a journey from dawn to dusk

Dunia penuh warna

Dulu theme aku di T.E.  berwarna-warni banget, pensil warna… sesuai dengan tujuan aku menulis bermacam-macam warna kehidupan di Tokyo sini. Aku juga suka smarties, suka pelangi, suka deh yang warna-warni (dulu sempet suka dengan merek  Be**tton) . Meskipun di antara warna-warna itu aku paling suka merah, hitam dan biru.

Dalam kehidupan kita, sebagai awal kita hanya tahu 3 warna dasar, yang kemudian berkembang waktu SD dengan mengetahui 12 warna. Senang ya membuka kotak pensil warna yang 12 warna itu. Tapi sebenarnya 12 warna saja kurang.  Dulu aku suka ngiler ingin beli kotak pensil warna yang 36 warna, atau 48 warna yang harganya tidak murah itu. Dan akhirnya beli juga pensil warna 36 warna,bahkan bisa diberi sapuan air sehingga menjadikan gambar seperti dilukis cat air. Padahal itu juga cuma beli dan disimpan saja, sayang mau dibuka, apalagi kalau ada Riku…pasti dia pakai dan hilangkan hehehe. Jadi kalau mau pakai harus sembunyi-sembunyi nih.(Waktu liat harga pensil semacam ini di Indonesia, ternyata lebih murah di Indonesia loh, emang buatan Jepang di mana-mana mahal jeh)

Pensil warnaku

Nah bisa bayangkan tidak, jika warna itu tidak hanya 36 warna tapi 500 warna? Yang pasti akan bingung untuk memberi namanya ya. Limaratus batang pensil warna ini satu setnya seharga 36.000 yen (3,6 juta rupiah) dijual oleh perusahaan catalog-shopping Fellissimo dan ternyata sangat populer di kalangan wanita dewasa. Katanya sudah ada 40000 pemesanan. Wow coba deh dihitung keuntungannya. Sampai perusahaan itu sendiri bingung kok, kenapa bisa laku keras di jaman resesi ini ya?

Mungkin orang-orang mulai melarikan diri dari stress dengan memandang warna-warna ini yang dia pakai sebagai interior, atau menyalurkan hobi dengan menggambar macam-macam menggunakan warna-warna ini. Tapi rupanya waktu dikirim tidak sekaligus 500 batang pensil, 25 batang setiap bulan, sehingga untuk melengkapinya perlu 20 bulan…. Heran deh aku orang Jepang kok sabar banget nungguinnya.

500 warna pemanis interior

500 warna pemanis interior

Untuk bidang fashion design di Jepang disediakan Sertifikasi Warna ( 色彩検定試験 shikisai kentei shiken), yang terdiri dari 3 tingkat. Tingkat 1 (ikkyu) yang paling tinggi, disusul tingkat 2 (nikyu) dan 3 (sankyu). Mau coba melongok soal testnya? Bisa dilihat di sini, tapi sayang semuanya dalam bahasa Jepang hehehe.

Meskipun aku  suka warna-warni, untuk beli 500 warna itu mikir dulu deh (kecuali kalo dikasih ya), apalagi untuk mengikuti ujian sertifikasi warna. Waktu saya cari keterangan biaya ujiannya, untuk level 3 seharga 7000 yen, level 2 seharga 10.000 yen dan level 1 seharga 15.000 yen…. Muahalllll. (Tapi kalau dengan sertifikat ini bisa dapat kerja ya bagus juga sih hehehe).

Jadi hari ini aku cukup bernyanyi saja deh bersama Sheila Majid…. Warna!

Warna by Sheila Majid

Lihat pada si pelangi
Seribusatu dimensi
Warna sari dalam sinar hidup kita
Menghiasi alam ini
Inspirasi dunia seni
Kusyukuri cindera mata Maha Esa

Dalam ku mencoba mengejari cita
Aneka warna nan menawan hidupku
Cinta teman setia menolong segala
Terima kasih kuucapkan padamu

Oh warna warna pada dunia
Ku terpesona, kau teristimewa
Oh warna warna bagai bicara
Menyeli hati sanubariku

Ada kalanya kelabu
Membuat hatiku pilu
Tersenyum ku bila warna ceria tiba
Berbagai cerita rupa
Emosi suka dan dunia
Mewarnai kehidupan alam maya

Warna sari pagi mendamaikan hati
Tergambar indah suasana di jiwa

bahan tulisan saya ambil dari sini.



Category: Diary, LIVING

27 Comments to “Dunia penuh warna”

Add Comments (+)

  1. ernalilis mengatakan:

    wah 500 warna.. gimana namakannya apalagi ngapalin.. putih saja bingung mana krem, vanila, broken white..tapi tetep aja alhamdulillah karena aku gak buta warna…
    .-= ernalilis´s last blog ..Me and My HNP.. =-.

    [Reply]

    ILYAS ASIA Reply:

    betapa indahnya dunia :)

    [Reply]

  2. G mengatakan:

    Wuuiiiiy… Saya punya yang 104 warna (^__^) Jadi pingin yg 500 warna…
    .-= G´s last blog ..Treng! (^__^) =-.

    What? 104 warna? buat apa aja tuh G?
    or kamu kerjanya itu kali ya hehehe

    EM

    [Reply]

  3. uke poet mengatakan:

    Ih keren banget. Gak kebayang lihat pensil warna sampai 500 buah.
    .-= uke poet´s last blog ..Mencontreng Dalam Damai =-.

    [Reply]

  4. AtA chan mengatakan:

    Kalo di kasih saya juga gak nolak hehe..
    beli..? Phikir2 dulu deh..
    Saya sukanya gambar sketsa hitam putih, kalo pengen mewarnai ya pake photoshop bisa milih ribuan warna hehe..
    Trus beli pensil warna buat apa nih onesan,kok disimpen aja..?
    Iya nih made in jepang mahal kmaren mampir ke papaya liat2 doang. Akhirnya belanja di daiso yg serba 100 yen itu hehe..

    [Reply]

  5. narpen mengatakan:

    wiii.. 500 warna banyak banget tantee… tapi kok buat pemanis interior?? ada2 ajaa..
    Dulu tuh punya pensil warna/krayon yang lengkap berasa naikin gengsi, tante.. (namanya juga anak2 :p) Paling asik klo dibawa pas lagi jam pelajaran gambar di sekolah. Tapi paling sebel klo dipinjem trus ada yang ilang satu ato dua batang. Biarpun dikit, tapi ya rasanya rusak aja gtu komposisinya..
    Trus suka agak ga tega klo liat ada pensil yang paling panjang (alias ga laku, biasanya warna agak ungu begitu jarang dipake), bawaannya pengen disamain gtu tingginya.. Ribet sendiri lah, hehehe. Bawaan libra kali ya, pengennya sama rata, kaya timbangan.
    .-= narpen´s last blog ..Kekerasan dalam pemilu? =-.

    [Reply]

  6. suryaden mengatakan:

    ini penting untuk para petinggi partai di negeri kita, agar warnanya nggak itu-itu saja… bayangkan kalo 500 warna kan kita nggak bingung milihnya… jiahaha :D
    .-= suryaden´s last blog ..rejim orde wacana citra diri =-.

    [Reply]

  7. Maria mengatakan:

    Lihat warna yg bergradasi itu bisa jadi kesenangan sendiri. Trus paling nggak tega lihat badan pensil warna itu diserut dan jadi pendek… padahal memang itu “tugas” mereka ya…

    [Reply]

  8. heri koesnadi mengatakan:

    Wuih…. nyimpennya gimana tuh?

    [Reply]

  9. Eka Situmorang-Sir mengatakan:

    500 ??
    20 bulan ??

    wah mbak udah bisa lahir dua anak dlm jangka waktu segitu :p hehhehe

    i love rainbow, i love colorful garden
    suka hitam putih juga
    ah semua warna ketika dimainkan dengan pas jadi indah :)
    persis seperti kehidupana ini
    .-= Eka Situmorang – Sir´s last blog ..Bercumbu ! =-.

    [Reply]

  10. Ade mengatakan:

    keren juga klo dipake buat hiasan dinding gitu ya mba..
    .-= Ade´s last blog ..Lanjutkan!! :-D =-.

    [Reply]

  11. Oemar Bakrie mengatakan:

    Warna-warna memang indah. Kalau resolusi yg kamera atau layar komputer itu malah bisa jutaan warna, gimana ya ngitungnya ?
    .-= Oemar Bakrie´s last blog ..Sibuk ? =-.

    [Reply]

  12. Muzda mengatakan:

    Begitu banyak warna, 500, berarti juga dibutuhkan banyak keahlian untuk menggunakannya ya, Mbak ..
    Hehee ..
    Untuk sementara ini aku cukup puas dengan warna standar saja, karna aku masih menggunakannya cuma untuk memilih baju ..
    .-= Muzda´s last blog ..Bunuh Diri dan Nama Baik =-.

    [Reply]

  13. whita kutsuki mengatakan:

    Ya ampuuunn mahal gila ya mba,,kl ilang satu aja nangis semaleman deh,,(lagunya audi donk hahah).

    [Reply]

  14. nh18 mengatakan:

    Warni itu juga nama vokal group yang lumayan beken dulu
    Nina Tamam, Steve, Ria, Sarwana, dan Dea
    And yes indeed mereka memang “berwarna”

    sayang anggotanya sekarang sudah gonta-ganti

    Salam saya
    .-= nh18´s last blog ..HAJATAN NEGERI =-.

    [Reply]

  15. マリア mengatakan:

    wah,500 macam warna..saya mau buat mewarna gambar kerja desain interior saya..
    pensil warna yg saya punya sekarang cuma 48 warna.
    jauh banget perbedaannya..hehehe
    waduh mtp ahal banget 36.000 yen!TT
    hehe…bner kata bu imelda
    “mikir dulu deh (kecuali kalo dikasih ya)”

    [Reply]

  16. depz mengatakan:

    nyanyinya kencengan mbak
    biar kdgeran ksni :D
    .-= depz´s last blog ..7 – seven – pitu =-.

    [Reply]

  17. radesya mengatakan:

    Wah, 500 warna? Banyak banget ya tante…
    Hidup terasa indah karena penuh warna :)

    desya suka ngelukis, tapi cuma punya 24 warna ja, tapi biasanya aku padukan sendiri warnanya, misalnya biru+kuning = hijau , pokoknya dicampur” gitu deh..

    [Reply]

  18. imoe mengatakan:

    gampang kok ngasih namanya mbak..misal putih niy..turunan yang ke 15 belasnya kasih aja nama PUTIH AGAK ABU-ABU MIRIP KULIT TELUR YANG BARU SAJA DI REBUS, atau kalo merah turunan ke 15 nya kasih nama MERAH MENYALA KAYAK DARAH YANG BARU KELUAR DARI URAT LEHER YANG PUTUS..nah gampang kan…

    [Reply]

  19. marsudiyanto mengatakan:

    500 warna…
    Betapa bingungnya kita mendeskripsikannya apabila kepada kita disodorkan satu diantaranya.
    Pasti ada warna biru tua agak kekuning2an, merah jambu agak nijau tua…
    Ngomong2 soal warna saya suka sebel sndiri.
    Pernah ada stopmap, yang saya yakin seyakin2nya warnanya cenderung hijau.
    Tapi dari 10 teman yang saya tanya, cuman seorang yang menjawab hijau. yang lainnya menjawab biru.
    Jengkel campur mengumpat, apa temen2 saya itu buta warna ya…
    Tapi walau minoritas (2 lawan 9), saya tetep yakin dengan keakuratan mata saya. Jangankan lawan 9 orang. Meskipun 1000 orang berkata stop map itu biru, saya tetap berteriak bahwa itu adalah hijau!!!
    Gara2 postingan Bu Em saya jadi teringat kisah stop map itu lagi!!!
    Kapan2 akan saya scan & saya emailkan ke Bu Em dan saya berharap Bu Em meneriakkan HIJAU!!!!
    (Kalau Bu Em ikut2an sembilan teman saya itu, saya janji nggak akan kesini lagi, karena saya akan operasi mata!!!)

    [Reply]

  20. bro neo mengatakan:

    hmmm kratif sangat .. jeli melihat peluang pasar

    tp setuju sih, warna yg beragam memberikan keindahan di dunia ini
    .-= bro neo´s last blog ..Bayar Hutang =-.

    [Reply]

  21. nanaharmanto mengatakan:

    wedeww….3.6juta utk 500 batang pensil warna?
    nunggu 20 bln?
    hah?

    haaah??
    .-= nanaharmanto´s last blog ..Harta Karun =-.

    [Reply]

  22. kartiko mengatakan:

    1 pensil dia sekitar 0.5 cm..
    berarti kalo dijejer 500 x 0,5 = 250 cm = 2,5 meter…
    wahhhh… ribet juga ya nyimpannya..
    enakkan pake cat minyak aja ya.. trus dicampur sendiri..
    bisa jadi 10 juta warna ..
    kalo gak percaya hitung aja.. hehehe…
    .-= kartiko´s last blog ..KEMINGGRIS =-.

    [Reply]

  23. Yoga mengatakan:

    Aku suka warna warni, dan memuaskan diri dengan terapi warna. Setelahnya rileks luar biasa dan puas.
    .-= Yoga´s last blog ..Lantak =-.

    [Reply]

  24. edratna mengatakan:

    Mata memang menjadi ikut melek melihat warna-warni yang banyak itu.
    Terbayang jika kita hanya kenal hitam putih aja, betapa membosankannya

    [Reply]

  25. Tuti Nonka mengatakan:

    Pensil 500 warna? Ya ampun, apakah antara warna-warna itu memang ada perbedaan yang signifikan? Saya juga cukup sensitif dengan warna, khususnya untuk pakaian. Kalau beli baju jadi, seringkali belum ada jilbabnya. Nah, untuk menemukan kain bahan jilbab yang warnanya benar-benar sesuai, sering saya harus menjelajah semua toko kain di Yogya (lebay deh … hihihi ).
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Bromo …. brrrr …. dinginnya! =-.

    [Reply]

  26. mangkum mengatakan:

    Ahaha… kemaren anak ibu kos ulang taun, saya kasih crayon warna (ya iyalah, masa crayon hitam putih) yang disatuin kaya pulpen 3 warna yg bisa diswitch.

    Di jaman IT gini mah, liat jutaan warna tinggal buka aja palette warna di komputer hehee..
    .-= mangkum´s last blog ..A Rendezvous =-.

    [Reply]

  27. Clara mengatakan:

    Saya punya yg 48 buat kuliah S1 dulu, buat gambar perspektif. Tapi biasanya warna kuning habis duluan krn plg sering dipke. Klo 500, wooowww, keren bgt. Tpi uangnya pasti g masuk budget deh :( apalagi nunggu 20 bulan : p
    tulisan terakhir Clara adalah ..To Kill Two Birds with A Stone

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv badge

QRCode

Photobucket

Almanak

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Support also

yang mau cari-cari

yang mau tahu

  • Total Stats
    • 1.078 Posts
    • 21.155 Comments

Yang punya :

yang bersahabat

yang ngobrol

ourstats