Hari untuk Lansia

Bahasa Jepangnya Keirou no hi 敬老の日 (hari libur nasional)。Sampai dengan tahun 2002, Hari Lansia ini selalu diperingati setiap tanggal 15 September apapun harinya. Tapi sejak ada kebijaksanaan Happy Monday (membuat hari libur beruntun Sabtu, Minggu, Senin ….seperti di Indonesia lah), maka sejak tahun 2003 berubah menjadi Minggu ke 3 bulan September.

Mengapa ada hari libur yang disebut sebagai Hari Lansia itu sih? Kabarnya pada tahun 1947, di sebuah desa di Prefektur Hyogo, menetapkan adanya hari Toshiyori no Hi (Hari orang tua), dengan slogannya “Kita pinjam akal pikiran orang yang tua untuk membangun desa kita”. Karena tanggal 15 September itu dianggap merupakan hari paling cerah, maka setiap tanggal 15 September itu diperingati Hari Lansia, dan dari desa tersebut pada tahun 1950 menyebar ke seluruh prefektur, dan pada tahun 1966 resmi hari Lansia ini menjadi hari libur nasional. (Hebat ya…mulai dari desa tuh..)

Lalu pada hari ini Lansia ngapain? Ya biasa saja sih, tapi biasanya dari pemerintah daerah di tempat tinggalnya, ada hadiah dibagikan pada lansia ini (biasanya berupa kue Jepang Manju merah putih atau Kastela). Bagi lansia yang punya cucu-cucu biasanya hari ini juga bisa diadakan “pertemuan” keluarga. Bila ditanya, yang namanya Lansia itu dari usia berapa? Hmmm susah juga ya. Jawabannya semua orang yang sudah tua = lansia. Semestinya dari usia 60 tahun karena dalam kalender Cina (Shio) manusia itu genap 5 kali mengalami satu putaran kehidupan yang lamanya 12 tahun (Satu putaran itu ada 12 shio) dan dalam bahasa Jepangnya disebut Kanreki. Pada usia 60 tahun ini juga biasanya pegawai akan berhenti pensiun.  Tapi karena usia harapan hidup orang Jepang semakin tinggi, umur 60 tahun belum dianggap tua. Kalau boleh saya menetapkan (menurut saya) Lansianya itu mulai 70 tahun.

Sebagai informasi tambahan Peringatan khusus bagi lansia setelah Kanreki (60 tahun) adalah waktu mereka berusia, 70 th, 77 th, 80 th, 88 th, 90, 100 tahun dan 111 tahun. Menurut laporan pemerintah jumlah lansia sekarang jumlahnya mengalami peningkatan yaitu sudah memecah angka 10% dari jumlah penduduk.

Posted under Berita Koran 新聞記事, Uncategorized

This post was written by imelda on September 15, 2008

Apa yang akan hilang dalam 10 tahun mendatang?

Kalau dulu saya pernah posting mengenai perubahan yang dirasakan dalam 10 tahun terakhir ini, kali ini akan mengulas tentang apa yang ada sekarang, tapi mungkin untuk 10 tahun ke depan sudah tidak ada lagi. (Jangan-jangan saya sendiri 10 tahun yang akan datang udah ngga ada nih heheheh).

OK dari survey ternyata orang-orng di Jepang memilih barang-barang ini akan LENYAP dalam 10 tahun, dan nomor satunya (yang sudah pasti hilang gituh) adalah TV dengan braun capsul… ya TV yang sekarang masih ada di ruang tamu saya deh hehehhe. Berikutnya? Hmmm kita lihat daftarnya aja ya..

