Cemburu

Wah kalau udah berurusan dengan kata yang satu ini, hubungan dua manusia bisa runyam deh. Apalagi kalau dibiarkan, yang tadinya kecil…jadi besar besar mengembang dan meletus! Dooorr …. dan akhirnya semua tindakan yang dilakukan akan salah di mata yang cemburu. Entah dia itu perempuan atau laki-laki.

Nah, hari Rabu itu, aku a. g. a. k. cemburu… ngaku nih. Begini ceritanya.

Sudah sejak Jumat lalu, Kai tidak bisa ke “belakang”. Sembelit. Sudah upaya macam-macam tetap tidak bisa. Aku sempat bicara dengan guru di penitipannya, dan mendapat jawaban yang melegakan. “Tidak apa-apa kok bu, ada anak yang memang biasanya siklusnya 4-5 hari”. Tapi aku tahu pasti Kai juga menderita. Jadi aku putuskan kalau Hari Rabu sembelitnya tidak sembuh, aku akan ke RS. Selasa malam…menunggu…menunggu sampai pagi tidak ada tanda-tanda. Akhirnya jam 9 pagi, aku telepon ke penitipan memberitahukan bahwa kami akan terlambat, karena mau ke Rumah Sakit dulu.

Sudah bersiap-siap, kami turun ke bawah, ke tempat sepeda…. Nah saat itu Kai menangis sambil berkata, “Ma…pu pu”. Cepat-cepat deh aku naik lift ke lantai 4, kembali buka pintu dan ke WC. …. Lega deh… (sorry ya pasti ada yang bilang iiiih imelda…ginian aja diceritain hihihi)

Nah karena aku tahu Kai juga senang dan lega, aku peluk dia.
“Untung ya nak…bisa keluar.”
“Mmmmm ” (maksudnya iya)
“Yuk kita pergi…”
Shensei?” (Dia selalu berkata shen-sei bukan sensei… dan entah kenapa memang Kai suka sekali dengan penitipannya, sensei-senseinya)
“Hmmm … Kai sayang siapa? Mama atau sensei?”
“(Sambil liat aku) Shensei..”
“Hah? Kai ngga sayang mama?” Lalu dia cium aku.
Iseng aku tanya lagi, “Kai sayang siapa? Mama atau shensei?”
Lalu dia ketawa… diam
“Ayo …kai sayang siapa? Mama atau sensei?”
“Shensei”… (huh… menyebalkan sekali…. aku jadi teringat kalau pertanyaan yang sama diajukan pada Riku waktu kecil, dia PASTI menjawab Mama)
“Kaiiiiiiiiiiiiiiiiii….. Kai ngga sayang mama ya?”
Lalu dia cium aku lagi…
Gebleknya aku tanya lagi
“Kai sayang siapa? Mama atau sensei?”
“Mama…”
“Nahhhh gitu dong” Sambil aku cium-cium dia.

Betapa memang kita manusia akan bertanya terus pada pasangan kita, siapa yang dia cintai. Seakan tindakan saja tidak cukup. Cemburu. Dan jika tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, kita akan terus bertanya, bertanya, bertanya… sampai mungkin pasangan kita itu muak dan berkata, “Ya aku cinta kamu kok” (padahal karena terpaksa tuh)…. Nah udah dijawab begitu juga biasanya masih marah  tuh kalo cewek!bilangnya… ngga tulus, karena musti ditanya dulu baru bilang…. hahahaha… Susah ya jadi laki-laki. Menghadapi perempuan yang cemburuan (tapi kejadian bisa kebalikan kok, cowonya yang cemburuan)

Kembali ke Kai, aku jadi berpikir saat itu. Memang aku jarang berduaan pergi dengan Kai, istilahnya ‘date’ kencan atau rendezvous deh. Bahkan mungkin tidak pernah! Selalu ada Riku. Sedangkan dengan Riku, aku sering pergi date berdua, makan es krim lah, takoyaki lah….

Jadi aku bilang pada Kai,
“Kai… mama to isshoni tabeni ikou ne… (Kai pergi makan sama mama ya?)”
“Ikou… (mari pergi)”
Cepat-cepat aku telepon penitipan dan membatalkan pergi ke sana hari ini. Aku mau ‘date’ kencan dengan anak kedua ku.

Akhirnya kami berdua jalan ke famires (Family restoran) dekat rumah. Dan menikmati date berdua. Sambil makan dia senderan ke aku, dan sesekali aku minta dia cium pipiku. Sayangnya, dia tetap tidak mau makan sayur yang kupesan. Kai memang tidak suka sayur, lain dengan Riku yang hobby makan sayur. Susah deh…gimana ngga mau sembelit kalau gitu? Akhirnya sebelum pulang ke rumah, aku dan Kai mampir ke toko konbini (convinient store) untuk membeli jus sayur dan buah.

Hilang deh cemburuku hari itu.

(Terima kasih pada Eka yang saking kepikirannya ikut membantu aku mencari artikel tentang sembelit. di sini :

http://papadanmama.com/2009/10/bagaimana-mengatasi-anak-susah-buang-air-besar-bab/ )

25 gagasan untuk “Cemburu

  1. suryaden

    hahaha… syukurlah langsung sembuh, memang sulit ya, ketika saya memiliki pengasuh dirumah,saya juga cemburu sama si kecil, kemudian diputuskan untuk tidak usah pakai, meski agak kerepotan, namun jika si kecil tidak bersosialisasi juga tidak adil, seperti mengungkungnya kasihan sekali apabila dia agak ekstrovert. Untunglah masih negeri Indonesia dan dipemukiman yang masih umum sehingga dengan keterbukaan di rumah akan mengundnag banyak anak dari tetangga untuk bisa bermain, saling kunjung dan tentu saja mengurangi rasa kecemburuan, entah nanti kalo udah agak gede, pasti lain lagi deh… 😀
    .-= suryaden´s last blog ..Link Lokal Download Ubuntu 9.10 Karmic Koala =-.

    Balas
  2. Henny

    Aiih Riku kecil jalan-jalan duaan ni yee..

    Syukurlah Mama Imelda terserang cemburu, hingga terpikir untk berduaan hari itu. Syukur juga Riku sayang shensei, artinya tidak ada masalah selama Riku di penitipan… Kalo dipikir2 tentu melegakan. Yang menyedihkan adalah anak udah seharian dgn pengasuh, malamnya tidur ditemani pengasuh juga..bareng ortu jalan2 digendong pengasuh juga.

    Riku sembelit mungkinkah pengaruh susu? (maaf) apakah eek nya keras? Kadang karena keras, jadi gak bisa keluar… Pada Ping anakku dulu kusumpal sabun mandi kecil (akan ikut keluar nanti) atau disekitarnya dioles bby oil biar licin..kasian emang. Peluk cium buat Riku… Thanks

    Balas
  3. Ly

    saya :
    1. ikut seneng karena Kai udah ga sembelit, semoga besok-besok ngga lagi ya Kai…
    2. ikut merasakan kecemburuan (ada kesedihan juga kan) Mbak Imelda… sebagai ibu bekerja, kita ga bisa terus-menerus menemani anak, dan konsekuensi wajar dari sang anak adalah seperti Kai itu. Anak seumur Kai kan belum paham mengapa kita bekerja (padahal kan buat keluarga, buat dia juga).
    3. salut sama Mbak Imelda… langsung kencan sama Kai…
    4. titip salam untuk Kai… foto2nya lucu deh Mbak… yang terakhir malah bikin iri… hmm..
    .-= Ly´s last blog ..Percakapan gak penting =-.

