Di atas lempeng besi panas

Pernah tahu teppanyaki? Itu adalah semua jenis makanan yang digoreng di atas selembar wajan datar. Biasanya di restoran Jepang, koki akan masak tepat di depan para tamunya. Apa saja di goreng/dibakar di situ, mulai dari daging, seafood sampai crepes mungkin. Tapi ada satu jenis makanan yang juga dimasak di atas wajan datar itu yang diberi nama OKONOMIYAKI. Kalau Anda perhatikan, teppanyaki dan okonomiyaki, mengandung satu kata yang sama yaitu yaki. Yaki sebetulnya artinya membakar, seperti Yakitori (Ayam bakar =satenya Jepang). Tapi kalau berurusan dengan Yakisoba (bakmi goreng) atau Yakimeshi (nasi goreng), yaki menjadi rancu sekali…. karena tidak mungkin bakmi bakar atau nasi bakar…. meskipun juga sebetulnya tidak tepat disebut goreng karena minyaknya yang dipakai sedikit…paling tepat dikatakan ditumis.

OK biarlah ahli masak yang berargumentasi soal penamaan masakan-masakan itu. Kita lihat saja dulu, apa sih Okonomiyaki itu. O-konomi, o itu sebutan hormat (perhatikan saja kebanyakan kata bahasa Jepang memakai o- ) konomi = yang disukai/kegemaran. Jadi sebetulnya kalau mau ditanya, okonomiyaki itu terbuat dari apa? Maka akan sulit. Karena Anda bisa memasukkan apa saja ke dalam adonan. Bisa daging, bisa seafood, bisa ayam, bisa urat, bisa kerang ….apa saja. Tapi adonan itu yang penting. Adonan itu adalah cabbage (kol)yang diiris halus dan diberi telur serta tepung. Itu saja. Jadi mudahnya, kita bayangkan saja DADAR TELOR, yang kemudian diisi macam-macam sesuai selera. Setelah adonan dicampur, dituangkan ke atas lempeng besi panas itu. Setelah jadi, diberi saus bulldog (seperti saus Inggris) dan mayoneisse. BOleh ditambah irisan bonito (katsuobushi) dan nori bubuk (nori = gagang laut). Dan bagi orang Indoensia tentu saja bisa menaruh sambal di atasnya…hmmm pasti yummy. Karena itu saya sendiri pikir bahwa masakan Jepang yang satu ini pasti akan laku di Indonesia. Saya tidak tahu apakah sudah ada restoran okonomiyaki atau tidak …tapi ini sebetulnya sebuah kesempatan bisnis yang bagus.

Okonomiyaki yang terkenal adalah dari Hiroshima. Ciri khasnya, di antara dua dadar diisi dengan bakmi goreng. Jadi seperti sandwich dadar isi bakmi goreng.

Hari ini kami pergi ke toko jas AOKI, untuk membeli jas bagi Gen… bukan karena mau lebaranan tapi karena dalam minggu ini ada akreditasi di universitas tempat dia bekerja. Jadi harus tampil rapi…. cieee… Dan kebetulan hari ini kami mau mengajak Riku pergi ke toko okonomiyaki, karena dia belum pernah makan itu. Ehhh kok kebetulan sekali persis di depan toko jas itu ada sebuah restoran okonomiyaki. Jadi sembari kami menunggu celana disesuaikan panjangnya, kami pergi ke restoran tersebut. Kamarnya tatami, sehingga ada bagusnya dan ada jeleknya. Bagusnya Kai bisa lihat apa yang dia makan, tapi jeleknya…amat sangat berbahaya karena dia bisa tempelkan tangannya juga di besi panas itu. Belum lagi dia bisa langsung ambil makanan yang mentah atau matang itu dan langsung masukkan mulutnya. Akhirnya saya sih biarkan saja…. sehingga lantai jadi kotor … Dan gen yang orang Jepang itu jadi senewen, maunya bersihkan terus… padahal saya bilang, nanti kan bisa sekalian sebelum pulang. Susah deh memang kalau bawa bayi/anak kecil ke restoran. Jadi akhirnya kami cepat-cepat pulang deh.

Mulai kemarin malam saya merasa badan tidak enak… akan flu kelihatannya. Dan ternyata dari tadi pagi Riku juga mulai batuk dan … muntah-muntah. Memang saya dan Riku punya kebiasaan kalau batuk pasti muntah. Tapi saya tidak menyangka bahwa akhirnya malamnya Riku terkena demam dan sempat mengigau dalam tidurnya. Kelihatannya besok saya harus liburkan dia. Sementara saya minum obat saja supaya masih bisa bertahan menjaga orang sakit + Kai yang sehat minta ampun dan sudah mulai kelihatan nakalnya.

Hari ini juga hari bersejarah untuk Riku karena pertama kali gigi susu dia copot dan berganti menjadi gigi dewasa. Rupanya dia juga mendengar cerita bahwa gigi yang tanggal itu jika disimpan di bawah bantal maka akan ada peri yang datang. Dan seperti kebiasaan kita, di Jepang jika yang tanggal gigi atas maka dilempar ke bawah, sedangkan gigi bawah, dilempar ke atas. Tapi akhirnya dua-duanya (taruh di bawah bantal atau dilempar) tidak dilakukan, karena saya yang suruh simpan saja….

Oh ya, satu hari ini saya sudah menyelesaikan page INDEX, yang berisi judul2 semua postingan saya sejak awal sampai hari ini. Sehingga dengan melihat judul saja, mungkin akan tertarik untuk membaca postingan yang dulu-dulu… Mungkin ada yang terlewat belum dibaca, karena kadang saya bisa posting 3-4 postingan sehari. Paling sedikit memudahkan saya dalam pemberian judul, sehingga jangan sampai ada judul postingan yang sama. Selamat membaca.

(menulis posting sambil mendengar lagunya Marcell yang Firasat… enak-enak juga lagunya dia ya)

18 gagasan untuk “Di atas lempeng besi panas

  1. mascayo

    wah okonomiyaki yaa namanya ? jadi membayangkan martabak telor . btw, saya kira melempar gigi keatas atau kebawah itu kebiasaan kita .. eh ternyata di Jepang juga begitu yaa .. siapa duluan kira2?

    betul martabak telor…
    kebiasaan lempar gigi? sapa ya? skr ganti saya tanya…siapa yang punya gigi duluan? Jepang atau Indonesia hahahaha
    EM

    Balas
  2. tuti nonka

    Wah, okonomiyaki itu kayak martabak kali ya Mbak? Uenaaak itu …
    Masa pergantian gigi pada anak-anak adalah masa penting, karena gigi dewasa yang tumbuh bentuk dan posisinya akan tetap. Saya dulu takut sekali dicabut gigi susu saya yang sudah goyah, padahal gigi dewasa sudah mulai tumbuh, sehingga gigi dewasa menjadi kurang rapi susunannya.
    Remaja di Indonesia sekarang suka pasang kawat gigi, modis-modis lagi kawatnya (ada yang berwarna biru, pink, dengan bentuk macam-macam). Jaman saya dulu, memakai kawat gigi itu benar-benar ‘mengerikan’, sehingga tidak ada remaja yang mau …

    Bener mbak…martabak telor.
    Kelhatannya Riku juga begitu, gigi yang baru agak di belakang. besok saya mau buat appointment ke dokter gigi. Hari ini dia masih batuk batuk sehingga saya liburkan
    EM

    Balas
  3. Yulis

    Aku belum pernah makan Okonomiyaki, sepertinya menarik sekali dari gambarnya. Tapi bisa dilihat juga tuh dari cara di Kai makan pake dua tangan pasti lezat deh… 😛 thanks

    silakan di coba Yulis hehhee
    EM

    Balas
  4. edratna

    Okonomiyaki? Waah perlu dicoba nih…
    Kalau tepanyaki udah sering dan suka sekali. Pada dasarnya saya dan anak-anak suka masakan Jepang.

    Saya tidak tahu ada ngga di Jakarta bu. Kalau ada kasih tahu ya..
    Kalau tidak ada, bisa buat snediri kok bu, apalagi kalau punya hot plate. Nanti saya tuliskan resepnya ya.
    bisa makan bareng2 sekeluarga. Bumbunya bisa beli di Kamome atau Papaya. tapi tidak ada juga tidak apa-apa….nanti saya coba dengan saus lain yang mungkin ada di Idnonesia ya.
    (BTW ibu bisa makan sashimi? Kalau bisa, nanti kita harus date bu…. ke BLok M ada restoran Jepang murah meriah Namanya Ajihara…..)

    Balas
  5. eNPe

    hummm..ita jadi lapar, untung lagi gak puasa huehehe..
    gmn kondisi bunda? masih sakit? moga cepat sembuh deh. kebykn ngblog n ngplurk kali tuh :mrgreen: *kabuuur sblm dicubit bunda*

    Masiih sakit hatinya ITa hahahaha
    enak sekali kamu main kabur2…kemarin yang temenin kamu pas kamu lonely sapa ya????
    hihihi
    EM

    Balas
  6. 1nd1r4

    Wahhh…oishii desu neh 🙂 mau dong nyicip. Pernah makan satu kali pas ada pertukaran mahasiswa jepang di kampus…enakkkk……hmmm,jadi pingin nyoba masak dirumah…..

    hmmmm mudah sekali sih… ntar aku cari resepnya ya…
    EM

    Balas
  7. Dian Propa

    Kebetulan, berarti yang saya makan tadi pagi Yakimeshi… 🙂

    Ping POng (artinya u got it) ….. nasi goreng ya…
    OK pelajaran bahasa Jepang hari ini adalah kata YAKU, yang artinya bakar, goreng, tumis, masak tergantung pemakaian.
    You are a good student Dian!!!
    EM

    Balas
  8. hedi

    yamiiiiiii banget, buka puasa ke resturant jepang ahhhh, mba imelda nih bisa aja membuat hedi pengen.

    Believe me, okonomiyaki ini cocok untuk lidah orang Indoneisa dan untuk KANTONG orang Indonesia, alias tidak mahal dan HALAL (jangan pilih babi tapinya ya)
    But aku tidak tahu apa ada ngga di Jakarta
    EM

    Balas
  9. gus

    Duh, seandaimua nanti menjelang maghrib ada kiriman OKONOMIYAKI dari jepang ke Semarang yak? (hmmmm…nyerm..nyemmm)

    OK ditunggu aja pak… ngga tahu nyampenya tahun depan kali heheheh.
    (Mending sayanya dikirimi tiket, nanti saya masakin buat semua blogger semarang deh hihihihi.
    EM

    Balas
  10. Melati

    Okonomiyaki dikasih sambal tambah enak ya.
    Makanan itu populer juga di Osaka sehingga sering kali dimasak di rumah.
    Dan okonomiyaki dijadikan sebagai teman nasi.
    Padahal makanan yang satu ini aja sudah cukup membuat perut kita kenyang.

    Btw,gimana keadaan badan mbak dan Riku?
    Sudah enakan?
    Semoga cepat sembuh.

    Tapi bisa mengerti kalau ingin makan nasi sedikit untuk melengkapi. Kalau saya sih cukup deh tidak usah pakai nasi, terlalu banyak ….
    Sudah enakan sekarang, sudah minum obat dan minum teh panas terus. Riku juga batuknya berkurang…. kayaknya… semoga besok bisa ke sekolah. Tgl 1 belum tentu bisa ke KBRI ya …..
    EM

    Balas
  11. Daniel Mahendra

    Mbak Imel selalu bisa mendeskripsikan sesuatu pada postingannya. Membuat pembaca tak sekadar membaca keseharian seseorang, tapi lebih dari itu: sarat informasi. Terlebih hal-hal yang tak semua orang mengetahuinya. Dengan detail pula.

    Tapi soal gigi tanggal itu, whaaa… lucu sekali pasti peristiwa itu. Bisa kubayangkan. Hihi.

    Terima kasih Danny, saya selalu pikir pasti orang lain sudah tahu…tapi ada seseorang yang selalu mengingatkan saya bahwa belum tentu semua orang tahu. Dan dasar guru, jadinya ingin semua muridnya baik yang IQ tinggi maupun IQ jongkok bisa mengerti. Namun saya sebetulnya ini dalam pelatihan, karena mengajar langsung lewat bicara jauuuuh lebih mudah, daripada mengajar lewat tulisan. Karena jika salah baca malah tidka akan tercapai tujuan saya kan…
    Soal gigi tanggal? hihihi ini rahasia ya… gigi itu tadinya mau saya simpan, tapi tidak ketemu tuh…dia sempat kasih liat papanya sih.
    EM

    Balas
  12. Lala

    Martabak… Ya, martabak kali ya kalo di Indonesia… Aduh, jadi pengen nyobain makan martabak sama mayonaise!

    Gmn dietnya, Lala?
    Tomorrow!

    Hehehe…

    IYa martabak tapi lebih padat, karena pakai tepung. Enak loh pake mayonaise.
    Makan french fries pake mayonaise itu merupakan kegemaranku. Soalnya waktu di belanda mau beli french fries dapat mayonaise….uiiihhhh ueanak banget. Jadi kalo beli french fries di Mc D bawa pulang dan makan pake mayoneise yang punya kraft tapi. Kalo mayo nya jepang kurang asyik. Lain rasanya.
    Kalo aku ke sby, aku masakin martabak Jepang deh say.
    EM

    Balas
  13. nh18

    Hai EM …
    Yummy sangat …

    BTW …
    rambut kamu di potong EM ?

    yummy dan murah mas.
    rambut saya? sudah lama kok dipotongnya sekitar akhir september … biasa potong sendiri. dan sekarang sudah harus dipotong lagi kayaknya. sebelum musim dingin.
    EM

    Balas
  14. Ping-balik: Bereksperimen dengan OKONOMIYAKI « Dunia Kecil

  15. herfina

    Di Jakarta sekarang udah ada beberapa restoran yg jual okonomiyaki Mbak., tp makanan ini di Jakarta tetap belum terkenal. Dan saya sepakat, rasanya enak, yang di dekat tempat tinggal saya, setelah matang ditaburi irisan tipis sesuatu (saya ga tahu namanya) yang katanya berasal dari ikan, mmm.. yummy 😀

    Balas
  16. mia

    setaunya setiap ada pameran anime jepang selalu ada yg menjual okonomiaki. jd setaun sekali klo ada Pameran gw pasti dtg bwt mkn okonomiaki. XD

    Balas
  17. Ping-balik: Okonomiyaki.. :) « deep in my head

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *