Topeng Monyet? BUKAN!

Waktu saya baru datang ke Jepang, saya sempat kaget waktu berjalan di daerah pertokoan, dan mendengar suara musik seperti topeng monyet. Tentu saja lebih berirama dan lebih lengkap, tapi pasti mengingatkan saya pada topeng monyet di Indonesia. Karena pertunjukan musik sambil berjalan yang ada di Indonesia hanyalah topeng monyet, bukan?

sumber: wikipedia japan

sumber wikipedia Japan

Tapi yang pasti orang Jepang akan marah kalau kita menyamakan Chindon-ya ini dengan topeng monyet. Karena Chindon-ya adalah artis terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan komposisi 3 atau 5 orang dengan pakaian kimono. Mereka membawa tetabuhan dan alat tiup dan berjalan ke sana ke mari. Untuk minta uang seperti pengamen jalanan?

Tidak! Tugas mereka adalah mempromosikan sebuah toko yang akan dibuka atau memanggil tetamu supaya datang ke toko tersebut. Kadang kala mereka akan membagikan selebaran/pamflet yang berisi keterangan toko. Memang kebanyakan toko yang memakai jasa chindon-ya ini adalah toko pachinko (semacam pinball).

Chindon-ya ini awalnya di Osaka pada akhir abad 19, dan sekarang sudah mulai jarang terlihat. Jika Anda sedang berlibur ke Jepang, dan masih berkesempatan melihatnya, pasti Anda beruntung!

17 gagasan untuk “Topeng Monyet? BUKAN!

  1. abrus

    lain padang lain ilalang…
    disini topeng monyet…disana bukan…
    disana monyet…disini beruang …?!

    abrus´s last blog post..VAKSIN BABI…?!

    Balas
  2. Ozan

    Tak tahu mbak, saya tak pernah nonton topeng monyet. Trus orang Jepang tak marah waktu mbak postingan Topeng Monyet Bukan?
    Hehehehe…

    Balas
  3. Tuti Nonka

    Di Yogya, beberapa kali saya lihat sebuah provider telepon seluler melakukan promosi dengan memakai anak-anak muda yang menutup seluruh tubuh mereka dengan bentuk-bentuk lucu yang memvisualkan produk provider tersebut. Anak-anak muda ini berdiri di perempatan-perempatan besar, dan cukup menarik perhatian dengan aksi-aksinya …

    Tuti Nonka´s last blog post..Nyopir Ampe Mati

    Balas
  4. Didien®

    Perasaan di Indonesia saya pernah liat cara promosi seperti yg ini…cuma dimana yah..? *mikir keras*
    tp saya berikan aplause buat kreatifitas orang² yg punya keinginan utk maju…

    salam, ^_^

    Didien®´s last blog post..Pelajaran Berharga [Adzab & Karma]

    Balas
  5. Eka Situmorang-Sir

    Heeem jadi inget di Arha Gading
    ada toko Jepang yang pelayannya suka teriak2 di depan toko manggil pelanggan untuk datang…
    Baru tau namanya Chindon – ya…
    tapi kalo yg di Indo koq gak pake dandanan medok gitu ya…

    Eka Situmorang – Sir´s last blog post..Eforia Tubuh

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *