Nonton Film Jepang yuuuk!

Masih ingat saya pernah menulis tentang film OKURIBITO, atau yang saya beri judul Sang Pengantar?

Saya tidak suka menonton film. Maka ketika kami pergi ke rumah mertua di Yokohama hari Sabtu lalu, dan ibu mertua mengatakan bahwa dia sudah membeli DVD Okuribito ini, saya tidak begitu antuasias. Apalagi saya bisa membayangkan isi ceritanya. Lah, artinya saja Sang Pengantar, dan bukan sembarangan pengantar. Dia bertugas mengantar jenazah sebelum dikremasikan. Suatu jenis pekerjaan yang dianggap hina oleh sebagian orang, karena berurusan dengan mayat! Langsung memegang mayat! Bahkan penggali kuburpun belum tentu harus memegang mayat. Tapi si Okuribito ini WAJIB memegang mayat.

Baca selanjutnya di sini.

Nah, teman-teman di Indonesia tepatnya di jakarta bisa menonton film ini di JIFFest ke-11. Menurut email yang saya terima jadwalnya DEC 11 / BLZ 8 / 19:00 – DEC 12 / BLZ 4 / 13:00. Saya copy-kan emailnya ya…

Departures (Okuribito)
Dir.: Yojiro TakitaJapan. 2008.
Drama. 130 min. Color. 35 mm.
Japanese (with English subtitles).
DEC 11 / BLZ 8 / 19:00 – DEC 12 / BLZ 4 / 13:00

Daigo Kobayashi, a cellist, loses his job in a disbanded orchestra. Desperate for work, he responds to an ad for “Departures”, assuming of a job in travel agency. Later he discovers that the job is actually for a “Nokanshi” or “encoffineer,” a funeral professional who prepares deceased bodies for burial and entry into the next life. Despite strong objections from his wife and his family, Daigo takes pride in his work. He learns the perfect art of being “Nokanshi”, a gentle gatekeeper between life and death, between the departed and the family of the departed.

Daigo Kobayashi adalah seorang pemain cello yang baru saja kehilangan pekerjaan di sebuah orkestra yang baru bubar. Putus asa mencari pekerjaan baru, ia melihat iklan lowongan dengan judul “Departures”, mengira bahwa itu adalah sebuah agen perjalanan. Daigo pun terkejut ketika mengetahui bahwa pekerjaan yang ditawarkan itu adalah menjadi seorang “Nokanshi”, atau orang yang bertugas menyiapkan jenazah yang akan dikubur. Walaupun istri dan saudara-saudara Daigo membenci pekerjaan tersebut, Daigo tetap menjalankan profesi barunya dengan penuh rasa bangga.

Yojiro Takita is one of the most acclaimed filmmakers in Japan. He started his career making “pink films” (softcore pornographic) that gave him fame when he made the popular comical long-running series MOLESTER’S TRAIN (1982). Won the Oscar for Best Foreign Language Film of The Year, 81st Academy Awards, 2009. Winner of 11 awards, including Best Film, Best Best Director, Best Actor, Best Screenplay, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, Japanese Academy Awards, 2009. Audience Award, Palm Springs International Film Festival, 2009. Best Actor, Asian Film Awards, 2009.

Tertarik?
SEGERA PEROLEH TIKETNYA !
INFO 021-3192-5115
info@jiffest.org

Nah, kesempatan tuh, kebetulan main di Jakarta. Tapi…jangan lupa sediakan saputangan ya. (dan nikmati permainan Mokkun, aktor favorit saya hehehe)

Permintaan Fatma: Foto Mokkun

19 gagasan untuk “Nonton Film Jepang yuuuk!

  1. Ria

    hihihihihi…serem amat film ini…
    harusnya di posting di postingan ke 666 mbak 😀

    aku blom dijakarta, bagaimana mo nonton mbak tanggal segitu 🙁
    .-= Ria´s last blog ..Hatiku =-.

    Balas
  2. henny

    Terima kasih.. terima kasih..!

    Meski Mbak Em traktir beliin tiket trus dibekalin daigaku imo anget plus ice cream wijen hitam sluurp nyummy! aku gak tertarik sama sekali… *dikasih bonus coklat?* tetap gak mau nonton yang ginian…

    Balas
  3. aurora

    hmmm…. filemnya bagus kali yah… emang mbak, pekerjaan itu baik tergantung dari kita menyikapinya… terkadang kerja jadi direktur bisa begitu menyebalkan lho….
    .-= aurora´s last blog ..tukang ojek itu begitu cerewet =-.

    Balas
  4. Ria

    bekerja dengan hati mbak…
    cintailah pekerjaanmu tapi jangan mencintai perusahaanmu 😀

    ternyata film ini sedih toh gak serem…
    aku masih nunggu tulisan tentang hantu2 gentayangan yg jadi mitos di jepang ya mbak…
    kali aja mbak imel pernah ketemu 😛
    .-= Ria´s last blog ..Hatiku =-.

    Balas
  5. vizon

    kayaknya menarik tuh filmnya. sayang ya, cuma diputar di jakarta, jadi gak bisa ikut nonton deh…

    tapi, aku setiap hari nonton film jepang lho, judulnya: NARUTO, hahaha… 😀

    Balas
  6. Tuti Nonka

    Pengantar mayat? Wah … serem ya …

    Saya pernah nonton acara Kick Andy di Metroteve yang menampilkan perias jenazah. Pekerjaan ini pasti menyeramkan bagi kebanyakan orang, tapi si perias sendiri ternyata biasa-biasa saja tuh (nggak serem, maksudnya). Ketika ditanya, apakah ada jenazah yang mendatanginya sesudah dikuburkan, dia menjawab nggak ada … Syukurlah.
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Alamaaak … ! =-.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *