
Kalau di Jepang, nama anak harus dilaporkan dalam pembuatan AkteKelahiran 出生届け yaitu dalam waktu 14 hari sesudah seorang bayi lahir. Jadi dalam waktu 14 hari, orang tua harus menentukan nama anaknya. Waktu Riku 陸, anak saya yang pertama, tidak perlu susah-susah, karena dari sejak hamil kami sudah memanggil Riku. Penetapan nama Riku, karena selain satu huruf Kanji (turun temurun anak laki-laki di keluarga Miyashita harus memakai satu Kanji), nama Riku jika ditulis dalam bahasa Inggris bisa sebagai Rick. Namun, waktu kelahiran anak kami yang kedua, Kai 櫂 amat sulit. Masalahnya tidak ada nama satu Kanji yang cocok dengan pemikiran kami. Kalau ada tidak disukai oleh bapak-ibu mertua. Kami tidak bisa memakai nama Kei, karena nanti bersamaan dengan anak ketiga adik saya. So… waktu adik ipar saya menyebutkan nama Kai dengan kanji yang berarti dayung itu, saya cocok dengan nama itu. Apalagi Kai lahir persis hari Laut tanggal 16 Juli 2007.
Untuk penamaan anak perempuan di Jepang mungkin lebih mudah. Orang tua biasanya memasukkan nama bunga atau kanji yang berarti bunga atau cantik. Handle name saya Emiko kanjinya 恵美子 berarti anak 子 cantik 美 yang terberkati 恵(baca dari belakang). Memang kebanyakan nama perempuan Jepang berakhiran dengan KO. Contohnya Keiko, Aiko dll.
Penamaan menurut orang Jawa juga biasanya menggambarkan harapan-harapan orang tua terhadap anaknya. Bagi yang bukan Jawa, mungkin memilih nama dari orang terkenal, atau nama kakek-neneknya yang dipakai kembali. Saya sendiri paling senang mendengar nama dari bahasa Sansekerta.
Tiga hari yang lalu saya membaca bahwa di Inggris, telah diadakan sebuah survey online tentang nama apa yang diprediksi akan sukses di kemudian hari. Pilihan pertama jatuh pada nama Elizabeth bagi wanita, dan James untuk pria. Ranking kedua yaitu Caroline dan Richard. Untuk nama yang dianggap membawa keberuntungan adalah Lucy dan Jack untuk Ranking pertama, sedangkan pilihan kedua adalah Cathy dan Chris. Nama Sophie dan Ryan (Ranking pertama) serta Rachel dan James (peringkat kedua), dianggap sipenyandang nama ini charming dan sophisticated 魅力的. Survey ini diikuti 6700 orang, sehingga bisa diakui keabsahannya.
Hmmm, jadi apa makna dan harapan nama Anda masing -masing? Nama saya Imelda, tidak ada di daftar… tapi nama saya yang lain Emma, dianggap sebagai nama yang beruntung, meskipun nomor bontot. Nama ibu saya dan adik saya, Elizabeth. Nama keponakan saya Sophie, dan adik ipar saya Chris….. Kalau lahir kembali saya mungkin akan pilih nama Olivia atau Helen…. sepertinya bagus hehehe
Hasil lengkap:
Nama yang dianggap tidak akan sukses
1 Julie – Ian
2 Emily – Lewis
3 Katie – Stephen
4 Lucy –Ryan
5 Lisa – Brian
Nama yang dianggap akan sukses
1 Elizabeth – James
2 Caroline – Richard
3 Helen – Michael
4 Olivia – William
5 Amanda – Andrew
Nama yang beruntung
1 Lucy – Jack
2 Cathy – Chris
3 Lisa – Ryan
4 Sophie – Peter
5 Emma –James
Nama yang sial
1 Caroline – George
2 Karen –William
3 Ann – Richard
4 Elisabeth – Thomas
5 Helen – John
Nama yang charming
1 Sophie – Ryan
2 Rachel – James
3 Olivia – Jack
4 Karen – Chris
5 Cathy – Michael
Nama yang tidak charming
1 Caroline – Richard
2 Elizabeth – John
3 Helen – Peter
4 Jane – Thomas
5 Ann – George
sumber:
[エディンバラ 25日 ロイター] 英国で行われたオンラインアンケートで、最も成功しそうな名前は性がジェームズ、女性がエリザベスと思われていることが明らかになった。ハートフォードシャー大のリチャード・ワイズマン教授(心理学)が25日に発表した。
アンケートには計6686人が参加。最も成功すると思われている名前の2位は、性がリチャード、女性がキャロラインだった。また、幸運の持ち主と考えられている名前は、男性の1位がジャック、2位がクリス、性の1位がルーシー、2位がケイティーだった。魅力的な人物の名前では、男性が1位ライアン、2位ジェームズ、女性が1位ソフィー、位レイチェルとなっている。
この結果について、ワイズマン教授はロイターに対し「かなり有効だと思う。000人以上が参加した結果なので非常に説得力がある。上位の名前と下位の名前の差はても顕著で、そこには何かがあると考えられる」と述べた。
Nama Orang Jepang yang mungkin bermasalah di Indonesia:
Daftar ini adalah nama yang pernah saya dengar, yang jika siempunya nama pergi ke Indonesia akan mendapat masalah. Masalahnya seperti : ditertawakan, atau dianggap bercanda. Daftarnya masih akan di update, karena banyak yang telah terlupakan.
Semoga tidak benar!!!
JAKARTA, Investor Daily Seorang ahli tata air dari Belanda Aart R. Van Nes memperkirakan Jakarta akan mengalami banjir air pasang laut hingga ketinggian 3 m pada 4 Juni 2008. Prediksi tersebut berdasarkan analisis yang mengacu pada keberadaan matahari dan bulan. “Air pasang bakal terjadi di Jakarta bagian utara hingga ketinggian 3 m pada Juni 2008,” kata Nes, usai menemui Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Prijanto, di Balai Kota Jakata, Kamis (6/12). Menurut konsultan dari Belanda tersebut, meningkatnya ketinggian air tersebut merupakan siklus 18,5 tahunan. Ketika itu, antara matahari dan bulan berada dalam satu garis lurus. Karenanya, Nes menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan sistem informasi terhadap masyarakat. ( just forward )
Rasanya menyebalkan juga jika kita harus selalu FULL ALERT. Hidup di Jepang ini memang membuat otak kita bertambah tua lebih cepat. Selain membuat kita spanning terus…. high voltage deh. Betapa tidak, hidup di negara gempa Jepang, sudah membuat kita harus waspada terus jika kita merasakan tanah goyang ini. Harus tenang, jangan panik, tapi harus cepat matikan sumber api, dan buka pintu untuk mengamankan jalan keluar.
Bagi yang punya anak di kota besar, sekarang juga harus terus full alert… apalagi yang punya anak perempuan. Banyak kejadian anak-anak yang diculik, dibunuh bahkan yang lebih sadis lagi, foto anak yang dibunuh itu dikirimkan ke ibunya lewat handphone anak itu… duh duh duh…..
Berita terakhir juga yang membuat kita harus WASPADA pada makanan yang kita makan, yaitu dengan ditemukannya bahan pestisida dalam makanan beku yang diimpor dari Cina. Agak kaget juga saya waktu menonton acara di televisi tentang penelitian “Meja makan orang Jepang” 日本人の食卓. Ternyata banyak sekali keluarga yang selalu memakai bahan-bahan beku siap jadi untuk hidangan makanan sekeluarga sehari-hari. Padahal kalau dilihat dari fotonya hebat, pasti ada makanan pokok, daging, sayur, pickles, sup. pokoknya wah deh… Tapi ternyata itu semua hasil “cing”, defrost di microwave. Masih mending aku dong yang sekali makan hanya dua macam, sayur dan daging tapi buatan sendiri. Parahnya ada pengakuan satu keluarga : Ibu makan pizza, anak laki-laki makan mi, sedangkan anak perempuannya makan sandwich. Kok bisa beda-beda begitu? Ya, tinggal di microwave saja. cing!!! Jadi si Ibu tidak tahu sama sekali rasa makanan yang dikonsumsi anaknya. Jadi tidak tahu juga apakah makanan itu “aneh” beracun atau tidak.
Melengkapi daftar ALERT hari ini adalah berita kemarin. Seorang karyawan gubernuran bernama Kariya (38) pukul 11 malam, didorong seseorang di peron stasiun lalu jatuh ke rel kereta dan langsung dilindas kereta yang masuk ke stasiun. DUH…. kasihan sekali. Dan yang mendorong adalah seorang pemuda berusia berusia 18 tahun (tidak diberitakan namanya karena umur 18 th masih belum dewasa di Jepang, sehingga privasinya dilindungi pemerintah). Pemuda ini waktu diinterogasi mengatakan, “Kalau saya membunuh orang maka saya akan masuk penjara. Jadi siapa saja bisa saya bunuh (tidak harus orang tertentu)”. Hmmmm Penjara Jepang enak apa ya? mungkin masih dapat makan sehingga lebih nyaman berada di penjara ya? Anyway, pemuda ini memang aneh….
Padahal hari Minggu yang lalu, ada kejadian lagi di stasiun Tsuchiura yaitu seorang “pembunuh kalap” 通り魔 menusuk 8 orang di stasiun dan menyebabkan seorang meninggal. Si pembunuh kalap ini berusia 24 tahun, pengangguran, yang kecanduan game. Mungkin dia ingin mempraktekkan sang tokoh dalam permainan gamenya dengan menusuk siapa saja yang lewat.
Jadi, waspadalah selalu jika berada di tempat umum, seperti stasiun. Salah-salah kita apes menjadi korban orang-orang gila. Saya sendiri tidak pernah mau berdiri paling depan di peron, atau kalaupun kita yang pertama jauh-jauh dari garis batas seharusnya. Dan satu lagi yang penting, yaitu berdoa memohon perlindungan Tuhan dalam kehidupan kita supaya Tuhan menjauhkan kita dari mara bahaya.
25日午後11時7分、岡山市駅元町のJR山陽線岡山駅下りホームで、電車を待っていた倉敷市笹沖、県職員假谷国明さん(38)が、男に背後から押され、約1・5メートル下の線路に転落し、直後に入ってきた瀬戸発岡山行き普通電車(4両)にはねられた。
ホームを巡回していた県警鉄道警察隊員が、電車の警笛に気付いて駆けつけ、ホームにいた大阪府大東市の無職少年(18)を殺人未遂の現行犯で逮捕、岡山西署に引き渡した。假谷さんは全身を強く打ち、約5時間後に死亡。容疑を殺人に切り替えて調べている。
調べでは、少年は25日から家出しており、「人を殺せば刑務所に行けると思った。誰でもよかった」と供述している。少年と假谷さんとは面識がなかったという。
この影響で、同線は下り9本が1時間19~5分遅れ、約800人に影響した。
Tadinya mau kasih judul MIRIS BANGET. Karena aku baru ketemu kata ini dipakai di blognya doel waktu itu. Tapi karena aku belum yakin artinya, aku cari di KBBI, ternyata:
2mi·ris Jw a was-was; risau; cemas
Jadi kayanya kurang tepat untuk judul aku.
Well, yang aku mau tulis kali ini yaitu berita tentang seorang ibu yang tega membiarkan anaknya yang berusia 2 tahun kelaparan selama 10 hari. Tanggal 14 Maret kemarin, anak itu ditemukan meninggal, tanggal 15 nya Polisi Saitama menangkap si ibu dengan tuduhan ”tidak bertanggung jawab selaku orang tua dan membiarkan meninggal”保護責任者遺棄致死. Sebelumnya aku baca berita itu berjudul, anak 2 tahun ketinggalan waktu pindahan. Jadi si ibu pindah rumah lalu anaknya yang berusia 2 tahun itu ketinggalan. Mana ada sih ketinggalan orang…. guoblok banget.… barang sih mending….. (sumpah serapah deh yang keluar dari mulut saya).
Saya pikir kasian juga ya si ibu mungkin dia punya masalah ekonomi, jadi terpaksa membunuh anaknya. Karena sebenarnya dia punya 3 atau 4 anak gitu. Mungkin dia dicerai, jadi ngga punya uang dst dst….
Ternyataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa sodara sodara, waktu baca berita ketemu tuh foto rumahnya. BUSET deh (ngga pernah deh aku tulis katak-kata kayak gini sebelumnya). Ini mah orang kaya. Kok tegaaaaa? Menurut pengakuan si ibu dia stress dalam membesarkan anak 育児ノイローゼ….paranoid. Aduh… ampun deh.