Ii hi tabi dachi

出典: フリー百科事典『ウィキペディア(Wikipedia)』

いい日旅立ち』(いいひ たびだち)は1978年11月にリリースされた山口百恵の24枚目のシングル及び、その歌を使った日本国有鉄道(国鉄)の1978年~1984年における旅行宣伝のキャッチコピーである。

Photobucket
Yamaguchi Momoe

Lagu Ii hi tabi dachi ini pertama kali direlease bulan November 1978 oleh penyanyi Yamaguchi Momoe. Lagu ini merupakan single Momoe yang ke 24 dan lagu ini digunakan dalam iklan perjalanan oleh Japanese Nation Railway (kokutets) dari tahun 1978 sampai 1984. Rupanya lagu ini diciptakan oleh Tanimura Shinji tetapi pada awalnya Tanimura sendiri tidak percaya diri bahwa lagu ini bagus. Waktu Momoe mendengar lagu ini dan mengatakan bagus, Momoe merekam lagu ini. Mungkin karena pengaruh “MOMOE” ini juga membuat lagu ini menjadi terkenal selama 11 minggu menduduki ranking ke 3. Baru tahun 1986, Tanimura merekam lagu ini dengan suaranya sendiri. Selain Momoe, Nakamori Akina juga pernah mengcover lagu ini.

Lagu ini pada tahun 2007 terpilih dalam 100 lagu Pilihan Jepang. Meskipun lagu ini sering dinyanyikan pada upacara pernikahan dan lulusan karena seakan-akan mereka akan melakukan perjalanan yang baru, si pencipta lagu Tanimura mengatakan, “Perhatikanlah liriknya, pasti itu tidak berarti demikian”. Waktu menciptakan lagu ini, Tanimura mengkhayalkan tentang perpisahan dan pergi melakukan perjalanan seorang diri dengan segala emosinya. Memang saya sendiri juga seakan ingin menangis waktu menyanyikan lagu ini.

Photobucket
Tanimura Shinji

いい日旅立ち

(1) 雪解け 間近の 北の空に 向かい
  過ぎ去りし 日々の夢を 叫ぶ時
  帰らぬ 人たち 熱い胸を過()ぎる
  せめて今日から 一人きり 旅に出る
    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 夕焼けを探しに
  母の背中で聞いた 歌を道連れに

(2) 岬の外れに 少年は 魚釣り
  青いススキの小道を 帰るのか
  私は今から 想い出を作るため
  砂に枯れ木で 書くつもり さようならと
    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 羊雲を探しに
  父が教えてくれた 歌を道連れに

    ああ 日本のどこかに
    私を待ってる 人が居る
  いい日旅立ち 幸せを探しに
  子供の頃に歌った 歌を道連れに

Hari baik untuk Mengembara

Salju mencair, waktu kulihat langit di Utara
Waktu kuteriakkan mimpi tentang hari-hari yang telah berlalu
Orang-orang yang tak pernah kembali, singgah dalam hati ini
Paling tidak hari ini aku akan pergi mengembara sendiri

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari senja
Berjalan bersama lagu yang sering ibu nyanyikan waktu menggendongku

Seorang pemuda memancing di ujung Tanjung
Akankah kupulang melewati jalan kecil yang penuh ilalang
dengan menuliskan pada pasir dengan ranting
aku akan ucapkan selamat tinggal
untuk membuat kenangan baru

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari awan hitsujigumo
Berjalan bersama lagu yang diajarkan ayah

Ah entah di mana, di Jepang
Ada orang yang akan menungguku
Hari baik untuk mengembara, sambil kucari kebahagiaan
Berjalan bersama lagu yang sering kunyanyikan waktu kecil.

(diterjemahkan sebebas-bebasnya oleh Imelda)

Photobucket
awan hitsujigumo

3 gagasan untuk “Ii hi tabi dachi

  1. Izzu

    Salam Kenal

    Wah makasih banget mbak. Benar2 nambah pengetahuan tentang sebuah musik yang sudah lama saya dengar tapi tak pernah tahu benar apa yang disampaikan penciptanya.

