Kopdar atau Jumpa Fans?

Sebetulnya apa artinya kopdar sih? Kopi Darat, atau bahasa Inggrisnya Off Air. Suatu ajang pertemuan dengan sesama teman dalam suatu komunitas. Bisa jadi sesama pendengar acara Radio, atau TV, atau yang pasti sekarang adalah sesama pembaca blog. Tapi seringnya kopdar itu antar blogger, jarang kudengar pertemuan antara penulis dan pembaca bloggernya. Nah, aku tidak tahu deh apakah yang terakhir ini termasuk dengan Jumpa Fans hehehe.

Ekawati Sudjono, muncul di depan pintu apartemenku

Apapun namanya, yang pasti mulai tanggal 15 sampai 17 malam, aku kedatangan tamu di kandang kelinciku (usagi goya, sebutanku untuk apartemenku yang kecil). Kebetulan Gen tidak ada di rumah karena menginap di universitasnya yang dipakai untuk ujian sipenmaru Jepang. “Tante Eka” demikian Riku dan Kai memanggilnya, akhirnya sampai juga di pintu apartemenku jumat lalu, setelah mengikuti panduan naik kereta, bus dan jalan kaki. Ekawati Sudjono  merupakan orang kedua yang datang langsung ke rumah setelah Ekaperwitasari alias Wita yang pernah kutulis di “Ratu Kopdar?”.  (Heran deh di sekelilingku sekarang byk banget yang namanya Eka… helloooo EKA PNS hahhaha, apa kabar penatarannya)

Rumahku memang tidak begitu sulit dicapai, tapi harus ganti kereta beberapa kali dan naik bus. Biasanya orang asing takut untuk naik bus sendiri di Tokyo, karena memang tiap daerah cara membayarnya agak lain. (Silakan baca juga tulisan Hilda tentang naik bus di Jepang). Kalau dalam Tokyo biasanya 200-210 yen tarif tetap untuk berbagai jarak, dan membayar waktu naik.

bertiga dengan kue yang dibawa khusus dari Tsukuba

Berhubung aku bingung mau masak apa, jadi untuk hari jumat mulai jam 3 an, kita makan onabe, rebus-rebusan ayam, ikan, kerang dan sayuran. Malam juga masih sama. Aku malessss banget masak jumat itu.Tapi karena Eka bawa kue buatan temannya, jadi malam itu kita ada desert yang enak.

Kesempatan juga ada Eka, jadi aku minta dia untuk memotret aku dengan baju yang kuterima dari ketiga sahabat blogger. Biar bagaimanapun, difoto orang lain hasilnya akan lebih bagus daripada foto sendiri. hihihi…

Dan untuk menebus rasa bersalahku dalam penyambutan Eka hari sebelumnya, sabtunya aku masak deh. Ayam Bakar Padang plus balado terong. Asyik banget makan berdua pake tangan, serasa di Salero Bagindo deh. Sayang kurang pedas, karena aku masukkan cabenya terakhir, setelah ambil ayam tanpa cabe untuk anak-anak. Dan aku kaget ternyata Kai makan banyaaaak sekali, nasi dan ayam “gule”.

Kalau begini kan bisa makan pakai tangan, ngga usah pakai sumpit... sayang kurang pedas

Tadinya kami mau jalan-jalan sekitar rumah, tapi karena aku sakit kepala, jadi malas deh…. santai-santai aja di rumah, sampai hari berganti tanggal.  Tadinya ingin mengucapkan selamat ulang tahun pada Eka persis pergantian ke tanggal 17, tapi ternyata aku ketiduran bersama anak-anak dan baru bangun sekitar jam 5:30 pagi.

Aku tidak bisa siapkan kado apa-apa untuk Eka, karena aku sama sekali tidak tahu apa kesukaan dia. Terus terang aku juga baru kenal Eka. Gara-gara dia minta add di FB, tapi dengan pesan begini:  “Hi kk imelda… boleh kenal kah? eka salah satu peserta teacher training-nya monbukagakusho 2009 yg lagi belajar di university of tsukuba =) eka tahu blog kk imelda dari orang tua murid lho karena anaknya juga lagi belajar di ibaraki…eka tinggal di jakarta dan dulu anak sma 70 heheeh ga jauh dari tempat tinggal k imelda =p sebelum berangkat bulan oktober kemaren, sering bgt buka blog k imel =) di confirm yaaaaa.” Siapa yang tidak akan confirm kalau dapat “opening” semanis ini bukan? (heheheh makanya kalau mau add saya di FB, musti kasih alasan hihihi). Tapi setelah jadi friend di FB, baru tahun ternyata Ms Eka ini guru bahasa Inggris keponakanku… what a small world.

Tapi you know, lahir di bulan januari beda 3 hari, sedikit banyak tahu deh sifat-sifat yang dimiliki, yang memiliki persamaan. Jadilah waktu yang dilewatkan bersama kita bercerita tentang ciri-ciri “seorang capricorn sejati” hihihi.

Ini loh yang namanya tumpeng anak-anak..... 😀

Kebetulan rasa ingin masakku hari minggu itu timbul, sehingga waktu dengan berderai air mata Eka cerita bahwa kalau ulang tahun biasanya ibunya membuatkan nasi kuning, aku bilang padanya, “kenapa ngga bilang-bilang? ” Dan dengan lembutnya dia berkata, “Aku ngga mau repotin orang lain kak”…. hihihihi khas nya capricorn.

Happy Birthday sweet seventeen untuk Eka

Jadi deh hari Minggu aku nguprek isi dapur, kira-kira apa saja yang bisa dipersiapkan untuk nasi kuning. Tentu saja bumbu instant… dan jangan sangka bumbu instant tidak bisa enak loh. Yang penting kata Eka, “Masak dari hati”… itu yang menentukan makanan itu enak atau tidak. Eh tapi baru kali ini juga aku lahap makan nasi kuning buatanku (aku biasanya tidak suka makan masakan sendiri) …. kayaknya sih karena ada sambal….

Kai mau bantu.. kalau Riku sih sudah biasa... heboh deh

Demikian pula dengan kue tart Black Forrestnya. Bener-bener darurat karena aku lupa menyiapkan stock bubuk coklat. Jadilah bungkusan cocoa untuk minuman yang dipakai. Biasanya dalam sachet cocoa untuk minuman sudah ada susu/krimnya, jadi warna kuenya tidak bisa coklat tua deh. Tapi sekali lagi yang penting kan rasanya ya Eka….

Yang ulang tahun dengan yang buat kue

Dan sebetulnya selain hasil karya masakanku berhasil diicipi oleh Eka, ada juga hasil kerja tanganku yang lain, yang sayang sekali tidak bisa dipameri di sini. Ya, kata Eka sih sudah sekelas Jonny Andrean hihihi. (Siapa korban berikutnya ya? hihihi)

Well, liburan sudah berakhir, sayang sekali aku tidak bisa mengajak Eka jalan-jalan di Tokyo karena mobil dibawa Gen. Tapi selalu ada lain kali ya Ka…. Ayo, siapa lagi orang Indonesia yang berani datang sampai di depan rumah saya sendiri? Saya tunggu loh 😉 Untuk Eka yang baru tinggal di Jepang 3  bulan (sejak Oktober 2009) ini, selamat melanjutkan pelajarannya, semoga betah dan bisa diterima ke program master…. terima kasih juga untuk kedatangannya bisa membawa suasana Indonesia di rumah, dan menemani saya bersama dua krucil yang suka bertengkar 🙂

Kai yang selalu ngotot mau memotret

Sttt, aku lagi ngeracunin Ekawati Sudjono ini untuk jadi blogger. Di sini nih alamat URLnya dia… http://asakiri.wordpress.com/

26 gagasan untuk “Kopdar atau Jumpa Fans?

  1. Oemar Bakrie

    Kalau sedang di LN sesama orang Indonesia rasanya dekat sekali ya meski baru kenal. Coba kalau di negara sendiri bisa begitu, alangkah indahnya Indonesia …. Jadi pengen lagi ke Jepun untuk jadi TKI … 🙂

    Balas
  2. krismariana

    Kai besok kayaknya bakal jadi fotografer tuh mbak… *ini komentar utk foto terakhir itu*

    Pasti senang ya ketamuan orang yg sama2 dr Indonesia. Eka jg pasti seneng karena ulang tahunnya dilewatkan bersama orang yg tepat hehehe 🙂 Salam kenal buat Eka ya 🙂
    .-= krismariana´s last blog ..Si Jo =-.

    Balas
  3. vizon

    Wah… mantap banget ini… 😀
    Dari kisah perkenalannya, ini bukan kopdar, tapi ini adalah jumpa fans, hehehe…
    Aku salut banget dengan nechan, meski baru kenal, dan lewat fb pulak, tapi sudah segitu tulusnya memberi kebahagiaan buat Eka. Ini luar biasa nechan…
    Buat Eka, selamat ulang tahun ya. Dirimu beruntung berkenalan dengan orang sehebat nechan Imelda ini…

    Balas
  4. Ekawati Sudjono

    ini dia pemeran pembantu utama dalam cerita itu… (iya dong… pemeran utamanya khan ya tuan rumah heheheheh i love you, k Imel…kicupkicup…) TERIMA KASIH BANYAK, K IMEL… Ga kebayang akan pernah merayakan ulang tahun di tengah-tengah orang2 yang bisa dibilang cuma kenal ceritanya di blog.. hiksss… thank u, mama Steven.. I would not know this great person if you hadn’t told me the TE… Hikss.. yup, going there by myself was truly a challenge, but I was sure that it was gonna be okay…Yup, I am okay, apalagi ditantang sama capricorn sejati macam K imel… huh, siape takut? ngga ding, degh2an, cemas, seneng, girang bercampur jadi satu… (K Imel, aku blum cerita ttg cowok Checzhnya yang berkali2 tanya kekkongsimasuka hahhahaha aku ketemu pas pulang) … Tapi Alhamdulillah, di umur aku yang baru aku dikasih anugrah tak terhingga, pokoknya seharian itu merembes terus air mataku (meminjam salah satu judul artikel TE)… Thank u, K Imel.. your warmth, ur sincere, ur kindness.. ah, they will remind me that I have another “home” in my heart… Hikss… (diketik di sela2 break nihonggo classes yg mulai dr jam 8.40-15.00 hehehhe ampun sensei ) buat k Krismariana n Uda Vizon (boleh panggil uda biar samaan kaya k Imel?) salam kenal kembali yaa… Yup, kita beruntung bisa berteman tulus dengan K imel… udah dulu ya… mo merembes lagi niy

    Balas
  5. DV

    Bertemu sesama orang Indonesia di ‘tanah rantau’ memang mengasyikkan ya, Mel?!?
    Aku sampe sekarang sangat senang menyambut weekend karena itu berarti aku akan bertemu dengan sesama orang Indonesia.

    Selama weekend (dan sedang bersama orang Indonesia) pun aku akan merasa deg2an ketika misalnya pas lagi ada di Mall tau2 ada orang berceletuk bahasa Indonesia…. pengen negur tapi takut dibilang ‘Udik” :))

    Tapi lucunya aku ngga deg2an setiap pulang kerja meski kutahu aku akan segera bertemu dengan istriku yang juga orang Indonesia.

    Huakakakkakkaka
    .-= DV´s last blog ..Little Nyonya =-.

    Balas
  6. yessy muchtar

    Pertama ….aku sama mbak eka itu mestinya tukeran tempat tinggal atau kerjaan!
    Hahahaha,….Masak rumahku di kemayoran, sementara kantor di pondok pinang! Lahhhhhh..si mbak Eka ini kantornya di kemayoran dan rumahnya di pondok pinang!!! jiah! kebalik kan? hehehehe….

    Sedikit banyak aku bisa memahami kerinduan mbak Eka terhadap keluarganya. Bayangin, ulang tahun…lah ..sendirian jauh banget dari keluarga.

    Senang rasanya membaca postingan ini, mbak 🙂 Semuanya begitu tulus, begitu hangat. Tidak mudah untuk mendapatkan keramahan seperti ini. Tidak semua orang mau melakukannya….

    Jadi…siapa yang akan berani mengujungi rumahmu lagi, mbak?
    Doakan aku bisa punya rejeki ya 🙂 Siapa siy yang gak mau jalan-jalan kesana 🙂 hehehe

    Love you mbak!

    Balas
  7. nh18

    Ada Tiga Hal EM
    1. Nasi Kuning …
    Imelda Strikes Again …
    Beginilah cara Imelda …
    Menghormati dan menyayangi sahabat-sahabatnya …
    Saya yakin ini ulang tahun paling membekas di hari Eka

    2. SMA 70 ??
    aaahhhhaaaa …
    (udah gitu aja reaksinya …)

    3. as ussual …
    This is the beauty of blogging …
    (mmm sebetulnya kurang tepat juga sih … karena ground coffee (a.k.a Kopi Darat) kali ini antar sesama Facebooker ya … walaupun Eka akhirnya ngeblog juga

    Very Nice EM
    Salam saya
    .-= nh18´s last blog ..BLOG TAG LINE =-.

    Balas
  8. kartiko

    “akhirnya sampai juga di pintu apartemenku jumat lalu, setelah mengikuti panduan naik kereta, bus dan jalan kaki”

    pake nyebrang kali trus naik gethek atau rakit dulu ya nggak ya?? hihihi..

    wadoh kalo naik bis di jepang ampun deh… pusing…

    Balas
  9. isnuansa

    Doh, seruuu banget acaranya. Kedatangan tamu, tamunya nggak mau ngrepotin, tapi tuan rumahnya bener-bener menjamu puol: masak nasi kuning, bikinin kue, duh, duh, senengnya namu di rumah Mbak Imelda.

    Jangan-jangan, nanti asal ada orang Indonesia yang ke Jepang, wajib mampir nih ke sana. Terutama bloggernya…

    Balas
  10. narpen

    tante.. seneng liat fotonya semarak..
    foto pake baju ungunya cantik tan 🙂

    wah kapan ya bisa mampir ke usagi goya, hihihihi.. deket2 aku ultah ah, biar dapet blackforest
    *ngarep*

    Balas
  11. henny

    Selamat Ulang Tahun buat Mbak Eka dan salam kenal…

    Mbak Imel, Meski katanya black forest darurat… tapi gak kekurangan sentuhan profesional kok! Cantik dan menggiurkan selayaknya black forest… @_@ Dan membayangkan Riku – Kai ‘membantu’ …. kebayang deh hebohnya seperti apa hahahaha… Senang dan seru bergumul di dapurnya Mbak Imel yah…
    .-= henny´s last blog ..Pijat – Memijat =-.

    Balas
  12. edratna

    Artinya jumpa fans mungkin ya tepatnya.
    Betapa menyenangkannya, dan terlihat Riku dan Kai langsung akrab….dengan tante Ekanya.

    Memasak dengan hati….itu kuncinya Imel, menerima tamu dengan keramahan, betapapun sederhananya, tamu akan krasan di rumah kita.
    Kapan ya bisa mengetuk langsung pintu rumah Imel di Tokyo?…hehehe
    .-= edratna´s last blog ..Nikmatnya pesan makan via “Delivery order” =-.

    Balas
  13. DM

    Nah, suatu saat aku akan ke Tokyo. Dari bandara langsung ke usagi goya. Tapi, soal naik kereta dan naik bis sendiri, nggak janjiii… Huahuahua!

    Ya, apa pun namanya, apa pun istilahnya, pertemuan dengan orang-orang yang tak terduga, yang memulai menjalin persahabatan dengan tulus, tentu menyenangkan. Membuat hidup ini lebih berisi dan bermakna bukan? 🙂

    Pssttt… Aku belum pernah merasakan masakan jij lho… 😉
    Ayam bakar Padang plus balado terongnya seperti mantap-tap!
    Oya, si Eka Situmorang-Sir itu sekarang cukup kita sebut Eka PNS saja ya? =))

    ___________
    Tapi setelah jadi friend di FB, baru tahu(n) ternyata Ms Eka ini guru bahasa Inggris keponakanku… what a small world.

    Balas
  14. Nug

    Wuih… makanannya yahud banget.. Ketemuannya juga… Ntar kalo ke Tokyo lagi siap2 makan ayam dan cake lezat..
    Udah berhasil belum racun blog nya Mel..? Hehehe 😀

    Balas
  15. Ping-balik: Road to Nerima « Doppelganger is here…

  16. wita

    Selamat ulang tahun mbak eka, hehehe nama kita samaan ya, waktu itu sempet bercanda sm neechan, klo yang ini Ekawati, nah aku Ekawita hehee bercanda ding mbak (klo namaku nggak disambung) hihihi

    Asik yaa klo bisa kumpul semua di Tokyo, wah bisa nih diatur jd rombongan brangkat kesana, bisa kebayang pasti seru banget 😀
    .-= wita´s last blog ..Road to Nerima =-.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *