a journey from dawn to dusk

Pancasila dan Buntut Bersambung

Aku tidak tahu apa mainan anak sekarang. Yang pasti dulu waktu aku kecil ada permainan “Pancasila”. Pancasila ada lima… lalu masing-masing peserta mengeluarkan tangan (jarinya) yang kemudian dihitung sesuai alfabet. Jadi kalau jumlah jari ada 12 berarti “L”. Kemudian di kertas kami menuliskan nama-nama yang berawalan L dengan perjanjian kategori dalam 5 kolom.

Nama buah, Nama orang, Nama binatang, Nama Jalan, Nama Kota  Jumlah
Lemon            Lina                   Lipan                      Limau            Lima                 50

Satu kategori nilainya 10, sehingga kalau benar semua mendapat jumlah 50. Kalau ada dua orang yang menulis sama berarti harus berbagi, dan nilainya menjadi 5. Jadi kami sedapat mungkin mencari kata-kata yang aneh dan sedikit kemungkinannya  ditulis orang lain. Ini melatih perbendaharaan kata/pengetahuan umum kami. Aku berharap masih ada anak-anak yang memainkan “Pancasila” ini….

Nah, kalau di Jepang, kami sering memainkan “Shiritori” yang arti harafiahnya “ambil pant*t”. Diawali dengan kata apa saja, lalu kami meneruskan dengan suku kata yang paling belakang. Misalnya sa-ka-na (ikan), diambil na -nya dan lanjutkan dengan kata berawalan na, misalnya na-be (panci) —-> be-ro (lidah) —> rou-so-ku (lilin) dan seterusnya. Tapi tidak boleh dilanjutkan dengan kata yang berakhir dengan “n” karena tentu saja tidak ada kata berawalan n. Mati deh….

Permainan ini juga merangsang otak menemukan kata-kata baru dalam waktu cepat. Sudah sejak Riku berumur 4 tahun kami membiasakan bermain shiritori ini di mana saja. Kadang sebelum tidur, kadang di mobil dalam kemacetan, atau sambil nunggu giliran di dokter dll.

Tapi pikir punya pikir, orang Indonesia kan juga sering menyanyikan lagu “sedang apa….sekarang” dan dicari kelanjutan kata yang disebutkan sebelumnya…. sedang makan…makan apa? makan nasi…. nasi apa? dst dst. Masih pada menyanyikan lagu ini ngga sih? apa sudah terlalu jadul? hihihi

Permainan yang tanpa menggunakan alat, murah meriah dan memakai otak seperti Pancasila dan Buntut Bersambung (Shiritori) ini semestinya dilestarikan dan dimainkan. Bagaimana menurut teman-teman? Ada lagi permainan tanpa alat dan mendidik seperti ini?



Category: Diary, Language

14 Comments to “Pancasila dan Buntut Bersambung”

Add Comments (+)

  1. Bang Iwan mengatakan:

    mengamankan yang pertama dulu
    .-= Bang Iwan´s last blog ..BAHWA CINTA ITU ADA =-.

    [Reply]

    Bang Iwan Reply:

    Kayaknya permainan ini masih dilestarikan sampai sekarang.
    Kebetulan anak saya suka mainkan dengan kakaknya.
    Murah meriah dan menambah wawasan.
    .-= Bang Iwan´s last blog ..BAHWA CINTA ITU ADA =-.

    [Reply]

  2. suryaden mengatakan:

    lagu sedang apa sekarang masih diinyayikan anak saya, tapi paling sering dia nyanyi lagu tepuk, tepuk sepeda, tepuk mandi, walah malah bingung saya ndengernya… :D
    .-= suryaden´s last blog ..is this love =-.

    [Reply]

  3. edratna mengatakan:

    Iya, kepikiran juga, apa lagu semacam permainan…. sedang apa…masih digunakan untuk permainan anak TK dan SD ya?

    Dulu, jika bulan purnama, sering ada permainan yang dilakukan dengan lagu-lagu….anak-anak saling berpegangan tangan sambil berdiri melingkar. Namun…saat itu belum ada TV..lha sekarang acara di TV berjibun, apalagi jika langganan TV kabel, tinggal pilih…juga Mal ada dimana-mana…belum permainan elektronik.

    Namun permainan kata seperti artikel Imel ini, membuat anak kreatif dan memaksa otak berpikir..namun masih terasa bermain sehingga mengasyikkan.
    .-= edratna´s last blog ..Kacamata =-.

    [Reply]

  4. Dewa Bantal mengatakan:

    Shiratori asik euy. Aku juga sering main, walau lewat chatting hehehe.

    Di Indo waktu kecil juga udah main shiratori. Ada lagu yang selalu ku ingat waktu kecil, begini bunyinya.

    Ekor kuda, dari mana, nanti saja, jangan lupa, padi sentra, trasi gosong, songgo langit, ngetan kulon, londo edan, dandang ireng, rengga renggi, nggiling asem, semar mendem, ndemek silet, tletong sapi, pisang goreng.. dst xD
    .-= Dewa Bantal´s last blog ..Nasib Seorang MukaBantal #1 =-.

    [Reply]

  5. Henny mengatakan:

    “do-mi-ka-do-mi-ka-do-es-ka-es-ka-do….”

    “di atas ada bulan ayo lan…”

    Yg kumainkan dgn Ping anakku sambil berbalas tepuk… Ini juga salah satu permainan kata di masa kecilku dulu…

    [Reply]

  6. dyah suminar mengatakan:

    mbak Imel…bunda yang sering keliling kampung….kok jarang ada lagi anak anak bernyayi lagu lagu seperti Sedang apa….dan tebak2an kata untuk memperbanyak kata.. mereka cenderung suka bola…main game dan yang perempuan nonton TV kali ya…
    tapi akhir2 ini kita gerakkan lagi permainan Dolanan anak…untuk mereka sebagai ajang bermain dan saling menghargai antar teman.

    [Reply]

  7. AtA chan mengatakan:


    Untung deh waktu kecil masih sempat merasakan permainan itu..
    Anak sekarang sih maenya Ps..
    :-)
    ..

    [Reply]

  8. nh18 mengatakan:

    EM …
    Saya dulu (waktu SD kalau tidak salah …) … senang sekali main Panca Sila …

    Dan kita akan berkerut-kerut kalau huruf yang muncul adalah huruf Q … X … Z dan sebagainya …

    Tapi ini asik …

    Salam saya
    .-= nh18´s last blog ..PACKAGING LIES =-.

    [Reply]

  9. aurora mengatakan:

    aku masih ingat tuh mbak… mainan waktu SD… ya aku mood-moodan sih mainnya. kalau mood ku baik, ya banyaaak kata2 yang keinget… kalau kagak?? ya dihukum.

    [Reply]

  10. vizon mengatakan:

    Nechan… tau gak, barusan sebelum komen ini, aku tanya sama Satira nama permainan jenis ini. Soalnya aku sering melihatnya main beginian dengan teman-temannya di rumah. Katanya, namanya adalah permainan SOBYUNG, gak ngerti apa arti harfiahnya… :D

    [Reply]

  11. nanaharmanto mengatakan:

    Dulu aku juga memainkan permainan ini. Saat kita mengacungkan jari, kita berseru bersamaan: SOBYUNG!
    artinya? nggak tahu juga hehehe..cuma dulu sih nggak dicatet tuh, langsung diucapkan aja…
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Dan Dia Kembali =-.

    [Reply]

  12. Ceritaeka mengatakan:

    Congklak murah meriah n mendidik juga lho mbak ;)
    mendidik untuk beerpikir matematis, mana yg mesti diambil biar gak salah langkah :)
    .-= Ceritaeka´s last blog ..Cinta Gak Sih?! =-.

    [Reply]

  13. yessy muchtar mengatakan:

    Permainan itu masih ada mbak, malah masih dimainkan di sebuah outbond cuma emang di perbaharui caranya :)

    [Reply]

  14. imoe mengatakan:

    Thanks ya mbka…aku pinjam ya, untuk kegiatan anak-anak di tempat ku…OK

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv badge

QRCode

Photobucket

Almanak

Maret 2010
S S R K J S M
« Feb   Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Support also

yang mau cari-cari

yang mau tahu

  • Total Stats
    • 1.078 Posts
    • 21.155 Comments

Yang punya :

yang bersahabat

yang ngobrol

ourstats