Kashiwa mochi

5 Mei

Hari ini adalah hari terakhir Golden Week, yang juga merupakan Hari Anak-anak. Aku sudah pernah menuliskan tentang peringatan hari Anak-anak ini di Bouya dan di Hari Anak-anak, juga tentang Koinobori. Kali ini aku hanya mau tulis sedikit yaitu tentang Kashiwa Mochi.

Kashiwa mochi ini merupakan mochi yang disuguhkan pada hari Anak-anak. Mochinya sebetulnya biasa saja, ada yang putih, merah muda, hijau (yomogi) dengan isi pasta kacang merah. Tapi istimewanya mochi yang dibungkus dengan daun Kashiwa, yang bentuknya khas, dan biasanya tidak dimakan.

Kashiwa mochi, gambar dipinjam dari wikipedia

Mengapa harus dibungkus dengan daun Kashiwa (Daimyo Oak)? Sebetulnya ini juga perlambang, karena daun Kashiwa itu terkenal tidak rontok di musim gugur. Biasanya pohon merontokkan daun di musim gugur, kemudian di musim semi daun baru tumbuh. Tapi khusus Kashiwa daun tua akan terus menempel pada batang pohon sampai daun baru tumbuh. Ada waktu daun lama dan baru tumbuh bersama, dan itu diharapkan terjadi juga pada laki-laki. Supaya tidak mati sebelum anaknya cukup besar. Atau sebagai pengertian lain, bisa menyiapkan generasi penerus dulu sebelum lengser. Karena itu di halaman rumah Bushi (kaum samurai) pasti ditanam pohon Kashiwa ini.

Pohon Daimyou Oak atau Kashiwa. Gambar diambil dari wikipedia

Jadi kashiwa mochi sebagai perlambang harapan kepada anak laki-laki agar tetap kuat dan umur panjang.