Jepang oh Jepang!!
Musim panas hampir tiba. Memang sekarang sedang tidak stabil cuacanya karena Tokyo sekarang sedang musim hujan. Kalau panas bisa sampai 26 derajat, tapi kalau dingin maksimum hanya 15-18 derajat. Tapi kalau musim hujan sudah selesai, mulailah musim panas yang benar-benar tidak enak.
Tidak enak? Ya, karena kelembaban yang tinggi menyebabkan rasa panas semakin tidak enak. Biar berteduh di bawah pohon pun tidak membantu. Kita bagaikan masuk sauna. Nah, di musim panas ini yang menjadi masalah biasanya adalah BB dan BM. Bau Badan dan Bau Mulut. Sulit memang menghalau dua penyakit ini. Kalau tempo dulu mungkin memakai kapur sirih dibalur ke ketiak, sekarang bisa pakai deodorant…tinggal rool on atau shu..shu…semprotkan ke ketiak. Untuk Bau Mulut, cara tradisionalnya apa ya? masak gigit daun kapur hihihi. Di sini ada juga shu..shu… obat semprot untuk mulut. Terutama untuk mereka yang baru habis makan bawang putih atau minum alkohol. Ada juga yang bentuk pil yang beraroma mint.
Kali ini yang ini saya perkenalkan adalah obat telan berupa tablet yang mengandung wewangian mawar. Minum tablet ini dan ditanggung mulut dan ketiak Anda akan mengeluarkan bau Mawar!!! Sulit untuk dibayangkan tapi kata promosinya sih begitu. Harga 1 kantong 2400 yen (192.000 rupiah) berisi 31 butir. Kalau satu hari minum 1 tablet berarti bisa untuk satu bulan. Tapi katanya satu hari bisa minum 1-3 tablet. Bukan maksud saya ingin promosikan obat ini sih, tapi rasanya aneh saja misalnya seorang laki-laki berbau mawar ya hihihi. Yang pasti saya tidak mau coba, karena saya tidak begitu suka bau mawar… masih mending bau sandalwood deh hihihi. Ada ngga ya tablet sandalwood hihihi
Tidak seimbang, berat sebelah, terbias, condong pada satu sisi. Itu saya lihat dalam kehidupan mahasiswa Jepang sekarang. Terutama dalam kebiasaan makan. Dan tentunya itu merupakan cerminan dari orang tuanya yang notabene seumuran dengan saya. Yah, mau tidak mau saya harus menerima bahwa ada beberapa mahasiswa saya yang mungkin orang tuanya seumuran dengan saya.
Dalam pelajaran bahasa Indonesia intermediate hari Jumat lalu, kita membaca tentang Pelabuhan Sunda Kelapa. Waktu membicarakan hasil laut, misalnya kerang, ikan, penyu, kepiting, udang, lobster dll. Seperti biasa, saya sering menanyakan kepada murid, “Kamu suka makan apa? suka kerang?” Kebanyakan dari mereka juga tidak begitu suka kerang seperti saya. Memang kerang bukan makanan umum. OK. Tidak apa-apa. Bagaimana dengan udang? Kalau udang, memang ada yang alergi, sehingga tidak bisa makan udang atau Lobster. Hal ini bisa dimengerti. Tapi ada beberapa anak yang mengatakan “tidak suka”. Tentu saja setiap orang punya kesukaan terhadap makanan yang berbeda. Lagipula Udang kolesterol tinggi, dan mahal…jadi kalau tidak suka ya apa boleh buat. Tapi yang membuat saya heran adalah jawaban “tidak suka ikan baik mentah maupun ikan bakar”. Nah loh.
ushiro gamiwo hikareru adalah suatu keadaan waktu kita berat meninggalkan sesuatu. Perasaan tidak ingin pergi saja. Tapi harus. Nah hari Kamis lalu aku rasa seperti itu. Enggan ku meninggalkan Kai di penitipan.