    Saya pertama dengar irama lagu ini dari instrumental 12 Girls Band. Baru pertama dengar langsung nancap di hati. Tanpa tahu apa arti sebenarnya saya menghayalkan lagu in bercerita tentang sebuah kenangan yang telah berlalu/ditinggalkan dari seorang yang melangkah dalam sebuah kehidupan atau mengenang tentang sesuatu yang takkan pernah bisa kembali lagi baik duka maupun bahagia. Jadi dari musik yang dialunkan, lagu ini saya anggap mengandung suatu kenangan, perpisahan namun juga ada ketegaran dalam menghadapi semuanya.

    Ketika mendengarkanya saya terbayang semua kenangan dari masa saya kecil hingga masa2 kuliah yang telah berlalu. Dan juga terngiang2 saat saya mulai merantau.

    Setelah lama buka2 youtube, saya mulai terpikir, kenapa tidak mencari vidio klip lagu2 lama favorit saya dan lagu2 yang belum pernah saya tahu klipnya, seperti secret garden dan blackmore’s night. Setelah itu saya jadi terpikir untuk mencari vidio live 12 girls band. Dan favorit saya tentu saja Ii Hi Tabidachi dan Chijo No Hoshi. Dan ketika nyari Ii Hi Tabidachi, muncul juga nama Momoe Yamaguchi, ternyata lagu aslinya gak kalah merenyuhkannya. Penasaran, pencarian pun berlanjut ke siapakah Momoe yamaguchi dan apa2 tentang lagu ini. Termasuk liriknya. Dan sampailah saya di blog ini.

    Setelah baca tulisan Mbak Imelda, ternyata tafsiran saya tentang lagu ini gak jauh2 amat kan dari makna aslinya? 🙂

    Btw, karena saya sama sekali nggak bisa bahasa jepang (meskipun desa asal saya bernama Japan), kalau berkenan mungkin mbak bisa menambahkan teks bahasa jepang dalam alfabet latin. Biar saya bisa ikut menyanyi…..

    Makasih, makasih banget.

    Balas
  2. imelda Penulis

    Izzu san,
    apakah Anda pernah tinggal di Jepang?
    Karena dulu saya pernah kenal dengan seseorang yang bernama Izzu san di siaran Radio Gita Indonesia. Kalau salah maaf ya.
    Ini saya tuliskan lirik dalam huruf romawinya ya
    =============================

    Yukidoke majika no kita no sora ni mukai
    Sugisari shi hibi no yume wo sakebu toki
    Kaeranu hito-tachi atsui mune wo yogiru
    Semete kyou kara hitorikiri tabi ni deru

    A~ nihon no dokoka ni
    Watashi wo matteru hito ga iru
    Ii hi tabidachi yuuyake wo sagashi ni
    Haha no senaka de kiita uta wo michizure ni…

    Misaki no hazure ni shounen wa sakanatsuri
    Aoi susuki no komichi wo kaeru no ka
    Watashi wa ima kara omoide wo tsukuru tame
    suna ni kareki de kaku tsumori “sayonara” to

    A~ Nihon no dokoka ni
    Watashi wo matteru hito ga iru
    Ii hi tabidachi hitsuji gumo wo sagashi ni
    Chichi ga oshiete kureta uta wo michizure ni…

    A~ nihon no dokoka ni
    Watashi wo matteru hito ga iru
    Ii hi tabidachi shiawase wo sagashi ni
    Kodomo no koro ni utatta uta wo michizure ni

    Balas
  3. izzu

    Wah makasih banget Mbak. Jadi bisa ikut nyanyai2 nih.
    Bukan Mbak. Saya sama sekali belum pernah keluar dari teritorial Indonesia, pengennya sih selagi muda banyak jalan ke mana2, banyak belajar ke mana2. Sayang kan, kita dikasih Tuhan bumi sebesar ini kalau langkah kita tak lebih dari radius beberapa ribu bahkan beberapa ratus kilometer saja dari kampung kelahiran kita. Sayang juga kalau negara kita sudah mengusahakan persahabatan dengan negara lain kalau kita tak ikut memanfaatkan persahabatan tersebut 😀
    Sekali lagi makasih lagunya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *