RSS
 

Archive for September, 2008

Beban berat anak SD Jepang

29 Sep

Yang saya mau katakan di sini bukanlah pelajarannya atau kurikulumnya… Tapi benar-benar beban yang harus dipikul setiap hari oleh seorang anak SD ke sekolahnya. Setiap anak SD di Jepang pasti mempunyai ransel bentuk demikian…semua seragam. Warna boleh macam2- tapi bentuk seragam semua. Dan sering saya kasihan melihat tubuh kecil itu harus membawa beban yang (kelihatannya) berat itu.

Beberapa hari terakhir ini selalu ada DM (Direct Mail bukan Daniel Mahendra loh) yang menawarkan ransel untuk anak SD. Masing-masing mempromosikan kehebatan ranselnya, dan yang biasanya ditekankan adalah bahwa ransel buatan mereka itu tahan selama 6 tahun, sampai lulus SD. Wahhh bisa bayangkan tidak ya? selama 6 tahun dari SD kelas 1 sampai kelas 6 ransel yang dipakai itu-itu saja. Dan ransel itu polos tak bergambar loh… kayaknya kok terlalu serius untuk anak-anak. Saya bayangkan sepupunya Riku yang bersekolah SD, ranselnya beraneka warna dengan tokoh-tokoh karakter yang mereka sukai. Dan biasanya besarnya disesuaikan dengan jenjang kelasnya. Semakin tinggi kelasnya, semakin besar ranselnya.

Tapi saya juga mendengar bahwa perlengkapan masuk SD ini biasanya diberkan oleh kakak-neneknya, sekaligus biasanya keluarga terdekat akan memberikan angpao, selamat memasuki SD. dan menjadi pika-pika ichinensei (Kelas satu yang berseri-seri). Hmm mudah-mudahan kakek-neneknya Riku mau membelikan ransel ini, yang saya lihat harganya cukup amat mahal bayangkan 40.000 yen euy, kalau dikurskan ke rupiah menjadi 3,2 juta rupiah… duhhh…. kenapa harus segitu mahal sih? Sayang anak?

 

Kucing dan Ikan = Untung dan Malang

29 Sep

Wiiiiihhhh judulnya aneh amat. OK kenapa saya pilih judul begitu. Tidak lain dan tidak bukan karena hari ini tanggal 29 September , ada 2 peringatan (ada 3 sebetulnya) yaitu peringatan untuk KUCING dan IKAN.

Pertama Ikannya dulu ya. Hari ini tanggal 29 dibaca sebagai FUGU. Ikan Fugu adalah ikan beracun… nama latinnya Tetraodontidae.   Dan ternyata Ikan Fugu ini ada 185 jenis, dan diantaranya masih ada beberapa jenis yang bisa dimakan seperti Tora Fugu dan Mafufugu. Sedangkan yang bernama Kusafugu, racunnya berada di seluruh bagian tubuh sehingga tidak tepat dijadikan hidangan (kecuali yang mau bunuh diri kali ya). Ikan ini kalau kita ganggu maka perutnya akan mengembang dan duri-duri yang tidak kelihatan akan beridir menjadi seperti landak. Karena itu ikan ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai “Pufferfish”.

Ikan yang mengandung racun ini biasanya dikonsumsi pada musim dingin dan dimakan sebagai sashimi. Tahun lalu pada waktu tahun baru, keluarga Miyashita menikmati ikan mewah itu sebagai sashimi, dan siripnya biasanya dimasukkan lagi ke dalam sake, dan diminum bersama sake sehingga sake akan beraroma fugu. Tidak sembarang orang bisa memotong Fugu ini, hanya mereka yang mempunyai sertifikat saja yang berhak menjual Ikan Fugu ini. Rasanya? Saya sendiri tidak merasakan keistimewaan pada rasanya, tapi memang ikan Fugu ini muahaaaaal sekali. Saya tidak mau membuang uang hanya untuk makan ikan Fugu. Memang Orang Jepang suka bercanda dengan maut!

gambar dari Wikipedia Japan

Nah, Kucingnya bagaimana? Mungkin Anda pernah melihat ada patung Kucing dengan salah satu tangan (kaki) terangkat, berwarna putih yang dihias di rumah orang Jepang, atau toko Jepang? Atau mungkin pernah mendapatkannya sebagai oleh-oleh? Kucing itu disebut sebagai Maneki-Neko. Maneki = mengundang… wah mengundang apa ya? Yang pasti dia mengundang keselamatan dan keberuntungan.Katanya kalau kaki kanan yang diangkat berarti mengundang keberuntungan (uang), sedangkan kalau kaki kiri yang diangkat mengundang tamu. Kalau dua-duanya? RAKUS hehhee, sehingga dikatakan sebagai BANZAI saja. Biasanya memang berwarna putih, tapi ada pula Kucingnya berwarna hitam dan dianggap sebagai Kucing Rejeki dan pengusir bala.  Karena sekarang banyak yang memberikan hadiah kepada orang asing maka patung kucing ini disebut sebagai Dollar Cat atau Welcome Cat. (Teman-teman jangan minta saya bawakan patung kucing ini ya…karena semakin besar patungnya semakin mahal…nanti sayanya tidak beruntung malah buntung hihihi) Saya sih lebih suka memiliki patung kucing yang sederhana terbuat dari tanah liat yang ada lubang di bagian belakangnya…. Dulu banyak tuh berbentuk ayam jago atau malah kendi…iihhh kangen deh…nanti kalo pulang ke Jakarta mau cari ahhh.

Yang pasti Kucing ini tidak bisa makan ikan Fugu begitu saja, karena duri-duri dan juga racunnya. Kali ini Si Ikan menang dari Kucing deh.

NB: ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk sepupu kami, Amelia… yang berulang tahun hari ini. Mel…kapan ke Tokyo? aku tunggu loh.

 

Di atas lempeng besi panas

28 Sep

Pernah tahu teppanyaki? Itu adalah semua jenis makanan yang digoreng di atas selembar wajan datar. Biasanya di restoran Jepang, koki akan masak tepat di depan para tamunya. Apa saja di goreng/dibakar di situ, mulai dari daging, seafood sampai crepes mungkin. Tapi ada satu jenis makanan yang juga dimasak di atas wajan datar itu yang diberi nama OKONOMIYAKI. Kalau Anda perhatikan, teppanyaki dan okonomiyaki, mengandung satu kata yang sama yaitu yaki. Yaki sebetulnya artinya membakar, seperti Yakitori (Ayam bakar =satenya Jepang). Tapi kalau berurusan dengan Yakisoba (bakmi goreng) atau Yakimeshi (nasi goreng), yaki menjadi rancu sekali…. karena tidak mungkin bakmi bakar atau nasi bakar…. meskipun juga sebetulnya tidak tepat disebut goreng karena minyaknya yang dipakai sedikit…paling tepat dikatakan ditumis.

OK biarlah ahli masak yang berargumentasi soal penamaan masakan-masakan itu. Kita lihat saja dulu, apa sih Okonomiyaki itu. O-konomi, o itu sebutan hormat (perhatikan saja kebanyakan kata bahasa Jepang memakai o- ) konomi = yang disukai/kegemaran. Jadi sebetulnya kalau mau ditanya, okonomiyaki itu terbuat dari apa? Maka akan sulit. Karena Anda bisa memasukkan apa saja ke dalam adonan. Bisa daging, bisa seafood, bisa ayam, bisa urat, bisa kerang ….apa saja. Tapi adonan itu yang penting. Adonan itu adalah cabbage (kol)yang diiris halus dan diberi telur serta tepung. Itu saja. Jadi mudahnya, kita bayangkan saja DADAR TELOR, yang kemudian diisi macam-macam sesuai selera. Setelah adonan dicampur, dituangkan ke atas lempeng besi panas itu. Setelah jadi, diberi saus bulldog (seperti saus Inggris) dan mayoneisse. BOleh ditambah irisan bonito (katsuobushi) dan nori bubuk (nori = gagang laut). Dan bagi orang Indoensia tentu saja bisa menaruh sambal di atasnya…hmmm pasti yummy. Karena itu saya sendiri pikir bahwa masakan Jepang yang satu ini pasti akan laku di Indonesia. Saya tidak tahu apakah sudah ada restoran okonomiyaki atau tidak …tapi ini sebetulnya sebuah kesempatan bisnis yang bagus.

Okonomiyaki yang terkenal adalah dari Hiroshima. Ciri khasnya, di antara dua dadar diisi dengan bakmi goreng. Jadi seperti sandwich dadar isi bakmi goreng.

Hari ini kami pergi ke toko jas AOKI, untuk membeli jas bagi Gen… bukan karena mau lebaranan tapi karena dalam minggu ini ada akreditasi di universitas tempat dia bekerja. Jadi harus tampil rapi…. cieee… Dan kebetulan hari ini kami mau mengajak Riku pergi ke toko okonomiyaki, karena dia belum pernah makan itu. Ehhh kok kebetulan sekali persis di depan toko jas itu ada sebuah restoran okonomiyaki. Jadi sembari kami menunggu celana disesuaikan panjangnya, kami pergi ke restoran tersebut. Kamarnya tatami, sehingga ada bagusnya dan ada jeleknya. Bagusnya Kai bisa lihat apa yang dia makan, tapi jeleknya…amat sangat berbahaya karena dia bisa tempelkan tangannya juga di besi panas itu. Belum lagi dia bisa langsung ambil makanan yang mentah atau matang itu dan langsung masukkan mulutnya. Akhirnya saya sih biarkan saja…. sehingga lantai jadi kotor … Dan gen yang orang Jepang itu jadi senewen, maunya bersihkan terus… padahal saya bilang, nanti kan bisa sekalian sebelum pulang. Susah deh memang kalau bawa bayi/anak kecil ke restoran. Jadi akhirnya kami cepat-cepat pulang deh.

Mulai kemarin malam saya merasa badan tidak enak… akan flu kelihatannya. Dan ternyata dari tadi pagi Riku juga mulai batuk dan … muntah-muntah. Memang saya dan Riku punya kebiasaan kalau batuk pasti muntah. Tapi saya tidak menyangka bahwa akhirnya malamnya Riku terkena demam dan sempat mengigau dalam tidurnya. Kelihatannya besok saya harus liburkan dia. Sementara saya minum obat saja supaya masih bisa bertahan menjaga orang sakit + Kai yang sehat minta ampun dan sudah mulai kelihatan nakalnya.

Hari ini juga hari bersejarah untuk Riku karena pertama kali gigi susu dia copot dan berganti menjadi gigi dewasa. Rupanya dia juga mendengar cerita bahwa gigi yang tanggal itu jika disimpan di bawah bantal maka akan ada peri yang datang. Dan seperti kebiasaan kita, di Jepang jika yang tanggal gigi atas maka dilempar ke bawah, sedangkan gigi bawah, dilempar ke atas. Tapi akhirnya dua-duanya (taruh di bawah bantal atau dilempar) tidak dilakukan, karena saya yang suruh simpan saja….

Oh ya, satu hari ini saya sudah menyelesaikan page INDEX, yang berisi judul2 semua postingan saya sejak awal sampai hari ini. Sehingga dengan melihat judul saja, mungkin akan tertarik untuk membaca postingan yang dulu-dulu… Mungkin ada yang terlewat belum dibaca, karena kadang saya bisa posting 3-4 postingan sehari. Paling sedikit memudahkan saya dalam pemberian judul, sehingga jangan sampai ada judul postingan yang sama. Selamat membaca.

(menulis posting sambil mendengar lagunya Marcell yang Firasat… enak-enak juga lagunya dia ya)

 

Ciluuuk Baaaaaaa…

27 Sep

Bahasa Jepangnya Inai inai…ba….. Kai bermain dengan roknya mama heheheh.

ciluuukkkkk

baaaaaaaaaaaaaaaa…..

 
 

Kembali ke awal lagi

26 Sep

Awal membentuk keluarga, mereka hanya berdua… suami dan istri.

Lahir seorang anak menjadi bertiga…

Lahir lagi adiknya berempat….dan seterusnya.

Anak pertama pergi belajar ke LN, keluar rumah….

Anak kedua pun pergi keluar rumah…

akhirnya sepasang suami istri yang sudah lanjut itu

menikmati menjalani kehidupan seperti awalnya…

samakah rasanya? sekarang dengan waktu awalnya? saya tidak tahu, karena saya belum mengalaminya.

::::::::::::::::::::::::::::::::

Malam ini adik saya sekeluarga yang tinggal bersama orang tua di jakarta, akan naik mobil bersama para asisten untuk “mudik” ke Klaten. Meskipun mereka tidak ber”Hari Raya” tapi merupakan kesempatan bagi keluarga Chris, adik ipar saya untuk berkumpul di sana. Tinggallah Oma dan Opa di Jakarta, di rumah yang besar dan sepi itu. Yang khawatir saya… Bagaimana mereka makannya? Bagaimana mereka melewatkan kesepiannya pada hari-hari yang biasanya ramai dengan cucu-cucu?

Saya : “Yah mama dan papa main gaplek saja….”

Mama: “Huh papa, kalau tidak main komputer …dia bobo. Selalu sibuk… paling nanti juga ada meeting urusan gereja lah, halal bihalal lah….. ”

Saya :” Ya pergi dong halal bihalal sama papa…”

Mama : “Ah malas, musti dandan segala, terus aku kan tidak bisa banyak bicara” (Mama pernah kena stroke ringan sehingga sulit untuk bicara)

Saya: ” Ya sudah nonton sinetron saja……”

Hmmm semoga mama dan papa akur-akur aja deh melewatkan liburan Idul Fitri yang panjang ini. Sampai tanggal 10 Oct katanya…. duh rasanya aku ingin terbang ke sana dan menemani mereka. Homesick!!

Tuhan… lindungi mereka dari segala yang jahat.

aku suka foto ini yang aku ambil 29 Mei 2005 di Fujiya Hotel, Hakone

 
20 Comments

Posted in curhat