Dari pagi aku sudah bata-bata mempersiapkan bento, baju untuk Kai dibawa, baju sekolahnya Riku, masih musti print script untuk studio. Kasih bangun Riku, lalu ganti bajunya Kai…uhhh rasanya sibuuuk banget. Dari kemarinnya aku sudah bilang pada Riku bahwa Kamis pagi kita harus keluar rumah jam 8:30. Dan untung saja dia inget, dan bener-bener baik. Jam 8:30 dia sudah pakai sepatu dan tunggu di depan pintu. Padahal aku masih buat susu untuk Kai, seandainya dia nangis selama perjalanan. Saat itu aku bilang “Untung mama ada Riku, Kalau tidak ada Riku pasti mama bingung nih” (maksudnya untuk memuji). Lalu dia bilang “Riku juga, Untung ada mama, kalau tidak ada mama, aku tidak lahir”…duhhh anakku.
Mau belajar bahasa Jepang? Ini satu yang harus Anda ingat. Sakit Gigi = Musiba (tanpa H) tapi memang kalau sakit gigi, sakitnya bagai tertimpa musibah ya…. Musiba sebetulnya lebih ke gigi berlobang, tapi sama saja ya…hasilnya juga sakit gigi.
Kenapa hari ini saya posting tentang sakit gigi? Karena hari ini adalah hari pencegahan sakit gigi, dan mulai hari ini selama seminggu menjadi Minggu pencegahan sakit gigi. Semua diingatkan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan giginya. Tanggal 4 Juni ditetapkan karena bulan 6 tanggal 4 bisa dibaca sebagai MU-shi. Hari ini ditetapkan sejak tahun 1928 oleh Asosiasi Dokter Gigi Jepang. Riku sudah diperiksa giginya di TK (untuk anak sampai 12 tahun pemeriksaan gigi dan badan gratis oleh pemerintah daerah). Dan hasilnya? dia ternyata bohong ke saya …katanya dia giginya bagus oleh dokter, tapi waktu lihat di buku penghubung, tercatat musiba 1 buah. Waaah saya harus bawa ke dokter gigi untuk ditambal deh. Gimana ngga musiba, makan permen terus….. meskipun sudah sikat gigi setiap hari ….. Yang anehnya gigi suami saya kuat sekali, katanya dia tidak pernah ke dokter gigi, kecuali satu kali waktu gigi dewasanya tumbuh miring. huuuu iri hati. Nah kalau Kai sekarang giginya ada 4 biji, sakitnya minta ampun kalau digigit dia. Mamanya gimana? Gigi mamanya yang terjelek, karena sejak kecil berwarna kuning…katanya kebanyakan antibiotik. Musiba nya juga banyak….padahal mamanya happy terus, tidak pernah merasa musibah hihihi
Moomin Valley…. ada yang sudah tahu? Saya cari di Gugel tidak ada keterangan bahasa Indonesianya. Tentu saja topik saya kali ini adalah Picture Book, sehingga mungkin kurang menarik bagi orang dewasa. Tapi saya merasa kenapa sih begitu banyak Picture Book dari negara asing yang masuk ke Jepang? Kata suami saya, Jepang atau perusahaan Jepang tidak akan segan-segan menetapkan budget yang besar untuk Picture Book bagi anak-anak. Hanya dengan label “Pendidikan anak-anak” akan mudah untuk mendapatkan budget….
Ahhh seandainya….. (stop wishing Imelda… u know your country…)
Orang Indonesia pasti tahu tentang karakter disney, atau yang pernah populer di TV Indonesia seperti Tom and Jerry, Popeye the Sailor Man…..dll. Dan ini memang karakter terkenal yang berasal dari Amerika. Yang mengagumkan di Jepang tidak hanya mengambil karakter Amerika saja, meskipun sering dikatakan Jepang berkiblat ke Amerika. Buktinya si Moomin ini berasal dari Finlandia. Dan kita ketahui Finlandia itu menempati peringkat pertama mengenai kualitas pendidikan. Mungkin Moomin tidak ada hubungannya, tapi ada baiknya juga kita mengetahui negara Finlandia lewat Moomin.

Moomin diciptakan oleh Tove Jannson (Mrs) pada tahun 1945, tapi mencapai puncak populeritasnya waktu dikeluarkan film seri anime sekitar tahun 1990. Buku Moomin sudah terkenal sebelum itu tapi Moomin Boom timbul setelah adanya film animasi Moomin, terutama di Finlandia dan Jepang. Populer berarti banyak barang-barang dengan karakter tersebut pula yang laku di pasaran. Jannson memenangkan Anderson award International dan banyak award lainnya. Meninggal tahun 2001 dalam usia 86 tahun. Cerita Moomin dilanjutkan oleh adik lelakinya yang bernama Lars Jannson, dan sekarang dilanjutkan oleh anaknya Sophia Jannson. Untuk menjaga keaslian cerita turun temurun dalan keluarga Jannson, mereka menolak tawaran Walt Disney Company yang ingin membeli hak cipta mereka.

Meskipun saya tidak mengenal cerita-ceritanya secara langsung, saya suka warna-warna yang dipakai dalam gambar Moomin itu. Sekilas karakter Moomin mengingatkan saya pada badak yang manis. Hari ini tanggal 3 Juni dianggap oleh para fans Moomin di Jepang sebagai Hari Moomin , dari pengucapannya Mu (6) Mi (3) n. Padahal sebetulnya hari lahirnya Moomin adalah tanggal 9 Agustus.

Catatan: Kualitas pendidikan Finlandia terbaik di dunia
Mudah-mudahan dengan judul Ganti baju, banyak yang akses dan buka judul ini hahaha. Heran emang, kalau judulnya nyrempet pasti banyak yang mau buka. Kalau judulnya kaku, meskipun isinya menarik, tidak ada yang buka. Don’t judge the book by its cover ya…. tapi cover memang perlu kalau tidak kan telanjang hihihi.
OK kenapa judulnya ganti baju?
Sebetulnya lebih tepat kalau judulnya “Ganti baju yang sesuai musim”. Dalam bahasa Jepangnya 衣替え(ころもがえ) Pas hari ini 1 Juni biasanya fashion/baju musim dingin/semi diganti menjadi pakaian yang cocok untuk musim panas. So, mustinya mulai hari ini semakin banyak yang memakai baju Aloha Hawaii, rok tipis atau mini skirt, atau celana pendek, tank top (baju singlet)…..Pokoknya yang serba tipis atau mini karena panas. Tak lupa memakai topi/payung parasol, atau bahkan ada yang memakai sarung tangan, supaya tangannya tidak terbakar sinar matahari. Kaca mata hitam jarang dipakai di Jepang, padahal bagi saya sunglasess itu perlu, karena mata saya tidak kuat kalau cahayanya terlalu terang. Tidak lupa membawa saputangan handuk, spray pengharum tubuh (buat BB), kadang membawa thermos berisi air es, dan UV cut lotion. Duuuh siap berperang melawan si matahari deh.
Saya tidak suka musim panas di Jepang. Selain karena panasnya lembab, seperti masuk sauna. Juga karena ribut oleh suara serangga semi (cicadas)…mungkin kalau di Jakarta tidak ada, tapi suami saya pernah dengar di Kebun raya Bogor. Karena benci panasnya Jepang, biasanya saya melarikan diri ke Australia waktu adik saya masih belajar di sana, atau pulang kampung ke Jakarta (Jakarta bukan kampung padahal ya). Tahun lalu saya tidak bisa pulang musim panas, karena melahirkan anak kedua, Kai. Tapi karena di dalam RS dan rumah terus, tidak sempat merasakan teriknya matahari.
Meskipun saya tidak suka musim panas di Jepang, hari ini saya mau menikmati matahari, karena sudah dua hari ini hujan terus di Tokyo, sehingga temperaturnya 15 derajat saja…Brrrr.
Hari ini tanggal 1 Juni, ternyata banyak sekali peringatannya. Sampai saya pikir duhh pasti tulisan saya panjang deh. But sebagai catatan untuk saya juga, maka satu per satu saya tulis ya.
1. Denpa no hi , hari frekuensi. Peraturan mengenai frekuensi gelombang dikeluarkan pada tahun 1950.
2. Hari meteorologi. Mengenangkan pendirian tower meteorologi pertama di Jepang di Akasaka, Tokyo pada tahun 1875. Tower ini yang nantinya akan menjadi Badan Meteorologi. Dan pada tahun 1884, untuk memperingati dimulainya perkiraan cuaca dan gempa di wilayah Tokyo Meteorological Tower itu diresmikan.
3. Ume no hi. Hari Ume/ PLUM. Jika pohon Plum bermekaran, maka kita mempunyai harapan musim semi akan datang dan menjadi hangat. Pohon Plum biasanya mekar sebelum Sakura. Jadi sekitar akhir Februari- Maret. Bunganya mirip dengan sakura, sehingga mungkin orang Indonesia tidak bisa membedakannya. Jika Sakura menghasilkan buah cherry, maka Ume menghasilkan buah Plum. Buah plum tidak dimakan begitu saja. Biasanya buah plum muda akan dipetik dan dibuat minuman keras Umeshu- Plum Wine. Atau buah Plum akan dikeringkan dan diberi garam, serta daun shiso untuk menjadi Umeboshi, Dry Plum, pelengkap nasi bagi orang Jepang. Saya dulu tidak suka umeboshi karena kecut, tapi sejak ada teman mertua yang membuat umeboshi tidak terlalu kecut, saya bisa makan. Kalau di China plum akan lebih dikeringkan lagi sehingga hampir-hampir daging buahnya tidak mengandung air, dan dried plum ini dimakan sebagai snack. Saya ingat dulu banyak snack plum kering di Indonesia. Pasti ada orang Indonesia yang pernah coba.

(bunga Plum dan buah Plum)

(Ume Wine) (Umeboshi) (ume kering snack)
4. Hari Fotografi. Mengenai Fotografi lebih baik serahkan pada yang ahli saja ya. Meskipun dulu di SMA pernah ikut Exkul Fotografi…. pernah coba cuci cetak foto hitam putih, hunting foto dsb. Waktu itu pinjam kamera Fujica nya papa (Yang nikon tidak dikasih hiks). Pertama kali membeli camera sendiri ya di Tokyo, Canon Eos Kiss. Tapi sekarang jaman digital, sudah tidak ada yang pakai film 35mm lagi. Jadilah si Canon penghuni lemari. Entah kenapa saya lebih suka Canon daripada Nikon, sehingga waktu membeli digital camera juga merek Canon. (Terakhir beli beberapa bulan lalu Canon Powershot G9, gara-gara yang G6 rusak). Kapan ya bisa beli yang EOS digital…..mahal euy.
5. Hari penghapusan larangan memancing ikan Ayu. Ayu nya Indonesia sih cantik-cantik, tapi kalau di Jepang Ayu juga merupakan nama ikan sungai (air tawar). Nah biasanya mulai tanggal 1 Juni diperbolehkan memancing ikan Ayu di sungai-sungai. Entah kenapa ikan ini juga populer di kalangan masyarakat Jepang, padahal banyak durinya. Biasanya kalau pergi ke festival Matsuri di musim panas, dijual ikan ayu yang ditusuk dan dibakar dengan arang. Enak juga….

(Ikan ayu dan dibakar dengan cara seperti di foto …jadilah sate ikan hihihi)
6. Gum no hi. Hari permen karet. Ditetapkan sejak tahun 1994 oleh Japan Chewing Gum Association. Permen karet mulai masuk ke Jepang tahun 1916. Tapi penentuan tanggal ini berdasarkan kebiasaan yang berlaku sejak jaman Heian yaitu setiap tanggal 1 Juni diadakan upacara untuk menguatkan gigi dengan menguyah mochi. Dengan dasar itu Asosiasi Permen Karet Jepang menentukan tgl 1 Juni sebagai hari permen karet. Yang pasti hari atau peringatan seperti ini tidak ada di Singapura ya.
7. Hari Mugicha. Hari Teh Mugi. Karena sebetulnya tidak memakai daun teh, tidak bisa dikatakan teh Mugi. Namun hampir semua minuman di Jepang selain yang berasal dari sari buah, diberi nama cha atau teh. Mugicha ini dibuat dengan menyangrai sejenis gandum, kemudian dicampur dengan air. Biasanya diminum dingin. Karena tidak mengandung Caffein, mugicha ini cocok untuk diberikan kepada anak bayi.

8. Hari paku ulir. Neji no hi.
9. Hari Landscape, pemandangan. 景観の日. Peringatan baru nih, 2006. Karena peraturan landscape menjadi wewenang departemen pertanahan dan agraria, departemen lingkungan hidup dan Dept. kehutanan, pertanian dan perikanan.
10. Hari Susu sedunia. 牛乳の日. Ditetapkan oleh FAO sejak tahun 2001.
11. Hari TUBE. Tube adalah nama Band Jepang sejak tahun 1985 yang identik dengan Summer. Karena iramanya cocok untuk summer dan selalu mengeluarkan album waktu summer. Namun Hari Tube ini ditetapkan oleh masyarakat Hawaii, karena pada tanggal ini pada tahun 2000 diadakan live performance di Hawaii. Lagunya yang terbaru tahun 2008 ini berjudul HOTARU (kunang-kunang). Saya sendiri suka lagu mereka yang berjudul “Garasu no Memories”, “Datte Natsu janai”, Season in the sun”, “Because I love you”, dan “Natsu Matsuri”. Mau dengar lagunya seperti apa? Silakan klik imeem di bawah ini. Dan siap-siap joget hihihi.

OH iyaaaaa, mulai hari ini, semua penumpang mobil yang duduk di belakang pun harus memakai seat belt!! Apa hukumannya kalau tidak pakai? Tidak ada, tapi SIM si pengemudi akan ditandai satu tanda kesalahan.