Pemberitahuan itu datang….

Pemberitahuan itu datang….

Bukan kabar baik…. hmmm boleh juga dibilang kabar baik. Tapi yang pasti bukan kabar buruk. Hanya sekedar “peringatan” bahwa anakku bukan “Bayi” lagi. Ya, Pemberitahuan itu datang dari pemerintah daerah Nerima (Nerima-ku) bahwa anakku Riku akan mulai bersekolah di SD yang masuk rayon wilayah tempat tinggal kami mulai April 2009, karena sudah mencapai usia sekolah 6 tahun (pada tanggal 25 Februarinya).

Untuk itu kami harus membawa dia untuk pemeriksaan kesehatan di SD tujuan pada tanggal 7 November yang akan datang siang hari jam 1 siang. Waaah hari Jumat tuh, gimana ya…apa aku liburin kelas di Senshu? Atau ada ngga yang mau anterin Riku ya hehehhee (Kayaknya kudu ortu murid deh …hiks)

Seperti diketahui di Jepang wajib belajar adalah untuk SD dan SMP, jadi anak-anak usia sekolah sudah didata semuanya oleh pemda, dan tentu saja biaya sekolahnya gratis. Kecuali kalau mengambil makan siang di sekolah. Enaknya kalau SD, tidak usah antar-jemput, karena semua anak akan berjalan kaki dari rumah ke SD nya, per kelompok. Katanya sih senior (kelas yang lebih tinggi) bertanggung jawab untuk adik-adiknya. Semoga aja bisa lancar-lancar saja.

Kalau dipikir-pikir sistem pemberitahuan dari pemda ke ortu (calon murid) begini ngga ada ya di Indonesia? (kecuali pemberitahuan pajak …nagih duit hihihi) Pasti alasannya ngga ada dana untuk cetak surat dan tidak ada dana untuk beli perangko kirim hehhehe. Enaknya di sini ya gitu, beberapa saat sebelum masuk sekolah atau misalnya ID Card saya akan habis masa berlakunya, pasti dikirimi pemberitahuan dari pemdanya. Kemarin saya juga mendapat pemberitahuan ttg kartu asuransi nasional yang hampir habis dan disuruh mengecek status kependudukan saya. Rupanya di komputer mereka belum tercatat bahwa saya sudah permanent resident.

(Kai mulai baca-baca buku sendiri…. Yang lucu semuanya terbalik, sama seperti Riku sampai umur 4 tahun semua buku/huruf dibaca terbalik.)

6 Comments

allow Kaiiii…., asyik ya ceritanya? ceritain kembali donk! Daffa pengen tau nih ceritanya kayak apa? tentang apa?… yang pasti bukan tentang Gender kaaannn, kayak posting Mamamu… hehehhe..

Iyaaaaaaaaa Daffa…. bukan tentang Genderrrrrrrrrrr tentang blenderrrrrrrrrrrrr hihihi
bukunya winnie the pooh tuh. Nanti Kai bacain buat Daffa ya ……
But, nanti tante mau cerita untuk Daffa dari satu buku yang tante ketemukan di Sendai ….sabar ya…
udah lama ngga cerita ttg picture book nih
muwaaaaaahhhh TOSS

EM

Wah,
asyik tuh sampai ada sistem Senior yang menjaga sekelompok Junior berangkat dan pulang ke rumah…
Di Indonesia nggak ada.
Makanya repot cari antar jemput atau sedia pembantu sekalian 🙂

Iya masalahnya sistem nya sih. Dan biasanya SD di sini kan dekat rumah jadi bisa jalan kaki.
EM

Wah omedetou !
Cepat ya, Riku udah mau sekolah kaaa…
Kai, SAMA ! dengan Ao deh.
Dia juga baca buku selalu terbalik.
Yokatta, aku tadinya nggak mengerti kenapa dia selalu pegang terbalik bacanya, tapi banyak juga yang seperti itu yaa?

banyaaaaaaak bahkan riku kalau tulis selalu terbalik sampai umur 4 tahun tuh
EM

ih kerennya..senior jaga junior…kalo disini…hiksss..mirissss..mana ada Gank NERO lagi..ampun ahh

Aku masih menunggu pemberitahuan itu kak 🙂
pemberitahuan kalo Tangguh..akan jadi bujangan..wakakka bujangan..gak ada kata kata yang lain ya yes kekekek

Bujangan forever? jangan lah Yess….
kasian dianya
asal dijaga jangan sampai MBA sebelum S1 hahahahah
EM

Enaknya hidup di negara makmur kak Imelda ya. Semua sudah terdata dan rapi pula, Wah selamat deh Riku sudah big boy now. thanks

iya Yulis…bahkan kita yang diingetin tuh
EM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post navigation

Previous Post :