    Balas
  4. Ria

    setiap manusia pasti pernah cemburu entah itu di ungkapin kepasangan *baca orang disayang* atau hanya di simpen aja di hati. Aku tipe orang yang pecemburu dan terkadang meledak2 dan ketika sedang cemburu aku bisa ngambek…haahaha…. makanya aku pernah bilang sama mbak imel aku harus dapat seseorang yang sangat sabar 😀 tap…tapi…tentunya cemburu ini harus beralasan ya mbak jangan sampe cemburunya cemburu buta seperti beberapa kasus yang pernah kita bicarakan…hehehehehe…jangan sampai kita seperti orang2 itu ya.

    untuk meredam cemburu aku juga sering mengajukan pertanyaan seperti mbak imel ke kai tapi bentuk pertanyaannya begini :

    Aku : Sayang aku gak?
    dia : sayang
    Aku : kok cuman sayang???? *manyun*
    dia : lahhh terus apa dunk
    Aku : harusnya bilangnya SAYANGGGG BANGEETTTT!!! *tambah manyun*
    dia : iya…iya…aku sayangggg banget..nget..nget sama kamu *ngelus dada*

    soalnya dikepalaku yang rada egois dan keras kepala ini kalo orang cuman bilang sayang jangan ada yg di sayang banget…hahahahaha….dan lelaki terkadang tidak mengerti hal-hal yang seperti itu, dan lebih kasian lagi kalo si cewek nanyanya ketika sang PMS datang…wakakakaka….
    .-= Ria´s last blog ..Opsss…. =-.

    Balas
  5. Aurora

    Wah, ketahuan nih ye…
    Perhatian mbak imel ke kai dikalahin sama senseinya…
    Tapi yg jelas, date sehari itu dah menyelesaikan semua…

    Jadi mau punya anak deh…

    Balas
      1. aurora

        siipp… palingan meritnya beberapa tahun lagi… pestanya bakal kuundang para blogger… ada yang mau daftar sebagai blogger yang akan diundang?? hhiihihi
        .-= aurora´s last blog ..Kawan, cita-citamu, sungguh…. =-.

        Balas
  6. mangkum

    Wah mba, beruntung… ga pengen mati… LOL
    Ternyata, Kai yang kek Koala bisa lebih sayang sama Shensei nya… 😀
    Jadi, teorinya kalau diajakin nge-date bakal sayang ya Mba…. 😛
    .-= mangkum´s last blog ..Hah!? Lo Ga Kenal Gue?! =-.

    Balas
    1. nh18

      Saya tersenyum membaca komentar Ipey ini …
      dipikir-pikir bener juga ya …
      kenapa ya kok bisa begitu ???
      kuncinya pasti bukan di menggendong nih …
      hawong kayak koala aja … lebih sayang sensei kok ?

      (hehehe)
      (wah aku kelewatan komeng di postingan yang ini …)

      Salam saya
      .-= nh18´s last blog ..OBAT NYAMUK =-.

      Balas
  7. Riris E

    Ikut senang Kai sudah terbebas dari sembelitnya.

    tentang cemburu dengan pengasuh, saya pun pernah mengalami. Ketika anak saya menolak untuk mencium saya dan lebih memilih untuk memeluk pengasuhnya :'(. Untunglah, tak lama berselang (entah dia sadar atau enggak bahwa perbuatannya itu menyulut rasa cemburu) dia duduk di pangkuan menatap mata saya dengan nakal lalu memeluk sambil berkata,j”Sayaaaang Mamaaaa”
    .-= Riris E´s last blog ..Liputan Tentang Diri Sendiri, 10 Oktober =-.

    Balas
  8. vizon

    ouw… cembokur sama kai tho? kirain sama papanya, hehehe… 😀

    karena cinta adalah soal perasaan, maka sulit sekali bila diukur dari pernyataan. untuk mengetahui seseorang cinta pada kita, cukuplah rasakan, tidak perlu dipertanyakan… tapi, sesekali pernyataan cinta itu perlu juga diutarakan, apalagi pada moment-moment spesial, iya kan nechan…? hahaha…. 😀

    Balas
  9. Lala

    Hehehe…

    Tindakan saja tidak cukup…
    Aku jadi ketawa baca kalimat ini… Berasa dikitikin pelan-pelan sama dirimu, Sis… Kan aku perempuan yang pencemburu.. 😀

    Eniwei,
    Aku sukaaa banget dengan istilah date dan kencan dengan Riku atau Kai. Cute ajah.. 🙂

    Sekarang,
    apa kabar dengan sembelitnya, Sis?

    Balas
  10. anakilang

    Hhhhmm… rernyta cemburu sama kai ya.

    Iya nih tante aku juga pernah cemburu tapi sama keponakan aku. Nah keponakan aku itu dari umur 3 tahun tinggal dan aku yang urus. Jadi dah serasa anak sendiri.

    Perasaaan cemburu itu ada ketika Ibu nya datang jenguk dia. Wuuuiiihh….. rasanya gimanaaa….. gitu.
    Biasanya kalau Ibunya datang jenguk aku ngabur entah kemana. hehehehehe… gak mau cemburu makin dalem tante.

    Balas
  11. zaq

    ha…ha…ha….
    ternyata seorang mama tu punya perasaan kayak gitu ya
    aku juga waktu tk sering ditanya gitu ama mama, dan aku jawab sekenanya aja
    kadang papa, kadang beliau dan kadang teman2ku

    Balas
  12. nanaharmanto

    Mungkin Kai bingung membedakan antara sayang dan suka. Dia suka pada senseinya karena mereka ngajakin main, tapi (mungkin) tak bisa dipeluk atau diciumnya. Setauku orang Jepang sangat membatasi diri dalam hal sentuhan sayang begini ya?

    nah, untuk mamanya, dia sudah membuktikan dia sayang mamanya dengan mencium mamanya. dua kali malah.
    hmmm….Kapan aku di-sun Riku dan Kai ya? hihi..
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Cerita Tentang Pemadaman Listrik =-.

    Balas
  13. Sigi

    hahaha… Kai pintar juga ya, cium pipi mama dulu biar mama nggak marah karena mau bilang sayang sensei… Kecil2 sudah bisa merayu ya Kai-kun ^_^

    Balas
  14. narpen

    Hahahaha… si Kai parah pisaaannn… ahahahaha….
    kok bisa2nya blak2an pilih sensei…
    btw foto terakhir cute tante…
    suka deh 🙂
    .-= narpen´s last blog ..Membaca pikiran =-.

    Balas
  15. Tuti Nonka

    Cemburu? Hahaha … bener Mbak, perempuan memang lebih sering cemburu dibanding laki-laki. Ada orang yang selalu bilang sayang pada saya, dan saya biasa-biasa, agak cuek malah. Tapi begitu ada orang lain ‘ramah’ pada dia, lho … kok saya cemburu! Gilak …. 😀

    Ah, memang harus lebih sering berdua dengan Kai ya Mbak? Jangan-jangan kalau dia rewel itu, sebenarnya dia cemburu sama Riku …
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Wisata Pintar di TMII =-.

    Balas
  16. edratna

    Tadinya kupikir Imel mau cerita cemburu pada Gen…

    Benar Imel, sesekali harus pergi berdua Kai, saya juga pernah mengalami kejadian seperti itu. Si bungsu sangat dekat sama pemomongnya. Kalau pergi keluar, si mbak juga mesti diajak….suatu ketika dia malah nangisnya ke mbak, nggak lari ke ibunya. Cemburu deh, sejak itu, si mbak hanya momong saat ibu ke kantor…hari libur hanya ada ibu dan anak-anak (kecuali jika mau belanja…maklum pernah belanja berdua Narp…ehh saat selesai membayar, dia hilang…rupanya bersembunyi dibalik rak baju, dianggapnya bermain seperti di rumah…waduhh saya sempat senewen)
    .-= edratna´s last blog ..PCSM =-.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *