Last Injection

Hari ini aku meliburkan Riku. Aku yang minta dia untuk temani aku ke Rumah Sakit. Aku sendiri tangannya sakit sekali dan merasa lemas, pusing , agak flu. Paling tidak Riku bisa bantu dorong baby carnya Kai. Dia senang sekali aku bilang “temani mama ya?”. Seakan-akan aku tidak bisa tanpa dia. Bangga sekali dia. Dan hari itu aku juga manja pada Riku.

Berangkat dari rumah jam 11:15. Cari taksi di jalan depan akhirnya dapat. Janjinya sih jam 1, tapi aku mau santai perginya. Di dalam taksi Riku minta sesudah pulang RS untuk pergi ke MacDonald yang ada TV Gamenya. Aku bilang, nanti kita lihat ya.

Kai diperiksa ketawa-ketawa aja sama dokternya. Dia dinyatakan sehat, dan kali ini adalah kali terakhir disuntik Sinagys. Nanti sekitar Mei datang untuk pemeriksaan berkala aja. Dan dokternya bikin appoinment di komputernya untuk tanggal 7 Mei. Tapi waktu aku mau pulang, lihat di kertas print appointmentnya tertulis 18 Maret…… laaah kok begini. Akhirnya aku minta dihapus aja, dan ternyata memang bikin appointment hanya bisa 2 bulan ke muka. Aku bilang nanti aku bikin appointment lewat telepon aja. Padahal aku pikir udah deh, pemeriksaan berkala di RS deket rumah aja. Kejauhan untuk ke RS ini. Memang bagus RS nya, tapi Kai kelihatan sehat dan bahkan sudah melampaui bayi seumuran dia. Bayangin aja beratnya sudah 10,25 kg. Gimana ngga mau sakit tangan aku….

tangan kanan
Pulang mampir ke Mac Donald, temanin Riku main komputer game. Sambil berfoto ria dan kirim email ke Kimiyo. Itu di atas hasil foto dengan HP, Tangan kanan aku pake salonpas dan supporting. Dan aku paginya minum pain killer, jadi hari ini tidak begitu sakit dipakai tangannya. Jadi mati rasa deh hihihi.

Satu gagasan untuk “Last Injection

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *