Arsip Bulanan: Mei 2008

[Hari ini hari apa] 5-31

Pasti sudah banyak yang tahu bahwa tanggal 31 Mei adalah hari Tanda Rokok Sedunia (World No tobacco Day). Rupanya peringatan ini dimulai sejak tahun 1989. Tentang perokok dan apa kerugian merokok juga tidak perlu saya tulis di sini lagi kan? Tapi yang pasti saya yang bukan perokok, masih bisa tolerir perokok di Jepang, karena mereka merokok hanya di tempat yang disediakan, dan pasti membawa asbak portable kemana-mana. Pernah suatu kali saya berlibur ke Indonesia waktu bulan puasa. Main ke Blok M Plaza…. (mas trainer…salah satu tempat rendezvousnya bukan? hihihi) Begitu waktu buka, satu gedung berasap rokok dan bau. Langsung saya pulang karena tidak tahan baunya.

(macam-macam jenis asbak portable)

Tapi waktu saya baca, ternyata hari ini juga merupakan hari SOBA. Apa itu Soba? Sejenis mie yang terbuat dari tepung soba. Bisa dikatakan juga sebagai Mie Jepang, yang sangat berlainan dengan pasta atau mie yang biasa kita kenal. Soba cocok untuk orang yang alergi telur, karena dalam proses pembuatan tidak memakai telur, tapi ternyata banyak bayi jepang sekarang yang alergi pada soba/tepung soba.

(tanaman soba dan makan soba dingin beserta tempura)

Soba biasanya berwarna kecoklatan, atau hijau karena ditambah dengan bubuk teh. Bisa disajikan panas atau dingin tergantung selera. Tapi biasanya di musim panas, lebih banyak orang memasak dengan cara dingin yang disebut Zaru soba. Soba kering direbus selama 2-4 menit, lalu diangkat dan langsung dicuci dengan air dingin. Diberi es batu juga bisa. Kemudian disantap dengan kuah shoyu (kecap asin Jepang) yang diberi irisan daun bawang, wijen, wasabi, atau bubuk cabe. Bisa pula dilengkapi dengan tempura Ebi, atau sayuran…hmmm yummy.. Dan jangan lupa jika makan, diseruput sehingga menimbulkan bunyi. Bunyi ini memang dianggap jorok oleh orang Indonesia, tapi bagi orang Jepang makan soba tanpa berbunyi rasanya tidak afdol.

Tanggal 31 Mei 2008 ini juga hari terakhir lambang JAL yang berupa gambar burung bangau berwarna merah itu dipakai.

Kesepian

Siapa saja pernah merasa kesepian.  Tapi Keluarga Indonesia biasanya keluarga besar, sehingga mungkin jarang merasakan kesepian. Rasa itu akan terasa jika keluar dari keluarga itu, atau tidak bisa bertemu dengan kekasih hati. Lihat saja dalam bahasa Indonesia kata kesepian itu bukan kata dasar seperti sedih, gembira, senang, takut dll. Kesepian “hanya” merupakan kata jadian dari awalan ke- dan akhiran -an. Kata dasar sepi (><ramai) adalah kata yang menggambarkan keadaan, bukan hati seseorang. Jadi, hipotesa saya, orang Indonesia jarang merasa kesepian sehingga tidak ada kata dasarnya.

OK, kalau dilanjutkan, kenapa saya menulis judul kesepian? Karena kesepian adalah masalah yang amat sangat banyak dijumpai di Jepang, dan kronis. Karena kesepian itulah banyak orang bunuh diri. Coba saja lihat tulisan saya di multiply tentang berapa banyak orang Jepang bunuh diri setahunnya. Dan sebetulnya, kapan sih, mereka merasa “kesepian” itu. Ada sebuah survei yang menanyakan kapan Anda merasakan kesepian. Dan jawaban yang paling banyak adalah “Waktu tidur dalam keadaan sakit dan sendiri”. Nah, kalau ini saya rasa, semua manusia baik orang Jepang maupun orang Indonesia pasti sama.

Selanjutnya orang Jepang merasa kesepian pada waktu-waktu seperti ini:
2. Waktu tidak ada rencana apa-apa di hari libur
3. Melewatkan waktu sendiri waktu ulang tahun dan hari Natal.
4. Waktu mengetahui email address dan nomor telepon seseorang teman sudah berubah tanpa pemberitahuan. (wahhh ini memang sebel yah, saya juga pasti merasa teman ini tidak menyukai saya lagi)
5. Tidak ada teman yang bisa diajak bepergian bersama.
6. Tidak ada teman untuk curhat
7. Waktu pulang kampung setelah beberapa lama, dan mendapatkan pemandangannya sudah berubah. (banyak perubahan)
8. Waktu pulang ke rumah dan mendapatkan kamar dalam keadaan gelap.
9. Tanpa ada pemberitahuan mengetahui bahwa ada teman yang sudah menikah, atau acara reuni sudah lewat.
10. Kartu tahun baru hanya merupakan DM (Direct Mail) saja. (junk mail) — wah ini sih keterlaluan.
11. Waktu telepon teman, tapi tidak ada.
12. Waktu periksa email, semua mail yang masuk SPAM saja. (iya pernah, pernah ngerasain, sedih nih kalau isinya Spam semua)
13. Waktu pergi ke restoran sendirian, dan sekelilingnya semua berpasangan.
14. Waktu kita sendiri ingin mengikuti acara kumpul-kumpul pesta pernikahan (acara kedua) teman tetapi teman yang lain segera pulang. (biasanya di Jepang acara pernikahan ada dua kali, yang kedua hanya teman-teman dekat saja)
15. Tidak ada teman yang bisa diajak untuk minum-minum.
16. Waktu sekolah almamater lenyap (sekolahnya tutup)
17. Waktu kita telepon teman tetapi tidak ada, seharusnya bisa tahu bahwa ada telepon dari kita (lihat ada missed call). Tetapi si teman tidak menelepon kita kembali.
18. waktu melihat incoming call di HP tanggalnya lebih dari seminggu yang lalu.
19. Tanpa diketahui ada teman yang sudah melahirkan anak.
20. Waktu pulang ke rumah mendapatkan lemari es nya kosong, tidak ada isinya.

Memang ranking ini bisa berbeda menurut jenis kelaminnya Misalnya “WAktu pulang mendapatkan kamarnya gelap” untuk laki-laki menempati ranking ke 4, sedangkan bagi wanita ranking ke 13. Jadi laki-laki mengharapkan ada seseorang yang menunggunya.

Mungkin untuk para blogger musti ditambah “Waktu membuka blognya dan tidak ada komentar” atau “komentar terakhir lebih dari satu minggu yang lalu padahal tiap hari update”….hehehe…
Tapi yang paling gawat adalah merasakan kesepian di tengah keramaian ya….Semoga jangan deh.

Lidah Setan – Konnyaku

Terjemahan dari Devil Tounge menjadi lidah Setan. Tapi kalau saya disuruh menerjemahkan mungkin saya akan terjemahkan menjadi Jelly Ubi. Nama Jepangnya Konnyaku. Nah hari ini tanggal 29 Mei dipakai untuk mengingat Konnyaku, dan tentu saja lebih disebabkan oleh ucapan kon (5) nya (2) ku (9). (Diperingati itu disini bukan berarti libur loh).

Orang Indonesia mungkin belum pernah lihat konnyaku, tapi saya rasa shirataki sudah bisa didapat di supermarket di Jakarta. Shirataki biasanya dipakai dalam masakan sukiyaki. Sedangkan Konnyaku sering dipakai dalam Oden. Konnyaku dan shirataki (yang kelihatan seperti soun tebal) itu satu jenis karena terbuat dari umbi ubi konnyaku (konjac).

Kalau lihat tanamannya jadi ingat Bunga Bangkai kan?

(foto-foto diambil dari wikipedia)

Dan ternyata memang sama…berasal dari Family Araceae. Cuma saya tidak tahu apakah umbinya Bunga Bangkai ini bisa dimakan atau tidak (pasti bisa oleh binatang bukan dikonsumsi manusia ya hihihi)

Nah konnyaku itu sendiri tidak berasa, rendah kalori tapi berserat banyak, sehingga cocok sekali dipakai untuk diet. Riku juga suka sekali konnyaku, cuman karena tidak berasa (biarpun direbus lama dalam kaldupun tidak bisa menyerap) rasanya seperti makan karet. Jadi saya jarang masak konnyaku. Tapi sekarang ada jelly yang terbuat dari konnyaku. Nah kalau ini rasanya manis, jadi boleh makan banyak-banyak (padahal sama juga ya kalo kandungan gulanya tinggi hehehe). Mulai besok mau makan konnyaku setiap hari aahhh, supaya nanti libur musim panas bisa pakai bikini. Kalau sekarang gajah pakai bikini hihihi. (Haduuuh ngimpi deh….paling bisa pake bikininya 10 tahun lagi….)

NB: Kalau mau hafalin Konnyaku inget cognac aja hehehe

Good Morning Beautiful

Good morning beautiful
How was your night
Mine was wonderful
With you by my side
And when I open my eyes
And see your sweet face
It’s a good morning beautiful day…………..

Lagu ini teringat waktu aku blogwalking ke tempatnya bu guru eNPe. Semoga Bad Day nya bisa dihapus dengan lagu Good Morning Beautiful….hmmm alangkah indahnya ya ada Keith Urban nyanyiin lagu itu untukku dengan suaranya yang bikin tersepona. hihihi.

Meskipun begitu, sebetulnya hari ini tidak bisa dibilang beautiful, karena hujan dari tadi malam. Dan dingin brrrr, bayangin bedanya 8 derajat dari kemarin. Kalau pagi begini sudah disambut dengan “abu-abu” rasanya satu hari juga bisa ikut kelabu kalau tidak hitam. Sambil mempersiapkan bento untuk Riku, aku teringat postingannya Bang Hery, yaitu kalau pagi harus sarapan dan pelepasan (siapa melepas siapa ya hihihi). Suatu kebiasaan yang bagus, tapi aku ngga bisa deh kayaknya. Kadang sarapan, kadang cukup dengan 1-2 gelas kopi saja. Padahal sarapan itu paling penting ya. Untung Riku tidak mengikuti aku. Dia pasti sarapan kalau pagi. Begitu bangun pasti bilang,”Mama, lapar…” (dan sepanjang hari bilang lapar terus hihihi) Jadi biasanya aku kasih makanan yang sama dengan yang aku isi di bentonya. Tapi hari ini bentonya jadi mubazir, karena aku liburkan Riku. Pertama karena dia masih batuk dan munmun apalagi dingin di luar. Ntar kalo tambah parah bisa repot aku. Hari ini bisa menjadi hari neraka untukku menjaga dua unyil kecil.

Tema pagi hari, apa saja yang Anda lakukan di pagi hari? Yang pasti sebelum makan, nyalakan komputer/TV, atau kegiatan lain, saya pasti mematikan alarm handphone saya. Saya selalu set jam 6:00 pagi, meskipun lebih sering saya bangun sebelum jam itu tanpa bantuan alarm. Saya rasa hampir semua orang yang sekolah/bekerja punya alarm di rumah.

Dan pagi ini saya menemukan hasil survey yang cukup menarik yaitu bahwa 60% orang responden tidak menggunakan jam alarm biasa, melainkan memakai HP. Bahkan 40% diantaranya alarmnya berbunyi lagu yang di download di internet. Bahkan ada yang memakai HP bekas. (Di Jepang HP tidak memakai sistem chip sehingga misalnya ganti nomor, harus ganti pesawat. Nah HP bekas ini tidak bisa dipakai untuk menelepon, tapi dipakai fungsi alarm (atau fungsi kamera) saja.)Kalau dibandingkan menurut jenis kelaminnya, ternyata pria yang memakai jam alarm masih lebih banyak daripada HP, dengan perbandingan 52% : 47,2%. Sedangkan wanita yang memakai jam alarm hanya 40% dibandingkan dengan HP 61,3%.

Lanjut membaca

Libur pada HUT

本人誕生日休暇 (honnintanjoubikyuuka) Libur pada Hari Ulang Tahun… akhir-akhir ini banyak perusahaan yang memberlakukan peraturan ini pada karyawannya. Sayangnya saya belum pernah dengar langsung ada teman dari perusahaan Jepang yang sudah menjalankan peraturan ini. Yang saya tahu, di Belanda ada teman yang mendapat libur pada waktu ulang tahun dari perusahaannya. Bahkan ada yang memperbolehkan mengambil libur satu hari itu dalam kurun satu minggu sebelum/sesudah ulang tahun. Nah kalau dipepetkan dengan hari sabtu dan minggu, bisa merencanakan “wisata kecil”. Bagus juga ya. Entah kapan peraturan ini bisa diberlakukan di semua perusahaan Jepang. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu saja, suami saya kadang masih harus bekerja, boro-boro hari ulang tahun.

Selain libur/ambil cuti pada hari ulang tahun, ada lagi peraturan baru yang unik di beberapa perusahaan, yaitu cuti waktu putus cinta. Mungkin maksudnya supaya bisa “mengistirahatkan dan mengobati” perasaan patah hatinya.

Di Jepang, sekarang, selain libur pada tanggal merah, mereka biasanya juga libur pada hari ulang tahun pendirian perusahaan tersebut yang dinamakan 設立記念日 setsuritsu kinenbi. Untuk karyawan biasanya mereka boleh mengambil cuti bergaji 有給休暇 yuukyuukyuuka selama 20 hari dalam setahun. Biasanya kalau di kantor suami saya boleh diambil pada bulan agustus (10 hari saja). Tapi sayangnya tahun ini dia tidak bisa ambil cuti karena amat sangat sibuk. Selain itu karyawan juga boleh cuti dalam keperluan pribadi misalnya perkawinan, kematian dan kelahiran. Lama cuti masing-masing berbeda di setiap perusahaan.

Saya tidak tahu di perusahaan Indonesia bagaimana? Apakah sudah ada yang menjalankan peraturan libur pada HUT karyawan? Tapi kalau libur dan sendirian saja di rumah, bete juga yah….

*************

barusan abis browsing lagi, ternyata ada lagi nih yang aneh : Libur untuk hari peringatan perkawinan, libur untuk melakukan pekerjaan sukarela, dan yang paling aneh adalah libur untuk kekasih…jadi dalam satu tahun bisa minta 1 hari libur untuk kekasih, misalnya ulang tahun kekasih/istri…. hehehe ada ada aja ya orang jepang. Mungkin saking stressnya kerja ya…

Maaf ya Nak…

Mama tidak telaten,
Mama tidak sabaran,
Mama tidak kreatif…

Tapi mama selalu berusaha
membuat yang terenak untukmu
dan berusaha menyenangkanmu….
meskipun tidak seperti ibu-ibu lain yang bisa buat bento (bekal) seperti ini 🙁

Naruto Blue Dragon

Mama paling-paling cuma bisa bikin ini:

Perubahan selama 10 tahun terakhir

Dalam bahasa Jepang ada Idiom 4 kanji 「十年一昔」 じゅうねんひとむかしjunen hitomukashi,artinya perubahan di dunia yang sangat cepat. Sepuluh tahun sebagai suatu batasan waktu dan sebelum 10 tahun itu rasanya sudah kuno. Dan pemakaian kata IT (Information Technology) juga baru menyebar kira-kira 10 tahun lamanya. Ada sebuah angket yang menanyakan hal apa yang membuat Anda berkata “hebat” dalam perubahan dunia yang begitu cepat dalam 10 tahun terakhir. Jawaban yang menempati rangking pertama adalah “Telepon Genggam itu sudah あたりまえ lumrah dipakai”.

Kalau sepuluh tahun yang lalu HP hanya bisa menyediakan fitur nada panggil dan short message, sekarang akibat kecepatan koneksi yang meningkat, bermacam fitur dalam HP semakin canggih. Selain HP, yang dirasakan sangat berubah adalah media penyimpanan memory. alau dulu masih memakai video VHS, sekarang sudah ada Blue Ray. Akibat perubahan yang begitu cepat, idiom 10 tahun yang dipakai mungkin harus berubah menjadi 3 tahun ….「三年一昔」 さんねんひとむかし. Sesudah 3 tahun semua menjadi kuno….

Berdasarkan ranking perubahan yang “Canggih” adalah:
1. Telepon genggam
2. TV bertambah tipis
3. Bisa internet dimana saja (di Tokyo di beberapa stasiun bisa memakai wireless conection)
4. Video Tape sudah tidak digunakan lagi (aih… saya masih punya banyak VHS yang belum dipindah ke DVD)
5. Tidak ada lagi yang memakai Floppy Disc

Lanjut membaca

Jiwa Service Orang Jepang

Tentu banyak yang sudah tahu bahwa orang Jepang menganggap tamu adalah raja, dan itu bukan slogan belaka. Jiwa “service- melayani” memang mendarah-daging pada orang Jepang. Yang sebetulnya intinya juga untuk menjaga keselarasan, keharmonisan dalam bermasyarakat.

Tadi siang tiba-tiba ada yang mengebel di rumah saya. Lewat aiphone saya tanya siapa…. “bla bla….” dia bicara sesuatu tapi tidak terdengar karena angin yang kencang. Tapi tertangkap di telinga saya, mau perbaikan… lalu saya bilang “tunggu sebentar saya keluar, karena angin kencang tidak terdengar!”

Begitu buka pintu, berdiri di hadapan saya seorang laki-laki setengah baya berpakaian khas kantor konstruksi yang membawa kertas foto-copy. Dia jelaskan bahwa dia minta maaf karena mulai tanggal 29 nanti di depan apartemen kita akan ada perbaikan rumah. Jadi suara atau debunya akan mengganggu tetangga sekitar. “Terutama tolong perhatikan cucian, mungkin akan kotor kena debu”.

“OOohhh, ok iya ya cucian memang bisa kotor lagi ya…Baik saya akan perhatikan….”

dan waktu saya mau tutup pintu dia berkata “Ini sekedarnya saja…”

Dia memberikan sebuah tas plastik (bukan kresek) yang berisi kotak. Pasti itu makanan. Saya malah jadi salah tingkah, dan berkata “terima kasih”. Untung juga Riku datang ke dekat pintu dan berkata “bye…bye…” hehehe Riku memang selalu begitu, semua orang dia kasih bye bye. (juga pengantar paket dan mereka kelihatan senang!”

Lanjut membaca

Aku Ingin Menjadi Awan

Aku ingin menjadi awan….

(by Kaneko Misuzu)

melayang perlahan
menjelajahi angkasa biru
dari ujung ke ujung

Waktu malam
bermain kejar-kejaran
dengan Sang Bulan

Dan jika bosan
menjadi hujan
bersama Sang Kilat
terjun kembali
ke kolam dekat rumahku.

translated by Imelda Coutrier

雲  (金子みすゞ)

私は雲に
なりたいな。

ふわりふわりと
青空の
果てから果を
みんなみて、
夜はお月さんと
鬼ごつこ。

それも飽きたら
雨になり
雷さんを
供につれ、
おうちの池へ
とびおりる。

Lanjut membaca