Arsip Bulanan: Agustus 2017

Penelitian Bebas

Liburan musim panas sudah selesai! Ya hari ini adalah hari terakhir liburan musim panas. Dalam 2-3 hari belakangan ini amat terasa jalanan dan stasiun jauuuuh lebih sepi dibandingkan awal-awal liburan di awal Agustus yang penuh dengan anak-anak dengan ibunya. Mungkin mereka sedang berkutat membuat PR liburan musim panas di rumah ya? Anak sulungku berkata, “Seperti lebih bagus tidak ada liburan musim panas deh, karena liburan musim panas itu PR nya banyaaaaak sekali. Menyebalkan!” hehehe. Yang pasti memang anak-anakku seperti itu, berkutat pada hari terakhir liburan! Padahal  PR (Matematika, bahasa, IPS dll) yang diberikan gurunya sudah dicicil , tapi tetap saja ada yang mesti dikerjakan di hari-hari terakhir.

PR yang dikerjakan terakhir itu biasanya “Penelitian Bebas” atau “penelitian mandiri”, 自由研究 Jiyu Kenkyu bahasa Jepangnya. Murid-murid dibebaskan untuk mengadakan penelitian apa saja. Bisa memperhatikan bintang di langit . Bisa membuat resep baru, membuat jahitan atau prakarya, atau membuat laporan. Memang anak-anak deMiyashita biasanya membuat laporan, kecuali Kai tahun lalu membuat specimen kupu-kupu. Dulu Riku waktu kelas 4 SD membuat laporan penelitian tentang Mangrove di Jakarta, sedangkan Kai sekarang menulis laporan tentang Dr. Noguchi Hideyo (1876-1928), bacteriologist Jepang yang wajahnya terpampang di uang kertas 1000 yen.

Untuk menulis laporan itu, kami memang pergi ke Inawashiro, Fukushima dan mendatangi Museum Memorial Noguchi Hideyo, Museum waktu Noguchi muda di kota Aizu Wakamatsu. Kemudian Kai dan papanya sempat juga pergi ke Museum tempat penelitian Noguchi di Yokohama. Memang ada 3 tempat yang merekam aktivitas Dr Noguchi sejak lahir sampai meninggal. Jadi kunjungan ini pun menjadi tulisan utama dalam laporan Kai. Kai sendiri memang suka membaca biografi Dr. Noguchi sampai diulang berkali-kali.

Saat ini pukul 22:56, dan Kai masih menulis laporan itu secara detail. Sudah kukatakan tidak usah terlalu detail karena dia akan memasang banyak foto, tapi sepertinya anakku itu keras kepala seperti emaknya, dan mau sesempurna mungkin. yang kasihanmamanya kan harus menunggu dan membantu dia mencetak dan memasang foto-foto yang dia ambil itu 😀 Dan…. sambil menemani Kai aku pun teringat pada mamaku. Dulu pun dia sering menemani kami mengerjakan tugas-tugas, dan bahkan membantu lebih dari 50% karena si anak sudah terkantuk-kantuk 😀 Pekerjaan seorang ibu dari masa ke masa memang sama ya?

Tapi aku memang kagum dengan sekolah di Jepang yang memberikan tugas seperti penelitian bebas ini, BUKAN hanya dengan tugas mengarang “Liburanku” saja 😀

di depan rumah asli Dr Noguchi