Pertama kali saya mengenal karya Aida Mitsuwo 相田みつを waktu saya sedang kusut dan lelah belajar. Saya harus menulis thesis dalam bahasa Jepang hanya dalam waktu 1 tahun kurang, padahal banyak sekali dokumen yang harus saya baca. Dan, yang menyulitkan dokumen-dokumen itu berbahasa Jepang lama (belum kuno, karena sudah masuk ke 1930 an). Penulisan Kanji yang lebih rumit daripada sekarang ditambah katakana berderet-deret untuk kalimat mengenai peraturan/perintah dari tentara Jepang. Mumet…ribet… putus asa. Lalu mulai berpikir masa depan, bagaimana setelah lulus. Apakah akan tinggal di sini terus atau pulang ke negeri tercinta? Nah, tepat saat demikian, saya bertemu karya Aida Mitsuwo yang berjudul IMA GA DAIJI.

Yang paling penting adalah SEKARANG.
Langsung saya terhenyak dan merasa lega…. karena sebenarnya saya tidak usah terlalu memikirkan masa depan. Semuanya ada waktunya. Memang dalam Alkitab tertulis : Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?(Mat 6:25-26). Tapi namanya manusia kadang perasaan lebih mendominasi. Dan bertemu dengan kata-kata ini, sangat melegakan hati saya dan sejak itu menjadi pedoman bagi saya. Yaitu untuk menghargai saat ini.
Kemudian saya membeli dua buah buku karyanya, yang mungkin lebih tepat disebut Kumpulan Puisi/Kaligrafi nya, yaitu yang berjudul : 「にんげんだもの」(Saya manusia biasa) dan 「しあわせはいつも」 (Kebahagiaan selalu…)

( Kebahagiaan selalu ditentukan oleh hati kita sendiri)
セトモノとセトモノとぶつかりっこするとすぐこわれちゃう
どっちかやわらかければ だいじょうぶ
やわらかいこころを 持ちましょう
2 Comments to “Aida Mitsuwo 相田みつを”
Add Comments (+)-
hihihi…ni lagi baca buku
-Authentic Happiness – Menciptakan Kebahagiaan dengan Psikologi Positif
…
basir´s last blog post..Nalar dan Qolbu
[Reply]




Mbak, dirimu filosofis sekali. Aku lagi buka-buka Le Petit Prince, The Little Prince yang sarat filosofis. Sudah baca?
Yoga´s last blog post..Auld Lang Syne, for Love and Friendship
[Reply]