  1. TV Braun (plasma…aquos… aku sih masa bodo… ngga suka nonton ini)
  2. Telepon dengan sistem putar (bukan tekan /push) (apalagi kalau masih pake pesawat
  3. Penyewaan Video VHS (hhmmm kayaknya sih iya sapa yang mau bawa gede-gede gitu)
  4. Kantong plastik gratis di Supermarket dan konbini (hmm hemat dan ramah lingkungan siiip deh)
  5. Telepon Umum (krn semuanya sudah punya keitai (HP) sih
  6. ADSL ( wahhh kasian juga, semua koneksi dipaksa jadi fiber optic)
  7. MiniDisc /MD   (hmm kalah sama ipod ya)
  8. Instant Camera  (semua udah punya HP yang ada kameranya sih)
  9. Batere Mangan (Alkali semua )
  10. kereta dengan kompartemen  (kompartemen =bisa tidur jadi harus lama dong…shinkansen ngga laku deh )
  11. Taman bermain di atas gedung departemen store. (memang khas di Jepang ada taman bermainnya)
  12. surat kabar sore (trus yang paginya?)
  13. sms HP  (wah kayaknya di Indonesia sulit hilangnya…nanti ngga ada yg dukung Indo idol dong)
  14. mobil bermesin disel (tidak sesuai jaman juga sih)
  15. pensiun  (hmmm sistem pensiun di Jepang memang riskan)
  16. tiket bus dan kereta api (hmmm pas elektrik nih)
  17. Blue Ray    (baru kok udah mau ngilang?)
  18. CD/CD ROM
  19. heater dari minyak tanah (jgn deh bahaya soalnya dan bau minyak)
  20. Harga paket telepon tertentu
  21. receipt berbentuk kertas (setuju… buang-buang kertas nih)
  22. daerah bersalju tebal di Jepang (akibat pemanasan global)
  23. pembuka kaleng (karena semua kaleng sudah bisa langsung dibuka tanpa alat itu)
  24. pembukaan jalan utama untuk pejalan kaki
  25. Laptop yang lebih besar dari A4
  26. buku catatan rekening bank (setuju… udah online kok)
  27. pembagian TODOFUKEN (perfektur di jepang)
  28. Pembuka tutup botol (hmmm sudah tidak pake botol kali yahhh)
  29. Drama remaja (aaah masak tidka ada remaja lagi????)
  30. DM alias Direct Mail (semua DM berganti SPAM hehheeh)

Ayo…. kalau di Indonesia apa kira-kira yang hilang dari peredaran 10 tahun mendatang? Kalo telepon umum, kayaknya sekarang juga sudah tidak ada ya… (kayaknya pesimis banget ya)

Posted under Berita Koran 新聞記事, LIVING in Japan

This post was written by imelda on September 1, 2008

Tags:

Pujian kepada wanita

Kebetulan ada sebuah survey di Jepang yang membuat ranking yang mungkin bisa menjadi masukan bagi para pria yang sedang mencari pendamping. Ceritanya kalau mau merayu, perlu juga mengetahui, wanita itu sebetulnya senang dipuji apanya. Jangan sampai salah muji dan akibatnya malah dibenci. Dan ternyata wanita Jepang paling suka dipuji dalam hal:

1. Pintar memasak
2. Kulitnya halus
3. cepat tanggap
4. bersihan
5. wajahnya manis kalau tersenyum
6. tulisannya (huruf) bagus
7. kelihatan muda
8. rambutnya bagus
9. gayanya chic
10. Baik
11. Tutur bahasa yang halus
12. jujur
13.pandai beberes
14. postur tubuh yang indah
15 sense of fashion
16. pintar
17. tangannya halus
18. pendengar ulung
19. gerak tubuh gemulai
20. bisa bekerja
21. berbau harum
22. pandai berbicara
23. tata cara (manner) waktu bersantap
24.  cara menuang teh/kopi
25. pandai berhemat
26. matanya bagus
27. pandai belanja (yang murah gitu)
28. suaranya merdu
29. kosmetik
30. transparan

Hmmm saya rasa wanita Indonesia juga sama ya, senang kalau dipuji, “Wah kamu masakannya enak”. Birapun masakannya mungkin biasa-biasa saja, tapi dnegan dipuji akan berusaha memasak yang lebih enak lagi”. Di ranking kedua senang jika dipuji, “Kulitnya halus” atau “kelihatan muda”, “Rambutnya bagus”, segala yang kasat mata namun harus hati-hati jangan mengatakan “Pintar bermake-up ya”, karena seakan-akan secara tidak langsung berkata “tanpa make up kamu jelek” hehehe.

Memang setiap orang akan berbeda, misalnya sudah pasti dia tidak bisa masak, lalu dikatakan “Masakannya enak ya”….marah lah ya…. Nah, untuk yang pria-pria silakan coba untuk memuji wanita yang disukai dengan berpatokan pada daftar tadi…. Tapi kalau saya pribadi terus terang akan lebih suka jika dipuji dengan nomor 16 daripada yang lainnya. (hayoooo siapa yang mau muji saya???)

Have a good day….

Posted under Berita Koran 新聞記事

This post was written by imelda on August 7, 2008

Tags:

Browsing via PC atau HP?

Dengan unit handphone yang dimiliki warga Jepang, selain menelepon dan mengirim sms ke sesama provider, dilengkapi juga dengan fasilitas internet, sehingga si pemakai HP bisa mengirim email dan browsing internet dengan unit handphonenya. Biasanya provider menyediakan pa-he (paket hemat) yang memungkinkan pemakai tidak usah terlalu khawatir dengan biaya koneksi internet.

Dan ternyata semakin banyak orang yang browsing internet dengan HP daripada PC. Dari survey yang diadakan oleh MobileMarketing JP pada bulan April lalu terhadap 607 responden yang berusia dari belasan sampai limapuluhan, diketahui bahwa 48%  reponden hanya memakai HP untuk browsing. Sedangkan yang menjawab melalui HP dan PC tetapi lebih sering HP ada sebanyak 82%. Untuk email, 60% hanya memakai email dari HP, sehingga jika digabung dengan yang memakai PC dan HP sebanyak 33%, maka pengguna HP terlihat jelas jauh lebih banyak yaitu lebih dari 90%.

Waktu ditanya apakah perusahaan sebaiknya mempunyai situs homepage khusus yang bisa diakses HP atau tidak, maka 67% menjawab harus. Memang untuk mengakses situs-situs dari HP perlu url khusus dengan tampilan khusus yang ringkas dengan layout khusus sehingga bisa masuk dalam tampilan layar HP. Jika membeli Homepagebuilder dari IBM, awampun dengan mudah dapat membuat situs layak tampil HP.

Dengan melihat angka-angka di atas, ada kesimpulan yang cukup mengkhawatirkan yaitu berkurangnya konsumen PC yang akan membeli komputer untuk pribadi. Karena semuanya cukup memakai HP saja, tanpa harus mempunyai PC.Bahkan HP bisa dibawa ke mana-mana (bahkan ke WC atau Kamar mandi, sambil berendam air hangat menggunakan HP). Memang HP itu sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat modern.

MobileMarketing.JPは7月3日、「携帯ユーザーのパソコン利用スタイル」に関する自主調査結果を発表した。調査は本年4月、10代から50代の携帯ユーザーを対象に携帯サイト上で行ったもので、有効回答数は607人。
同調査は、携帯ユーザーが実際にどれだけPCでインターネット利用しているのかについて調べたもの。PCと携帯電話からのインターネットアクセ ス時間を聞いたところ、48%が携帯のみでインターネットにアクセスしていると回答した。どちらかというと携帯電話での利用時間の方が長いというユーザー も含めると、約82%が携帯電話を中心にインターネット利用していることが分かった。
また、携帯ユーザーの約6割は携帯電話のメールのみを利用していると回答。33%はPCと携帯電話を併用しているが、携帯の方が多いと答えている。合計すると、9割以上の携帯ユーザーがメールは携帯電話を中心として利用していることになる。
インターネットで調べ物をする場合についても、全体の41%は携帯しか使っていないと回答。しかし男性ではPCでのインターネット利用率が高い傾向にあった。
企業が携帯サイトを持つべきかどうかという質問には、67%が「必ず必要」または「どちらかと言うと必要」と回答している。必要ではないという回答は非常に少なく、企業の携帯サイトがある程度浸透しているようだという。

Posted under Berita Koran 新聞記事

This post was written by imelda on July 5, 2008

Jumlah orang asing di Jepang berapa sih?

Jepang sebenarnya sedang mengalami krisis penduduk. Wah, kenapa bisa? Ya, karena sebetulnya jumlah penduduk Jepang mulai cenderung berkurang, tapi jumlah penduduk warga asingnya makin bertambah. Selama 10 tahun terakhir, warga asing yang terdaftar menjadi 1,5 kali lipat dan jumlahnya 1,69% dari jumlah penduduk Jepang sendiri. Mereka tentu saja terbanyak tinggal di Tokyo sebanyak 380.000 orang, selanjutnya Prefektu Aichi (Nagoya) dengan 220.000 orang, Osaka 210.000 , dan ini untk pertama kalinya Aichi melebihi Osaka.

Sejak  diadakannya pencatatan warga asing pada tahun 1959, warga asing yang terbanyak di Jepang adalah warga Korea Selatan/Korea Utara. Tapi dalam sensus kali ini pertama kali Korsel/Korut menduduki peringkat ke dua dengan penurunan jumlah 4730 orang sehingga berjumlah 27,6% dari seluruh jumlah warga asing. Peringkat pertama dipegang oleh China dengan jumlah 606.889 (28,2%). Warga China sejak tahun 1975 bertembah terus, dan dibandingkan tahun lalu bertambah 8,2%.  Peringkat ke tiga Warga Brasil sebanyak 316.970 dan kedudukan ini tidak berubah lebih dari 10 tahun.  Jumlah orang Indonesia di Jepang berapa banyak? Ternyata dari hasil sensus itu ada sebanyak 136.840 orang. Perlu diingat ini adalah warga yang tercatat. Mungkin saja ada yang tidak tercatat sehingga jumlahnya lebih dari angka ini, meskipun tidak banyak.

