Kematian mengintip – lebah dan kerang

Kematian mengintip – lebah dan kerang

Kemarin malam, saya mendapat email dari teman se-mansion (apartemen), Miki san, yang memberitahukan agar berhati-hati kalau berada di parkiran sepeda/parkiran mobil dekat pintu keluar mansion kami. Karena di situ ternyata ada sarang lebah Suzume Bachi. Suzume bachi adalah lebah yang menghasilkan madu, tetapi lebih ganas dari lebah madu biasa, karena mereka memakan serangga lain…alias carnivora.Dan jika manusia disengat lebah itu maka bisa lebah yang beracun dapat menyebar ke seluruh tubuh dan dapat membawa kita pada kematian.

So, saya cari dalam bahasa Inggris keterangan tentang Lebah jenis ini, tapi ternyata tidak ada/ atau baru sedikit sekali. Memang katanya Suzume Bachi ini asli dari Jepang, termasuk lebah mematikan. Jadi seandainya ada orang Indonesia yang tinggal di Jepang, harap berhati-hati jika bertemu lebah ini. Dan jika Anda tersengat lebah ini, jangan menghalau atau melakukan gerakan yang panik, karena semakin banyak gerakan akan mengundang lebah lain untuk mendekat…dan matilah Anda. Lari menjauh, dan usahakan mengeluarkan cairan bisa dari tempat yang disengat. Jangan pakai mulut (dengan cara diisap) karena jika dalam mulut terdapat luka, maka bisa akan masuk lewat luka di mulut tersebut. Alirkan air terus ke luka sengatan untuk mengeluarkan bisa tersebut. Bagus juga jika diberi ocha (teh) yang mengandun tannin atau katekin. Sambil didinginkan segeralah ke Rumah Sakit. Hal ini harus diperhatikan sekali, apalagi jika Anda sebelumnya pernah disengat lebah jenis yang sama. Yah…mudah-mudahan kita jangan sampai disengat lebah ini ya

Kematian yang mengintip kita dalam kehidupan di Jepang yang ke dua (menurut saya) adalah Kerang, Kai, dan itu jika dimakan dengan mentah. Kerang Mentah yang terkenal dari Hiroshima itu memang enak, tetapi jika tidak hati-hati, kita bisa keracunan kerang. Saya pernah mengalami keracunan kerang, dan aduuuuh bener-bener deh… rasanya mau mati. Selain buang air juga muntah-muntah ….dan seharian badan lemas. Waktu itu saya pikir, ngga lucu ah kalau ada surat kabar menulis; “Seorang mahasiswa dari Indonesia, Imelda, (28th) ditemukan tewas akibat mengkonsumsi kerang”… Ngga kerena kan cara matinya hahaha. Dan begonya saya waktu itu, tidak langsung pergi ke RS. Untung bisa sembuh, karena sesudah itu saya baru tahu bahwa orang bisa mati karena keracunan kerang …hiks.

Memang sih kita bisa mati dimana saja, kapan saja dan dengan cara apa saja. Tapi kalau bisa dihindarkan lebih bagus, bukan?

6 Comments

Benar sekali, mbak.
Lebah dan kerang dua-duanya bahaya.
Dan makanan yang belum matang juga berbahaya.
Di Jepang, api masak dimatikan sebelum bahannya benar-benar matang dianggap hal yang biasa karena dikira panasnya yang tersisa akan membuat bahannya pas matang.
Padahal bisa jadi kuman beracun balum mati.
Apalagi makanan Jepang nggak dipake banyak rumpah.
Sedangkan makanan Indonesia dimasak lama hingga matang benar dengan banyak minyak dan rumpah.
Pasti kuman-kuman mampus.
Makanya masakan Indonesia terutama Rendang bertahan lama ya.

Iya…Tapi orang Jepang kan memang suka bermain dengan maut?
Makan ikan Fugu juga…..
***EM***

Ngeri juga ya, memang kebiasaan kita-kita orang Indo yang ngak segera menemui dokter kadang bisa membahayakan diri. Btw theme barunya lebih cepat diuploadnya kak. Dan photo si Riku wah keren banget tuh photo Kai juga keren. thanks

Yuliss last blog post..IKE DAN HARGA BAHAN BAKAR YANG MENCEKIK

cepat uploadnya ya? wah itu bagus, karena untuk saya yang pakai fiber optic ngga bisa bedakan lama atau cepet hehehe
***EM***

wew… sungguh menakutkan ….

keknya memang orang jepang suka makan yg mentah2 gitu yak !?!?!

wah, keknya memang nggak mirip2 amat ma lebh yg di indo seh …..

afwan auliyars last blog post..Review Sang Master …..

Iya katanya ada cerita, dulu org Jepang bawa lebah dr luar negeri… Habis dimakan lebah ini hihihi
***EM***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post navigation

  Next Post :
Previous Post :