RSS
 

Archive for Februari, 2008

[Hari ini hari apa?] 2-29

29 Feb

Hmmm bukan JUMAT yang pasti….

Dalam bahasa Jepang urutan menyebutkan tanggal adalah tahun-bulan tanggal. tanggal 29 Februari hari ini di Jepang peringatan apa ya???

29 dibaca Ni – kyu (ku) sehingga hari ini adalah peringatan hari DAGING (niku). Setiap bulan tgl 29 mustinya ada obral daging dong. Nah selamat makan daging deh, terutama si Mega selamat makan Rendang hehehe. Untuk yang katolik, pantang euy makan daging hari Jumat ini. (Tanpa sadar tadi pagi udah makan meat ball sisa bentonya Riku padahal).

Selain hari Niku, ternyata adalah hari Bawang Putih. Soalnya 2-29 dibaca Ni-ni-ku …Garlic = ninniku. Asyik tuh goreng daging pakai garlic. Cuman ya kasian si Ninniku dirayainnya cuman 4 tahun sekali hehehe.

Udah ah…. jadi laper…..

 

Bila superwoman bingung

27 Feb

Bagi yang sudah tahu apa saja yang musti dikerjakan seorang ibu di Jepang, pasti setuju kalau kita katakan Ibu rumah tangga di sini adalah superwoman. Benar-benar harus bisa semua, all round…karena tidak ada pembantu atau baby sitter yang bisa meringankan tugas sang ibu. Apalagi suami-suami tidak pernah turun tangan dalam urusan dalam negeri, berlainan dengan suami di Indonesia. Saking sibuknya, bisa bertemu dengan anak-istri dalam keadaan segar/bangun aja susah sekali. Pulang dari kantor si anak sudah tidur, pergi ke kantor si anak belum bangun.

Untuk keluarga Jepang umumnya tentu saja selain tidak ada pembantu, juga tidak ada supir yang bisa antar-jemput anaknya. Bus sekolah antar-jemput hanya ada untuk murid TK. Sehingga kerap sang ibu juga harus menjadi supir. Masih untung kalau ada mobil dan bisa menyetir mobil. Kalau tidak? Yah, pakailah kendaraan umum di sini yaitu sepeda.

Nah, akhir-akhir ini sang superwoman bingung karena ada peraturan yang diaktifkan kembali setelah 30 tahun tertidur, yaitu “satu sepeda tidak boleh digunakan untuk 3 orang”. Padalah selama ini pemandangan seorang ibu membonceng si sulung di belakang dan si bungsu di depan, sudah biasa. Bagi yang mempunyai bayi lagi, ya si bayi diikat dipunggung sang ibu dengan gendongan khusus. Jadi deh naik satu sepeda berempat. Mungkin kalau di Indonesia sudah biasa melihat satu keluarga dengan 5 orang naik sepeda motor, sehingga tidak heran melihat pemandangan seperti ini. Padahal si anak juga duduk di tempat duduk yang disediakan, bukan sembarang duduk. Tapi peraturan tetap peraturan. Mulai sekarang superwoman harus putar otak bagaimana caranya untuk mengantar anak-anaknya ke sekolah.

Saya juga sempat termangu membaca berita ini, karena saya pikir saya bisa menjadi superwoman juga dengan membonceng Kai di tempat duduk depan, dan Riku di tempat duduk belakang. Ternyata sekarang tidak bisa….. Masih untung saya bisa menyetir mobil…nah yang tidak ada mobil bagaimana? Dilema juga….. padahal pemerintah maunya menggiatkan keluarga untuk punya anak …bagaimana nih.

 

黄砂 Hujan Pasir

24 Feb

黄砂こうさ)とは、東アジア中央アジア内陸部の砂漠または乾燥地域砂塵が、強風を伴う砂嵐などによって上空に巻き上げられ、主にを中心に東アジアの広範囲に飛来し、地上に降り注ぐ気象現象のことである。降り注ぐ砂のことも「黄砂」と呼ぶ。

Asian dust」、「Yellow dust」、「Yellow sand」、「Yellow wind」、「China dust storms

Sejak tanggal 23 Februari selama seminggu lebih langit Tokyo kelabu karena hujan pasir Yellow dari Cina. Yang paling parah tanggal 23 Februari, persis aku pulang dari dokter, dan Gen pergi ke Kichijoji sama Riku. Mengerikan ….seperti badai tapi disertai angin yang berpasir. Duh esok harinya waktu liat beranda penuh dengan pasir. Untung aku tidak keluar rumah hari itu, kalau tidak bisa alergi bersin-bersinnya jadi parah deh. Katanya memang kalau mau masuk musim semi, biasa terjadi Kousa, hujan pasir ini. Tapi selama ini kok aku tidak pernah perhatikan ya?

 

Aida Mitsuwo 相田みつを

23 Feb

Pertama kali saya mengenal karya Aida Mitsuwo 相田みつを waktu saya sedang kusut dan lelah belajar. Saya harus menulis thesis dalam bahasa Jepang hanya dalam waktu 1 tahun kurang, padahal banyak sekali dokumen yang harus saya baca. Dan, yang menyulitkan dokumen-dokumen itu berbahasa Jepang lama (belum kuno, karena sudah masuk ke 1930 an). Penulisan Kanji yang lebih rumit daripada sekarang ditambah katakana berderet-deret untuk

  • kalimat mengenai peraturan/perintah dari tentara Jepang. Mumet…ribet… putus asa. Lalu mulai berpikir masa depan, bagaimana setelah lulus. Apakah akan tinggal di sini terus atau pulang ke negeri tercinta? Nah, tepat saat demikian, saya bertemu karya Aida Mitsuwo yang berjudul IMA GA DAIJI.

    Ima ga Daiji

    Yang paling penting adalah SEKARANG.

    Langsung saya terhenyak dan merasa lega…. karena sebenarnya saya tidak usah terlalu memikirkan masa depan. Semuanya ada waktunya. Memang dalam Alkitab tertulis : Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?(Mat 6:25-26). Tapi namanya manusia kadang perasaan lebih mendominasi. Dan bertemu dengan kata-kata ini, sangat melegakan hati saya dan sejak itu menjadi pedoman bagi saya. Yaitu untuk menghargai saat ini.

    Kemudian saya membeli dua buah buku karyanya, yang mungkin lebih tepat disebut Kumpulan Puisi/Kaligrafi nya, yaitu yang berjudul : 「にんげんだもの」(Saya manusia biasa) dan 「しあわせはいつも」 (Kebahagiaan selalu…)

    Photobucket

  • しあわせはいつもじぶんのこころがきめる(みつを)
    ( Kebahagiaan selalu ditentukan oleh hati kita sendiri)

  • keduanya diterbitkan oleh 文化出版局 seharga 1500 yen dan 1700 yen. Cukup mahal menurut saya sehingga saya tidak membeli kumpulannya yang lain untuk melengkapi koleksi saya.Tetapi waktu saya mengatakan kepada beberapa teman jepang saya, bahwa saya suka Aida Mitsuwo, mereka tidak begitu antuasias. Saya heran…mengapa? Lalu seorang teman mengatakan “Saya tidak tahu siapa dia. Dia bukan pemuka agama, tapi seakan-akan menasehati orang-orang. sok tahu. lagipula tulisan dia (kaligrafi) nya sama sekali tidak bagus! Mungkin kalau dia pemuka agama, saya akan suka. Tapi dia bukan apa-apa. Dan dengan kata-katanya dia, dia menjadi terkenal dan kaya…huh…”Saya mulai menyelidiki tentang Aida Mitsuwo ini, dan memang dia bukan pemuka agama, tapi pernah mempelajari agama Buddha. Dia lahir di daerah Tochigi 20-5-1924 dan meninggal tahun 1991 pada usia 68 tahun akibat stroke. Dan untuk mengenang dia, ada sebuah museum yang memamerkan karyanya di basement Tokyo Forum. Tetapi waktu saya cari potretnya, saya tidak menemukan apa-apa…. ini juga membuat saya heran.

    Dia memang bukan pemuka agama. Tulisannya juga tidak begitu bagus (Pertama melihat tulisannya saya sangka dia menderita cacat). Tapi kata-katanya datang pada saat yang tepat, sehingga saya tetap teringat pada kata-katanya dalam kehidupan saya di Jepang.

    Kata-katanya yang lain yang juga bagus menurut saya:

    セトモノとセトモノとぶつかりっこするとすぐこわれちゃう
  •  どっちかやわらかければ だいじょうぶ
     やわらかいこころを 持ちましょう
  • Keramik dan keramik, jika bertabrakan langsung pecah
  • Jika salah satunya lembut tidak akan pecah
  • Marilah kita mempunyai hati yang lembut
  •  

    de Quervain disease

    23 Feb

    Pagi aku rencana ke dokter. bukanya jam 9 tapi akhirnya baru bisa pergi jam 11. biasa mesti ada aja yang dikerjain sebelum berangkat. Ya bikin sarapan untuk riku, lipat cucian, Kai nangis, dsb, dsb…. emang susah kalau seorang ibu mau pergi. Maafkan aku ya Mama, dulu aku juga suka kesel kalau mama lelet sebelum pergi. Sekarang bisa ngerasain sendiri bahwa sebagai seorang Ibu sulit untuk meninggalkan rumah.

    Untung dokternya cepet. baik lagi. Dia bilang penyakit aku akibat terlalu banyak pakai tangan kanan. biasa terjadi pada ibu yang abis melahirkan atau sportman, atau yang sering pakai komputer….nah aku dobel deh karena aku juga pakai komputer. Dia bilang, karena belum bengkak sekali, cukup dengan sinar laser, koyok, dan obat minum. Tapi untuk jaga-jaga ambil foto tulangnya juga. Heheheh abis difoto dibilang, tulangnya bagus, ngga papa, jadi cukup laser aja. Nama penyakitnya sih keren … de Quervain disease ドケルバン病(狭窄性腱鞘炎). 症 状. 母指には幾つかの腱(けん)というヒモがついていますが、そのうちの二本が手首の母指側にある腱鞘の中をいっしょに通ります。腱鞘の部分で腱の動きがスムーズでなくなり、炎症が起こると痛みや腫れがでてきます。

    Waktu di laser, kita harus bikin sendiri, selama 5 detik di satu titik kemudian pindah ke titik lain yang sakit, dan semuanya selama 4 menit. panas sedikit. Setelah selesai, aku ambil obat, dan pulang. Sebelum pulang sempet mampir di toko kue Le Primeur, tapi entah kenapa kok ngga minat beli kue, jadi beli roti aja. Di sini aku suka roti Maple Kuhen nya, agak manis tapi enak.

    Sampai di rumah udah jam 12 lebih. ketemu Miki san di parkiran sepeda, dan kita exchange no HP dan email. Kemudian aku naik ke atas. Waktu aku tanya mau makan siang atau tidak, ternyata ngga pada mau. Malahan si Riku dan gen mau pergi ke Kichijoji. Mau ambil partsnya ukulele yang dipesan. Waktu aku pergi keluar, cuacanya hangat dan tidak berangin. Tapi begitu gen dan riku keluar rumah wuiiihhh kayak badai pasir aja.

    Setelah itu sampai malam berangin terus… Katanya Haru ichiban…. Hari pertama musim semi.