人口減少が懸念されている日本だが、その一方で外国人登録者数は増えている。外国 人登録者数はこの10年で約1.5倍に達しており、日本の総人口の1.69%を占める。都道府県別で見ると、東京都が38万人で最多、次いで愛知県が22 万人、大阪府が21万人で、初めて愛知県が大阪府を上回った。

少子化などが原因で人口減少が社会問題となっている中、2007年末時点の外国人登録者数は215万2973人と、引き続き過去最高を更新していること が、法務省入局管理局の調べで分かった。外国人登録者数は2006年末と比べ67万266人(3.3%)増加し、10年間で約1.5倍に達した。日本の総 人口1億2777万1000人(2007年10月1日現在)に占める外国人登録者の割合は、前年比0.06%増の1.69%。外国人登録者が増え続ける理 由として「中国人(台湾・香港含む)の増加と特別永住者※の減少がある」(法務省入局管理局)としている。

※特別永住者:終戦前から日本に居住している外国出身の人で、サンフランシスコ平和条約の発効によって日本国籍を失った後も、引き続きに日本に在留している人とその子孫のことをいう。

外国人登録者数が最も多い都道府県は東京都(38万2153人)で、全国の17.8%を占めている。2位は愛知県(22万2184人)で、大阪府は愛知県 と入れ替わり3位(21万1758人)となった。次いで神奈川県、埼玉県、千葉県、兵庫県、静岡県、岐阜県、茨城県となり、上位10都道府県で全国の7割 に達している。日本での在留が認められている在留資格「永住者」は前年比4万5280人増の43万9757人。「特別永住者」の43万 229人を上回り、過去最多となった。前年と比べ「技術」「研修」は、それぞれ27.2%と24.9%増えている一方で、「興行」は25.3%減少した。
中国人が初めてトップに
1959 年に外国人登録者数の統計を始めて以来、国籍で最も多かったのは韓国・朝鮮だったが、今回の調査では初めて前年比4730人減で2位(全体の27.6%) となった。韓国・朝鮮に代わって1位になったのは中国で、60万6889人と全体の28.2%を占めている。中国は1975年頃から増え続け、前年比でも 8.2%の増加。3位はブラジルの31万6970人で、これは10年以上変わっていない。10年前と比べ、登録者数が1万人以上増えた のは中国(35万4725人)、フィリピン(10万9327人)、ブラジル(8万3713人)、ベトナム(2万4963人)、タイ(2万715人)、ペ ルー(1万9302人)、インドネシア(1万3684人)、インド(1万3111人)だった。フィリピンは2005年に減少に転じたが、2007年は前年 比で9104人(4.7%)増となり、登録者数が20万人を超えたのは初めて。

Posted under Berita Koran 新聞記事, Uncategorized

This post was written by imelda on July 3, 2008

Sekai Isan - World Heritage - Warisan Dunia

Pasti teman-teman sudah banyak yang mendapat email untuk ikut memilih pencalonan Danau Toba, Pulau Komodo, (ahh lupa yang lain) untuk menjadi Warisan Dunia.Sebagai anak Indonesia tentu saja saya pilih untuk Indonesia dong…pilihan saya sih Pulau Komodo.

Nah, Jepang juga mendaftarkan satu lagi tempat wisata mereka untuk menjadi situs warisan dunia yang ke 16. Tadi pagi lihat di berita TV tentang calon situs warisan dunia itu. Kebetulan saya juga baru saja menyelesaikan editing majalah Nipponia No 45 yang terbit 3 bulan sekali, dan dalam Nipponia yang terbaru itu memuat tentang sebuah kuil di Hiraizumi, Prefektur Iwate. Di kuil itu terdapat aula KONJIKI-DO yang terbuat dari emas. GOLD!…semuanya kira-kira berkilauan. ahhhh kapan ya bisa lihat langsung. Wisata domestik dalam Jepang jauuuuh lebih mahal daripada wisata ke luar negeri sih… kecuali mau pakai seishun juhachi kippu (tiket kereta seishun 18 yang terjemahan bebasnya remaja 18, mungkin dulu dipakai oleh remaja-remaja yang mau wisata murah, backpacker, seperti si F-X. Naik kereta dongko, kereta lokal yang berhenti di setiap stasiun jadi……leleeeeet banget sampai tujuannya. Keburu pantatnya tepos dulu hihihi)

Isi milis ajakan memilih Warisan dunia itu isinya spt ini:

Ayo dukung Indonesia!

Pemilihan 7 keajaiban milik dunia kembali digelar, berbeda dengan kriteria sebelumnya dengan keajaiban yang dibuat secara sengaja oleh manusia dalam bentuk bangunan, kali ini panitia mengajak dunia untuk memilih 7 keajaiban baru milik dunia yang bukan dari buatan manusia.

Sudah terpilih sebanyak 77 tempat di seluruh dunia dari berbagai kategori, dan Indonesia mengajukan atau setidaknya sudah terpilih sebanyak 3 tempat eksotik, antara lain:

1. Komodo National Park
2. Krakatau, Volcanic Island
3. Lake Toba

Voting dilakukan melalui internet, dengan batas waktu sampai akhir 2008!

VOTE for INDONESIA: http://www.new7wonders.com/ atau: http://www.new7wonders.com/nature/en/liveranking/

Catatan:

Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia. (sedihT_T).

Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya.

Karena itu, ayo bantu sebarkan informasi dan ajakan ini!

Posted under Berita Koran 新聞記事, LIVING in Japan

This post was written by imelda on July 3, 2008

Tags:

Hotto shita = Lega deh!!

Saya rasa mulai kemarin dosen pembimbing saya boleh lega. Atau keluarga dari Nakamura san, dan yang paling lega mustinya Nakamura san sendiri. Siapa sih si Nakamura san ini?

Dia adalah mahasiswa (katanya sih hampir DO) dari Yokohama National University yang ditawan kelompok bersenjata di Iran selama hampir 8 bulan. Kok bisa sampai sana? Tidak Jelas juga, karena tadinya dia ada di Pakistan untuk kegiatan sukarela. Nah dia ini kebetulan sebelum cuti kuliah, terdaftar di seminar (jurusan) nya mantan dosen pembimbing saya. Karena ada kejadian ini, pada awalnya banyak wartawan yang haus berita menunggu di depan kantornya dosen saya ini. Padahal kita punya kebiasaan untuk bertemu 6 bulan sekali pas ada festival universitas. Karena kondisi ini kamipun tidak bisa leluasa berkunjung ke kantor sang dosen. Padahal tadinya saya sudah rencana mau ajak Kai dan Riku tentunya berkunjung di awal bulan juni kemarin, tapi acara pertemuannya batal. Dengan adanya berita dibebaskannya Nakamura san ini, yang pasti pertama kali dosen saya bisa tidur lelap tanpa diganggu nyamuk pers. Dan semoga saya bisa mengikuti reunian lagi dalam waktu dekat (biasanya bulan Juni dan November).

So, buat mahasiswa-mahasiswa hati-hati ya kalau bekerja sukarela atau kalau mau ber-backpacker hati-hati kalau pergi ke daerah rawan seperti Iran, Iraq dll.

Posted under Berita Koran 新聞記事, Uncategorized

This post was written by imelda on June 16, 2008

Perawat

Dalam perjanjian kerjasama ekonomi (EPA) Jepang Indonesia yang ditandatangani beberapa waktu yang lalu, terdapat kesepakatan untuk mendatangkan tenaga perawat media dan perawat lansia dari Indonesia ke Jepang. Dan untuk tahun pertama direncanakan untuk mendatangkan 300 orang perawat lansia , tetapi ternyata dari pendaftaran yang dibuka, hanya 115 orang saja yang mendaftar. Masalahnya memang disebabkan perawat lansia/panti jompo di Indonesia tidak memiliki sertifikat, padahal pengirimannya memakai standar perawat sehingga sulit untuk mengumpulkan calon yang memenuhi standar.

Pengiriman tenaga perawat medis dan perawat lansia ini memang diharapkan membawa angin segar dalam hal ketenagakerjaan, tetapi saya sendiri melihat banyak sekali kendalanya. Pertama standar pengetahuan perawat di Jepang apakah bisa dipenuhi oleh perawat Indonesia. Kedua, faktor bahasa yang amat sangat menentukan. Memang mereka akan mendapatkan pelajaran baahsa jepang 6 bulan sebelum mulai bekerja, akan tetapi menurut saya 6 bulan tidaklah cukup. Karena banyak sekali istilah kedokteran/medis yang harus dihafalkan, belum lagi jika merawat orang tua, bahasa mereka tentunya lain dengan yang dipakai oleh anak muda/pelajaran yang diberikan. Ada banyak ekspresi pengungkapan misalnya letih saja, berbeda menurut asal pasien. Bahasa Jepang memang tidak mudah, jika tidak mau dikatakan sulit.

