Asunaro

Asunaro

Saya teringat kembali kata Asunaro waktu Bang Hery menyebutkan kata itu untuk menamakan ‘geng blog 4 sekawan’ . Bang Hery ini pasti ingat kata Asunaro dari sebuah seri drama TV yang aslinya berjudul “Asunaro Hakusho” dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi “Asunaro White Paper” or “Ordinary People“. Kabarnya seri ini juga sudah diputar di Indonesia dan cukup terkenal. Yang juga pasti diingat penonton adalah tema song film seri ini yaitu lagu yang berjudul True Love dari Fujii Fumiya.(Lagu dan lirik bisa cari sendiri deh, dibantu mas google ya.)

Film Drama seri ini diputar di Jepang bulan Oktober 1993, dan saya sendiri lupa saya pernah nonton atau tidak. Mungkin menonton tapi tidak lengkap. Saat itu saya sedang dalam proses “penantian” hasil ujian masuk program S2 di Yokohama National University. Kalau saya diterima, maka saya akan mulai program itu di bulan April 1994, tapi kalau tidak maka saya harus pulang (dan hanya membawa sertifikat mengikuti kursus menjadi guru bahasa Jepang).  Yang saya ingat dari film itu hanya ada beberapa mahasiswa dnegan raut muka suram-suram berkumpul di sebuah ruangan…. terlalu banyak percakapan. Sehingga saya menjadi boring …maybe. Padahal di situ bermain si Kimura Takuya , yang nantinya menjadi some sort of idol untuk saya. (Soalnya kalau ditanya murid, sensei suka aktor siapa? …harus bisa jawab kan…..hehheeh).

Asunaro ( Thujopsis dolabrata) itu sendiri adalah nama pohon jenis pinus Hinoki yang merupakan jenis khusus ditemukan di Jepang saja. Nama lainnya adalah Hiba. Dan ada hipotesa asal usul nama tersebut dari pernyataan “Ashita (Hinoki) ni naru”, Besok akan menjadi Hinoki… jadi seakan-akan jenis ini nanti jika besar akan menjadi pohon Hinoki…tetapi salah, karena ini merupakan jenis tersendiri. Ashita ni naru, disingkat menjadi Asunaro. Besok/ Kelak menjadi besar dan berguna. Karena Hinoki banyak dipakai dalam kehidupan di Jepang.

So, posting saya ini sebetulnya hanya untuk meyakinkan agar si grup 4 sekawanan ini, yang menamakan diri sendiri sebagai The Asunaro, dapat menjadi besar dan berguna…mungkin bagi blogger yang lain, mungkin bagi masyarakat yang membaca tulisan “The Asunaro” ini, mungkin bisa menelurkan buku-buku canggih (hayo lala dan mas trainer) dengan Bang Hery sebagai tonggaknya (sapa tahu bang hery juga menulis buku, who knows)… dan saya dari jauh di negara matahari terbit…. bisa melihat mataharinya pindah …terbitnya di Indonesia…  Duuuh ngomongnya kayak udah sepuh aja hihihi. Yah pokoknya, (keluar deh ciri khas Imelda dengan kata pokoknya dnegan penekanan di huruf K), semoga (blog) saya ini juga bisa berguna bagi yang baca deh.

SEKIAN dan Terima kasih.

(haiyah kok jadi kayak pidato…gini nih kalo lagi kumat….forgive me ne asunaro’s yang lain hihihi)

9 Comments

Wah, ternyata Asunaro itu dari nama pohon ya…Sebenarnya saya kurang yakin apakah Asunaro itu di filmnya terdiri dari 4 sekawan atau 5 sekawan ya…Udah lama sih….
Btw, semoga tulisan2 Asunaro bisa bermanfaat bagi pembacanya, apalagi kalau nanti bisa terbit menjadi buku.
Wow….
Ayo teman-teman Asunaro, dan teman2 blogger lainnya, kita ramaikan Indonesia dengan tulisan2 yang inspiratif, menggugah, dan menyegarkan….
Demikian sambutan dari saya. Lho kok kayak tujuhbelasan?…Hi hi…

Terima kasih atas sambutan yang telah diberikan. Demikian tadi telah kita dengarkan bersama sambutan dari sang pencetus kelompok blogger Asunaro, Bapak Hery Azwan. Selanjutnya saya akan menjawab komentarnya (gaya MC):
Kalau lihat cover DVD nya sih 5 sekawan…tapi gpp kan kalo cuman ber4.

hahaha.. mentang-mentang abis ini tujuh belasan, semuanya pada maen pidato ajaaahh.. kwakakakakakakak…

Soal buku… bukannya EmiChan juga dapet tugas nulis tuh.. hayooo….

Asunaro…
*ah, bikin posting ah… * 🙂

buku? (celingak-celinguk)

Ada “bening”
Ada “ordinary”

hah … itu punya gua semua tuh …
royalty royalty … !!!

Eniwei …
Ini bisa jadi dalem juga ya …

Hmm
Bravo The Asunaros
(kalo “asunaro” itu royalty abang hehhe)

OK nanti bayar royalti deh…. didaftarkan jadi hak paten hihihi.
hmmm punya aku yang mana ya? ngga bisa terima royalti dong nih. (think…think…think —gaya winnie the pooh)

Wah saya tau dorama Asunaro itu, tapi belum nonton tamat karean resolusinya menyakitkan mata (jadul sih).
OST-nya jadi favorit saya 😀
oooh, jadi Asunaro itu nama pohon ya…(manggut-manggut)

aku juga baru tahu bahwa itu nama pohon, hasil hunting di wiki jepang.

ya.. ya… saya inget dorama Jepang ini saat masih SMA dulu. Salah satu dorama yg membekas di hati terutama theme song nya di laptop saya msh suka saya dengar smpe sekarang..
btw, mbak Dorama Jepang yg lg “rame” skr disana judule apa? biar saya segera hunting disini 🙂
habis ditonton ntar ta’jual lagi pasti laku keras..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post navigation

Previous Post :