a journey from dawn to dusk

Puisi Pertama

Saya tidak ingat lagi kapan saya menulis puisi pertama kali. Dulu waktu SD kalau mendapat tugas menulis puisi tentang “ibu” misalnya, saya akan mengubah puisi yang saya temukan di koran-koran yang memang saya kumpulkan (saya hobby mengumpulkan puisi dan cerpen dari kecil, menggunting koran dan membuat clipping). Uuuh bokis (payah) banget ya? (masih untung ngga plagiat hihihi)

Tapi memang ada masa saya merasa labil di usia 12-13 tahun dan saat itu saya sering menulis puisi. Puisinya tentang kesedihan, kesepian, pokoknya yang jelek-jelek deh. Waktu pulkam kemarin saya menemukan buku kecil berisi tulisan itu, buku waktu saya berusia 13 tahun….. dan bisa saya baca sambil tersenyum meskipun isinya tentang kematian semua. Mungkin karena itu pula, saya akan lebih bisa menulis puisi dalam keadaan hati yang sedih atau patah hati. Jarang sekali jika hati berbunga-bunga apalagi waktu sedang jatuh cinta. Well, saya juga tidak suka lebay-lebay-an sih hihihi.

Saya sendiri tidak tahu atau tidak sadar apakah ini adalah puisi pertamanya Riku atau bukan. Memang Riku sejak kecil sudah pandai membuat kalimat dengan kata-kata yang sulit. Tapi kalau puisi?

Tadi malam, papanya menemukan kertas tugas di sekolahnya, dan kami berdua merasa “takjub” dengan cara penulisan Riku. Rupanya gurunya juga merasa kalimat Riku bagus, sehingga dia menandai dengan tanda bulatan berbunga.

Cara penilaian guru di sini memang berbeda dengan di Indonesia, yang setahu saya dulu menggunakan tanda centang (entah kenapa waktu pemilu menjadi contreng) dan tanda “kruwel-kruwel” yang menyatakan bagus (kayaknya ini asalnya dari negara belanda deh…musti tanya dulu)

tanda benar di Indonesia kan seperti ini, bingung deh mahasiswa Jepang waktu lihat penilaian saya hihihi

tanda benar di Indonesia kan seperti ini, bingung deh mahasiswa Jepang waktu lihat penilaian saya hihihi

Kalau di Jepang, guru menandai dengan tanda silang (X) untuk sesuatu yang salah, tanda segitiga (△) untuk sesuatu yang dianggap kurang, tanda bulat (O) untuk yang benar. Dua bulatan untuk yang dianggap bagus, dan tanda bunga jika dirasa “hebat”.

tanda bulat untuk benar, dan dua bulatan untuk bagus

tanda bulat untuk benar, dan dua bulatan untuk bagus

Saya mau share tulisan Riku di sini;

森が月のひかりにてらされています。

どうぶつたちはねむっています。

きこえるふくろのこえ。

Sinar bulan menyinari rimba

binatang tidur

terdengar suara burung hantu

(hmmm kalau diterjemahkan kok “jiwa”nya hilang ya? hehhee)

Tanda bunga untuk menyatakan bagus sekali atau hebat

Tanda "bunga" untuk menyatakan "bagus sekali" atau "hebat". Ini yang saya anggap puisi pertama Riku (padahal mungkin ada yang lain sebelumnya)

.

Anda punya kenangan tentang puisi atau karangan yang bagus?


emiko a.k.a Ikkyu_san  I am just an ordinary woman, who live in Tokyo with my husband and two sons. I am a lecturer, translator, and a narrator as well. I like reading, photography, philately, blogging, singing, cooking etc Read more from this author




Category: Diary

31 Comments to “Puisi Pertama”

Add Comments (+)

  1. KikaNo Gravatar mengatakan:

    Kehidupanku adalah puisi, tentu banyak kenanganku..
    Hebat Riku, sangat-sangat hebat. Imajinasi yang sangat bagus untuk dipupuk.

    [Reply]

  2. narpenNo Gravatar mengatakan:

    ada kata bokis! Ahahaha…
    *jadul kalipun tante..*

    Wah, thx infonya ttg cara penilaian. Saya baru tau klo tandanya begitu :D
    Lho ini lagi tugas mengarang puisi apa tugas menggambar tan? Kok jadi satu?

    Saya pertama kali nulis puisi kayanya juga pas SD. Bagus/ga nya puisi itu subyektif ya tante..
    Menurut saya, puisi itu bagusnya klo cuma sedikit2, dan lagi pas ada sikonnya..
    Jadi “kena” banget gtu rasanya..
    Klo terlalu banyak, rasa indahnya seringkali berkurang. Mungkin karena itu saya agak sulit menikmati buku kumpulan puisi.
    narpen´s last blog ..Chocolate Fondue di Café du Chocolat My ComLuv Profile

    [Reply]

    Eka Situmorang-SirNo Gravatar Reply:

    xixixi…
    bokis tu artinya payah ya mbak EM?
    kirain artinya boong deh
    bukan yah?

    hehehe jadul tapi ngangenin… kata2 jadul tuh lucu…
    jd inget indehoy :P hehe
    Eka Situmorang-Sir´s last blog ..Metamorfosa My ComLuv Profile

    [Reply]

  3. AtA chanNo Gravatar mengatakan:

    ..
    Hebat si gajah kecil udah bisa bikin puisi..
    Jago menulis dan melukis, punya jiwa seni kayaknya mbak..
    ..
    Iya mbak kalo ngelihat tulisan lama suka bikin senyum2 sendiri..
    Dalam hati bicara *cemen bgt tulisanku dulu*
    Hihi..
    ..

    [Reply]

  4. Eka Situmorang-SirNo Gravatar mengatakan:

    Puisi kadang kalau diterjemahkan bener mbak jadi agak kurang soulnya…
    Tapi dapat bunga dari gurunya? Weleeeh pasti hebat!!
    Aku maunya bunga bank! :P hahaha
    Tapi puisinya lucu lho Riku ;)

    mbak.. puisi mbak di pub,ish jiga dunk :P
    Eka Situmorang-Sir´s last blog ..Metamorfosa My ComLuv Profile

    [Reply]

  5. Oemar BakrieNo Gravatar mengatakan:

    Wah … saya paling nggak bakat bikin puisi dan bidang sastra lainnya … Tapi kata orang kalau sedang jatuh cinta banyak orang yg tiba-tiba jago bikin puisi lho … hehehe :)
    Oemar Bakrie´s last blog ..3 Generasi … My ComLuv Profile

    [Reply]

  6. LalaNo Gravatar mengatakan:

    Believe it or not, inspirasiku justru datang ketika hati sedang nggak karuan, Sis… Makanya, kalo postingan lancar, artinya hidupku lagi nggak beres.. wekekeke…

    Soal puisi di umur 13 itu, pasti karena saat itu menghadapi operasi yang hidup atau mati itu, yaa… Wajar lah kalo bicara soal kematian semua…

    Soal puisi riku… memang kadang kalo diterjemahkan jadi kehilangan maknanya… Tapi anyhow, puisinya tetap puitis, and I bet, itu didapatnya dari dirimu.. hehehehe…

    Salam manis buat Riku..
    mwah mwah

    [Reply]

  7. nh18No Gravatar mengatakan:

    Kenangan tentang Puisi …
    Mmmm … tidak punya …
    Saya tidak pernah ingat mengenai hal yang berbau puisi …

    Terus terang saja saya kurang suka puisi …
    Kesan saya … melow surelow …
    memandang dunia dari sudut yang muram saja …
    (padahal tak semua begitu ya .,..)

    So talking about puisi ?
    Saya Pass … I do not have it …

    Salam saya
    nh18´s last blog ..NOSTALGIA SIKIT My ComLuv Profile

    [Reply]

  8. FandaNo Gravatar mengatakan:

    Aku paling ga bisa bikin puisi, mbak. Buat aku, kalo mo ngomong sesuatu ya langsung aja to the point. Kalo marah ya misuh2, kalo sedih ya nangis, kalo senang ya ngocol aja yg lucu2. kalo lg jatuh cinta? Malah ga ada yg tau deh…
    Fanda´s last blog ..Liburan Nanti Kemana? My ComLuv Profile

    [Reply]

  9. Didien®No Gravatar mengatakan:

    sayang sekali saya g pandai membuat puisi, meskipun hidup saya penuh kesendirian dan kesedihan hehehe…
    ternyata kalah dengan riku, udh pandai bikin puisi…

    salam, ^_^
    Didien®´s last blog ..Gejala & Pencegahan (Filariasis) Kaki Gajah My ComLuv Profile

    [Reply]

  10. Riris ENo Gravatar mengatakan:

    iya..kirain bokis itu bohong..hehehe…

    puisi pertamaku judulnya “Gajah” terinspirasi setelah pulang dari Bon Bin di Surabaya, ketika masih 3 SD.

    puisi lebay pertama kali ketika aku jatuh cinta sampe terkiwir-kiwir sama seseorang di SMP (hayaah..kok jadi curhat)

    Puisi-puisi lebay itu aku bukukan juga, tapi di buku tulis, lho dan untuk konsumsi pribadi saja… Rasanya kok ga ada publisher yg mau dengan puisi lebay macam yg kukoleksi ini..hihihi
    Riris E´s last blog ..Mengenal bukan Mengira-Ngira My ComLuv Profile

    [Reply]

  11. fatmaNo Gravatar mengatakan:

    inget puisi, inget novel laskar pelangi yang di dalamnya ada puisi ikal untuk a ling *gadis pujaannya*

    lihatlah ke langit
    jauh tinggi di angkasa
    awan-awan putih yg berarak itu
    aku mengirimkan bunga-bunga krisan untukmu

    ehm, ehm,,,romantis bgt,,^o^
    fatma´s last blog ..boyz II men-tracks of my tears My ComLuv Profile

    [Reply]

  12. hennyNo Gravatar mengatakan:

    Riku bisa nulis kalimat sedalem itu, hebat sekali beliau! Pasti lebih indah jika bisa dibaca dalam tulisan kanji-nya Riku. untuk menulis puisi butuh ‘nilai rasa’ yang lebih… Puisi pertamaku? Aduh.. tak ada yg berbekas karena dibuat hanya demi pe-er sekolah!

    Temanku Dian Adji menulis tentang apresiasi seorang Ibu terhadap karya yg dihasilkan oleh putra-putrinya, menurutku menarik sekali. coba intip deh….http://artsofcards.multiply.com/journal/item/164/RUMAHKU_GALLERYKU
    henny´s last blog ..Lagi Ah.. My ComLuv Profile

    [Reply]

  13. desi eriaNo Gravatar mengatakan:

    wah mba, aku ga inget kapan puisi pertama aku dibuat.
    Tapi pernah tuh nemu curhat atau semacam puisi patah hati.
    kayanya emang inspirasi jadi menggunung kalo lagi patah hati hehe.

    puisi riku bagus mba permainan katanya, berbakat.
    mungkin bakat nulisnya ketularan mamanya :D
    desi eria´s last blog ..Twilight Saga – New Moon My ComLuv Profile

    [Reply]

  14. vizonNo Gravatar mengatakan:

    menulis puisi sendiri? hmm… kapan ya pertama kali? udah lupa. soalnya tidak ada yang berkesan… :D

    puisi Riku itu mirip lagu Burung Hantu ya Nechan?
    Matahari terbenam
    Hari mulai malam
    Terdengar Burung Hantu
    Suaranya merdu…

    [Reply]

    Tuti NonkaNo Gravatar Reply:

    Kuku kuku kuku …. (*melanjutkan Uda Vizon*)

    Wah, apakah lagu itu masih dikenal anak-anak jaman sekarang ya?
    Tuti Nonka´s last blog ..Kopdar Yogya Berlanjut … My ComLuv Profile

    [Reply]

  15. AfdhalNo Gravatar mengatakan:

    haaa?? bokis?? hhehehe
    dah lama gak denger istilah itu…

    puisi?? maap diriku bukan “pencinta seni”
    :P

    [Reply]

  16. Bro NeoNo Gravatar mengatakan:

    Puisi… hemmm dulu pernah juara III lomba puisi di majalah sekolah… pdhl puisinya biasa banget… dulu ikut lomba jg krn iseng aja…

    aku skr masih mencari prosa lirik :-) selain pengakuan pariyem
    Bro Neo´s last blog ..Guru Guru My ComLuv Profile

    [Reply]

  17. AtA chanNo Gravatar mengatakan:


    Iya kirain bokis itu membual..
    :-D
    ..
    AtA chan´s last blog ..mencoba menganalisa.. My ComLuv Profile

    [Reply]

  18. AtA chanNo Gravatar mengatakan:

    ..
    Lho..!
    Nge-reply komen mbak eka, kok muncul dibawah ya..?
    ..

    [Reply]

  19. ChandraNo Gravatar mengatakan:

    Hihi dari kecil aku ngga terlalu suka puisi, dulu pas ada acara anak2 di TVRI (Aneka ria anak nusantara??) kalo ada yg bagian baca puisi aku sebel banget.. :p

    Setuju ma Eka, puisi mba Imel yg pas umur 13 th dijadiin postingan dooongggg…

    [Reply]

  20. edratnaNo Gravatar mengatakan:

    Ahh puisi…ini benar-benar hal yang sulit saya kuasai. Benar-benar kalah deh sama Riku.**
    Dan urusan mengarang, menulis puisi, itu bagian yang nilainya pas-pas an.
    Jadi saya menulis puisi karena terpaksa. Suatu ketika pelajaran bahasa Indonesia di kelas 2 SMA. Saya masuk di kelas 2 PAS, benar2 kelas anak yang kemampuan puisi nya lemah. Namun ibu guru meminta masing-masing murid buat puisi…waduhh mati aku.

    Sampai seminggu kemudian, dua kalimatpun tak selesai. Kebetulan di rumah ada kakak sepupu yang ikut keluarga kami, lagi patah hati…pas dehh, dia lagi seneng-senengnya bikin puisi. Jadi saya minta dibuatkan satu…

    Dan tentu saja temanya patah hati…habis deh saya jadi bulan-bulanan ejekan sekelas…kok patah hati, jatuh cintanya sama siapa? terus ditebak deh….hahaha…dan saya terpaksa seolah-olah itu puisiku. Celakanya disuruh baca masing-masing puisi itu didepan kelas…duhh sekali itu aja deh….hihihi.

    (Imel terbayang kan, bagaimana wajahku saat baca….ditekuk)
    edratna´s last blog ..Menikmati perjalanan Jakarta-Bandung My ComLuv Profile

    [Reply]

  21. BatavusquNo Gravatar mengatakan:

    Salam Takzim
    Setelah mendengar butiran-butiran hikmah Idul Adha di masjid dan di tanah lapang, mari kita aplikasikan hikmah semangat berqurban kepada sesama dan kerja keras sekeras ibunda Hajar dalam mendapatkan setetes air cinta untuk Nabi Allah Ismail.
    Salam Takzim Batavusqu

    [Reply]

  22. BatavusquNo Gravatar mengatakan:

    Salam Takzim
    Setelah mendengar butiran-butiran hikmah Idul Adha di masjid dan di tanah lapang, mari kita aplikasikan hikmah semangat berqurban kepada sesama dan kerja keras sekeras ibunda Hajar dalam mendapatkan setetes air cinta untuk Nabi Allah Ismail.
    Salam Takzim Batavusqu.

    [Reply]

  23. shalimowNo Gravatar mengatakan:

    oooh ternyata gitu ya bu
    memang dunia bedabeda
    hehehehhh
    tx ya

    [Reply]

  24. putriNo Gravatar mengatakan:

    Kalo dibahasaindonesiakan jadi agak aneh, ya, mbak…?
    Mungkin lebih terasa ruhnya saat dalam bhs Jepang…. :D
    putri´s last blog ..Teriakan Jalanan My ComLuv Profile

    [Reply]

  25. JRNo Gravatar mengatakan:

    wakh kalo aku sampe skr gag bisa bikin kata kata yang sindah itu mba, mungkin karena aku gag ngerti puisi ya

    [Reply]

  26. Joko SetiawanNo Gravatar mengatakan:

    Mbakkk…… Bagi2 dunks PUisinya he he he////
    Lama saya tidak ke sini///
    Ditunggu update nya ya… :)
    Joko Setiawan´s last blog ..PERANAN PEKERJA SOSIAL My ComLuv Profile

    [Reply]

  27. Tuti NonkaNo Gravatar mengatakan:

    Sama seperti Om Nh, saya kurang akrab dengan puisi. Menurut saya, kebanyakan puisi terlalu personal, agak subyektif untuk menilai bagus-jeleknya. Tapi beberapa penyair bisa melahirkan puisi-puisi yang yang indah dan kuat, misalnya WS Rendra.

    Puisi juga sangat jarang yang bisa dikenal secara luas, menjadi bahan pembicaraan, dan memberikan pencerahan seperti halnya novel. Itulah sebabnya, saya lebih suka menulis dalam bentuk novel (kalau sekarang mah novel juga sudah nggak lagi, lebih tertarik nulis opini, atau feature).
    Tuti Nonka´s last blog ..Kopdar Yogya Berlanjut … My ComLuv Profile

    [Reply]

  28. nanaharmantoNo Gravatar mengatakan:

    dulu di SD aku rajin bikin puisi untuk mading…
    waktu SMP…nulis buku harian dengan gaya puisi supaya nggak ketauan aku jatuh cinta atau cemburu atau patah hati sama siapa aja hihihi…
    Nah, aku mulai “benci” puisi waktu SMA, saat seorang temanku “nembak” aku, pakai puisi, berbelit-belit…wew…udah gitu, puisinya banyaaaaakkkk…banget…aku dipinjami bukunya itu, dan aku jadi objek puisi-puisinya itu. hhfff….aku malah eneg, Mbak…hehe saat itu blm tren kata “lebay” deh hehe…:)
    Sejak itu aku nggak terlalu suka puisi, penuh kiasan sih…
    aku lebih suka tulisan bebas yang gamblang, dan lugas…
    nanaharmanto´s last blog ..Hajatan Haji My ComLuv Profile

    [Reply]

  29. RiaNo Gravatar mengatakan:

    aku suka bikin puisi mbak, waktu aku sd – sekarang aku punya diari dan beberapa puisi menghiasi…hehehehe… *sekarang sih udah jarang banget diisi* kalau menulis puisi aku suka mengaitkan suasana hati dan alam…dan sama juga dengan dirimu aku gak suka yg terlalu lebay :D

    btw…puisi2mu bagus kok mbak…aku suka ;)
    Ria´s last blog ..Koala Baruku My ComLuv Profile

    [Reply]

  30. Pakde CholikNo Gravatar mengatakan:

    Rasa cinta pasti ada
    Pada makhluk yang bernyawa
    Tak kan hilang selamanya
    Sampai datang akhir masa
    (Lagu Renungkanlah oleh..siapa ya lupa he he he)
    ——–
    Apakah anda mempunya rasa cinta
    Jika ada tuangkanlah dalam puisi
    Dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA
    Di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta

    Mereka sudah disana semua
    Tinggal menunggu puisi anda.
    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  31. pasang iklan gratisNo Gravatar mengatakan:

    Puisi kadang kalau diterjemahkan bener mbak jadi agak kurang soulnya…

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

QRCode

Photobucket

yang mau cari-cari

Almanak

November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Yang punya :

yang bersahabat

yang ngobrol


ShoutMix chat widget