Tapi mengapa banyak pegawai toko/penghibur dari negara tetangga kita Filipina atau Thailand? Tentu dalam faktor bahasa orang Indonesia dan orang Filipina/Thailand sama saja kendalanya. Satu kendala lain yang memang amat sulit juga untuk saya kemukakan sebetulnya masalah agama. Agama Islam. Amat sangat delicate, tapi merupakan kenyataan. Pengertian orang Jepang pada khususnya dan orang asing negara lainnya pada umumnya tentang agama islam amat minim. Jika pengetahuan tentang agama islam dikuasai, saya rasa tidaklah sulit untuk mencapai kesepakatan. Misalnya waktu untuk sholat, atau dalam menjalani puasa. Belum lagi kecanggungan orang asing /Jepang menghadapi perawat yang berjilbab. Sulit. Apalagi yang dihadapi adalah orang sakit atau orang tua yang notabene sedikit sekali pengalaman dan pengetahuan akan negara asing (baca islam). Orang sakit/orang lansia lebih ganko (keras kepala) daripada masyarakat umum.

Selain masalah bahasa dan agama, ada lagi masalah iklim 4 musim. saya sempat membaca bahwa Hokkaido tidak bisa mendatangkan perawat dari Indonesia, karena tidak ada yang mau mendaftar untuk bekerja ke sana. Calon perawat Indonesia takut untuk menghadapi suhu dingin. Ini wajar sekali. Saya pun belum tentu mau untuk tinggal di Hokkaido. Salju bermeter-meter bisa menutupi rumah di musim dingin. Belum lagi setiap hari kita harus mencangkul salju, membuka jalan, membuang salju yang ada di atap supaya atap tidak roboh menahan beban salju, dll. Bagaimana bisa kita mengharapkan seseorang yang terbiasa hidup di negara yang suhu udaranya stabil kira-kira 28 derajat, akan betah dan mau tinggal di tempat yang bisa bersuhu minus 20 pada musim dingin?

Selain faktor-faktor external perawat itu sendiri, saya memang tidak mengetahui jumlah perawat di Indonesia ada berapa banyak. Apakah memang negara kita surplus perawat? Bagaimana jika kelak Indonesia malah akan kekurangan perawat? Semakin makmur suatu negara, semakin tinggi usia harapan hidup dan sebagai akibatnya masalah kesehatan dan penanganan lansia akan menjadi masalah yang serius. Apalagi jika tidak ditunjang dengan pertumbuhan tenaga kerja yang memadai. Anda belum mempunyai pekerjaan? Anda mau mencari jenis pekerjaan untuk bisnis yang akan laku terus sampai 20-50 tahun ke depan? Pilihlah profesi perawat, atau bisnis penanganan lansia (panti jompo). Tapi syaratnya, Anda harus sehat, dan kuat!!! Karena tenaga Anda akan diperas untuk merawat orang tua yang berat badannya minimal 40 kg. Karena itu pula panti jompo akan senang sekali mempekerjakan perawat pria. Daikangei (very welcome!!)

Perawat oh perawat… Anda tahu hari peringatan perawat kapan? Saya hafal yaitu tanggal 12 Mei, karena itu bertepatan dengan ulang tahun ibu saya. Dan kok kebetulan ibu saya juga mantan perawat. Tapi perawat yang terpaksa (menurut beliau sendiri). Karena dulu sekolah perawat itu gratis, malah mendapat gaji. Padahal ibu saya tidak tahan melihat darah. Bahkan sempat pingsan waktu melihat orang disuntik. Untung saja dia tidak lama menjadi perawat. Tapi dia sempat bercerita kepada saya, tentang seorang nenek yang sakit parah. Si nenek hanya mau dilayani oleh ibu saya. “Suster Maria…..” teriaknya setiap kali suster lain yang datang….
Si Nenek sudah pikun. Tidak ingat lagi bahwa dia sudah makan, tapi dia bilang belum dapat makanan. Sampai dia juga tidak bisa kontrol lagi tindakannya. Dia ambil kotoran bab (maaf…) nya, dan dia leper ke tembok. Suster Maria harus membersihkan tembok itu. Dan Suster Maria harus menghadapi kasur kosong keesokan hari tugasnya, sebagai tanda si nenek telah berpulang.

Perawat…. betapa mulia pekerjaan itu.
dan betapa perawat dituntut untuk bersabar….dan bersabar….

(Sumber berdasarkan berbagai media dan pendapat pribadi ** Imelda lagi serius nih hihihi)

2008/06/10-23:47 応募わずか115人=EPAの介護福祉士派遣-インドネシア   【ジャカルタ10日時事】日本とインドネシアとの経済連携協定(EPA)に基づく看護師・介護福祉士候補者派遣事業で、インドネシア保健省は10日、介護 福祉士の応募が115人にとどまったことを明らかにした。EPAでは初年度300人の受け入れを予定していたが、これを大幅に下回る結果となった。
保健省関係者によれば、応募が少なかった理由としては、インドネシアには介護福祉士の資格がなく、派遣対象は看護師とされたため、看護師協会が派遣に慎重な姿勢を示したことや、日本側の批准の遅れで十分な準備期間が取れなかったことが挙げられている。

Posted under Berita Koran 新聞記事, Opini 意見

This post was written by imelda on June 12, 2008

Tags:

Rumah makan Otoya di Jakarta

Wah tadi waktu browsing, saya baca bahwa Otoya akan buka cabang waralabanya di Jakarta, tepatnya di Senayan City pada tanggal 20 Juni nanti. Otoya adalah rumah makan franchise Jepang yang menyajikan teishoku (makan siang set, seperti ikan/daging/ayam +sayur/acar + sup) lihat deh contoh menunya di sini. Harga makanan di Otoya lumayan murah dan yang penting mengenyangkan. Aku pikir jenis makanan di Otoya bisa diterima oleh orang Indonesia (kecuali makanan yang mengandung babi mungkin ya). Menurut saya sih healty juga makanan mereka. Saya sendiri jarang pergi ke Otoya, karena saya biasanya tidak makan nasi di restoran. Tapi kalau pergi dengan suami dan malas masak di rumah, boleh juga mampir di Otoya. Otoya biasanya ada di setiap stasiun di Tokyo.

Read More…

Posted under Berita Koran 新聞記事, Makanan/Minuman 飲食 Food& Bev

This post was written by imelda on June 9, 2008

Kata Jepang baru yang mendunia

Pada tahun 2007, Jepang dikunjungi oleh 8.350.000 wisatawan asing. Memang pengunjung terbanyak berasal dari Amerika atau China, namun tidak sedikit pula wisatawan yang berasal dari negara-negara yang dulunya sedikit sekali jumlahnya. Jika dulu orang asing banyak yang sudah tahu kata Jepang seperti “Geisha”, “Fujiyama”, “Sushi”, berkat adanya Internet dan mendunianya barang-barang Jepang, ternyata ada pergeseran pengetahuan tentang Jepang. Ada banyak kata-kata Jepang yang baru, yang sangat mengherankan bahwa kata-kata ini diketahui orang asing.

Dari survey ketahui bahwa kata yang menempati urutan pertama adalah OTAKU. Coba deh tanya anak remaja Indonesia yang tergila-gila anime. Pasti mereka tahu apa artinya otaku. Yah memang sih mendekati kata Indonesia OTAK karena sebutan otaku adalah sebutan untuk mereka yang di otaknya hanya ada satu hal saja. Freak bahasa Inggrisnya menurut kamus adalah fanboy, atau nerd. Tapi saya bilang mungkin paling cocok freak. Seseorang yang tahu mendetil tentang satu hal sampai sekecil-kecilnya. Misalnya di Jepang ada yang mengumpulkan mobil mainan, dia akan tahu (dan hafal) segala informasi tentang mobil mini sampai tahun pembuatan dan warna apa saja yang dikeluarkan. Pokoknya kalah deh wikipedia hihihi. Saya sendiri merasa tidak ada orang Indonesia yang pantas disebut otaku, karena pada dasarnya orang Indonesia mengetahui banyak hal tapi tidak mendalam. Kalau di Jepang kebalikan, tahu satu hal dan amat sangat mendalam. Mana yang bagus? Saya sendiri tidak tahu. Tapi untuk saya sendiri, saya lebih memilih tahu banyak hal meskipun tidak mendalam. Karena itu saya mungkin tidak bisa mengambil gelar doktor di sini hehehe. Saya sempat heran juga waktu buka account di Multiply, karena banyak yang minta add saya yaitu mereka yang fans berat pada anime Jepang. Saya lihat situs mereka….oh no…semua tentang anime. It’s not my style. Saya suka anime tapi tidak mau mengagung-agungkan anime.

OK selesai cerita saya tentang otaku, Kata yang kedua adalah KAROUSHI. Artinya Ka =kelebihan Rou =bekerja shi=mati. Mati karena terlalu lelah bekerja. Mungkin orang Indonesia banyak yang heran, kok banyak bekerja saja bisa mati. Emangnya kerja angkat beban ya? Tidak, memang bukan beban yang mereka angkat. Tapi kalau Anda bekerja setiap hari dari jam 9 pagi sampai 12 malam, ditambah waktu pulang pergi naik kereta 3jam berarti Anda hanya ada waktu 6 jam untuk makan, mandi dan tidur di rumah. Dan itu setiap hari. Kadang kala tidak pulang, menginap di kantor….. tidak heran kalau ada yang meninggal. Mungkin ada yang bilang, “Loh, peraturan buruh kan hanya kerja 40 jam seminggu?” Iya, peraturan tinggal peraturan, kalau mau ikut peraturan ya lebih baik berhenti bekerja saja atau tunggu di PHK. Dilema. Selain badan lelah, otak juga lelah karena yang ada di otak hanya pekerjaan melulu. Saya hanya berdoa jangan sampai suami saya Karoushi. Karena kalau sampai begitu, saya akan bawa ke pengadilan hehehehe. Sudah banyak kasus yang dibawa ke pengadilan, tapi sulit juga karena harus ada surat medis yang menyatakan memang orang ini Karoushi.

Kata mottainai, menempati urutan ketiga. Kata ini berarti sayang (kalau dibuang). Jadi misalnya ada sisa makanan, karena mottainai saya yang habiskan (akibatnya…jadi gajah deh hihihi). Atau seseorang yang pintar tapi hanya di rumah saja jadi ibu rumah tangga dan urus anak, seperti saya…nah bisa dikatakan mottainai….. hahahha…narsis sekali ya. (Sepertinya yang ini suami saya harus baca dan tulis komentar ya hihihi… Ayo Gen tulis komentar dalam bahasa Indonesia ya…)

Kata ke empat adalah Katori Senkou. Ka = nyamuk tori=ambil Senkou = dupa (incense) . Itu loh obat nyamuk bakar yang bentuknya melingkar-lingkar. Nah itu namanya katori senkou. Ada satu cerita lucu sebenarnya tentang katori senkou ini. Waktu Riku berumur 3 tahun, Eyang buyutnya meninggal. Di situ pertama kali dia mengikuti upacara pemakaman ala Buddha. Kita harus memasang senkou berupa stick di depan jenazah dan di depan altar Buddha. Waktu bermain ke rumah mertua di musim panas setelah itu, ada potongan katori senkou di serambi rumah, dan dinyalakan oleh ibu mertua supaya bisa menghalau nyamuk. Begitu Riku melihat katori senkou itu mengeluarkan asap, dia langsung berdoa di depannya. Saya yang melihat pemandangan itu tertawa terbahak-bahak. Pertamanya ibu mertua saya tidak mengerti, baru setelah saya jelaskan bahwa Riku pikir itu adalah senkou yang untuk berdoa, baru dia sadar dan ikut tertawa. Duuuh Riku. Yang lucu memang cara berdoa agama Buddha hanya mengatupkan ke dua telapak tangan, sedangkan cara katolik, kita menggenggam ke dua tangan. Riku beragama katolik sehingga waktu dia berdoa di depan jenazah, dia berdoa ala kristen. Yang penting doanya sampai ke Tuhan ya Riku.

Kata ke lima adalah Zangyou yang berarti lembur. Huh, benci deh dengar kata zangyou, tapi mau terima zangyou-dai (uang lembur) hehehe. Kata suami saya, “Tidak usah deh terima uang lembur, yang penting jangan zangyou….” tapi tidak bisa ya… Kata ke enam adalah Keiretsu. artinya pengelompokan perusahaan. misalnya Keiretsu Gaisha = afiliated company. Berikut adalah daftar kata-kata baru tersebut. Anda tahu berapa kata dari daftar ini?

オタク(OTAKU)

100%

過労死(KAROUSHI)

94.2

もったいない(MOTTAINAI)

70.0

蚊取線香(KATORI-SENKOU)

67.5

残業(ZANGYO)

66.6

系列(KEIRETSU)

58.1

カラオケ(KARAOKE)

51.6

照り焼き(TERIYAKI)

49.8

アニメ(ANIME)

46.3

数独(SUDOKU)

45.6

交番(KOBAN)

44.7

津波(TSUNAMI)

42.2

指圧(SHIATSU)

41.5

バンザイ(BANZAI)

41.2

弁当(BENTO)

40.6

マンガ(MANGA)

40.1

任天堂(NINTENDO) mewakili semua jenis mainan game

38.9

先生(SENSEI)

35.9

温泉(ONSEN)

32.0

インスタントラーメン(INSTANT RAMEN)

31.6

盆栽(BONSAI)

30.4

新幹線(SHINKANSEN)

29.5

障子(SHOJI)

27.6

将軍(SHOGUN)

27.2

味噌(MISO)

24.7

空手(KARATE)

23.7

折り紙(ORIGAMI)

23.3

着物(KIMONO)

22.8

生け花(IKEBANA)

21.9

畳(TATAMI)

21.7

Posted under Berita Koran 新聞記事, LIVING in Japan

This post was written by imelda on June 8, 2008

Tags:

Pages: 1 2 Next