Southern All Stars

Southern All Stars

Hidup di negara dengan empat musim itu memang menarik. Setiap 3 bulan ada pergantian musim yang berarti pula pergantian pemandangan, pergantian fashion trend dan pergantian musik!. Ya, saya juga heran karena ternyata memang ada lagu-lagu yang cocok untuk dinyanyikan pada musim tertentu. Misalnya di Jepang ada kelompok musik TUBE yang selalu merilis album pada musim panas, dan tema lagunya tidak jauh dari trend musik panas yaitu pantai, bikini dan matahari. Saya suka musik TUBE yang riang ini, meskipun liriknya kadang agak aneh dan seksi hihihi (gimana ya lirik seksi itu…..ada deh )

Tapi kali ini saya mau menceritakan tentang sebuah band yang bernama Southern All Stars (SAS), sebuah band rock/pop terkenal di Jepang. Memang SAS tidak hanya mengeluarkan album di musim panas, tapi biasanya mereka mengadakan konser pada musim panas dan malam tahun baru. Memulai debut musik mereka pada tahun 1975, dari sebuah kelompok musik universitas Aoyama Gakuin yang bernama “Better Days”. Hampir semua lagu-lagunya menempati tangga musik Jepang, bahkan HMV menyatakan kelompok band ini sebagai peringkat teratas 100 pemusik Jepang terkenal.

Mereka akan merayakan ulang tahun band mereka yang ke 30 tahun ini. Tiga puluh tahun, suatu waktu keberadaan yang cukup panjang bagi sebuah band, tetapi tanggal 19 Mei yang lalu mereka menyatakan bahwa tahun depan mereka akan “istirahat untuk waktu yang tak terbatas”. Dan mereka menyatakan akan merelease album perpisahan tanggal 6 Agustus, dan konser terakhir tanggal 16-17-23-24 Agustus nanti. Wah, bisa dibayangkan jumlah pengunjung yang datang. Akibat pengumuman ini, harga saham production house Amuse sempat turun, meskipun setelah itu naik lagi. Tetapi kebalikannya perusahaan rekaman SAS, Victor Entertainment, menuai pesanan album-album SAS yang lama-lama. Bisa dilihat betapa berpengaruhnya kelompok Band ini pada masyarakat Jepang.

Saya sendiri mengenal kelompok SAS ini waktu mengikuti kuliah di Universitas Negeri Yokohama (wah sudah 16 tahun yang lalu). Teman satu seminar (semacam jurusan) menyebutkan nama kelompok ini, kemudian saya mencarinya. Kebetulan dulu mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang mengikuti misa bersama di gereja Meguro sering pergi berkaraoke bersama, dan di situ saya mendengar lagu SAS ini. Kesan saya? Bagus…enak…. tapi sebagai seorang pemerhati bahasa (taelah…gaya ih) saya merasa aneh dengan lirik lagunya. Bayangkan dalam satu kalimat bahasa Jepang tiba-tiba nyempil bahasa Inggris. Mending kalau ada artinya. Kadangkala kata-kata bahasa Inggris ini lebih bermakna sebagai hiasan, atau pemanis lagu supaya ritme nya pas. Dan ini merupakan ciri khas kelompok band yang dipimpin Kuwata Keisuke. Hampir semua lagunya pasti “bercampur” bahasa Inggris. But, its OK kalau memang ini merupakan perwujudan seni mereka, sepanjang tidak merusak lagu itu sendiri. Kecenderungan lagu “campur tanggung” seperti ini juga bisa dilihat nantinya pada kelompok-kelompok band/penyanyi yang lain. Saya tidak tahu siapa yang memulai, tapi bagi saya memang terasa aneh. Aneh juga karena kata bahasa Inggris ini diucapkan/dituliskan secara Inggris benar bukan Japlish. Dan waktu ditanya apakah kecenderungan seperti itu ada dalam musik Indonesia? Sampai sekarang sih saya belum menemukan lagu “campur tanggung” seperti itu. Saya katakan, meskipun ada biasanya dinyanyikan penyanyi latar seperti salah satu lagu Sania (kebetulan waktu itu baru dirilis). Dan penyanyi orang Indonesia biasanya pasti akan menyanyi satu lagu penuh dalam bahasa Inggris, tidak akan campur-campur dalam satu kalimat.

Anyway, saya enjoy lagu-lagu mereka untuk didengar, belum tentu untuk dinyanyikan. “Namida no Kiss”, “Itoshii no Elie”, “Manatsu no Kajitsu”, “Tsunami”, adalah judul-judul lagu mereka yang saya sukai. Ada satu lagu yang terdapat dalam sound track “Inamura Jane” merupakan karya teman saya DJ di Radio InterFM, Louis Sartor.

Berikut contoh lirik lagu “Tsunami” (kalau ini pernah saya nyanyikan di karaoke)

Photobucket

kaze ni tomadou yowakina boku
toorisugaru ano hi no kage
hontou wa mita me ijou namida moroi kako ga aru
tomedo nagareru sayaka mizu yo
kesedo moyuru mashou no hi yo
anna ni sukina hito ni
deau natsu wa nido to nai
hito wa dare mo ai motomete
yami ni samayou sadame
soshite kaze makase Oh, My destiny
namida kareru made

mitsumeau to sunao ni oshaberi dekinai
tsunami no youna wabishisa ni
I know.. obieteru, Hoo..
meguriaeta toki kara mahou ga tokenai
kagami no youna yume no naka de
omoide wa itsu no hi mo ame

yume ga owari mezameru toki fukai yami ni yoake ga kuru
hontou wa mitame ijou utarezuyoi boku ga iru
nakidashisouna sora nagamete nami ni tadayou kamome
kitto yo wa nakase Oh, sweet memory
tabidachi wo mune ni
hito wa namida misezu ni otona ni narenai
Glass no youna koi da to wa
I know.. kizuiteru, Hoo..
mi mo kokoro mo itoshii hito shika mienai
harisakesouna mune no oku de
kanashimi ni taeru no wa naze?

mitsumeau to sunao ni oshaberi dekinai
tsunami no youna wabishisa ni
I know.. obieteru, Hoo..
meguriaeta toki kara shinu made suki to itte
kagami no youna yume no naka de
hohoemi wo kureta no wa dare?
suki nanoni naita no wa naze?
omoide wa itsu no hi mo… ame

Aku yang lemah tertegun menghadapi angin
terlintas kembali kenangan hari itu
sesungguhnya aku mempunyai kenangan menyedihkan
yang tak terlihat  dan diketahui siapa pun.
.
Hai air suci yang mengalir tanpa henti
Api ajaib yang terbakar tanpa padam
tidak bisa terulang lagikah musim panas
waktu aku bertemu dengan perempuan yang amat kusayangi itu
.
Manusia semua mencari cinta
mencari jodoh di antara kegelapan
dan menyerahkannya pada angin
…..My destiny…..
sampai kering air mata ini
.
Jika berhadapan kami tak bisa bicara sejujurnya
kesepian  bagai tsunami
Saya tahu… itu menakutkan

Sejak saat kubertemu dengannya
sihir itu tak dapat terurai
bagaikan mimpi dalam cermin
Kenangan itu selalu ada waktu hujan
.
Waktu kutersadar di akhir mimpi
datanglah malam yang gelap pekat
sebenarnya aku di situ terpukul dasyat
tanpa terlihat dan diketahui siapapun

Kupandangi langit sambil menahan tangis
camar yang melayang di atas ombak
bersama kenangan manis di dada
pasti kudapat melanjutkan perjalanan hidup ini
.
Manusia tidak bisa menjadi dewasa tanpa menangis
cinta bagaikan crystal ini
ya … aku tahu
dalam hati dan raga ini hanya ada perempuan yang kucintai
jauh di dalam dada yang hampir pecah ini

.
Mengapa aku dapat menahan kesedihan ini?

.
siapakah yang akan mendapatkan senyummu?

.
Kenapa harus menangis padahal aku cinta dia?

.

Dan kenangan itu selalu ada waktu hujan…..

 

Dapat didengar/dilihat di YouTube : Tsunami

Yang pasti keputusan untuk “beristirahat” diambil waktu mereka masih tenar, bukan menunggu sampai ketenaran mereka memudar. Itu pun seharusnya yang dilakukan para politikus. Jangan sampai menanti 32 tahun, kemudian dipaksa turun. (Jadi ingat hari ini tgl 21 Mei, 10 tahun yang lalu adalah hari alm. Soeharto lengser)

9 Comments

Wah, jangan sedih Bu Imel (mengikuti gaya Rafik dan Putri Suhendro, penyiar iRadio), di Indonesia juga mulai banyak lagu campur sari seperti ini. Contohnya, lagu2 ciptaan Melly berikut ini:
1. I’m sorry good bye.
2. …Butterfly flying so high
3. …My Heart……

Ada lagi, lagu Nidji:
1. What a be nice…to hold you…

Nah, banyak kan?
Percampuran ini ada yang disisipin di tengah kalimat, ada juga yang ditaruh di ujung.

Btw, kalau makanan apakah juga ngetren sesuai musim?

Yah, waktu sekitar 10 tahun yang lalu belum ada tuh yang campur sari gitu. Sekarang apa juga ada yah. Makanan sesuai musim? Tentu saja, karena hasil panen darat dan laut berbeda menurut musimnya. Di musim panas ini saya bisa gembira karena bisa beli Kangkung, yang tidak ada di musim lain.

Kayaknya semua lagu Jepang yg jadi soundtrack anime yang saya tonton campur sari. Ga beda sama liriknya SAS. Tapi apa bahasa Inggrisnya orang Jepang bagus-bagus ataukau Japlish 😀 ?

Yah memang anime sih. Tapi dulu wkt saya pertama datang belum begitu banyak loh. Bagaimana mas dengernya di soundtrack itu lafalnya bagus ngga? Kalau cuman sepoton-sepotong dan sudah dihafalin dulu sebelumnya mungkin bagus ya. Lain dengan percakapan biasa.Saya saja akhirnya terpengaruh Japlish kok karena sudah lama di sini.

Hehehe …
SAS …??? cari ah di Aquarius Mahakam … (remember this place Em ??)
Tempat kenangan kita bukan …(halah)

Sayang aku gak bisa buka U tube disini …

Thanks Em

wahhh…ada ngga ya di mahakam? ntar kalo ke jkt aku bawain deh hihihi

Iya banyak banget lagu Jepang yang sering saya dengar itu suka nyelipin English didalam liriknya. Mungkin kesannya keren ya?
Tapi yang nyelipin bahasa Indonesia juga ternyata ada loh :D. Jakarta no Kaze judulnya
bangga deh saya 😛

Ikkyu-san, blog-nya saya tambahin ke blogroll ya, posting terus laporan pandangan mata dari sana :D.

IYa kan Jepang itu amerikan sekali….wah yang tentang jakarta saya belum tau nanti mau liat dan cari. Yang saya tahu ada yang berjudul Brangkat.
waaahh iya saya udah denger juga lagunya di Youtube hehehe lagunya sih saya kurang begitu suka…. lewat gitu aja, tapi bener ya bangga juga dibikin lagu hehehe

ouw..kreatif juga musisi sana dgn menyisipkan secuil text english di lirik lagunya.hmmm..ntar ada musisi Indonesia yg ngikut/nyontek kyk gt gak ya? 😀

wahhh saya ngga bisa bayangin sih kalau bahasa Indonesia campur dengan bahasa Inggris. Tapi mungkin ada yang bisa ciptakan ritem yang pas… who knows.

Wah, ceritanya mengharukan. Seorang ibu sampai mengorbankan nyawanya demi keselamatan anaknya. Saya jadi inget nih kalau belum berbuat terlalu banyak untuk ibu saya.

Memang tidak bisa dibanding ya perbuatan kita dnegan apa yang sudah diberikan ibu kepada kita.

pengen bikin lagu pake bahasa jepang 😆
lagu..
ngomong aja ga bisa hi..hi… 🙂

hahahaha…bikin aja…kukiraada uang tapi sakukurata jadi mintakashimura….hihihi

Mbak Imel… sekarang sih udah banyak banget lagu Indo yang campur aduk. Padahal dulu sempet ngomentarin begini:
“Lagu Jepang itu pasti deh suka nyelip-nyelipin kata dari Bahasa Inggris… aneh banget…”
… eh ndilalah sekarang kita ikut-ikutan. Hehe.. ga pa2 wis.. apik2 juga ternyata…

Mbak Mel, saya blogroll yaa… Saya ini lagi belajar Nihongo… jadi suka banget yang berbau-bau Jepang… apalagi kalo dapet roll sushi gratis.. hehe… salam!

wah, kalo jeng lala bilang apik, saya harus beli nanti kalau pulang ke jkt.
silakan jeng…. nanti saya bikinin roll sushi, tapi ambilnya di rumah saya ya…. yoroshiku

Sekarang banyak sekali lagu bahasa Indonesia yang ada bahasa Inggrisnya..

Malah sekarang ada lagu Indonesia yang ada lirik bahasa Jepangnya: ada Aisiteru-nya Mba EM.. lagunya anak band yang ngincer catchi liriknya gitu tapi kalo soal musikalitas, ga tau lah..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post navigation

  Next Post :
Previous Post :