Kira kira

4 Okt

Dalam bahasa Indonesia tentu sudah tahu artinya kira-kira itu apa ya? Tapi kira kira juga ada di bahasa Jepang, dan berarti mengkilat, cemerlang, bercahaya kelap-kelip dan yang paling tepat menggambarkan nuansa kira kira itu adalah bintang di langit.

Kira kira hikaru
Yozorano hoshi wo
(Twinkle twinkle little star versi bahasa Jepang)

Tadi sore aku dan Kai menghabiskan waktu berdua selama 2,5 jam di pertokoan stasiun dekat rumahku. Terpaksa buang waktu begitu karena Riku minta diantar ke bimbel. Dia sedang aras-arasan tidak mau pergi belajar di bimbel. Tapi kalau aku boloskan, dia akan tambah malas dan tambah tidak belajar. Mau tidak mau aku mengajak Kai dan kami bertiga naik bus ke stasiun. Hari hujan sehingga tidak bisa naik sepeda. Nah, karena aku tidak mau bayar extra untuk bus pp (¥420 atau 42000) aku bermaksud menghabiskan waktu di pertokoan stasiun.

Karena lapar kami berdua pergi ke restoran murah di dekat stasiun dan bermaksud melewatkan dua jam di situ. Mumpung drink bar jadi bisa minum apa saja sebanyak berapa saja. Tapiiii Kai membuyarkan keinginanku karena dia ingin “tugas negara” dan wc nya terletak di luar restoran. Malas untuk keluar masuk restoran dan meninggalkan barang-barang di kursi, aku menyelesaikan pembayaran dulu sebelum ke wc.

Berarti aku harus mencari tempat lain untuk melewatkan waktu satu setengah jam lagi. Dan akhirnya aku berjalan mengitari toko-toko di lantai 3 pertokoan itu. Di situlah aku sadar bahwa Kai suka segala yang kira kira, sama seperti mamanya 😀 Tiba tiba dia berkata :”Mama aku barusan lihat ada kalung yang cocok untuk mama” dan dia menunjukkan sebuah kalung seharga 4000 yen.
“Bagus ya” kataku.
“Mama beli dong”
“ngga ah mahal!”
Dan dia menunjuk lagi kalung dan anting anting di toko lain. Semuanya kira kira dehhh

Baru dia kemudian sadar bahwa aku memakai bros yang kira kira.
“Itu mama beli yang mahal, kok ngga mau beli yang itu? Aku mau dong…. ”
Wah jangan sampai ah dia jadi suka perhiasan wanita, jadi aku bilang
” ini dari oma, yang beli oma. Tapi Kai ngga boleh ah pakai perhiasan seperti ini. Seperti perempuan ahhhh”
“Aku ngga pakai, aku mau simpan, kan bagus kira-kira…”
“OK kalau begitu, nanti mama kasih yang sudah rusak tapi kira-kira untuk Kai simpan ya…”
“Asyikkkkk…”

Aku jadi ingat juga, hari minggu lalu ada bazaar kecil di gereja, yang menjual piring-piring bekas. Dan Kai tertarik membeli piring yang berwarna emas! Waduuuh dia mau loh beli itu pakai uang sakunya 😀 Meskipun bisa beli satuan, karena cuma ada 5 biji, terpaksa deh aku beli 4 yang lain, supaya bisa satu set. Tapi ada piring hijau, dia beli khusus untuk dia sendiri!!! Dan begitu sampai rumah, dia cuci dan setiap makan dia pakai “My Piring” deh….

piring (dan mangkok) hijau dengan kira-kira emas 😀 itu yang menjadi “My Piring” nya Kai, sedangkan mangkuk emas di kanan yang pertama dibeli Kai, sampai aku terpaksa beli satu set deh 😀 Untung tidak mahal (karena bazaar)

Aneh ngga sih anak laki-laki seperti Kai?

NB: Kira kira termasuk dalam gitaigo (onomatope untuk menggambarkan kondisi), seperti yang telah aku tulis juga dalam komentarku di tulisan mas NH18 yang ini.

5 Replies to “Kira kira

  1. Kai mulai suka benda2 bagus ya, my piringnya emang cantik kok….
    masih wajar menurutku sih mbak, karena mungkin dia sudah terbiasa lihat barang bagus di museum2 yang pernah dikunjungi

  2. Enggak ah EM …
    saya rasa nggak aneh …
    Wajar anak-anak suka kira-kira

    Kira-kira itu kan menarik … blink – blink begitu …

    salam saya

Comments are closed.